ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kegiatan pengeboran merupakan salah satu faktor penting untuk pemenuhan produksi penambangan. Adanya perbedaan warna dan tingkat kekerasan batuan dilapangan menjadi hambatan untuk proses laju penembusan batuan pada mesin bor. Pengujian kuat tekan batuan adalah salah satu parameter penting dalam menentukan kelas massa batuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kuat tekan batuan terhadap laju penembusan pengeboran batuan pada penyediaan lubang ledak serta menganalisis efisiensi specific energy (SE) makanik mata bor dengan menggunakan metode terapan. Dari pengujian kuat tekan batuan menggunakan alat point load index (PLI) diperoleh nilai kuat tekan rata-rata untuk batuan A (4,42 Mpa) dan untuk batuan B (3,53 Mpa) sehingga nilai kuat tekan batuan A lebih besar dari batuan B. Untuk nilai laju penembusan dari hasil rata-rata uji batuan didapat (37,61) cm⁄menit untuk sampel A dan (58,95) cm⁄menit untuk sampel B.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Daerah Penelitian (PT. AICJ) berada di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mandapatkan stand-up time dan factor keamanan terowongan tambang bawah tanah di lubang tambang 01 PT. AICJ. Permasalahan yang terjadi di lapangan adanya runtuhan yang terjadi karena adanya rekahan-rekahan disekitar dinding terowongan hal ini disebabkan oleh aktivitas penambangan dan akan menyebabkan terjadinya runtuhan terhadap batuan, sehingga proses penambangan akan terganggu dan produktivitas batubara akan berkurang. Hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium UCS batubara diperoleh nilai 2,631 Mpa, batulanau 1,649Mpa dan batupasir 2,869Mpa. Hasil nilai rata-rata RQD untuk batubara sebesar 99,16% dan batulanau 98,54%. Dari hasil pnelitian yang sudah dilakukan didapatkan nilaiRock Massa Rating batubara dengan nilai 65 dengan stand-up time selama 10.000 jam/416,6 jam dengan span 3 m dan untuk Batulanau dengan nilai 58 dengan stand-up time selama 1500 jam / 62,5 jm dengan span 6 m. Dari hasil yang sudah didapatkan bahwa nilai faktor keamanan (strength factor) lubang tambang 01 PT.Allied Indo Coal Jaya termasuk dalam kategori aman yang memiliki nilai rata-rata 3,65.