BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Salah satu sistem usaha tani yang dapat mendukung pembangunan pertanian di wilayah pedesaan adalah sistem integrasi tanaman ternak. Ciri utama dari pengintegrasian tanaman dengan ternak adalah terdapatnya keterkaitan yang saling menguntungkan antara tanaman dengan ternak. Keterkaitan tersebut terlihat dari pembagian lahan yang saling terpadu dan pemanfaatan limbah dari masing masing komponen. Saling keterkaitan berbagai komponen sistem integrasi merupakan faktor pemicu dalam mendorong pertumbuhan pendapatan masyarakat tani dan pertumbuhan ekonomi wilayah yang berkelanjutan. Sistem integrasi tanaman ternak mengemban tiga fungsi pokok yaitu 1) memperbaiki kesejahteraan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, 2) memperkuat ketahanan pangan dan 3) memelihara keberlanjutan lingkungan.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
PT. AICJ terletak di kecamatan talawi, kota sawahlunto, provinsi sumatera barat. Masalah yang sering terjadi pada tambang bawah tanah adalah terjadi amrukan pada lubang tambang salah satu faktor terdapatnya rekahan dan adanya jatuhan batuan dari atap terowongan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan dan uji laboratorium dengan tujuan menganalisis stand-up time dan faktor keamanan lubang tambang. Metode yang dipakai dalam pengolahan data yaitu klasifikasi massa batuan dari Bieniawski 1989 yaitu Rock Mass Rating (RMR) yang terdiri dari 5 parameter utama dan 1 parameter pengontrol. Finite elemen diketahui dengan menggunakan perangkat lunak phase 2 yang terdiri dari Displacement horizontal, displacement vertical, total displacement, dan strength factor. Dari Hasil analisis stand-up time didapatkan jarak antara penyangga, dan lamanya batuan bertahan. Batubara dengan RMR 61, setelah di plot pada grafik stand-up time didapatkan waktu bertahan terowongan selama 1500 jam atau 3 bulan dengan span 8 m. Batupasir memiliki RMR 64, setelah di plot pada grafik stand-up time didapatkan waktu bertahan terowongan selama 2400 jam atau 7 bulan dengan span 8,4 m. Setelah di olah menggunakan sotware phase 2 maka dapat disimpulkan bahwa standup time selama 2400 jam atau 7 bulan dengan span 8,4 m, serta nilai faktor keamanan sebesar 1,04 dapat dikategorikan aman.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. AICJ terletak di kecamatan talawi, kota sawahlunto, provinsi sumatera barat. Masalah yang sering terjadi pada tambang bawah tanah adalah terjadi amrukan pada lubang tambang salah satu faktor terdapatnya rekahan dan adanya jatuhan batuan dari atap terowongan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan dan uji laboratorium dengan tujuan menganalisis stand-up time dan faktor keamanan lubang tambang. Metode yang dipakai dalam pengolahan data yaitu klasifikasi massa batuan dari Bieniawski 1989 yaitu Rock Mass Rating (RMR) yang terdiri dari 5 parameter utama dan 1 parameter pengontrol. Finite elemen diketahui dengan menggunakan perangkat lunak phase 2 yang terdiri dari Displacement horizontal, displacement vertical, total displacement, dan strength factor. Dari Hasil analisis stand-up time didapatkan jarak antara penyangga, dan lamanya batuan bertahan. Batubara dengan RMR 61, setelah di plot pada grafik stand-up time didapatkan waktu bertahan terowongan selama 1500 jam atau 3 bulan dengan span 8 m. Batupasir memiliki RMR 64, setelah di plot pada grafik stand-up time didapatkan waktu bertahan terowongan selama 2400 jam atau 7 bulan dengan span 8,4 m. Setelah di olah menggunakan sotware phase 2 maka dapat disimpulkan bahwa standup time selama 2400 jam atau 7 bulan dengan span 8,4 m, serta nilai faktor keamanan sebesar 1,04 dapat dikategorikan aman.