Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SE

169 karya publik ditemukan.

2026: 142025: 202024: 262023: 122022: 252021: 72020: 92019: 372018: 62017: 102016: 3

Perancangan Sequence Triwulan Untuk Penjadwalan Produksi Pit Timur Pt. Allied Indo Coal Jaya, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

PT. Allied Indo Coal menggunakan dua metode penambangan yaitu metode tambang bawah tanah (underground mining) dan metode tambang terbuka (surface mining). PT. Allied Indo Coal memiliki 5 lapisan seam yaitu, yaitu Seam B1, Seam B2, Seam B3, Seam C1 dan Seam C2 dengan kalori berbeda-beda berkisar 7800 KKal/Kg hingga 5600 KKal/Kg. Tujuan pembuatan Sequence adalah agar pit lebih mudah ditangani dalam bentuk unit-unit yang lebih kecil, proses pembuatan Sequence dipengaruhi nilai Stripping Ratio (SR) dan target produksi perusahaan. Untuk memudahkan penulis dalam pengolahan data, penulis menggunakan Ms. Excel sebagai tools untuk pengolahan data primer, sedangkan untuk pengolahan data sekunder penulis menggunakan perangkat lunak atau software tambang yaitu Minescape 5.7 Rancangan Design Pit Limit pada bagian central atau tengah telah menyentuk batas akhir penambangan yaitu seam C2 Batubara. Jumlah cadangan batubara dan volume overburden berdasarkan design pit limit yaitu sebesar 737.637 Ton Batubara dan 8.770.646 Bcm overburden. Berdasarkan cadangan batubara dan target produksi triwulan umur tambang hanya akan mencapai 6 triwulan. Untuk mencapai target produksi kegiatan penambangan, kegiatan coal getting dikerahkan sebanyak 1 fleet yang mana terdiri dari 3 Dump Truck Hino FM260JD yang dilayani oleh excavator Komatsu PC210. Dan untuk kegiatan Overburden removal dikerahkan sebanyak 10 Fleet dimana masing-masing fleet terdiri dari 5 unit Dump Truck Isuzu Giga FVS285 yang dilayani oleh 1 Excavator Komatsu PC400. Sequence, Triwulan, Desain Pit, Batubara

Analisis Kuat Tekan Batuan Terhadap Laju Penembusan Batuan di PT. Bintang Sumatra Pacifik

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kegiatan pengeboran merupakan salah satu faktor penting untuk pemenuhan produksi penambangan. Adanya perbedaan warna dan tingkat kekerasan batuan dilapangan menjadi hambatan untuk proses laju penembusan batuan pada mesin bor. Pengujian kuat tekan batuan adalah salah satu parameter penting dalam menentukan kelas massa batuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kuat tekan batuan terhadap laju penembusan pengeboran batuan pada penyediaan lubang ledak serta menganalisis efisiensi specific energy (SE) makanik mata bor dengan menggunakan metode terapan. Dari pengujian kuat tekan batuan menggunakan alat point load index (PLI) diperoleh nilai kuat tekan rata-rata untuk batuan A (4,42 Mpa) dan untuk batuan B (3,53 Mpa) sehingga nilai kuat tekan batuan A lebih besar dari batuan B. Untuk nilai laju penembusan dari hasil rata-rata uji batuan didapat (37,61) cm⁄menit untuk sampel A dan (58,95) cm⁄menit untuk sampel B.

Aplikasi SWMM dalam Perencanaan Drainase Perkotaan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sistem Drainase Perkotaan adatah prasarana yang terdiri dari kumpulan sistem saluran di dalam kota yang berfungsi mengeringkan tahan perkotaan dari banjir/genangan akibat hujan dengan cara mengalirkan kelebihan air permukaan ke badan air melalui sistem saluran-saluran tersebut. Sistem drainase perkotaan melayani pembuangan kelebihan air pada suatu kota dengan cara mengalirkannya melalui permukaan tanah atau lewat di bawah permukaan tanah, untuk dibuang ke sungai, danau dan laut. Kelebihan air tersebut dapat berupa air hujan, air limbah domestik maupun air limbah industri. Saat ini masih banyak yang menggunakan sistem drainase konvensional, dimana air yang jatuh ke tanah hanya dialirkan secepat mungkin menuju ke sungai tanpa memperhitungkan konsep konservasi air. Dengan perkembangan berpikir yang komprehensif serta adanya dorongan semangat dalam mengantisipasi permasalahan yang ada maka diperlukan perubahan konsep drainase menuju drainase yang berwawasan lingkungan. Banyak sekali hal-hal yang dapat dilakukan demi mewujudkan drainase yang berwawasan lingkungan seperti, menampung dalam tampungan buatan atau badan air secara alamiah, menampung dalam bak tandon air yang bisa langsung untuk digunakan, serta meresapkan dan mengalirkan ke sungai terdekat tanpa menambah beban pada sungai yang bersangkutan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi keadaan saluran drainase tersebut apakah cukup memadai atau tidak jika ditinjau dari curah hujan yang terjadi beberapa tahun belakangan dengan menggunakan model EPA SWMM 5.1 yang mampu menganalisis permasalahan kuantitas limpasan daerah perkotaan. Menggunakan EPA SWMM, kondisi yang terjadi di lapangan dapat dimodelkan dengan memasukkan parameter-para meter yang tercatat pada kondisi di lapangan. Selain itu, dengan menggunakan model ini, sistem jaringan drainase dapat disimulasikan ke dalam suatu sistem yang terintegrasi. Buku teks ini dapat digunakan untuk mahasiswa sarjana, mahasiswa pascasarjana dan praktik insinyur. Buku ini sangat lengkap mencakup penerapan dan perencanaan drainase perkotaan dengan aptikasi EPA SWMM dan dilengkapi dengan contoh perencanaan yang detail. Keunggulan dari buku ini adalah desain perencanaan yang lengkap baik menggunakan green structure maupun grey structure, sehingga pembaca mempunyai alternatif pilihan bangunan apa yang tepat untuk mengantisipasi perencanaan saluran drainase yang ramah lingkungan tersebut.