Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: jarak
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Batu Terbang (Fly Rock) untuk Meminimalisir Jarak Lemparan pada Peledakan di PT. Atika Tunggal Mandiri

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Area peledakan dekat dengan crusher, gudang handak, dan kantor. Sehingga pada saat material peledakan Fly rock mengenai area tersebut, yang apabila terjadi terus menerus dapat mengakibatkan kerusakan pada bangunan. Tujuan penelitian adalah menganalisis jarak lemparan batuan menggunakan geometri aktual, merancang geometri radius aman fly rock, dan menganalisis jarak lemparan batuan. Metode yang digunakan adalah metode Richard and Moore dan Metode Lundborg. Jarak lemparan batuan aktual dengan metode richard and moore adalah rata-rata face burst 180,7 m, rata-rata cratering 143,7 m, rata-rata rifling 48,8 m, dan teori lundborg rata-rata 100,6 m. Geometri usulan menurut R.L Ash maka di dapatkan hasil geometri peledakan usulan burden 2 m, spasi 3 m, stemming 2 m, kedalaman lubang 6 m, isian 5 m, dan diameter 3 inch dan metode C.J.Konya maka di dapatkan hasil geometri peledakan usulan burden 2,1 m, burden awal 2,1 m, spasi 2,9 m, stemming 1,5 m, kedalaman lubang 6 m, isian 4,5 m, dan diameter 3 inch. Jarak lemparan batuan menggunakan geometri usulan menurut richard and moore dengan teori R.L.Ash maka di dapatkan jarak fly rock face burst sebesar 45,9 m, cratering 45,9 m, kemiringan lubang tembak 80° maka nilai rifling 10,1 m, dengan Teori C.J.Konya di dapatkan nilai face burst sebesar 31,9 m, dan nilai cratering sebesar 96,9 m, kemiringan lubang tembak 80° maka nilai rifling 21,3 m, dan Berdasarkan geometri peledakan usulan teori R.L.Ash dan C.J.Konya fly rock dihitung menurut Lundborg, maka di dapatkan jarak fly rock 98,67 m dengan teori R.L.Ash, dan 81,51 m dengan teori C.J.Konya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perubahan Lahan Tambang Menggunakan Sistem Penginderaan Jarak Jauh dengan Metode NDVI dan SAVI di Wilayah Kerja CV. Silica Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CV. Silica melakukan penambangan komoditas tanah urug didaerah Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat dari tahun 2016 hingga tahun 2022, terdapat 2 site penambangan pada komoditas tanah urug yang ditambang oleh CV. Silica. Penambangan yang dilakukan CV. Silica selama ini tidak melakukan perekaman data progress situasi pit tambang yang biasanya dilakukan menggunakan survey yang menghasilkan update topografi dan situasi rona penambangan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis lahan tambang dengan menggunakan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI) untuk mendapatkan perubahan lahan tambang berikut dengan luasan daerah setiap tahunnya. Hasil yang didapatkan menggunakan analisis NDVI didapatkan hasil analisis dengan kategori vegetasi sehat pada tahun 2016 dan 2017 dengan rentang nilai rata-rata 0,3665 sampai 0,387 dengan luas 105.884,394 m2 atau 10,58 Ha dan vegetasi tidak sehat di tahun 2018-2022 dengan nilai rata -rata 0,1599 – 0,2196 dengan luas 172.300,64 m2 atau 17,23 Ha. Hasil yang didapatkan menggunakan analisis SAVI didapatkan hasil analisis dengan kategori vegetasi tinggi pada tahun 2016 sampai 2022 dengan luas 38.325,01 m2 atau 3,83 Ha dan vegetasi sedang di tahun 2016-2022 dengan luas 88.689,577 m2 atau 8,86 Ha dan pada kategori vegetasi rendah di tahun 2016 – 2022 dengan luas 93.913,812 m2 atau 9,39 Ha dan vegetas sangat rendah hanya terdapat pada tahun 2018 – 2022 dengan luas 49.061,124 atau 4,90 Ha.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Alat Hauler dengan Cara Memperpendek Jarak Hauling untuk Meningkatkan Produksi Nikel di PT. Antam Tbk. Site Pulau Pakal

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cycle time merupakan aspek penting terhadap jumlah hasil produksi. Semakin pendek jarak tempuh alat hauler, semakin rendah angka cycle time yang dapat meningkatkan jumlah hasil produksi, sehingga target produksi nikel yang telah ditetapkan PT. Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Maluku Utara Site Pulau Pakal dapat tercapai. Jarak hauling yang jauh (2,4 km) mengakibatkan nilai cycle time menjadi tinggi sehingga perlu memperpendek jarak hauling untuk memperkecil cycle time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah produksi nikel setelah memperpendek jarak hauling serta merekayasa lalu lintas hauler dengan memperpendek jarak kurang dari 2,4 km. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penambangan 2 fleet di Site Pulau Pakal menggunakan 8 unit hauler dengan merekayasa lalu lintas (1,7 km) adalah 244.407 ton/bulan sehingga dapat memenuhi target produksi 230.691 ton/bulan. Hasil pengamatan lapangan dan digitasi jarak hauling menggunakan bantuan software surpac didapatkan jarak aktual hauling 2,4 km dengan cycle time 13,71 menit sedangkan dengan merekayasa lalu lintas hauling didapatkan jarak hauling 1,7 km dengan cycle time 11,17 menit. Hasil cycle time yang didapatkan dari merekayasa lalu lintas lebih kecil dari pada menggunakan jarak aktual sehingga produktivitas dapat meningkat.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Relayout Tata Letak Fasilitas Produksi untuk Meminimalisasi Material Handling di Pabrik Tahu Tradisional Pangkalan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tata letak fasilitas produksi merupakan aspek penting pada perancangan manufaktur. Ketidaktepatan merancang jalur-jalur produksi justru akan menimbulkan ketidakrapian dan kebingungan lalulintas aliran produk maupun material, sehingga peningkatan efisiensi dan efektivitas produksi tidak akan pernah tercapai. Pada lokasi penelitian ditemukan permasalahan tata letak fasilitas produksi, yang mana fasilitas yang harusnya berdekatan pada kenyataannya terletak berjauhan. Hal ini menyebabkan meningkatnya ongkos material handling, untuk itu perlu dilakukan relayout tata letak fasilitas produksi guna memperkecil ongkos material handling. Setelah dilakukan penelitian tentang relayout tata letak fasilitas produksi untuk meminimalisasi ongkos material handling, dapat ditarik kesimpulan bahwa ongkos material handling pabrik tahu mengalami penurunan setelah dilakukannya relayout. Ongkos material handling yang awalnya sebesar Rp. 94.785.701,- mengalami penurunan sebesar Rp. 63.765.996,- menjadi sebesar Rp. 31.019.705,-.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Residual Klorin Terhadap Kualitas Mikrobiologi pada Jaringan Distribusi Air Bersih

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desinfeksi merupakan proses pengolahan air yang bertujuan untuk membunuh mikrooganisme dalam air. Konsentrasi klor di sepanjang jaringan distribusi harus memenuhi baku mutu air minum Permenkes no. 492/MENKES/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum sebesar 0,2-0,5 mg/L. Dalam jaringan distribusi, air dapat mengalami kontaminasi seperti masalah kebocoran pipa. Ini merupakan celah bagi mikroorganisme dari luar masuk ke dalam jaringan pipa distribusi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas air dalam jaringan distribusi dan menganalisis penurunan klor dalam pipa jaringan distribusi. Metode penelitian dilakukan dengan analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu Dari penelitian didapatkan bahwa pada rentang baku mutu klor telah ditemukan kondisi air positif tercemar mikroorganisme pada jarak 0,5 Km dari reservoar. Ini membuktikan bahwa terjadi penurunan klor seiring bertambahnya jarak distribusi. Selain jarak, penurunan klor disepanjang jaringan distribusi juga dipengaruhi oleh kondisi pipa, kecepatan alir dan kondisi lingkungan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Geometri Peledakan untuk Mendapatkan Nilai Peak Particle Velocity (PPV) < 1 mm/s di PT. Multi Nitrotama Kimia Mining Services Jobs Site PT. Kuansing Inti Makmur, Kab. Muara Bungo, Jambi

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dilakukan di timur, PT. Kuansing Inti Makmur yang berlokasi di desa Tanjung Belit, Muara bungo, Jambi. Peledakan yang dilakukan belum dapat dikatakan berhasil, karena masyarakat disekitar tambang terganggu dengan ground vibration. PT. KIM menetapkan nilai Peak Particle Velocity (PPV) 1 mm/s. Syarat tersebut belum terpenuhi. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi geometri untuk memenuhi syarat tersebut. Pada tahap awal, dilakukan pengukuran lapangan terhadap nilai PPV yang dihasilkan oleh kegiatan peledakan di pit timur. Pengamatan terhadap jarak pengukuran nilai PPV dari lokasi peledakan dan jumlah bahan peledak yang meledak per delay. Hasil pengukuran lapangan terhadap nilai PPV selanjutnya dapat digunakan untuk nilai PPV pada peledakan selanjutnya di pit timur. Hasil evaluasi geometri pada kegiatan peledakan yang dilakukan di PT. MNK terdapat perubahan burden, spasing, stemming, kolom isian. Untuk geometri pertama dilakukan perubahan burden 5 m, spasing 6 m, stemming 4,5 m, kolom isian 3,5 m, mendapatkan nilai PPV 1,39 mm/s. Geometri kedua burden 4,5 m, spasing 5 m, stemming 4 m, kolom isian 3 m mendapatkan nilai PPV 1,08 mm/s. Geometri ketiga burden 4 m, spasing 4,6 m, stemming 3,6 m, kolom isian 3 m, mendapatkan nilai PPV 0,91 mm/s. Jumlah isian untuk menurunkan getaran tanah akibat peledekan bervariasi untuk jarak 950 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 20,81kg, untuk jarak 900 m memiliki isian bahan peledak sabanyak 18, 53 kg, untuk jarak 850 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 16, 39 kg, untuk jarak 800 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 14, 39 kg. Faktor-faktor untuk menurunkan getaran tanah akibat peledakan diantaranya: jumlah isian, geometri peledakan (burden, spasing, stemming, kedalaman kolom isian).

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi untuk Meminimalkan Biaya Material Handling (Studi Kasus di Pabrik Tahu Alami Lubuk Buaya)

2016•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rancang Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Untuk Meminimalkan Biaya Material Handling (Studi Kasus di Pabrik Tahu Alami Lubuk Buaya) Nama : Rizki Rahmandani NPM : 1210024425030 Dosen Pembimbing 1 : Riko Ervil, MT Dosen Pembimbing 2 : Meldia Fitri, ST, MP ABSTRAK Tata letak fasilitas yang baik dan sesuai dengan keadaan perusahaan merupakan salah satu faktor utama untuk mengoptimalkan waktu dan biaya produksi. Permasalahan yang ada pada pabrik tahu alami adalah tata letak beberapa fasilitas produksi yang seharusnya berdekatan pada kenyataannya berjauhan, seperti pada penempatan bahan baku dan perendaman dengan jarak sekitar 4 meter. Hal ini dapat mengurangi efisiensi kerja dalam perusahaan dan juga menimbulkan ongkos material handling yang cukup besar yaitu Rp 105.692.230. Untuk itu perlu dilakukan relayout tata letak fasilitas produksi agar dapat meminimalkan ongkos material handling dan melakukan perhitungan jarak perpindahan antar fasilitas. Dari tujuan penelitian merancang ulang tata letak fasilitas pabrik untuk meminimalkan biaya material handling dapat ditarik kesimpulan bahwa tata letak pabrik tahu alami mengalami penurunan biaya setelah dilakukannya perbaikan. Ongkos material handling untuk layout usulan sebesar Rp. 83.325.352. Sehingga dapat menurunkan ongkos material handling sebesar Rp 22.366.878.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail