WULAN DIAN UTAMI
2026 · Book · Open Access
Limbah cair rumah sakit mengandung berbagai zat pencemar seperti senyawa organik dan padatan tersuspensi yang dapat mencemari lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu metode pengolahan limbah yang efektif dan ramah lingkungan adalah adsorpsi, khususnya dengan menggunakan bahan alami seperti arang aktif tempurung kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu kontak terhadap penurunan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Suspended Solids (TSS) pada limbah cair Rumah Sakit X dengan menggunakan arang aktif tempurung kelapa sebagai adsorben. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi waktu kontak 5, 10, 15, 20, dan 25 menit. Dosis adsorben yang digunakan sebesar 15 gram dalam 250 ml limbah cair. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin lama waktu kontak, maka semakin besar penurunan kadar COD dan TSS. COD awal sebesar 169,008 mg/L menurun hingga 22,132 mg/L, sedangkan TSS awal sebesar 100,97 mg/L menurun hingga 23,14 mg/L. Efisiensi penurunan tertinggi terjadi pada waktu kontak 25 menit dengan efisiensi 86,91% untuk COD dan 77,08% untuk TSS. Namun, waktu kontak 20 menit telah menunjukkan hasil yang optimal karena sudah memenuhi baku mutu lingkungan dengan efisiensi tinggi dan waktu proses yang lebih efisien. Penelitian ini membuktikan bahwa arang aktif tempurung kelapa efektif dalam menurunkan kadar COD dan TSS pada limbah cair rumah sakit serta mendukung penggunaan bahan lokal dalam teknologi pengolahan air limbah.
ZIKRIL HIDAYAT
2026 · Book · Open Access
PT. Atika Tunggal Mandiri adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu
Andesit yang berlokasi di Jorong Lubuak Jantan, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto
Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Dengan sistem penambangan terbuka
menggunakan metode quarry, proses penambangan ini membutuhkan kondisi geometri jalan angkut
yang baik agar proses pengangkutannya menjadi ideal sebagaimana yang sudah di atur oleh kepmen
ESDM No.1827/K/MEM/ 2018 dikarenakan geometri jalan sangat berpengaruh signifikan terhadap
produktivitas. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan langsung dilapangan untuk
memperoleh data berupa lebar, dan panjang jalan sebanyak 23 segmen pada Pit 2 sepanjang 800
meter, cycle time alat angkut, serta kemiringan jalan. Setelah dilakukan pengolahan data maka di
dapatkan beberapa segmen jalan yang bermasalah seperti segmen (F-G), (I-J), (L-M) pada kondisi
lurus yang direkomendasikan dilakukan pelebaran jalan sesauai rekomendasi sebesar 9,75 meter,
untuk jalan tikungan harus dilakukan pelebaran sesuai rekomendasi 15,68 meter, Dan untuk
kemiringan jalan pada segmen (M-N), (N-0), (T-U), dan segmen (U-V) agar di turunkan sesuai
rekomedasi yaitu tidak boleh lebih dari <12%, dari perhitungan didapatkan produktivitas aktual alat
angkut sebesar 175,05 ton/Bulan sehingga target belum tercapai sebesar 200 ton/Bulan, Setelah
dilakukannya beberapa perbaikan jalan sesuai kepmen ESDM No.1827/K/MEM/ 2018 didapatkan
produktivitas sebesar 203,37 ton/Bulan sehingga sudah mencapai target perusahaan
DESTIA YOLANDRA
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini dilakukan di PT. Nusa Alam Lestari, Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Untuk menanggulangi air asam tambang (AAT) yang memiliki pH AAT 4,16 dengan kadar TSS tinggi, jauh di bawah baku mutu berdasarkan Kepmen LH No. 113 Tahun 2003. Tujuan penelitian adalah menganalisis kualitas AAT, menentukan kebutuhan dosis kapur tohor (CaO), serta mengevaluasi efektivitas netralisasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel di inlet dan outlet settling pond, pengukuran pH lapangan, serta analisis laboratorium terhadap parameter TSS, Fe, dan Mn. Data sekunder diperoleh dari peta IUP, curah hujan, dan debit limpasan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penambahan kapur tohor, pH air tambang sangat asam (4,16) dan belum memenuhi standar. Setelah pemberian kapur tohor dengan dosis terukur 392,04 g/L, pH meningkat signifikan hingga rata-rata 6 (netral) dan memenuhi baku mutu lingkungan. Selain itu, kadar TSS, Fe, dan Mn terukur masih berada dalam ambang batas yang ditetapkan. dosis yang digunakan adalah 0,06-0,1 g/l, untuk kebutuhan kapur tohor untuk menetralkan air asam tambang dalam satu bulan sebesar 251-418 karung/bulan. Dan satu hari sebanyak 16- 26 karung/hari. Pada percobaan variasi dosis kapur yang dilakukan memiliki keterikatan terhadap nilai Fe, Mn, dan TSS. Pada kondisi dosis yang semakin tinggi juga akan semakin menurunkan nilai Fe, Mn dan TSS beriringan dengan kenaikannya nilai pH. Biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan pengolahan air asam tambang pada kondisi yaitu Rp.188.179,2 /bulan. rekomendasi yaitu seharusnya dilakukan setiap hari agar mengetahui kualitas air asam tambang, agar kualitas air selalu terjaga sebelum dialirkan ke lingkungan.
