Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: relayout
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Relayout Tata Letak Fasilitas Produksi untuk Meminimalisasi Material Handling di Pabrik Tahu Tradisional Pangkalan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tata letak fasilitas produksi merupakan aspek penting pada perancangan manufaktur. Ketidaktepatan merancang jalur-jalur produksi justru akan menimbulkan ketidakrapian dan kebingungan lalulintas aliran produk maupun material, sehingga peningkatan efisiensi dan efektivitas produksi tidak akan pernah tercapai. Pada lokasi penelitian ditemukan permasalahan tata letak fasilitas produksi, yang mana fasilitas yang harusnya berdekatan pada kenyataannya terletak berjauhan. Hal ini menyebabkan meningkatnya ongkos material handling, untuk itu perlu dilakukan relayout tata letak fasilitas produksi guna memperkecil ongkos material handling. Setelah dilakukan penelitian tentang relayout tata letak fasilitas produksi untuk meminimalisasi ongkos material handling, dapat ditarik kesimpulan bahwa ongkos material handling pabrik tahu mengalami penurunan setelah dilakukannya relayout. Ongkos material handling yang awalnya sebesar Rp. 94.785.701,- mengalami penurunan sebesar Rp. 63.765.996,- menjadi sebesar Rp. 31.019.705,-.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi untuk Meminimalkan Biaya Material Handling (Studi Kasus di Pabrik Tahu Alami Lubuk Buaya)

2016•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rancang Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Untuk Meminimalkan Biaya Material Handling (Studi Kasus di Pabrik Tahu Alami Lubuk Buaya) Nama : Rizki Rahmandani NPM : 1210024425030 Dosen Pembimbing 1 : Riko Ervil, MT Dosen Pembimbing 2 : Meldia Fitri, ST, MP ABSTRAK Tata letak fasilitas yang baik dan sesuai dengan keadaan perusahaan merupakan salah satu faktor utama untuk mengoptimalkan waktu dan biaya produksi. Permasalahan yang ada pada pabrik tahu alami adalah tata letak beberapa fasilitas produksi yang seharusnya berdekatan pada kenyataannya berjauhan, seperti pada penempatan bahan baku dan perendaman dengan jarak sekitar 4 meter. Hal ini dapat mengurangi efisiensi kerja dalam perusahaan dan juga menimbulkan ongkos material handling yang cukup besar yaitu Rp 105.692.230. Untuk itu perlu dilakukan relayout tata letak fasilitas produksi agar dapat meminimalkan ongkos material handling dan melakukan perhitungan jarak perpindahan antar fasilitas. Dari tujuan penelitian merancang ulang tata letak fasilitas pabrik untuk meminimalkan biaya material handling dapat ditarik kesimpulan bahwa tata letak pabrik tahu alami mengalami penurunan biaya setelah dilakukannya perbaikan. Ongkos material handling untuk layout usulan sebesar Rp. 83.325.352. Sehingga dapat menurunkan ongkos material handling sebesar Rp 22.366.878.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail