Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Tawas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penetralan Air Asam Tambang Menggunakan Campuran Kapur Tohor dan Tawas untuk Memenuhi Baku Mutu Lingkungan pada Parameter pH dan TSS di KUD Sinamar Sakato

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil pengamatan air asam tambang yang ada di KUD Sinamar Sakato terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5,2 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kualitas air asam tambang setelah penambahan dosis campuran tawas dan kapur tohor, menganalisis jumlah kebutuhan dosis campuran tawas dan kapur tohor dan biaya yang dibutuhkan untuk menetralkan air asam tambang. Data primer yang dibutuhkan adalah pH air, nilai TDS. Kualitas air asam tambang setelah penambahan dosis campuran tawas dan kapur tohor pada KUD Sinamar Sakato telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis campuran 0,25 g/l kapur tohor ditambah 0,5 g/l tawas. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang untuk dosis skala lapangan dibutuhkan campuran tawas sebanyak 79,92 kg ditambah 399,6 kg kapur tohor per hari. Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang dengan dosis campuran tawas dan kapur tohor untuk 1 hari dengan total Rp 4.075.920.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Kapur Tohor, Tawas dan Zeolite Terhadap Parameter TSS dan pH pada Penetralan Air Asam Tambang CV. Tahiti Coal

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CV. Tahiti Coal merupakan perusahaan bergerak di bidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2005 menggunakan sistem tambang bawah tanah dengan metode room and pillar. Air asam tambang yang berada pada setling pond berasal dari tambang bawah tanah tepatnya pada lubang THC-04 CV. Taiti Coal kemudian dialirkan ke sungai yang berada di sekitar area penambangan. Indikasi air asam tambang yang ada di CV. Tahiti Coal dapat diketahui dengan terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan dan coklat kemerahan. Kualitas air asam tambang setelah penambahan kapur tohor, tawas, zeolite pada CV. Tahiti Coal telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis 0,12 g/l kapur tohor, 0,12 g/l tawas, dan 0,2 g/l zeolite. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor, tawas, dan zeolite adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan tawas adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan zeolite adalah 31,968 kg/hari Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor adalah Rp 172.627/hari, jika menggunakan tawas adalah Rp 190.180,8/hari, jika menggunakan zeolite adalah Rp 223,776/hari

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Tawas dalam Menurunkan Warna pada Limbah Cair Songket Silungkang dengan Koagulasi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah cair songket Silungkang dibuang langsung ke badan air tanpa melalui pengolahan sehingga parameter warna dan pH air limbah melebihi baku mutu PerMen KLHK P.16 tahun 2019 dengan konsentrasi awal warna 1801,1 TCU dan pH 11. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dosis koagulan tawas terhadap penurunan parameter warna dan pH pada limbah cair songket Silungkang dan menentukan efisiensi penyisihan parameter warna pada limbah cair songket Silungkang pada dosis koagulan tawas yang berbeda pada proses koagulasi. Dalam penelitian ini digunakan variasi tawas sebesar 2,5g, 5gr dan 7,5gr dalam 500 ml sampel dan waktu pengadukan cepat selama 2 menit, kemudian dilanjutkan dengan pengadukan lambat selama 30 menit. Selanjutnya diendapkan selama 60 menit. Hasil penelitian didapatkan dosis tawas paling efisien untuk menurunkan kadar zat warna yaitu dengan menggunakan koagulan tawas sebanyak 5g sehingga diperoleh hasil 85 TCU dengan persentase 95,2%. Sehingga berdasarkan hasil pengolahan menggunakan metode koagulasi dapat dijadikan salah satu alternatif bagi usaha pencelupan benang songket Silungkang dalam mengolah limbah cair yang dihasilkan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Perbandingan Penggunaan Tawas ((Al2) (SO4)3) dan Kapur Padam (CaO) pada Pengolahan Air Asam Tambang dengan Metode Titrasi di CV. Tahiti Coal

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengelolaan air asam tambang dapat dilakukan dengan pengolahan aktif dan pengolahan pasif. Pengelolaan air asam tambang di CV. Tahiti Coal dilakukan dengan sistem dewatering dan metode aktif yaitu dengan pengapuran. Pengelolaan air asam tambang dengan metode aktif dapat juga dilakukan dengan menggunakan tawas dan kapur padam. Tujuan penelitian ini adalah Mengidentifikasi kondisi air asam tambang CV.Tahiti Coal sebelum dilakukan pengolahan/penetralan dan menganalisis perbandingan penggunaan tawas dan kapur padam pada penetralan air asam tambang. Proses netralisasi dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan metode titrasi dengan penambahan koagulan tawas dengan dosis 0,010 g/l, 0,015 g/l dan 0,020 g/l dan penambahan koagulan kapur padam dengan dosis 0,005 g/l, 0,010 g/l dan 0,015 g/l. Dari hasil penelitian ini tawas tidak berpengaruh besar terhadap perubahan sedangkan kapur padam dapat meningkatkan nilai pH dan menurunkan kandungan Mn.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail