ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Surya Global Makmur merupakan perusahaan bergerak dibidang pertambangan batubara. PT.Surya Global Makmur adalah menggunakan sistem tambang terbuka (Surface Mining).Sistem penambangannya dengan menggunakan metode Open Pit Mining. Dalam proses penambangan diperlukan suatu sistem penyaliran tambang, untuk mengendalikan air di area penambangan. Permasalahan dalam penambangan yang sering terjadi adalah tergenangnya air di pit, meningkatnya volume air yang terakumulasi pada sump , yang menyebabkan terganggunya aktivitas penambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis debit air yang masuk ke pit, menganalisis jumlah pompa yang dibutuhkan, dan mengetahui anggaran biaya operasional pompa. Adapun metode yang digunakan untu menghitung debit air yaitu dengan metode Log Person dan analisa curah hujan dengan metode Mononobe. Pengukuran debit air tanah menggunakan alat survey TS (Total Statoin). Dari hasil pengolahan data didapatkan jumlah debit total yang masuk ke area penambangan pit Timur PT. Surya Global Makmur sebesar 1134,29248 m³/jam yang dipengaruhi curah hujan yang tinggi 5 tahun terakhir sebesar 430 mm, intensitas curah hujan sebesar 39,512 mm/jam dan tangkapan hujan yang luas sebesar 3,13 Ha. Jumlah pompa yang digunakan untuk mengeluarkan air di pit Timur berjumlah 2 unit pompa Mitsubishi tipe 6D16, namun dengan kapasitas pompa 0.0836 m³/detik dan head total pompa sebesar 66,41 m, sehingga butuh penambahan 2 unit pompa yang sama. Biaya operasional pompa yang dikeluarkan pada saat pompa beropersi sebesar Rp. 103.074.000/ bulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Atika Tunggal Mandiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, yang lokasi Izin Usaha Penambangan operasi produksi batu Andesit dengan luas wilayah yang akan dilakukan usaha pertambangan ±99.50 hektar. Pada bulan Agustus tahun 2018 PT. Atika Tunggal Mandiri membuka pit ke 2, setelah dilakukan pengolahan data menggunakan software surpac 6.3.2 diketahui jumlah overburden di pit 2 pada PT. Atika Tunggal Mandiri sebanyak 174.232 ton/m3 dan volume batu Andesit yang dapat ditambang adalah 1.148.048 ton/m3, sehingga lama waktu penggalian berdasarkan kemampuan produktivitas alat berat yang digunakan adalah 5 bulan untuk pengupasan overburden dan 3 tahun untuk penggalian batu Andesit. Dalam perhitungan ekonomi biaya-biaya yang diperlukan dalam kegiatan penambangan secara umum yaitu biaya sewa alat, biaya perbaikan alat, dan biaya tenaga kerja dihitung terpisah dengan biaya overhead. Metode Full costing adalah metode penentuan harga pokok produk dengan memasukkan seluruh komponen biaya produksi sebagai unsur harga pokok yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik tetap. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode Full Costing didapatkan biaya operasional penambangan yang dikeluarkan di pit 2 pada PT. Atika Tunggal Mandiri setiap bulannya adalah Rp 887.008.000,-/bulan, sehingga didapatkan total biaya produksi Rp 1.395.376.929,- dan harga pokok batu Andesit adalah Rp 39.867,912,-/ton dengan target produksi 35.000 ton/bulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Nusa Alam Lestari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dengan mengunakan metode tambang bawah tanah. yang berada di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kabupaten Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Yang memiliki cadangan batubara sebesar 11.183.661 pada Januari 2009. Pada Januari-Setember tahun 2018 PT. Nusa Alam Lestari melakukan penambangan batubara dengan rencana produksi 38.613,15 ton batubara, dengan realisasi produksi yang tercapai sebesar 28.899,99tonbatubara.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis biaya operasional penambangan PT. Nusa Alam Lestari untuk mengetahui berapa biaya operasional pada Januari-Sebtember 2018 dan mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh PT. Nusa Alam Lestari.
Dari hasil pengolahan data komponen biaya yang dihitung untuk kegiatan operasional penambangan di PT. Nusa Alam Lestari danBiaya Logistik dan BBM, Biaya Alat Perlindungan Diri, Biaya Pengangkutan Bahan Galian Gaji Karyawan, Biaya Overhead, Biaya Pajak Dan Non Pajak,dengan total keseluruhan biaya sebesar Rp. 32.914.328.79 dan total keuntungan yang di peroleh pada Januari-September 2018 sebesar Rp. Rp.7.812.528.432. Total penjualan batubara pada bulan Januari-September tahun 2018 sebesar Rp. 38.761.510.643.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Bakapindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batukapur dengan target produksi 15.000 ton/bulan, dengan sistem tambang terbuka yaitu metode quarry. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain pengeboran serta peledakan batukapur, mencapai fragmentasi yang optimal dan menghitung biaya yang dikeluarkan untuk pengeboran serta peledakan batukapur. Untuk melakukan pemberaian batuan PT. Bakapindo melakukan pengeboran serta peledakan batukapur. Data yang diambil pada penelitian ini terdiri dari dua aspek yaitu aspek teknis dan ekonomis. Aspek teknis yaitu burden, spasi, kedalaman lubang ledak, panjang isian, stemming, subdrilling. Sedangkan aspek ekonomisnya data harga perlengkapan pengeboran serta peledakan dan data upah operator. Untuk pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung ke lapangan terutama mengenai biaya dari kegiatan pengeboran serta peledakan. Berdasarkan perhitungan geometri aktual, fragmentasi batuan ukuran 40 cm yang dihasilkan adalah sebesar 71,45 % dan geometri menurut persamaan RL Ash berukuran 40 cm adalah sebesar 80,67 %. Untuk biaya operasional pengeboran dan peledakan aktual adalah Rp. 83.847.650.- /bulan. Sedangkan biaya operasional pengeboran dan peledakan menurut persamaan RL Ash adalah Rp. 81.041.420.- /bulan.