Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Asia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Efisiensi Kerja dan Produktifitas Pengangkutan Batubara dengan Exavator Dump Truck pada Tambang Terbuka di PT. Karya Bumi Baratama Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Karya Bumi Barata merupakan perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi III yang ditandangani oleh PT Karya Bumi Baratama dengan Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1999, dengan wilayah penyelidikan yang terletak di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi dan Kabupaten Musirawas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa waktu hambatan, Cycle Time, produktivitas alat dan keserasian alat sebelum dan sesudah perbaikan. Dari hasil penelitian telah didapatkan waktu hambatan sebelum dan sesudah perbaikan pada alat gali muat sebesar 146 menit dan alat angkut 131 menit, setelah dilakukan perbaikan pada alat gali muat menjadi 92 menit dan alat angkut 68 menit, sedangkan Cycle Time sebelum perbaikan pada alat gali muat 32 detik dan alat angkut 1.027 detik dan setelah perbaikan Cyle time alat gali muat menjadi 29 detik dan alat angkut 971 detik. Effesiensi alat gali muat sebelum perbaikan adalah 90% dengan produktivitas sebesar 463 Bcm/jam dan effesiensi alat angkut 90% dengan produktivitas 645 Bcm/jam dengan keserasian alat 0,85 dan seletah dilakukan perbaikan effesiensi alat gali muat menjadi 93% dengan produktivitas 553 Bcm/jam dan alat angkut 95% serta produktivitas nya 723 Bcm/jam dan faktor keserasian alat menjadi 1,0.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Faktor Keserasian (Match Factor) Antara Excavator Kobelco SK 330 dengan Dump Truck Fusso 220 PS Pada Kegiatan Penambangan Batubara di PT. Minemex Indonesia

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam melakukan operasi produksi batubara PT. Minemex Indonesia menggunakan alat mekanis yang terdiri atasExcavatorKobelco SK 300 PC 1 unit, bulldozer D65 DX 1 unit, Grader G930 1 unit, Dump Truck Fusso 220 PC 5 unit.Pada bulan Agustus tahun 2017PT. Minemex Indonesia menetapkan target produksi batubara mencapai 100.000 ton/bulan dan pengupasan overburden mencapai 380.000 bcm bulandengan stripping ratio sebesar 2. Maka sekiranya perlu diadakan analisa teknik terhadap kebutuhan alat muat ExcavatorKobelco SK 330 dan alat angkut Dump Truck Fusso 220 PCpada penambangan batubara pada PT. MMI Indonesia. Hal ini dikarenakan berdasarkan kenyataan yang ada di lapangan masih sering terjadinya tidak keserasian kerja antara alat muat dan alat angkut dikarenakan adanya peralatan yang tidak bekerja dengan efisien.Faktor keserasian alat yang tidak serasi (Macth Factor) lebih kecil dari 1 menyebabkan alat muat menunggu. Berdasarkan perhitunganya, faktor keserasian eexcavator cobelco SK 330 dan dump truck fusso 220 PC untuk produksi batubara pada PT. Minemex Indonesia adalah sebesar 0,71. Jumlah alat muat dan alat angkut yang dibutuhkan untuk mencapai faktor keserasian adalah 1 unit untuk alat muat dan 7 unit untuk alat angkut.Produksi Dump Truck Fusso 220 PC sebesar 31.549,2 ton/bulan dengan jumlah alat angkut sebnayak 5 unit. Setelah dilakukan penambahan alat angkut menjadi 7 unit maka produksi menjadi 44.168,88 ton/bulan

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor Keserasian Alat dalam Perencanaan Pengadaan Alat Muat dan Alat Angkut pada Rencana Kegiatan Penambangan Bijih Tembaga PT. Intan Borneo Internasional di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT.Intan Borneo Internasional adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan mineral yaitu pertambangan bijih tembaga, yang terletak di nagari sibarambang kecamatan x koto di ateh kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. PT.Intan Borneo Internasional belum melakukan kegiatan penambangan pada saat ini, pada perencanaan penambangan nanti PT.Intan Borneo Internasional akan melakukan kegiatan penambangan menggunakan sistem tambang terbuka dengan mengikuti arah dan kemiringan batuan. dari hasil eksplorasi wilayah IUP pertambangan bijih tembaga seluas 6.745 Ha, yang memiliki luas area pit penambangan 966 Ha.terdapat dua pit penambangan pit 1 seluas 859 Ha,pit 2 seluas 107 Ha dengan total jumlah cadangan kedua pit 2.467.416.00M³. Cadangan tersebut belum ditambang untuk proses produksi, kondisi itu kelihatan harus adanya jumlah kebutuhan alat muat dan alat angkut yang akan digunakan. Untuk itulah dalam penelitian ini dilakukan analisis mengenai perencanaan pengadaan alat muat dan alat angkut untuk menentukan jumlah alat muat dan alat angkut yang akan digunakan dalam kegiatan penambangan nanti, untuk memenuhi sasaran produksi yang ditetapkan perusahaan, perlu ditentukannya faktor keserasian kerja antara alat muat dan alat angkut agar target produksi dapat tercapai.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail