Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Pelayanan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sistem Antrian Bank Nagari Cabang Koto Baru Menggunakan Model Antrian Multi Channel-Single Phase

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan masyarakat akan jasa Perbankan dari hari ke hari semakin meningkat. Banyak kegiatan masyarakat yang berhubungan dengan dunia Perbankan misalnya menabung uang, meminjam uang, menerima gaji, pembayaran rekening atau tagihan-tagihan dan lain-lain. Pelayanan yang diberikan oleh pihak Perbankan kepada nasabahnya apabila tidak diberikan sebaik mungkin maka akan menimbulkan masalah. Permasalahan yang paling penting yang terjadi akibat pelayanan yang kurang optimal adalah terjadi antrian panjang sehingga menimbulkan kerugian bagi nasabah. Masalah antrian dapat menimbulkan kesan yang tidak nyaman bagi nasabah dan kesan yang tidak baik akan diberikan oleh para nasabah bagi sistem pelayanan pihak Perbankan. Akibatnya masyarakat akan enggan melakukan transaksi dengan pihak Bank yang bersangkutan. Teori antrian adalah teori yang menyangkut studi matematis dari antrian-antrian atau baris-baris penungguan. Hingga saat ini Bank Nagari telah melakukan berbagai cara dalam memberikan kepuasaan pelayanan kepada customer. Dimana pihak perbankan melakukan berbagai banyak pengembangan salah satunya dengan memanfaatkan teknologi, contohnya yaitu Internet Banking, Sms Banking, Automated Teller Machine (ATM), Debit (or check) Card, Direct Deposit, dan masih banyak lagi. Dimana salah satu tujuan dari pengembangan teknologi yang dilakukan oleh pihak bank ini adalah untuk mengurangi antrian pelanggan, tetapi tidak semua nasabah bisa menggunakan teknologi terlebih lagi didaerah terutama di Koto Baru. Nasabah tetap pergi ke kantor bank untuk melakukan transaksi, sehingga menyebabkan antrian panjang dan waktu nasabah banyak terbuang. Berdasarkan uraian diatas maka dapat ditarik suatu yaitu berapakah banyak rata-rata pengantri dalam antrian pada jam sibuk dan berapakah waktu rata-rata pengantri dalam antrian jam sibuk.Hasil yang didapat bahwa jumlah nasabah mengantri pada 1 orang teller adalah 7,26 nasabah. Itu baru rata-ratanya saja,bisa jadi ada yang menunggu sampai 10 orang/1 orang teller. Dari waktu tunggu rata-rata dan jumlah rata-rata nasabah yang menunggu layanan pada jam sibuk diatas. Maka perlu penambahan fasilitas 1 orang teller khusus, dimana dia hanya melayani nasabah yang menyetor dalam jumlah yang besar (besar dari 100 juta rupiah), nasabah-nasabah prioritas. Pemerintah bukuan (non tunai) dan realisasi kredit. maka dapat kita simpulkan bahwa rata-rata banyak antrian pada jam sibuk = 7.26 orang dan rata-rata lama waktu mengantri pernasabah = 31,99 menit.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kualitas Pelayanan Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karimun dengan Metode Quality Function Deployment (QFD)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Good governance merupakan agenda reformasi tuntutan masyarakat yang menginginkan perbaikan secara fundamental pengelolaan di sektor publik khususnya pemerintahan. Pemerintah Daerah sebagai service provider dan service arranger memiliki kewenangan yang luas untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Tugas utama pemerintah terhadap rakyatnya adalah memberikan pelayanan dalam rangka memenuhi dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Sebagai organisasi perangkat daerah yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat khususnya pelaku usaha, maka Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Karimun perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat memenuhi harapan dan kebutuhan konsumen dengan mempertimbangkan kepabilitas organisasi. Dalam analisis tingkat kualitas pelayanan perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Karimun diperlukan suatu metode yang tidak hanya dapat mengukur tingkat kualitas namun juga dapat menjabarkan tingkat prioritas kebutuhan konsumen serta langkah antisipatif prioritas yang dapat diberikan DPMPTSP Kabupaten Karimun guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen atas pelayanan yang diberikan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD). Dengan metode QFD, telah dapat diketahui data kepuasan konsumen berdasarkan 20 atribut pertanyaan yang diajukan berdasarkan tingkat kepuasan dan diketahui urutan tingkat kepuasan dari peringkat 1 sampai dengan peringkat 20, dimana kemudahan prosedur layanan di DPMPTSP Kabupaten Karimunmerupakan aspek yang paling memuaskan para pelaku usaha terhadap pelayanan di DPMPTSP Kabupaten Karimun. Selain itu juga diketahui tingkat prioritas kebutuhan konsumen serta parameter teknik yang harus dilakukan oleh DPMPTSP Kabupaten Karimun guna meningkatkan kualitas pelayanan perizinan. Adapun tingkat kebutuhan konsumen utama yang prioritas diinginkan oleh konsumen adalah kenyamanan sarana prasarana pelayanan dan parameter teknik utamanya yaitu meningkatkan kapabilitas petugas di DPMPTSP Kabupaten Karimun.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Aplikasi Teori Antrian (Queueing Theory) Terhadap Pelayanan Teller Pada Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Dhamasraya

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Aplikasi Teori Antrian (Queueing Theory) Terhadap Pelayanan Teller Pada Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Dhamasraya

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail