Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: recovery
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Digging Time Terhadap Recovery Blasting dari Hasil Kegiatan Peledakan Overburden di PT. Harmoni Panca Utama Kalimantan Tengah

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan peledakkan PT. Harmoni Panca Utama saat ini menggunakan geometri peledakkan burden 8m, spasi 8,5m, power charge 4m, stemming 3m, subdrilling 0,5m dan kedalaman 8m serta tambahan seperti sumbat setinggi 1m menghasilkan nilai recovery blasting 87% dari target >92% dan digging time PC2000 14-15 detik dengan target 10-12 detik. Penetlitian bertujuan untuk mensimulasikan geometri peledakkan dan pola peledakkan untuk mendapatkan recovery blasting sesuai standar perusahaan data primer seperti geometri aktual, pola peledakkan aktual dan nilai digging time aktual. Rekomendasi geometri peledakkan dan variasi di dalam lubang tembak menggunakan geometri burden 8m, spasi 7m, power charge 3m, stemming 3m, subdrilling 0,5m dan kedalaman 7,5m serta tambahan “cap deck” . Sehingga kegiatan peledakkan dapat menghasilkan nilai digging time excavator PC2000 rata-rata 11 detik dan nilai recovery blasting 91,07% pada percobaan minggu pertama September 2022.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Proses Pencucian Pan American Jig untuk Meningkatkan Recovery pada Kapal Isap Produksi 20 Wilayah Operasi Kepri dan Riau PT. Timah Tbk

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Timah, Tbk, merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang penambangan timah. Proses pemisahan pada jig dipengaruhi beberapa variabel seperti panjang dan jumlah pukulan, ketebalan dan ukuran bed, kecepatan aliran horizontal, kebutuhan underwater dan feed rate. Air merupakan media utama pemisahan pada jig, sehingga kebutuhan air tambahan (underwater) memiliki peranan yang penting terhadap kecukupan air pada jig. Dalam proses penambangannya sekaligus dilanjutkan dengan proses pencucian untuk menghasilkan target recovery pencucian sebesar > 96% dengan kadar seluruh jig 20-30% Sn, sesuai dengan ketentuan perusahaan. Faktor pendukung kesuksesan pencucian ada pada proses jigging yaitu pengaturan parameter pada jig (kecepatan aliran, tebal bed, panjang pukulan, dan jumlah pukulan). Perolehan pada kondisi jig aktual nilai recovery seluruh jig adalah 93.39% artinya ada ketidaktercapaian target 2.61% dengan kadar akhir SnO2 25.11%. Penyebab ketidaktercapaian tersebut terdapat adanya nilai parameter jig diluar Standar Operasional Prosedur (SOP) dan banyak timah yang terbuang jadi tailing (looses) serta banyak mineral ikutan masuk kedalam jig. Untuk mendapatkan recovery dan kadar SnO2 optimum dilakukan perbaikan kondisi jig sesuai SOP dan kondisi jig simulasi. Perolehan recovery kondisi jig sesuai SOP sebesar 96,12% dan kadar konsentrat akhir SnO2 27.69%, serta perolehan recovery kondisi jig simulasi sebesar 97,31% dan kadar konsentrat akhir SnO2 28.01% itu artinya hasil kedua kondisi ini sudah sesuai dengan target perusahaan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Panjang dan Frekuensi Pukulan Pan American Jig untuk Meningkatkan Recovery Timah pada Washing Plant Unit Produksi Belitung PT. Timah Tbk

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengolahan pencucian bijih timah yang dilakukan PT Timah Tbk di Washing Plant Unit Produksi Belitung menggunakan alat Pan American Jig. perolehan recovery pencucian bijih timah yang tidak sesuai dengan Standart Opersional Prosedur (SOP) PT Timah Tbk, mengakibatkan perolehan recovery timah hasil pencucian jig menjadi menurun dimana bijih timah banyak terbuang ke tailing. Adapun alat pencucian bijih timah pada penelitian ini menggunakan jig dengan tipe alat Pan American Jig, diperoleh persen recovery hasil aktual kinerja jig yaitu 92,45% dengan dimana pada hasil obeservasi terhadap variabel jig pada panjang pukulan kondisi aktual diperoleh angka panjang pada Pka 1C 24 mm dan D 18 mm, Pka 2B 27 mm, Pki 1B 29 mm dan D 16 mm, Pki 2B 30 mm dan C 26 mm, CuKa C 7 mm, CuKi A 11 mm B 9 mm dan D 5 mm serta frekuensi pukulan kondisi aktual diperoleh pada Pka 1 112 Rpm dan Pki 1 115 Rpm tidak sesuai dengan standart opersional perusahaan sehingga dilakukan perbaikan didapat recovery sebesar 96%, selanjutnya peneliti melakukan analisis untuk meningkatkan recovery timah dilakukan 2 kali percobaan dimana panjang pukulan dinaikan 5 dan 10 mm serta penurunan frekuensi sebesar 5 dan 10 Rpm dari standart operasional prosedur PT Timah Tbk. Maka setelah dilakukan perubahan pada alat jig di dapat nilai optimal panjang dan frekuensi pukulan yang optimal untuk meningkatkan recovery yaitu pada percobaan 1 dengan kenaikan panjang pukulan 5 mm dan penurunan 5 Rpm diperoleh recovery sebesar 97,32%, dan pada percobaan 2 dengan kenaikan 10 mm panjang pukulan dan 10 Rpm frekuenis pukulan di peroleh recovery sebesar 96,24%.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Kinerja Jig Kapal Isap Produksi Timah 16 Unit Penambangan Laut Bangka PT. Timah (Persero) Tbk Provinsi Bangka Belitung

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN TEKNIS KINERJA JIG KAPAL ISAP PRODUKSI TIMAH 16 UNIT PENAMBANGAN LAUT BANGKA (Studi Kasus PT. Timah (Persero) Tbk)                                                                                        Nama             : Rifky Andry                                                                                       NPM              : 1210024427046                                                                                       Pembimbing I  : Drs. Murad MS, MT                                                                                       Pembimbing II : Refky Adi Nata, ST, MT RINGKASAN PT Timah (Persero) Tbk adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang pertambangan atau ekplorasi timah. Proses penambangan dilakukan di lepas pantai (off shore) menggunakan Kapal Keruk (KK), Kapal Isap Produksi (KIP), Bucket Wheel Dregde (BWD) dan di darat menggunakan pompa semprot (Gravel Pump).Pencucian bijih timah merupakan bagian dari penambangan di objek produksi. Material bijih timah yang ditambang di lepas pantai (off shore) adalah material lepas dan tidak kompak, sehingga proses penambangan dan pencucian harus benar-benar dimaksimalkan untuk menghindari material yang terbuang (losses). Alat konsentrasi pada kapal isap produksi terdiri dari tiga jenis, yaitu saring putar, jig, dan pompa. Jig yang digunakan pada kapal isap produksi terdiri dari dua tingkatan yaitu jig primer dan jig clean up.Indikator keberhasilan dalam proses pencucian yang merupakan bagian dari sistem operasi produksi di kapal isap produksi yaitu jumlah bijih didapatkan dan kadar Sn yang tinggi. Pengoperasian pada proses pencucian dari alat pemisah ini berhubungan dengan nilai variabel-variabel dan kinerja jig. Adapun nilai variabel-variabel dari kinerja jig yaitu: kecepatan aliran, panjang pukulan, jumlah pukulan dan tebal bed.Dalam proses pencucian bijih timah, konsentrat tidak sepenuhnyabersih dari mineral pengotor dan sebaliknya pada tailing juga masih terdapat mineral utamanya. Hal ini bisa dikarenakan alat dan ariabel jig yang digunakan dalam proses pencucian kurang baik dan pengaruh kondisi dari umpan sehingga terjadinya losses pada saat proses pencucian. Recovery yang dihasilkan dari hasil pencucian berada di bawah standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitusebesar 93%. Maka dari itu diperlukan evaluasi variabel jig dalam proses pencucian untuk mengetahui losses yang terjadi dan meningkatkan recovery bijih timah.Setelah dilakukan evaluasi terhadap kinerja jig pada KIP timah 16 recovery meningkat menjadi 97,88%, produksi meningkat menjadi 56 kampil/hari dan pendapatan menjadi Rp 2.463.525.000. Dimana persentase recovery meningkat sebesar 5,1% dari sebelumnya. 

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail