Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: surfer
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Simulasi Model Penyebaran Total Suspended Particulate (TSP) Menggunakan Model Dispersi Gauss dan Pemetaan Surfer 15 di Kec. Lubuk Begalung, Kota Padang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pencemaran udara merupakan salah satu bentuk polusi paling berbahaya dan mengkhawatirkan. Penyebab pencemar udara salah satunya adalah debu atau Total Suspended Particulate (TSP) yaitu partikel berdiameter < 100 μm. TSP menyebabkan gangguan penglihatan dan saluran pernafasan seperti penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Sesuai data BPS Kota Padang Tahun 2018 ISPA merupakan keluhan tertinggi di Kec. Lubuk Begalung yaitu sebanyak 5.534 kasus (28%). Pada Kec. Lubuk Begalung terdapat aktivitas industri dan transportasi yang merupakan sumber pencemaran udara. Namun, belum ada pemantauan pencemaran udara yang dapat mengambarkan pencemaran udara yang terjadi, sehingga perlunya dilakukan simulasi pencemaran udara. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui konsentrasi pencemaran TSP udara ambien dan menganalisis pola sebaran pencemaran udara di Kec. Lubuk Begalung, Kota Padang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana inventarisasi emisi dan data meteorologinya dianalisis menggunakan persamaan model dispersi Gauss dan software surver 15. Sebaran TSP maksimum hasil pengukuran dan permodelan adalah 113,42 μg/m3 dan 27,16 μg/m3. Hasil ini menyatakan konsentrasi TSP masih dibawah BMUA Nasional pada PP RI No 41 Tahun 1999 yaitu sebesar 230 μg/m3 (masih dalam kondisi baik). Hal ini berbeda dengan penelitian sebelumnya karena pada penelitian ini hanya memperhitungkan sumber dari emisi industri tanpa sumber pencemaran lainnya. Hasil dari kontur sebaran TSP bergerak semakin naik ke arah Barat Daya dari sumber emisi dan mencapai konsentrasi maksimum pada titik koordinat (-0,98103 0S, 100,34567 0E), ini sesuai dengan arah angin dominannya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pemetaan Sebaran Kebisingan dan Kelembaban Pada Penambangan Batu Andesit di PT. Bintang Sumatra Pacific Pangkalan Koto Baru

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bintang Sumatra Pacific merupakan perusahaan tambang batuan andesit, pada proses penambangan beberapa kegiatan produksi pekerja masih belum banyak yang memakai alat pelindung diri (APD), seperti pada kegiatan pemboran pekerja tidak memakai alat pelindung telinga, mata dan mulut. Dalam proses penambangan dapat menimbulkan tekanan lingkungan yang berdampak fisik maupun non fisik, bentuk tekanan lingkungan dapat berupa kebisingan dan kelembaban. Pada proses kegiatan produksi pekerja masih belum banyak yang memakai alat pelindung diri (APD), seperti pada kegiatan pemboran pekerja tidak memakai alat pelindung telinga, mata dan mulut. Di lokasi yang menjadi objek penelitian beberapa masih melebihi nilai ambang batas, seperti tingkat kebisingan pada area pemboran 99.1 dBA dan lintasan kerja 96.3 dBA. Tujuan penelitian ialah mengidentifikasi bahaya tingkat kebisingan, kelembaban, mengetahui persepsi para pekerja dan memetakan hasil tingkat kebisingan dan kelembaban menggunakan software surfer 11. Dari hasil penelitian tingkat kebisingan melebihi nilai ambang batas pada area bengkel 86.04 dB, pemboran 97.18 dB, lintasan kerja 96.35 dB, dan area peledakan 60,9 dB dan tingkat kelembaban masih berada dibawah 85% nilai ambang batas. Pemetaan menunjukkan tiga warna yaitu warna biru 60 – 72 dB, area warna hijau 72 - 82 dB, area warna orange 84 – 92 dan area warna merah 94 – 100 dB. Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-51/MENAKER/1999 sebagai acuan ambang batas kerja maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kebisingan melebihi nilai ambang batas, tingkat kelembaban dibawah ambang batas dan persepsi pekerja yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail