Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Kecelakaan Kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Job Safety Analysis ( JSA ) sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja dan Perbaikan Keselamatan Kerja pada Pelaksanaan Praktikum di Laboratorium SMK SMAK Padang

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting sekali dalam pekerjaan, terutama didalam laboratorium khususnya laboratorium kimia. Laboratorium merupakan satu kesatuan ruangan yang tidak bisa dipisahkan dari SMK SMAK Padang. Dalam laboratorium harus mempunyai sistem pengelolaan yang baik dan terarah sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan benar dan maksimal. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu tingginya potensi bahaya dan kecelakaan kerja pada aktifitas penentuan kadar protein, penetuan kadar lemak dan penetuan trayek pH, aktivitas tersebut memiliki potensi membahayakan siswa. Pemahaman akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri belum maksimal untuk dilaksanakan pada saat praktikum berlangsung dan masih minimnya slogan-slogan serta himbauan tentang K3 di laboratorium kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan JSA untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya selama menjalankan pratikum di laboratorium. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pratikum Kimia berpotensi bahaya terjadi pada tahap persiapan yang diidentifikasi seperti terkena zat sisa, alat pecah & rusak, bahan tumpah, iritasi dan terpeleset. Potensi bahaya yang terjadi pada tahap persiapan selain dapat disebabkan dari alat dan bahan yang siswa gunakan, juga dapat diakibatkan oleh sikap siswa selama memulai tahap persiapan praktikum. Perbedaan potensi bahaya yang sudah di identifikasi membuat analisis berbeda di setiap langkah kerja pada tahapan kegiatan praktikum. Yang paling dominan dari analisis potensi bahaya di setiap langkah kerja pada tahap persiapan. Mempersiapkan alat-alat laboratorium. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah potensi bahaya pada saat mempersiapkan alat-alat yaitu dengan membawa alat-alat tersebut dengan baik dan benar serta menggunakan wadah agar mengurangi resiko alat jatuh dan pecah. Setiap bahan kimia harus diletakkan sesuai dengan jenis dan karakteristiknya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Dengan Pendekatan Job Safety Analysis (JSA) (Studi Kasus di PT. Batang Hari Barisan)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Batang Hari Barisan Padang bergerak di bidang pengolahan bahan baku getah karet. PT. Batang Hari Barisan Padang memproduksi satu jenis produk, yaitu produk SIR.20. Proses produksi pengolahan karet setengah jadi terdapat bebarapa kecelakaan kerja.Masalah yang dialami oleh karyawan adalah terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan terjadinya gangguan pada bagian produksi. Ini dikarenakan kurangnya kesadaran karyawan akan keselamatan dalam bekerja.Pada penelitian ini penulis melakukan analisa penyebab terjadinya kecelakaan dengan menggunakan diagram fishbone dan menghitung jumlah jenis keecelakaan yang dominan dengan menggunakan diagram pareto di bagian produksi di PT. Batang Hari Barisan Padang. Untuk mengurangi kecelakaan tersebut di terapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan menggunakan pendekatan Job Safety Analysis(JSA). Dengan harpan dapat menambah kesadaraan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan Penyakit Akibat Kerja, sehingga dapat meningkatkan kesadaran pekerja bahwasanya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting. Pentingnya pengawasan dari pihak perusahaan terhadap tenaga kerja yang melanggar aturan.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Faktor Pengetahuan K3, Sikap, Perilaku, Pengawasan dan Dampak Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada PT. Lembah Karet Jalan By Pass KM.22

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan, karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga perusahaan. PT. Lembah Karet adalah salah satu perusahaan swasta nasional yang mengolah dan memproduksi karet mentah menjadi karet remah (crumb rubber) dan karet SIR 20 terbesar di Kota Padang. Adapun masalah yang terjadi di PT Lembah Karet diantaranya adalah Masih adanya karyawan PT. Lembah Karet yang tidak penggunaan alat-alat keselamatan kerja sehingga data kecelakaan dari tahun ketahun selalu terjadi yang mengakibatkan tingkat kecelakaan lebih tinggi karena kebanyakan karyawan tidak menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan k3, sikap, perilaku, pengawasan, dampak terhadap penggunaan APD di PT. Lembah Karet padang dan menghitung besar pengaruh pengetahuan k3, sikap, perilaku, pengawasan, dampak terhadap APD di PT. Lembah Karet Padang. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Pengetahuan K3, Sikap, Perilaku, Pengawasan dan Dampak berpengaruh terhadap Alat Pelindung Diri di PT. Lembah Karet cabang padang dengan persentase 74,1 % yang mana 25,6 % lagi diterangkan oleh faktor-faktor yang tidak dipengaruhi oleh alat pelindung diri di PT. Lembah Karet Padang.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus di Bengkel Bina Karya)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Risiko kecelakaan kerja selalu menimbulkan kerugian terhadap perusahan, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meminimalisasi terjadinya dampak pada risiko dominan yang terjadi di perusahaan. Tidak semua kecelakaan kerja menimbulkan luka-luka, namun ada juga yang mengakibatkan kerusakan material, peralatan dan lingkungan. Namun dalam hal ini kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka-luka menjadi perhatian agar dapat mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kerja. Pengidentifikasian bahaya sebelum dan sesudah bahaya terjadi merupakan inti dari sebuah kegiatan pencegahan kecelakaan. Akan tetapi identifikasi ini bukan ilmu pasti. Hal ini merupakan kegiatan subjektif, dimana bahaya yang teridentifikasi bisa saja berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Selanjutnya dari inspeksi sebelumnya dapat dibandingkan atau dikembangkan menjadi bahan acuan untuk tindakan korektif agar kecelakaan yang sama tidak terulang lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kejadian risiko K3 yang terjadi pada Bengkel Bina Karya. Setelah itu dilakukan penilaian terhadap kejadian risiko yang muncul, kemudian dicari faktor risiko yang dominan untuk meminimalisasi dampak terjadinya risiko tersebut dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Sedangkan identifikasi kejadian risiko dari nilai RPN tertinggi digunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari analisis FMEA mendapati bahwa kejadian kecelakaan kerja paling tinggi yang pernah terjadi pada Bengkel Bina Karya adalah kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas dengan nilai RPN sebesar 106,87. Selanjutnya dilakukan wawancara dengan pihak Bengkel Bina Karya untuk mengetahui potensi-potensi penyebab terjadinya kecelakaan kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas yang kemudian disusun menggunakan metode FTA sehingga menghasilkan 13 kombinasi penyebab kecelakaan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dalam Meminimalisir Tingkat Kecelakaan Kerja pada Lantai Produksi di PT. Gunung Naga Mas, Kecamatan Pauh Padang

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisa Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dalam Maminimalisir Tingkat Kecelakaan Kerja pada Lantai Produksi di PT. Gunung Naga Mas, Kecamatan Pauh Padang

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail