Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: SNI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Intensitas Kebisingan di PT. Bakapindo, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bakapindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, yakni tambang Dolomite yang memiliki Surat Izin Usaha Pertambangan Daerah (SIPD) dari Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Barat dengan Nomor surat 303.545/10/DTB- 92 tanggal 19 Mei 1992. Dengan luas 75 ha, Terutama saat diadakannya kegiatan penambangan kuatnya suara (noise) yang dikeluarkan kegiatan tersebut mengakibatkan adanya keluhan sebagian masyarakat di area penambangan karena kebisingan akibat aktifitas penambangan. Terganggunya masyarakat akibat penambangan yang berdekatan langsung terhadap permukiman/perumahan penduduk yang berdampak pada lingkungan sekitar area perumahan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber kebisingan dan mengetahui pengaruh jarak terhadap sumber kebisingan di lokasi penambangan Jenis penelitian adalah penelitian terapan (applied research). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diolah secara langsung menggunakan data yang didapat dilapangan.yang menjadi sumber kebisingan di PT. Bakapindo berada pada Area peledakan dengan nilai intensitas kebisingan yang di dapat sebesar 113,3 dB sedangkan pengaruh jarak terhadap sumber kebisingan berada pada Area peledakan dengan jarak pengukuran 500 meter dengan nilai intensitas kebisingan di dapat sebesar 113,3 dB yang berdampak bising pada area lingkungan sekitar penambangan yakni pada berjarak 500-600 m dari lokasi penambangan terhadap perumahan penduduk kebisingan tersebut termasuk kebisingan sesaat yang ditimbulkan oleh aktifitas peledakan dan berdasarkan SNI 7570 : 2010 melebihi tingkat intensitas kebisingan ditetapkan SNI 7570 : 2010 di area peledakan sebesar 110 dB

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Limbah Batang Talas (Colocasia Esculenta) Menjadi CMC (Carboxy Methyl Cellulose)

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanfaatan Limbah Batang Talas (Colocasia Esculenta) Menjadi CMC (Carboxy Methyl Cellulose) Nama : Randi Permana Putra NPM : 1310024428028 Pembimbing I : Andi Irawan, MT Pembimbing II : Eka Rahmatul Aidha, M.Pd RINGKASAN Batang talas merupakan limbah, dimana mengandung selulosa dengan kadar 1 % yang pada umumnya belum dimanfaatkan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan selulosa dalam limbah batang talas sebagai bahan baku pembuatan karboksimetil selulosa (Na-CMC), serta karakteristik CMC seperti perolehan, kemurnian, kadar NaCl, derajat substitusi (DS), kekentalan, pH, kadar air, kemiripan gugus fungsi dengan pengujian menggunakan FTIR. Dalam prosesnya, limbah batang talas mula-mula dibuat menjadi tepung/ serbuk batang talas dengan jalan penghancuran dan pengeringan. Kemudian serbuk/ tepung batang talas tersebut mengalami proses alkalisasi. Alkalisasi dilakukan dengan mereaksikan selulosa dengan NaOH 10 - 40% dengan pelarut isopropil alkohol pada suhu 30 °C selama 90 menit, dilanjutkan eterifikasi dengan natrium kloroasetat 1-5 g pada suhu 50-80 °C selama 6 jam. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan rendemen dari CMC batang talas yakni 7,7% dan karakteristik CMC yaitu : kemurnian 95,57%; kadar NaCl 4,43%; DS 0,13; kekentalan 2 cP; pH 8; kadar air 5,1% dan kemiripan gugus fungsi dengan CMC dari Wako Pure Chemical Industries, Ltd. Berdasarkan hasil analisa laboratorium diatas termasuk dalam grade kedua menurut SNI 06-3736-1995.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail