Menentukan Faktor Keamanan Lereng Pada Tambang Terbuka di PT. Bintang Sumatera Pasific dengan Menggunakan Rock Mass Rating dengan Metode Bishop
123
Profil penulis
2 karya publik ditemukan.
123
PT. Bintang Sumatra Pasific merupakan salah satu perusahan tambang yang melakukan kegiatan penambangan di kenagarian manggilang, kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat. Komuditas bahan galian berupa andesit dengan luas izin usaha penambangan ( IUP) 6 Ha. Mulai berproduksi pada maret 2016, dengan menerapkan system penambangan terbuka (surface mining ) yaitu suatu kegiatan pengalian bahan galian dimana para pekerja berhubungan langsung dengan udara luar. Pada zona 1 memiliki kemiringan lereng yang curam yaitu sebesar 86º, dimana berdasarkan klasifikasi lereng menurut Van Zuidam, 1985 lereng dengan kemiringan >55˚ dikategorikan terjal(extremely steep) dan memiliki ketinggian sebesar 42 meter. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kestabilan lereng pada zona 1 PT. Bintang Sumatera Pasific, Hal ini merupakan permasalahan yang penting karena ini menyangkut masalah keselamatan pekerja dan peralatan serta bangunan yang ada pada lereng tersebut, pekerjaan dengan metode tambang terbuka sering di temukan lereng yang tidak stabil dan dapat menggangu kegiatan produksi yang berakibat tidak tecapainya target produksi yang direncanakan. kestabilan pada lereng ini menggunakan perhitungan menggunakan Rock Mass Rating yang diusulkan oleh Bieniawski (1989)dan Metode Bishop yang di perkenalkan oleh A.W. Bishop yang mana di pakai untuk menganalisis permukaan gelincir (slip surface).