ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Batu gamping merupakan salah satu komoditas tambang yang dapat diusahakan dalam kegiatan usaha pertambangan. Dalam kegitaan industri, batu gamping ini dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan semen, pasta gigi, industri pengolahan baja dan lainnya.PT Yuanda putra YLM adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu gamping yang terletak di Jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin,Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Kegiatan eksplorasi harus di perhitungkan secara rinci dan detail, sehingga tidak menyebabkan kerugian pada perusahaan, Sumberdaya yang terdapat di daerah tersebut bernilai ekonomis dengan luas wilayah 10 Ha. Saat ini sumberdaya yang ada pada wilayah IUP PT. Yuanda puta YLM masih dalam kategori tereka, belum diketahuinya voleme pengupasan overburden yang berada di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Dalam penelitian ini penulis menghitung volume overburden dan menganalisa berapa banyak sumberdaya terunjuk batu gamping di Wilayah Izin Usaha Produksi PT. Yuanda Putra YLM. Pada penelitian ini menggunakan metode garis kontur, dan menggunakan perangkat lunak Map Info 10.0. Tujuan penelitian ini menganalisis sumberdaya terunujuk batu gamping yang terdapat di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM dan menghitung volumen overbruden di wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Perhitungan garis kontur dilakukan pada elevasi 1530 mdpl hingga 1425 mdpl dengan interval garis kontur 5 m. Maka, didapatkan jumlah sumberdaya terunjuk batugamping sejumlah 6.332.434,9 ton (ρ = 2,4 ton/ m3) dengan tingkat keyakinan geologi 50%. Dengan volume overburden 37.000m3
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Caritas Energi Indonesia merupakan salah satu perusahaan di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, yang bergerak dibidang pertambangan batubara, PT. Caritas Energi Indonesia merupakan subkontraktor dari PT. Karya Bumi Baratama (KBB) sebagai pemegang IUP. Sistem penambangan pada PT. Caritas Energi Indonesia adalah tambang terbuka dengan metoda open pit (open pit mining). Berdasarkan UU No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dinyatakan bahwa “Setiap pemegang IUP dan IUPK wajib menyerahkan rencana reklamasi dan rencana pascatambang pada saat mengajukan permohonan IUP Operasi Produksi atau IUPK Operasi Produksi dan Pemegang IUP dan IUPK wajib menyediakan dana jaminan reklamasi dan dana jaminan pascatambang.” Kewajiban pemegang IUP baik IUP Eksplorasi maupun IUP Operasi Produksi untuk melakukan reklamasi tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, dan Permen ESDM 07 tahun 2014 tentang pelaksanaan reklamasi dan pascatambang pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara. Dalam penelitian ini membahas tentang rancangan teknis dan menghitung biaya reklamasi di PT. Caritas Energi Indonesia. Pelaksanaan kegiatan reklamasi hanya dilakukan pada pit barat pada PT. Caritas Energi Indonesia pada tahun 2017. Lahan yang akan di reklamasi PT. Caritas Energi Indonesia seluas 5,3663 Ha. Dimana untuk backfilling biaya pengangkutan overbarden dan pemindahan top soil dimasukkan ke biaya reklamasi. Perhitungan biaya langsung dan biaya tidak langsung yang mengacu kepada Permen ESDM 07 Tahun 2014. Rancangan teknis dan biaya reklamasi disusun untuk jangka waktu 5 (lima) tahun. Dimana jumlah biaya reklamasi pada biaya langsung sebesar Rp. 1.039.249.851.- dan biaya tadak langsung sebesar Rp. 202.653.749.- jadi total biaya reklamasi pada PT. Caritas Energi Indonesia dengan luas lahan 5,3663 Ha adalah sebesar Rp. 1.241.903.600.-
