Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Bishop
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Kestabilan Lereng pada Tambang Batubara Menggunakan Metode Bishop di PT. Pengembangan Investasi Riau

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Pengembangan Investasi Riau merupakan salah satu perusahaan tambang dengan menggunakan metode tambang terbuka (open pit). Lereng tambang dapat menimbulkan masalah kestabilan lereng berupa longsor dan gangguan operasional kegiatan penambangan. Kajian geoteknik menjadi salah satu hal yang penting dalam dunia perlerengan terutama lereng yang ada pada tambang. Kajian ini dapat menetukan aman atau tidaknya suatu lereng dengan mengetahui tekanan dan kekuatan dari material pembentuk lereng, dan data pendukung lainnya. Menganalisa faktor keamanan lereng setelah nilai bobot isi, sudut geser dalam, dan kohesi didapatkan dari pengolahan data dengan mengacu pada SNI 1964, 1966, dan 1967 serta 2008. Berdasarkan pengujian sampel di laboratorium didapatkan nilai bobot isi 15,092 KN/m3, S2 18,36 KN/m3, S3 18,856 KN/m3. Nilai sudut geser dalam S1 53,3, S2 40,75, S3 70,49. Nilai kohesi S1 9,1, S2 9,40, S3 8,93. Nilai Faktor Keamanan lereng di pit PT. Pengembangan Investasi Riau yang dianalisis menggunakan software Rocscience Slide V6.0 diperoleh sebesar 2,4 dengan metode Bishop. Artinya lereng berada dalam kondisi stabil (≥1,5) untuk lereng batuan (Hoek, 2002).

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perbandingan Kestabilan Lereng dengan Menggunakan Metode Bishop dan Fellenius di CV. Putra Idola Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang Provinsi Sumatera Barat

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CV. Putra Idola memiliki masalah pada lereng karena pada lereng tersebut telah terjadi kelongsoran dengan panjang kelongsoran 13 m, tinggi lereng CV. Putra Idola mencapai 24 meter dan belum diketahuinya faktor keamanan pada lereng tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai bobot isi, sudut geser dalam, kohesi dan faktor keamanan lereng dengan metode bishop dan fellenius pada lereng CV. Putra Idola. Setelah dilakukan analisa maka diperoleh hasil Nilai bobot isi tanah penyusun lereng adalah sebesar 1,843 gr/cm3 atau sebesar 18,076 kN/m3, nilai kohesi sebesar 30,120531 kN/m3 dan sudut geser dalam sebesar 52º. Semakin besar nilai bobot isi material maka faktor keamanannya semakin kecil dan semakin kecil nilai bobot isi maka maka faktor keamanannya menjadi semakin besar sedangkan semakin besar nilai kohesi dan sudut geser dalam suatu material, maka semakin besar kekuatan geser material tersebut untuk menahan longsor. Sebaliknya semakin kecil nilai kohesi dan sudut geser dalam maka semakin kecil pula kekuatan geser material untuk menahan longsoran dan faktor keamanan lereng menggunakan metode metode Bishop adalah sebesar 0,595 dan faktor keamanan lereng berdasarkan metode Fellenius adalah sebesar 0,559. Menurut Bowles, (1989) jika faktor keamaanan FK1,07 lereng dinyatakan labil atau tidak aman dan longsor sering terjadi.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor Keamanan Lereng pada Tambang Terbuka di PT. Bintang Sumatera Pasific dengan Menggunakan Rock Mass Rating dan Metode Bishop

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bintang Sumatra Pasific merupakan salah satu perusahan tambang yang melakukan kegiatan penambangan di kenagarian manggilang, kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat. Komuditas bahan galian berupa andesit dengan luas izin usaha penambangan ( IUP) 6 Ha. Mulai berproduksi pada maret 2016, dengan menerapkan system penambangan terbuka (surface mining ) yaitu suatu kegiatan pengalian bahan galian dimana para pekerja berhubungan langsung dengan udara luar. Pada zona 1 memiliki kemiringan lereng yang curam yaitu sebesar 86º, dimana berdasarkan klasifikasi lereng menurut Van Zuidam, 1985 lereng dengan kemiringan >55˚ dikategorikan terjal(extremely steep) dan memiliki ketinggian sebesar 42 meter. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kestabilan lereng pada zona 1 PT. Bintang Sumatera Pasific, Hal ini merupakan permasalahan yang penting karena ini menyangkut masalah keselamatan pekerja dan peralatan serta bangunan yang ada pada lereng tersebut, pekerjaan dengan metode tambang terbuka sering di temukan lereng yang tidak stabil dan dapat menggangu kegiatan produksi yang berakibat tidak tecapainya target produksi yang direncanakan. kestabilan pada lereng ini menggunakan perhitungan menggunakan Rock Mass Rating yang diusulkan oleh Bieniawski (1989)dan Metode Bishop yang di perkenalkan oleh A.W. Bishop yang mana di pakai untuk menganalisis permukaan gelincir (slip surface).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kestabilan Lereng Pit 1 CV. Air Mata Emas Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CV. Air Mata Emas merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan penambangan untuk mendapatkan batubara di Provinsi Sumatera Barat. Setelah dilakukan pengamatan dilapangan, diketahui bahwa adanya rekahan-rakahan di sekitar lereng lubang bukaan tambang yang dapat memicu kelongsoran. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan Rock Mass Rating diketahui kondisi batuan dilokasi penelitian dalam kategori baik untuk batu pasir dengan bobot total 62. Setelah dilakukan analisis faktor keamanan menggunakan metode bishop simplified dengan bantuan software slide v.6.0 nilai faktor keamanan 6,109, hal ini mengindikasikan bahwa lokasi tersebut dalam keadaan stabil. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis menyarankan agar dilakukannya pemetaan dan peninjauan secara rutin dan berkala terhadap kehadiran kekar yang terdapat pada lereng tambang untuk memperoleh nilai Rock Mass Rating yang akurat dan tetap dilakukan monitoring untuk mengetahui pergerakan lerengnya.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kestabilan Lereng di Sekitar Lubang Bukaan Tambang Menggunakan Metode Rock Mass Rating dan Software Slide.V.6.0 di PT Nusa Alam Lestari Kota Sawahlunto

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Nusa Alam Lestari merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan penambangan untuk mendapatkan batubara di Provinsi Sumatera Barat. Setelah dilakukan pengamatan dilapangan, diketahui bahwa adanya rekahan-rakahan di sekitar lereng lubang bukaan tambang yang dapat memicu kelongsoran. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan Rock Mass Rating diketahui kondisi batuan dilokasi penelitian dalam kategori baik untuk batulanau dengan bobot total 62. Setelah dilakukan analisis faktor keamanan menggunakan metode bishop simplified dengan bantuan software slide v.6.0 nilai faktor keamanan 6.109, hal ini mengindikasikan bahwa lokasi tersebut dalam keadaan stabil. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis menyarankan agar dilakukannya pemetaan dan peninjauan secara rutin dan berkala terhadap kehadiran kekar yang terdapat pada lereng tambang untuk memperoleh nilai Rock Mass Rating yang akurat dan tetap dilakukan monitoring untuk mengetahui pergerakan lerengnya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Karakteristik Massa Batuan dan Analisis Kestabilan Lereng pada High Wall PT. Atoz Nusantara Mining, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis kestabilan lereng sangat diperlukan, karena lereng yang tidak stabil sangat berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Salah satu upaya untuk mengetahui stabilitas lereng adalah mengetahui faktor keamanan dari lereng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor keamanan lereng aktual serta perancangan geometri lereng ideal pada high wall PT. Atoz Nusantara Mining. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengkarakteristikan masa batuan menggunakan RMR serta perancangan lereng dengan metode Simplified Bishop dan metode Janbu. Dari hasil pengolahan data diketahui faktor keamanan lereng aktual adalah 0,8 dengan metode Simplified Bishop serta 0,786 dengan metode Janbu. Sedangkan perencanagan geometri lereng ideal yang direkomendasikan dengan tinggi lereng tunggal 10 m, lebar bench 7 m, dengan kemiringan lereng tunggal 30. Sehingga di dapat faktor keamanan 1,274 dengan metode Simplified Bishop dan 1, 187 dengan metode Janbu.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kestabilan Lereng PIT B pada Tambang Batubara PT. Miyor Pratama Coal di Desa Kumanis Atas Perambahan Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lereng merupakan kondisi topografi yang banyak ditemukan di pekerjaan kontruksi sipil, lereng bisa terbentuk secara alami atau buatan manusia dengan beberapa tujuan. Analisis kestabilan lereng mempunyai peran penting untuk perencanaan kontrkusi sipil. Penulis menemukan beberapa masalah yang terjadi di lapangan, yaitu ditemukan kelongsoran dilereng pit B PT. Miyor Pratama Coal. Lereng yang terlalu curam dengan kemiringan 〖45〗^° dan ketinggian mencapai 65 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kelas massa batuan RMR (rock mass rating) di pit B dan juga menentukan faktor keamanan dari lereng pit B PT. Miyor Pratama Coal. Metode pada penelitian ini adalah untuk menentukan faktor keamanan dengan menggunakan dua metode, yaitu dengan metode Janbu dan metode Bishop. Analisis dari faktor keamanan dibantu oleh program slide 6.0 Hasil dari penelitian adalah kelas massa batuan menurut RMR (rock mass rating) diperoleh tergolong kelas III (sedang) dengan bobot 51. Untuk faktor keamanan lereng di pit B dengan metode janbu di ketahui FK = 2.180 dan dengan metode bishop di ketahui = 2.093.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail