Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: TPA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Potensi Ekonomi Pemanfaatan Sampah Organik untuk Pengurangan Timbulan Sampah TPA Air Dingin Kota Padang

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Padang adalah salah satu kota yang memiliki pertumbuhan populasi dan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan jumlah timbulan sampah meningkat dan TPA Air Dingin Kota Padang diprediksi penuh sebelum waktunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekonomi dari produksi dan pemanfaatan kompos di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air dingin Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dan wawancara serta studi literatur untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Setelah itu data di analisis untuk evaluasi, analisis pasar, dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengurangan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang dilakukan dengan cara pengomposan. Proses ini dimulai dari masuknya sampah ke TPA, penimbangan, penyortiran, pengomposan, pengemasan dan pemanfaatan. Luas lahan yang dibutuhkan untuk input sampah organic sebesar 20 ton/hari yaitu sekitar 1200 m2. Jika kompos yang dihasilkan oleh TPA dijual belikan maka didapatkan penjualan 5 – 36 juta rupiah/bulannya. Pendapatan ini dapat digunakan untuk meningkatkan infrastruktur dan layanan di TPA, termasuk dalam bidang pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Penyebaran Kontaminan Logam Berat Timbal (Pb) dan Merkuri (Hg) dari Air Lindi Terhadap Air Sungai (Studi Kasus TPA Regional Kota Solok)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) merupakan tempat untuk menampung pembuangan sampah dari berbagai lokasi, yang biasa cakupannya adalah satu kota. Penyingkiran dan pemusnahan sampah kedalam tanah merupakan cara yang selalu digunakan, karena biaya relatif murah, pengoperasiannya mudah dan luwes dalam menerima limbah. TPA menjadi tempat penampungan berbagai macam sampah sehingga lindi mengandung berbagai jenis bahan pencemar yang berpotensi mengganggu lingkungan dan kesehatan manusia. Setiap TPA memiliki karakteristik air lindi yang berbeda tergantung dari proses yang terjadi di dalam landfill, yang meliputi proses fisika, kimia dan biologis. Umumnya lindi mengandung Chemical Oxygen Demand (COD), Biology Oxygen Demand (BOD), Total dissolved solids (TDS), total organic carbon (TOC), senyawa nitrogen nitrogen dan berbagai jenis logam berat yang tinggi. Parameter pencemar yang di tinjau pada penelitian ini adalah timbal (Pb) dan Mercury (Hg). Untuk mengetahui penyebaran kontaminan,pada penelitian dilakukan permodelan matematis timbal (Pb) dan Mercury (Hg) dengan munggunakan model analitik 1-dimensi dan 2 dimensi berdasarkan persamaan adveksi dan dispersipada air tanah dan air permukaan. Penelitian ini dilakukan di sungai sawah lansek yang merupakan badan air tempat mengalirnya lindi dari TPA regional kota solok. Konsentrasi timbal (Pb) dan Mercury (Hg) diukur pada 3 titik, dari hasil pengukuran tersebut diketahui bahwa sawah lansek memang tercemar oleh lindih TPA yang dilihat dari konsentrasi timbal (Pb) dan Mercury (Hg) yang sudah melebihi baku mutu. Simulasi dari timbal (Pb) dan Mercury (Hg) menunjukkan semakin lama waktu (t), input polutan yang konstan membuat beban kontaminan semakin besar. Akibatnya konsentrasi kontaminan pada t yang lebih besar akan mengalami penurunan yang lebih jauh. Hasil simulasi konsentrasi timbal (Pb) dan merkuri (Hg) telah mencapai jarak ± 100 Meter dari TPA kontaminan terus menyebar seiring bertambahnya umur TPA, kontaminan timbal (Pb) dan merkuri (Hg) telah mencapai sungai Batang Lembang yang berjarak ± 2500 Meter dari TPA, dan mengalami penurunan pada jarak yang lebih jauh.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Evaluasi Kinerja Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Regional Kota Payakumbuh

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan masalah besar di setiap daerah terutama di Indonesia. Timbulan sampah akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan populasi manusia serta semakin tinggi dan kompleksnya kegiatan manusia. Oleh sebab itu di perlukan adanya tempat pemrosesan akhir. TPA Regional Payakumbuh adalah tempat terakhir pengumpulan sampah dari 4 kota / kabupaten diantaranya Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar. TPA ini memiliki luas lahan yang terpakai kurang lebih 8 ha dengan sel sampah 2,5 ha dengan kapasitas sampah masuk perharinya sekitar 250 ton / hari. Menurut Permen PU No 3 Tahun 2013 timbulan 250 ton/hari sistem pengolahan sampah harus dengan metoda sanitary landfill. Namun TPA ini memiliki masalah dalam pengoperasiann lahan urugnya yakni masih menggunakan sistem open dumping sehingga tahun 2017 lalu terjadi longsor di lahan lurug. Tujuan penelitian ini ada 3 yakni untuk mengevaluasi sarana dan prasarana TPA, untuk mengetahui cara penanganan lahan pasca longsor dan perbaikan tanggul yang rusak. Sehingga dari hasil analisis di peroleh hasil penelitian yakni perlu adanya penambahan dan perbaikan sarana dan prasarana TPA Regional dan akan dilakukan pengangkutan sampah untuk lahan yang terkena longor ke lahan urug lama serta pembangunan tanggul baru di tempat terjadinya kerusakan tanggul.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Penyebaran Kontaminan Timbal (Pb) dan Besi (Fe) dari Lindi di Air Tanah Dangkal (Studi Kasus TPA Regional Payakumbuh)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tempat Pemprosesan Akhir Sampah Regional Payakumbuh menerima sampah dari 4 Kabupaten Kota setiap harinya, lindi dari TPA dibuang langsung ke irigasi sawah yang berada dibawah TPA. Lindi berpotensi mencemari dan berbahaya jika zat-zat yang terkandung melebihi baku terutama terhadap air tanah. Salah satu zat berbahaya yang biasanya terkandung dalam lindi adalah timbal dan besi, maka perlu dilakukan permodelan air tanah dan simulasi model menggunakan MatLab untuk mengetahui sejauh mana kontaminan Pb dan Fe telah menyebar hingga umur TPA saat ini,beberapa tahun yang akan datang,dan prediksi kontaminan sampai di sumur warga. Data yang dibutuhkan untuk melakukan simulasi adalah Luas TPA, waktu umur pakai TPA, kedalaman sumber, porositas tanah, konduktivitas hidrolis, koefisien distribusi, retardasi,dispersivitas dan konsentrasi kontaminan. Dari hasil pengukuran lindi TPA didapatkan Pb dan Fe melebihi baku mutu PERMEN LH No.5 Tahun 2014 yaitu 0,1 mg/l dan 5 mg/l sedangkan pada hasil pengukuran didapatkan Pb 0,971 mg/L, Fe 5,122 mg/L. Hasil Simulasi pada umur pakai TPA saat ini(7tahun), Pb telah menyebar ±50 m dan Fe telah menyebar ±20 m dari TPA mengikuti aliran air tanah. Prediksi Pencemaran Pb dan Fe pada air tanah terjadi 20 tahun umur pakai TPA mencapai jarak 400 meter dari TPA.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail