Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: match factor
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Keserasian Alat Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Overburden dengan Menggunakan Teori Antrian pada Kegiatan Penambangan PT. Samantaka Batubara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Samantaka Batubara menargetkan operasi produksi perjam sebesar 200 BCM/Jam sedangkan produksi aktual berkisar 150 BCM/jam. Artinya target produksi belum tercapai. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target operasi produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, kinerja alat yang rendah menjadi salah satu hal yang menyebabkan tidak tercapainya produksi, sehingga perlu dikaji. Kajian kinerja alat gali muat dan alat angkut meliuputi Mechanical Availability (MA), Use of Utilization (UA), Physicall Availability (PA) dan Effective Utilization (EU). Tujuan penelitian adalah: menganalisis kinerja alat gali muat dan alat angkut pada pengupasan overburden di pit M5 PT. Samantaka Batubara, menganalisis produktivitas alat gali-muat dan alat angkut setalah perbaikan dengan mengunakan teori antrian pada pengupasan overburden di Pit M5 di PT. Samantaka Batubara.Data yang diambil untuk penelitian berupa cycle time alat muat, cycle time alat angkut,waktu kerja efektif,peta topografi,waktu kerja yang tersedia, dan data spesifikasi alat. Ketersedian alat gali muat Excavator Komatshu PC 400 dengan MA=80,56% PA=81,58 % UA=93,55% EU=76,32% , sedangkan untuk efisiensi alat angkut dumpt truck nissan CWB dengan MA=92,31% PA=94,34% UA=66,67% EU=63,16% Produksi aktual alat gali muat Excavator Komatshu PC 400 adalah 172,87 BCM/jam. Perhitungan produktivitas alat angkut Dump Nissan CWB adalah 145,095 Bcm/jam, sedangkan untuk produksi setelah perbaikan mengunakan teori antrian adalah 239,52 BCM/ jam. Setelah melakukan perbaikan mengunakan metode teori antriian unit dump truck perlu dilakukan pengurangan satu unit dump truck sehingga keserasian alat menjadi 0,99

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Desain Main Sump Pit LSA Balangan Coal PT. Laskar Semesta Alam Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Group Balangan Coal merupakan perusahaan dibawah naungan PT Adaro Mining yang terdiri dari PT Laskar Semesta Alam (LSA), PT Semesta Sentamas (SCM) dan PT. Paramitha Cipta Sarana (PCS). Kegiatan penambangan Group Balangan Coal menggunakan metode tambang terbuka open pit. Group Balangan Coal memiliki dua lokasi open pit yakni pi t LSA dan pit SCM. Group Balangan Coal merencanakan bahwa pada tahun 2021 endapan batubara yang akan ditambang adalah ±5 juta Ton dan tanah penutup ±15 juta Bcm sehingga memperoleh stripping ratio 3. Berdasarkan data tersebut kondisi perlu untuk merencanakan sistem penyaliran agar kegiatan penambangan tidak mengalami hambatan. Pit LSA merupakan daerah pengembangan produksi batubara ini memiliki luas catchment area 97,39 hektar merencanakan membuat kolam terbuka (sump) dengan metode mine dewatering untuk sistem pengeringanny.. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa debit surface run off sebesar 22.634,08 m3/hari sedangkan debit ground water run off 105,94 m3/hari sehingga total debit adalah 22.740,02 m3/hari. Pembuatan desain rencana menghasilkan sump berbentuk trapesium sembarang dengan P1= 234,74 meter, P2= 215,89 meter, L1= 42,78 meter, L2= 62,91 meter dan T= 8 meter sehingga diketahui volume sump adalah 72.961,9 m3. Berdasarkan KEPMEN ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 pada Lampiran II, nilai factor keamanan minimum untuk lereng tunggal adalah 1,1. Setelah dilakukan analisa geoteknik menggunakan Minescape 5.7 dan Slide 6, sump dinyatakan aman sesuai desain dengan keterangan faktor keamanan untuk sump utara, barat dan timur berturut-turut 1,66; 1,51; dan 1,36. Dalam perencanaan akan menggunakan alat berat backhoe Excavator Komatsu PC 2000 dan dump truck Komatsu HD 785-5. Produktivitas aktual backhoe Excavator PC 2000 adalah 733,4 Bcm/jam dan HD 785-5 adalah 124,61 Bcm/Jam. Dari hasil ini apabila dipasangkan 1 unit backhoe dengan 6 unit dump truck diketahui nilai match factor 1,019 dengan effective working hours 19,28 jam maka sump dapat selesai dalam waktu 6 hari.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Hubungan Antara Travel Speed Dump Truck Terhadap Match Factor dan Hanging Time Excavator pada Proses Overburden Removal di PT. Saptaindra Sejati Job Site PT. Adaro Indonesia

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT saptaindra Sejati merupakan perusahaan jasa tambang batu bara mengoperasikan Area Tutupan: Pit Central, North, Small, Tapian Timur dan Area Wara di jobsite PT Adaro Indonesia. Top three kehilangan produksi di Pit North Bulan September 2021 disebabkan Hanging time excavator sebesar 225.058 Bcm, mengindikasikan kecilnya nilai match factor terutama pada fleet 4000 class berdampak besar. Hanging time ini disebabkan travel speed dump truck yang bervariatif. Untuk itu perlunya mengetahui hubungan travel speed terhadap match factor dan hanging time, menganalisis fenomena penyebab travel speed dump truck dan match factor atau hanging time tidak stabil atau variabilitasnya yang tinggi dan merekomendasikan panduan atau saran untuk pengontrolan dan mengoptimalkan travel speed. Penelitian kuantitatif data jigsaw untuk mengetahui korelasi travel speed terhadap match factor dan hanging time menggunakan metode korelasi dan regresi linier sederhana. Didapatkan korelasi positif antara travel speed terhadap match factor, korelasi negatif antara travel speed terhadap hanging time. Hasil regresi travel speed bukan satu-satunya yang berkontribusi terhadap match factor dan hanging time. Fakta di lapangan ada fenomena bunching (pengelompokan dump truck), road maintenance dan pola refuelling 2 dump truck/jam berpotensi menyebabkan hanging time. Tools optimal travel speed dan pola refuelling 1 dump truck/jam menjadi solusi untuk meningkatkan nilai match factor dan menurunkan nilai hanging time.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Geometri Jalan Angkut Tambang untuk Tercapai Target Produksi Menggunakan Teori Antrian di PT. Bintang Sumatera Pasific Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan hasil observasi di lapangan alat angkut tidak bisa beroperasi secara optimal dikarenakan kondisi jalan angkut (Hauling) yang sempit, tanjakan yang terlalu tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan lebar jalan lurus, lebar jalan tikungan, kemiringan jalan, jari-jari tikungan, superelevasi standar, produktivitas alat muat dan alat angkut, faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas dan lamanya waktu antrian di PT. Bintang Sumatera Pasific. Dari hasil analisa lebar jalan angkut untuk 2 jalur 8,75 m, lebar jalan tikungan selebar 15,37 m, kemiringan jalan sebesar 12o, superelevasi yang baik yaitu 20 mm/m-40 mm/m. Produktivitas Excavator Hitachi ZX 210 sebesar 510,8 ton/jam, produktivitas Dump Truck Hino Ranger FM 260 JD Mining sebesar 214,2 ton/jam, MF > 1, dan hasil dari analisa didapatkan waktu antrian sebesar 6 menit.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Alat Muat dan Alat Angkut pada Penambangan Andesit PT. Koto Alam Sejahtera Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan andesit, berlokasi di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Perusahaan menargetkan produksi andesit 30.000 ton perbulan, sedangkan produksi lapangan hanya 20.000 ton perbulan. Hal ini dikarenakan adanya boulder andesit sehingga dalam proses pemuatan dan pengangkutan peralatan mekanis kurang efisien dalam bekerja. Sehubungan dengan hal tesebut, maka sekiranya perlu diadakan analisa teknik terhadap kebutuhan alat muat, angkut, pada penambangan andesit PT. Koto Alam Sejahtera Berdasarkan data lapangan yang diperoleh dan hasil analisis yang telah dilakukan, maka penulis dapat mengambil kesimpulan dari pengamatan yang dilakukan antara lain:Produksi alat muat excavator hitachi 330 adalah sebesar 22923,81 ton perbulan setelah adanya perbaikan dari efisiensi kerja dan waktu hambatan kerja maka produksi excavator hitachi 330 menjadi 28522,18 ton perbulan. Produksi alat angkut dump truck mitsubishi fuso intercollar 6X4 HD 220 sebanyak 3 unit sebelum perbaikan adalah 28598,32 ton perbulan, setelah dilakukan pengoptimalan alat angkut maka produksinya menjadi 41499,88 ton perbulan. Penyebab tidak tercapainya target produksi sebelum perbaikan adalah waktu kerja yang tidak efektif disebabkan oleh hambatan material pada alat seperti bongkahan andesit yang terlalu besar, dipengaruhi oleh cuaca, pengalaman dan skill dari operator serta adanya waktu standby yang disebabkan oleh waktu perbaikan alat

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail