Rancang Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi untuk Meminimalkan Biaya Material Handling (Studi Kasus di Pabrik Tahu Alami Lubuk Buaya)
Rancang Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Untuk Meminimalkan Biaya Material Handling (Studi Kasus di Pabrik Tahu Alami Lubuk Buaya) Nama : Rizki Rahmandani NPM : 1210024425030 Dosen Pembimbing 1 : Riko Ervil, MT Dosen Pembimbing 2 : Meldia Fitri, ST, MP ABSTRAK Tata letak fasilitas yang baik dan sesuai dengan keadaan perusahaan merupakan salah satu faktor utama untuk mengoptimalkan waktu dan biaya produksi. Permasalahan yang ada pada pabrik tahu alami adalah tata letak beberapa fasilitas produksi yang seharusnya berdekatan pada kenyataannya berjauhan, seperti pada penempatan bahan baku dan perendaman dengan jarak sekitar 4 meter. Hal ini dapat mengurangi efisiensi kerja dalam perusahaan dan juga menimbulkan ongkos material handling yang cukup besar yaitu Rp 105.692.230. Untuk itu perlu dilakukan relayout tata letak fasilitas produksi agar dapat meminimalkan ongkos material handling dan melakukan perhitungan jarak perpindahan antar fasilitas. Dari tujuan penelitian merancang ulang tata letak fasilitas pabrik untuk meminimalkan biaya material handling dapat ditarik kesimpulan bahwa tata letak pabrik tahu alami mengalami penurunan biaya setelah dilakukannya perbaikan. Ongkos material handling untuk layout usulan sebesar Rp. 83.325.352. Sehingga dapat menurunkan ongkos material handling sebesar Rp 22.366.878.