ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bank Nagari adalah Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat yang memilik cabang di seluruh Kota dan Kabupaten di Sumatera Barat.Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang adalah salah satu Cabang dari Bank Nagari yang berada di Kabupaten Solok Selatan. Bank Nagari hampir setiap tahun melakukan penerimaan karyawan baru. Kriteria karyawan yang di terima Bank Nagari bermacam-macam tergantung kondisi dan kebutuhan posisi kerja yang dibutuhkan. Tingkat pendidikan karyawan didominasi oleh lulusan tingkat SMA sebanyak 13 orang dan lulusan D3 sebanyak 6 orang. Hal ini mengakibatkan beberapa karyawan masih sulit dalam mengembangkan karir mereka. Karena salah satu syarat pengembangan karir karyawan di Bank Nagari adalah dengan melakukan promosi jabatan, tetapi akan sulit bagi karyawan dipromosikan karena untuk promosi jabatan dibutuhkan orang-orang yang berpendidikan lebih tinggi dan harus menunggu jadwal penyetaraan jabatan. Berdasarkan uraian diatas itulah maka untuk itu dilakukan penelitian dengan judul “Analisis Pengaruh Pengembangan Karir dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang”
Dari hasil yang di dapat Pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang, dimana t hitung > t tabel (6,095 > 2,056) dengan signifikansi sebesar 0,000. Pengembangan karir untuk pegawai semakin baik maka semakin baik pula kinerjanya. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang, dimana t hitung > t tabel (5,093 > 2,056) dengan signifikansi sebesar 0,000. Motivasi kerja semakin baik maka semakin baik pula kinerja yang dihasilkan pegawai Pengembangan karir dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang, dimana F hitung > F tabel (78,557 > 3,37) dengan signifikansi sebesar 0,000.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kedisiplinan kerja menjadi hal yang penting dalam bekerja, kedisiplinan yang baik akan dapat meningkatkan kinerja karyawan dan produktivitas kerja yang bertambah baik dengan hasil yang baik. secara tidak langsung kedisiplin kerja yang masih adanya karyawan yang absen/ melanggar aturan sehingga pekerjaan mereka tidak terselesaikan dengan baik. Dengan demikian, bila peraturan atau ketetapan yang ada dalam instansi itu diabaiakan atau sering dilanggar, maka pegawai mempunyai disiplin yang buruk. Sebaliknya, bila karyawan tunduk pada ketetapan perusahaan, menggambarkan adanya kondisi disiplin yang baik. Sehingga pada penelitian ini faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yang kurang disiplin dalam bekerja, hal ini ditandai dengan karyawan yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditetapkan, Masih adanya karyawan yang tidak taat dengan aturan waktu, aturan prilaku dalam bekerja, dan peraturan lainya, Suhu ruangan kurang mendukung untuk bekerja secara maksimal, Tujuan ingin peneliti capai yaitu Apakah kedisiplinan kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan Seberapa besar pengaruh kedisiplinan kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT.Sumatera Tropical Spices. Dari kedua tujuan tersebut dapat disimpulkan bahwa dari hasil annova pengolahan data didapatkan nilai f tabel 3,09 dan nilai f hitung (18,393) lebih besar dari nilai f tabel (3,09) artinya menolak H0 dan H1 diterima berarti disiplin dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan cassia broken di PT. Sumatera Tropical Spices dan nilai r square sebesar 0,267 yang berarti disiplin kerja dan lingkungan kerja mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 26,7 % yang berhubungan sangat kuat berarti variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan cassia broken di PT. Sumatera Tropical Spices.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) Sungai Durian dibangun pada tahun 1997, menggunakan sistem kolam , dengan kapasitas 30.000 m3. Pada saat ini effluent IPLT tidak memenuhi baku mutu PP RI No. 05 tahun 2014. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan untuk parameter BOD dan COD dengan metode volumetri, , TSS menggunakan alat ukur TSS analyzer, didapatkan hasil yang hampir semua dari parameter tersebut tidak memenuhi standar baku mutu air yang ditentukan. Pada studi ini dilakukan evaluasi kondisi eksisting dengan kriteria desain dan rekomendasi, baik dari segi operasi maupun proses untuk setiap unit bangunan agar effluen pengolahan memenuhi baku mutu. Tahapan pengolahan yang dibutuhkan pada unit IPLT ini adalah tangki Imhoff, kolam Anaerobik, kolam An-aerobik II, kolam Fakultatif, kolam Maturasi, dan bak Pengering Lumpur. Dengan perkiraan effluent hasil pengolahan sebesar Nitrogen= 0,03mg/L dengan efisiensi sebesar 90%, Fosfor = 0,3 mg/L dengan efisiensi sebesar 90%, BOD = 7,23mg/L dengan efisiensi sebesar 90%, TSS = 1,75mg/L dengan efisiensi sebesar 90% serta COD = 3,17mg/L dengan efisiensi sebersar 96%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bank adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang keuangan atau jasa keuangan. Bank akan selalu berhubungan erat dengan masyarakat. Untuk hal itu maka pelayanan menjadi penilaian suatu bank. Selama ini penilaian karyawan dilakukan secara manual menggunakan program aplikasi perkantoran. Masing-masing data diolah secara manual dan tidak terintegrasi, seperti absensi kehadiran, disiplin, kinerja, prilaku, prestasi dan pencapaian target karyawan. Bank Nagari Cab. Lubuk Alung, performance appraisal report (hasil penilaian kinerja) yang telah disosialisasikan perlu adanya standarisasi dan ukuran penilaian yang tepat untuk menganalisis faktor-faktor yang mendukung ke arah penilaian yang objektif sehingga mewujudkan prestasi kerja yang memadai bagi tercapainya tujuan dan sasaran perusahaan. Diharapkan dengan adanya sistem informasi penilaian kinerja karyawan di Bank Nagari Cab. Lubuk Alung bisa meminimalkan waktu dan menilai setiap karyawan, dan mendapatkan laporan yang diharapkan oleh Pemimpin di Bank Nagari Cab. Lubuk Alung yang akurat, serta karyawan juga dapat melihat apakah mereka sudah mempunyai nilai yang diharapkan perusahaan dengan adanya sistem informasi ini.