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan andesit, berlokasi di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Perusahaan menargetkan produksi andesit 30.000 ton perbulan, sedangkan produksi lapangan hanya 20.000 ton perbulan. Hal ini dikarenakan adanya boulder andesit sehingga dalam proses pemuatan dan pengangkutan peralatan mekanis kurang efisien dalam bekerja. Sehubungan dengan hal tesebut, maka sekiranya perlu diadakan analisa teknik terhadap kebutuhan alat muat, angkut, pada penambangan andesit PT. Koto Alam Sejahtera Berdasarkan data lapangan yang diperoleh dan hasil analisis yang telah dilakukan, maka penulis dapat mengambil kesimpulan dari pengamatan yang dilakukan antara lain:Produksi alat muat excavator hitachi 330 adalah sebesar 22923,81 ton perbulan setelah adanya perbaikan dari efisiensi kerja dan waktu hambatan kerja maka produksi excavator hitachi 330 menjadi 28522,18 ton perbulan. Produksi alat angkut dump truck mitsubishi fuso intercollar 6X4 HD 220 sebanyak 3 unit sebelum perbaikan adalah 28598,32 ton perbulan, setelah dilakukan pengoptimalan alat angkut maka produksinya menjadi 41499,88 ton perbulan. Penyebab tidak tercapainya target produksi sebelum perbaikan adalah waktu kerja yang tidak efektif disebabkan oleh hambatan material pada alat seperti bongkahan andesit yang terlalu besar, dipengaruhi oleh cuaca, pengalaman dan skill dari operator serta adanya waktu standby yang disebabkan oleh waktu perbaikan alat
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS CADANGAN TIMAH ALLUVIAL DI BLOK RENCANA KERJA PADA KAPAL ISAP PRODUKSI TIMAH 16 (Studi Kasus PT. Timah (Persero) Tbk)
Nama : Lani Megawati
NPM : 1210024427030
Pembimbing I : Drs. Tamrin Kasim, MT
Pembimbing II : Refky Adi Nata, ST. MT
ABSTRAK
PT. Timah (Persero) Tbk merupakan perusahaan penambangan Timah terbesar di Bangka Belitung yang juga perusahaan penambangan timah terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan penambangan Timah terbesar di Indonesia dan juga sekaligus eksportir Timah terbesar dunia, PT. Timah (Persero), Tbk menguasai hak penambangan Timah seluas 473.800,06 hektar di daratan dan laut Bangka Belitung yang dikenal dengan Izin Usaha Penambangan (IUP).
Berdasarkan perhitungan dengan melihat litologi yang ada pada blok rencana kerja diperoleh cadangan yang tersedia yaitu dengan volume 234087 m3 dengan grade 0,722 kg/m3 akan mendapatkan timah 169010,8 kg.
Perhitungan dengan menggunakan rumus kerucut terpancung terbalik diperoleh cadangan yang terambil pada blok RK KIP timah yaitu dengan volume 111882,7 m3 dengan grade 0,722 kg/m3 akan mendapatkan timah 80779,3 kg. Lama waktu yang dibutuhkan untuk menggali volume 1 yaitu 7,06 hari kerja, untuk volume 2 yaitu 4,74 hari kerja dan untuk volume 3 yaitu 16,18 hari kerja. Jadi, jumlah waktu penggalian timah yang ada pada blok RK KIP timah 16 adalah 27,8 hari kerja.
Didapatkan Break Event Point (BEP) dari Kapal Isap Produksi (KIP) Timah 16 pada bulan Juli yaitu 55.45 ton. Break Event Grade (BEG) pada blok RK KIP Timah 16 adalah 0.504 kg/m3.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2016•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PENGUPASAN BATUBARA PADA PIT SUBAHAN PT. NAN RIANG KECAMATAN MUARA TAMBESI KABUPATEN BATANGHARI PROVINSI JAMBI Nama : Agustra Firnando NPM : 1110024427005 Pembimbing I : Teguh Ariefianto, ST Pembimbing II : Tri Ernita, ST. MP ABSTRAK Kegiatan operasi produksi pada pit Subahan PT. Nan Riang menggunakan banyak peralatan mekanis dan jumlah tenaga kerja yang banyak. Perhitungan anggaran biaya pada pengupasan batubara pada pit Subahan dapat mewakili pit-pit yang lain. Perhitungan anggaran biaya yang dilakukan oleh PT. Nan Riang masih bersifat umum. Kondisi ekonomi yang belum stabil dengan rendahnya harga jual batubara sehingga perlu diperlukan analisis mengenai biaya. Pada penelitian ini akan menganalisis perhitungan biaya pengupasan batubara dengan realisasi selama satu bulan yaitu April 2016. Dari pengolahan data, target produksi batubara 30.000 ton/bulan yang direncanakan belum tercapai. Berdasarkan realisasi April 2016 produksi batubara hanya sebesar 39.392,08 ton. Biaya pengupasan batubara pada April 2016 adalah Rp 1.072.786.000,00. Biaya pengupasan batubara per ton adalah Rp 27.300,00