ADILLA PUTRI
2026 · Book · Open Access
PENGARUH WAKTU TERHADAP KUALITAS ASAP CAIR DARI LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG MENGGUNAKAN PIROLISIS
Nama : Adilla Putri
Npm : 2110024428005
Dosem Pembimbing 1 : Hendri Sawir, ST, M.Si
Dosem Pembimbing 2 : Vina Lestari Riyandini, MT
ABSTRAK
Limbah tempurung kelapa dan tongkol jagung merupakan biomassa yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu metode pengolahannya adalah melalui pirolisis untuk menghasilkan asap cair yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengawet alami dan antibakteri. Kualitas asap cair sangat dipengaruhi oleh lama waktu pirolisis, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu pirolisis terhadap kualitas asap cair yang dihasilkan. Proses pirolisis dilakukan pada suhu ±250°C dengan variasi waktu 60, 90, 120, dan 150 menit menggunakan 600 gram tempurung kelapa dan 400 gram tongkol jagung. Parameter mutu yang diuji mengacu pada SNI 8985:2021 meliputi warna, bahan terapung, pH, berat jenis, kadar asam asetat, kadar fenol, dan rendemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lamanya waktu pirolisis memengaruhi seluruh parameter kualitas asap cair. Nilai pH menurun dari 1,58 menjadi 1,20, sedangkan berat jenis, kadar asam asetat, kadar fenol, dan rendemen meningkat hingga waktu optimum 120 menit, kemudian cenderung stabil. Rendemen yang diperoleh berturut-turut sebesar 0,082%, 0,131%, 0,154%, dan 0,156%. Waktu pirolisis terbaik dicapai pada 120 menit dengan pH 1,25, berat jenis 0,488 g/mL, kadar asam asetat 8,65%, dan fenol 4,27%. Seluruh sampel memenuhi standar mutu SNI dengan warna kuning kecoklatan dan tanpa bahan terapung. Dengan demikian, waktu pirolisis berpengaruh nyata terhadap karakteristik kimia dan rendemen asap cair, serta dapat dijadikan acuan dalam pengembangan produksi asap cair dari limbah biomassa secara berkelanjutan.
CACA SEPMAWATI
2026 · Book · Open Access
Di era digital saat ini, sistem informasi berbasis web menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam dunia bisnis dan pendidikan. PT.Telkom, sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, memiliki program magang yang diperuntukkan bagi siswa, mahasiswa dan lulusan baru. Program magang ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata, meningkatkan keterampilan, dan membuka peluang karir industri telekomunikasi. Telkom Kota Solok belum memiliki sistem informasi yang dapat menunjang dan membantu dalam proses pendaftaran serta penerimaan magang dari para pendaftar. Sehingga para pendaftar kesulitan dalam melakukan pendaftaran, para pendaftar melakukan pendaftaran secara manual yaitu dengan datang langsung ke PT.Telkom Kota Solok serta membawa surat permohonan dan syarat-syarat tertentu yaitu surat pengantar dari kampus, transkrip nilai, KTP, bahkan keterampilan khusus yang diperlukan untuk mengajukan pendaftaran magang. Maka dibuatlah sebuah sistem informasi pendaftaran untuk memudahkan calon peserta dalam melakukan pendaftaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merancang sistem informasi pendaftaran magang berbasis web yang dapat mempermudah dalam proses pendaftaran magang di PT.Telkom. Metode yang digunakan adalah metode waterfall. Hasil akhir dari sistem informasi pendaftaran magang dengan adanya aplikasi sistem informasi pendaftaran magang pada PT.Telkom Indonesia Solok dapat mempermudah peserta dalam melakukan pendaftaran seperti penginputan data diri dan penginputan surat. Hasil outputnya yaitu sistem mengeluarkan informasi data pendaftar dan laporan hasil akhir yang mempermudah dalam melakukan pendaftaran.
ARIF RAHMAN HIDAYAT
2026 · Book · Open Access
Pada PT. Sinar Bumi Baratama (SBB) terdapat genangan air pada jalan penambangan yang diakibatkan dari adanya luapan air limpasan. Air yang tergenang ini mengakibatkan proses penambangan terganggu dan alat mekanis cepat rusak. Hasil dari studi ini adalah mengevaluasi dimensi sump utama dengan menambah kedalaman untuk memastikan air yang masuk dapat di tampung dengan baik dan dapat menghindari overflow dimasa yang akan datang. Dengan dimensi sump aktual dengan luas atas 263 m2 dan luas bawah 166 m2 dengan volume daya tampung 1.287 m3, dan di rekomendasikan rancangan sump yang ideal untuk menampung air dengan luas dimensi sump yang sama adalah dengan menambah kedalaman sump menjadi 8 m dengan volume daya tampung 1.716 m3. Penelitian ini pengolahan data menggunkana metode Gumbel. Peneletian ini bertujuan untuk menganalisis debit air limpasan pada area penambangan, menganalisis dimensi ideal sump PT. Sinar Bumi Baratama (SBB) dan menganalisis kebutuhan pompa yang dibutuhkan untuk mengalirkan air dari sump, KPL ke sungai (tidak dipakai). Berdasarkan pengamatan dilapangan air yang berada di sump dikeluarkan dengan satu unit pompa Yamakoyo NS 50 yang bekerja 15 jam/hari. Parameter yang digunakan pada penelitian ini, jam kerja pompa, kapasitas dan dimensi sump.
ROMI SALIM
2026 · Book · Open Access
Ditemukan kurang lebih 10 jenis kecelakaan yang terjadi saat aktivitas pekerjaan pemboran. Setiap aktivitas kerja memiliki risiko munculnya bahaya yang menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan Menganalisis presentase frequency rate dan severity rate kecelakaan kerja, melakukan analisis penyebab kecelakaan kerja, Menganalisa dan membuat metode Job Safety Analysis untuk kasus kecelakaan kerja. Objek penelitian adalah beberapa aktivitas pekerjaan pemboran yang mengandung risiko bahaya. Teknik pengumpulan data studi literatur, observasi, wawancara, kuesioner hingga dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan persentase frequency rate pada tahun 2022 sebesar 50%, sedangkan tahun 2023 sebesar 33.33% dengan severety rate masing-masing sebesar 200%. Dalam kasus kecelakaan kerja pada saat pengoperasian pengangkatan pipa pemboran yaitu pekerja tidak mengerti dengan bahaya pekerjaan saat pengangkatan pipa pemboran, karena pekerja new hire, kemudian karna kondisi lingkungan yang tidak tertata rapi. Kegiatan pengoperasian pengangkatan pipa pemboran diperoleh pengendalian risiko dengan metode Job Safety Analysis yaitu dengan menggunakan Hand of Tool, dan memaksimalkan Penggunaan Hand Glove Heavy Duty (HDHG) untuk menghindari banyaknya cedera tangan serta menggunakan tali pemandu tag line untuk menghindari drop objek saat kegagalan pengangkatan.
CHRISTIAN PRANATA SARAGI
2026 · Book · Open Access
PT. Sayang Ibu Sejati bergerak di bidang pertambangan bahan galian Pozolan (Trass) dan mempunyai wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) sebesar 4,95 Ha. Pada kegiatan penambangan alat gali-muat dan alat angkut yang digunakan yaitu Excavator Komatsu PC 200 dan Dump Truk Hino 500. PT. Sayang Ibu Sejati bekerja sama dengan PT.Semen Padang untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pencampur semen dengan target 10.000 Ton/bulan. Namun, PT. Sayang Ibu Sejati hanya memproduksi 4.922,98 Ton per tiga bulan nya. Tujuan dari penelitian ini adalah agar target produksi pada PT. Sayang Ibu Sejati berjalan secara optimal, sehingga tercapainya target yang diinginkan oleh PT. Semen Padang. Dilakukan perhitungan faktor ketersediaan alat gali-muat Excavator Komatsu PC 200 diperoleh nilai Mechanical Availability (MA) sebesar 94%, Physical Availability (PA) sebesar 97%, Use of Availability (UA) sebesar 51% dan efisiensi kerja sebesar 50% dengan waktu kerja efektif 119 jam/bulan. Untuk alat angkut Dump Truck Hino 500 nilai Mechanical Availability (MA) sebesar 87%, Physical Availability (PA) sebesar 89%, Use of Availability (UA) sebesar 53% dan efisiensi kerja sebesar 48% dengan waktu kerja efektif 120 jam/bulan. Didapatkan produktivitas aktual alat gali-muat sebesar 5.726,28 ton/bulan dengan waktu kerja efektif sebesar 119 jam/bulan dan efisiensi kerja yaitu 36% dan untuk alat angkut sebesar 3.967,2 ton/bulan dengan waktu kerja efektif sebesar 120 jam/bulan dan efisiensi kerja 36%. Diperoleh nilai keserasian alat gali-muat dan alat angkut sebesar 0,68 dan menunjukkan nilai Match Factor (MF) < 1 yang berarti alat gali- muat sedangkan alat angkut bekerja 100%. Setelah dilakukan perbaikan dengan waktu kerja efektif 184 jam/bulan, didapatkan produktivitas alat gali muat Excavator Komatsu PC 200 sebesar 13.527,36 ton/bulan dengan efisiensi kerja 55%. Sedangkan waktu kerja efektif alat angkut Hino 500 sebesar 185 jam/bulan didapatkan produktivitas alat angkut Dump Truck Hino 500 sebesar 9.457,2 ton/bulan dengan efisiensi kerja 56%.
AULIA NURHALIM
2026 · Book · Open Access
Di Sumatera Barat terdapat potensi pasir besi di daerah Pantai Sunua di Padang Pariaman dengan kadar besi 2-5% Sebagian besar masyarakat hanya memanfaatkan pasir besi dalam bentuk mentah tanpa mengolahnya lebih lanjut. Hal ini merupakan masalah yang penulis jadikan latar belakang penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh kemiringan shaking table terhadap hasil pemisahan dan pengaruh kemiringan shaking table terhadap kadar besi (Fe) pada pasir besi setelah pemisahan dan melakukan analisis XRF. Sampel pasir besi diambil dari Pantai Sunua Kota Pariaman dengan koordinat 0°40'14.00"S 100° 9'13.12"E. Lalu dilakukan pemisahan menggunakan shaking table dengan kemiringan deck 0o-6o dengan Feed 1000 gr pada masing-masing kemiringan. Perolehan pemisahan pada kemiringan oo-6o (130 gr, 139 gr, 149 gr, 158 gr, 177gr, 194 gr, dan 172 gr), pada
perolehan kadar nilai Fe pada kemiringan oo-6o (76,695%, 83.048%, 70.565%, 73.445%, 83.634%, 61.347%, dan 70.766%). Berdasarkan hasil perolehan yang telah dilakukan, ditemukan bahwa perolehan pasir besi optimal sebesar 194 gram tercapai pada kemiringan 5 derajat. Namun, kadar besi (Fe) tertinggi, yaitu 83,634%, didapatkan pada kemiringan 4 derajat.
CHANIA ALYA PUTRI
2026 · Book · Open Access
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting dalam aktivitas pertambangan, terutama pada kegiatan penambangan batubara bawah tanah yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) di PT. Nusa Alam Lestari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang terdiri dari pekerja tambang bawah tanah. Data yang dikumpulkan mencakup tingkat pengetahuan, sikap, perilaku pekerja, pengalaman kecelakaan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta efektivitas pengawasan K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya penggunaan APD, namun tidak ada satupun pekerja yang pernah mengikuti pelatihan K3 secara formal. Pada aspek perilaku, masih ditemukan tindakan tidak aman, seperti mengabaikan prosedur keselamatan demi mempercepat pekerjaan dan ketidakkonsistenan dalam melaporkan kondisi berbahaya. Tingkat penerapan K3 di PT. Nusa Alam Lestari berada pada kategori “Sangat Baik” (89%). Artinya responden memiliki persepsi positif dan tingkat penerapan indikator K3 di tempat kerja sudah berjalan dengan cukup optimal. Walaupun demikian, aspek pengawasan, intensitas pelatihan, serta pembentukan budaya keselamatan masih menjadi kelemahan utama yang perlu diperbaikimeskipun masih terdapat kelemahan pada konsistensi pengawasan, intensitas pelatihan, dan pembentukan budaya keselamatan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, pelatihan rutin, serta evaluasi sistem manajemen K3 secara berkesinambungan untuk meminimalisasi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas pekerja.
MARTA SAPUTRA
2026 · Book · Open Access
Produktivitas alat gali muat PC-300 pada CV. Tekad Jaya saat ini tidak mencapai target sebesar 135 ton/jam sementara produktivitas aktual hanya sebesar 108 ton/jam. dan produktivitas alat angkut pada CV. Tekad Jaya tidak mencapai target sebesar 25 ton/jam sementara produktivitas aktual hanya sebesar 21.7 ton/bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis loss produksi, faktor penyebab tidak tercapainya produktivitas dan cara meningkatkan produktivitas alat gali muat PC-300 dan alat angkut DT-Hino pada CV. Tekad Jaya. Setelah dilakukan pengolahan dan analisa maka diperoleh loss produksi adalah sebesar 26.56 ton/jam dan produksi aktual setelah Perbaikan adalah 148.94 ton/jam maka alat gali muat PC-300 tidak mengalami loss produksi dan alat angkut DT-Hino adalah sebesar 3.3 ton/jam dan setelah Perbaikan adalah 28 ton/jam makalat angkut DT-Hino tidak mengalami loss produksi. Faktor penyebab tidak tercapainya Produktivitas PC-300 dan DT-Hino yaitu antri di jalur hauling, antrian area dumping, perbaikan front, collect material, menuju front, operator kurang memahami terkait efek lost time, pengaturan jadwal refueling belum serempak, dt parkir terlalu jauh (± 3 km) saat change shift dan menjelang rest time. Cara meningkatkan Produktivitas PC-300 dan DT-Hino yaitu sosialisasi kepada operator terkait efek loss time terhadap productivity, koordinasi dengan OCR untuk pembuatan jadwal refeuling serempak, koordinasi dengan OCR untuk backup refueling, melakukan parkir DT di front saat change shift, jam sholat dan rest, perbaikan front, Jalur Hauling perbaikan area dumping maka bisa diatasi dengan cara melakukan perbaikan pada saat jam change shift dan alat pendukung harus stanbay di lokasi.
MUHAMMAD IRFAN
2026 · Book · Open Access
Kegiatan penambangan batu kapur di PT. Semen Padang merupakan bagian penting dalam proses produksi semen, di mana tahap loading dan hauling berkontribusi besar terhadap total biaya produksi. Efisiensi dalam kegiatan ini sangat menentukan pencapaian target produksi dan penghematan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan biaya produksi kegiatan loading dan hauling batu kapur di PT. Semen Padang, yang merupakan salah satu tahap krusial dalam proses penambangan. Biaya produksi yang tinggi pada tahap ini berkontribusi signifikan terhadap total biaya penambangan dan berdampak langsung pada efisiensi operasional perusahaan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis data primer berupa cycle time alat gali dan angkut, serta data sekunder seperti spesifikasi alat, harga bahan bakar, biaya operasional, dan target produksi. Analisis dilakukan terhadap satu unit fleet yang terdiri dari 1 excavator Komatsu PC-850 dan 5 dump truck Scania-410, dengan target produksi
165.000 ton per bulan. Namun, realisasi produksi aktual hanya sebesar 154.740 ton per bulan dengan biaya produksi Rp7.103/ton. Penelitian ini membandingkan dua skenario optimasi: penambahan satu unit dump truck dan perbaikan waktu hambatan teknis, guna menurunkan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi. Hasil menunjukkan bahwa optimalisasi kombinasi alat dan pengurangan hambatan kerja dapat meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya per ton batu kapur. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis dan manajerial untuk pengambilan keputusan investasi alat mekanis serta perbaikan sistem operasional guna mencapai efisiensi biaya produksi maksimal dalam kegiatan loading dan hauling.
KHALIK DWIKA PUTRA
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan parameter kualitas batubara di Stockrom PT. Sinar Bumi Baratama terhadap lama waktu penumpukan batubara. Batubara yang ditumpuk dalam jangka waktu lama cenderung mengalami penurunan kualitas yang ditunjukkan oleh perubahan parameter proksimat, yaitu Total Moisture, Ash Content, Volatile Matter, Fixed Carbon, dan Calorific Value. Pengambilan data dilakukan di Stockrom pada tiga periode waktu: Hari ke 1, Bulan ke 1, dan Bulan ke 2. Hasil analisis menunjukkan bahwa Total Moisture meningkat dari 4,5% menjadi 11,42%, Ash Content meningkat dari 6,2% menjadi 19,65%, sedangkan Volatile Matter dan Fixed Carbon mengalami penurunan masing-masing dari 51,4% menjadi 48,66% dan dari 37,9% menjadi 20,27%. Penurunan kualitas ini berdampak langsung terhadap Calorific Value yang menurun dari 7187 Kcal/kg menjadi 6223 Kcal/kg. Analisis statistik menggunakan regresi linear sederhana menunjukkan bahwa koefisien korelasi negatif yang sangat kuat terhadap Calorific Value yaitu Total Moisture (-0,9944), Ash Content (-0,9936), dan koefisien korelasi positif sangat kuat yaitu Volatile Matter (0,900), Fixed Carbon (0,994). Untuk menjaga kualitas batubara, disarankan menerapkan sistem FIFO, memperbaiki sistem drainase, menerapkan covering stockrom, serta melakukan pengujian kualitas secara berkala. Dengan pengendalian yang tepat, diharapkan kualitas batubara tetap sesuai dengan spesifikasi konsumen.
ULVAHREZY RAMADHAN
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dan meningkatkan efisiensi waktu tempuh alat angkut (dump truck) yang berdampak pada pencapaian target produksi di area tambang. Berdasarkan pengamatan lapangan, jalur angkut batubara sepanjang ±3 km terbagi menjadi 18 segmen dengan kondisi jalan yang tidak memenuhi standar operasional, seperti lebar jalan yang sempit, tidak memungkinkan dua dump truck berpapasan, serta kemiringan jalan yang melebihi 12% sesuai Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Jalan juga bergelombang akibat aktivitas operasional, dan perhitungan perbaikan geometri jalan dilakukan menggunakan metode AASHTO. Lebar standar untuk dua jalur lurus adalah 8,75 meter dan tikungan minimal 13,84 meter dengan elevasi 0,04 meter, disesuaikan dengan kecepatan kendaraan 20 km/jam. Sistem kerja tambang menggunakan dua shift per hari dengan durasi 11 jam/shift, namun jam kerja efektif hanya 10 jam/shift. Rata-rata waktu edar alat angkut tercatat 13,14 menit dengan produksi awal sebesar 43,39 BCM/jam atau 40.619,83 ton/bulan, belum mencapai target produksi sebesar ±50.000 ton/bulan. Setelah dilakukan perbaikan geometri jalan, peningkatan kecepatan, dan optimalisasi waktu kerja efektif, produktivitas meningkat menjadi 58,92 BCM/jam atau 55.144,8 ton/bulan, sehingga target produksi berhasil tercapai.
KHASYFUL GHAMMI
2026 · Book · Open Access
PT. Koto Alam Sejahtera (PT.KAS) merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang pertambangan yang berlokasi di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Sumber daya alam yang terdapat di PT. KAS adalah batuan andesit. Sistem penambangan yang digunakan adalah tambang terbuka (surface mining) dengan menggunakan metode peledakan (blasting). Penelitian ini membahas tentang fragmentasi batuan karena fragmentasi sangat berperan penting untuk meningkatkan target produksi perusahaan. Dalam mengontrol fragmentasi dibutuhkan suatu rancangan geometri peledakan untuk mendapatkan fragmentasi yang optimal. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, terdapat ukuran boulder ≥ 60 cm sekitar 21,6 %. Oleh karena itu dibutuhkan pengkajian ulang geometri peledakan. Tujuan penelitian ini melakukan perbandingan antara beberapa geometri peledakan dan geometri peledakan mana yang bisa mendapatkan ukuran boulder ≥ 60 dibawah 25 %. Metode yang digunakan untuk rancangan peledakan ideal yaitu metode C.J Konya dengan pendukung nya yaitu teori Kuz-Ram Setelah dilakukan pengolahan data diperoleh nilai geometri dengan burden 1,83 m, spasi 2,42 m, stemming 1,28 m, subdrilling 0,55 m, tinggi jenjang 6,2 m, kedalaman lubang ledak 6,77 m, kolom isian 5,49 m, dan diameter lubang ledak 3 inchi dan menghasilkan persentase distribusi fragmentasi sekitar 2 %.
SURISTI IRCA SAFITRI
2026 · Book · Open Access
Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong perusahaan untuk memanfaatkan media digital dalam meningkatkan daya saing dan efektivitas bisnis. Salah satu sarana penting dalam strategi pemasaran digital adalah website, yang tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai alat edukasi dan interaksi dengan pelanggan. CV. Eco Bio Fibertech merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan air dan limbah dengan produk seperti Bio Septic Tank, IPAL, Rooftank, grountank dan STP. Namun, perusahaan ini belum memiliki website yang dapat mendukung pemasaran digital secara terintegrasi sekaligus sebagai pusat infornasi mereka serta sistem pemesanan produk masih dilakukan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang website berbasis platform inovatif yang mampu menampilkan informasi perusahaan, edukasi produk, serta menyediakan fitur pemesanan online secara responsif dan user-friendly. Metode yang digunakan adalah pendekatan rekayasa perangkat lunak dengan model pengembangan waterfall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan PHP dan MySQL, pengujian fungsional, hingga implementasi sistem. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah website yang mendukung promosi, pusat informasi dan pemesanan produk secara online, sekaligus memperkuat citra perusahaan sebagai penyedia solusi pengelolaan limbah yang profesional serta inovatif dengan outputnya berupa struk pembayaran dan laporan pembayaran perbulan. Website ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan serta memperluas jangkauan pasar perusahaan secara nasional.
YUSRIL IKHZA MAHENDRA
2026 · Book · Open Access
WINDI OKTAVIA
2026 · Book · Open Access
Indonesia memiliki cadangan batubara yang signifikan sehingga memerlukan metode estimasi sumberdaya yang akurat untuk mendukung perencanaan tambang. Provinsi Sumatera Selatan termasuk dalam wilayah cekungan batubara terbesar di Indonesia yang secara geologi memiliki potensi lapisan batubara ekonomis. Penelitian ini dilakukan di Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin dengan tujuan menghitung tonase sumberdaya batubara dan volume overburden menggunakan metode yang sesuai standar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penampang (cross section) mengacu pada SNI 5015:2019, dengan bantu perangkat lunak Minescape 5.7 dan microsoft excel. Data yang dianalisis meliputi 18 titik bor dengan kedalaman bervariasi yaitu 40 m - 60 m, peta topografi, peta sebaran titik bor, serta data litologi hasil pengeboran. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa volume batubara mencapai 8.302.489,5 m³ atau setara 10.793.236,35 ton dengan menggunakan densitas batubara 1,3 ton/m³. Sementara volume overburden sebesar 12.465.695 m³ dengan nilai stripping ratio (SR) sebesar 1,15 yang tergolong kategori rendah sehingga relatif ekonomis untuk penambangan. Kesimpulannya, daerah penelitian memiliki potensi sumberdaya batubara yang cukup besar dan kondisi penutup yang memungkinkan untuk pengembangan kegiatan tambang, dengan tetap mempertimbangkan evaluasi lanjutan aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan.
RIKO RIANTO
2026 · Book · Open Access
Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan meningkatnya volume air yang terakumulasi pada sump sehingga sump meluap dan tidak dapat menampung air yang masuk. Sump pada Pit 1 PT. Caritas Energi Indonesia menggenangi jalan angkut pada saat hujan dengan intensitas yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini ialah menghitung debit air limpasan yang masuk pada sump serta menganalisis kebutuhan pompa dan menganalisis dimensi sump. Data didapatkan dari hasil pengamatan dan pengukuran di lapangan seperti data titik koordinat dan elevasi menggunakan alat GPS, panjang dan diameter pipa menggunakan alat meter, dan dimensi sump menggunakan alat meter, data curah, spesifikasi pompa, peta geologi, peta topografi, dan jam kerja pompa. Data curah hujan tersebut dihitung menggunakan curah hujan dengan metode Normal, hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan dengan periode ulang 2 tahun adalah 2201,6 mm/bulan. Luas daerah tangkapan hujan pada pit CEI 105,72 Ha, luas catchmentarea pit CEI adalah 105,72 Ha dengan kemiringan 45° sehingga koefisien air limpasan adalah 0,9 karena berada pada daerah tambang dan untuk intensitas hujan adalah 9,7 mm/jam sehingga debit limpasan dapat dihitung dengan menggunakan metode rasional maka didapatkan debit limpasan sebesar 1.536 m3/jam. Dimensi sump aktual pada PT. Caritas Energi Indonesia memiliki panjang atas 65 m, lebar atas 60 m, panjang bawah 61 m, lebar bawah 55, dan kedalaman 5 m dengan volume 13.965 m3. Rekomendasi bentuk dan dimensi sump yang ideal berdasarkan KEPMEN ESDM nomor 1827 tahun 2018 dengan volume 161.280 m3, PT. Caritas Energi Indonesia menggunakan pompa yaitu pompa Multiflo CF-48H SS dengan debit aktual pompa sebesar 324 m³/jam. Durasi atau waktu pemompaan yaitu 22 jam/hari. Waktu pengeringan sump dengan kapasitas pompa aktual sekarang dibutuhkan 5,17/hari untuk mengeringkan debit limpasan yang masuk ke sump sebesar 36.864 m3/hari. Berdasarkan perhitungan simulasi jumlah pompa dan waktu pengeringan sump maka dengan kapasitas pompa aktual sekarang sudah menandai untuk menjaga elevasi air sump agar tidak meluap.
INDUN SIANTURI
2026 · Book · Open Access
Limestone crusher di PT. Semen Padang mengalami perubahan akibat ukuran fragmentasi batuan hasil peledakan yang tidak sesuai, khususnya jika ukuran terlalu besar sehingga memperlambat proses peremukan. Hal ini berdampak pada penurunan produktivitas dan efisiensi operasional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis rata-rata ukuran fragmentasi batuan hasil peledakan yang masuk ke limestone crusher serta mengkaji pengaruhnya terhadap produktivitas alat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Data fragmentasi diperoleh melalui image analysis menggunakan software Split Desktop yang dilakukan oleh tim peledakan PT. DAHANA. Analisis regresi menunjukkan bahwa ukuran fragmentasi batuan berpengaruh terhadap produktivitas limestone crusher, di mana P20 memiliki pengaruh yang kuat dengan nilai r = 0,1055, diikuti oleh P50 r = 0,4046, dan P80 dengan pengaruh paling signifikan r = 0,9017. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar nilai P80, produktivitas limestone crusher cenderung menimgkat, sehingga P80 dapat dijadikan indikator utama dalam pengendalian ukuran batuan untuk mendukung efisiensi kerja alat.