Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Peramalan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Peramalan Permintaan Tahu di CV. Tahu NTB Tabing

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CV tahu NTB merupakan salah satu produsen tahu di Kota Padang, konsumen dapat membeli tahu langsung di pabrik maupun di warung serta pasar yang tersebar hampir di seluruh kota padang. Pabrik mengalami ketidakstabilan jumlah produksi, yang dimana berdampak pada pemakaian bahan baku serta kelebihan dan kekurangan pada produksi tahu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah permintaan konsumen yang tidak menentu, dan belum akuratnya rencana produksi yang baik untuk beberapa periode kedepan. Namun, untuk memenuhi permintaan Make To Order perusahaan akan berproduksi dengan jumlah permintaan yang masuk ke perusahaan. CV tahu NTB selalu di banjiri oleh orderan pesanan, hal ini karena selain mendapat orderan dari kosumen individu. Karena jumlah permintaan konsumen tahu setiap bulan bervariasi, maka jumlah produksi tahu yang dihasilkan setiap bulannya. Metode yang digunakan adalah metode moving average 3 bulanan, metode moving average 5 bulanan dan metode exponential smoothing. Peramalan dengan metode single moving average 3 bulanan memiliki jumlah peramalan tahun 2023 adalah 12552,06 dan Metode single moving average 5 bulanan memiliki jumlah peramalan tahun 2023 adalah 12556,5027. Dengan perbandingan kedua metode tersebut dapat disimpulkan bahwa jumlah peramalan memiliki nilai yang hampir sama. Nilai standar error 4,29187 itu berarti peramalan tentang permintaan bisadikatakan dalam kategori baik. Karena semakin kecil standar errornya makan semakin baik hasil ramalannya

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Cassia Broken Untuk Memenuhi Kebutuhan Produksi dengan Menggunakan Safety Stock (Studi Kasus di PT. Sumatera Tropical Spices)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Persediaan bahan baku merupakan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan poduksi untuk dimasa yang akan datang. Adapun fungsi persediaan yaitu untuk menjaga ketersediaan bahan baku dan juga peramalan persediaan bahan baku tersebut yang menjadi input untuk output nantinya. Permasalah yang terjadi pada PT. STS adalah ketidakseimbangan jumlah persediaan yang diproduksi. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan analisis persediaan bahan baku cassia broken untuk memenuhi kebutuhan produksi dengan menggunakan peramalam dan safety stock. Tujuan penelitian adalah mengetahui jumlah persediaan bahan baku cassia broken tahun 2019 dan menganalisis hasil peramalan persediaan bahan baku cassia broken dengan safety stock. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan peramalan persediaan menggun akan metode terpilih yaitu trend linier dengan SEE terkecil sebesar 415.079 kg dan total persediaan sebesar 24.382.177 kg. Setelah melakukan peramalan maka akan dilakukan persediaan bahan baku dengan menggunakan safety stock yang mendapatkan hasil sebesar 7.311.073 kg dalam 1 tahun dan jumlah rata-rata per bulan sebesar 609.256,08 kg. Dengan menggunakan persediaan pengaman ini maka hasil peramalan lebih akurat sesuai dengan kelebihan safety stock tersebut sehingga persediaan pengaman dapat digunakan untuk satu tahun kedepan jika sewaktu-waktu bahan baku mengalami keterlambatan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Peramalan Permintaan Cassia Broken untuk Menyusun Jadwal Induk Produksi (JIP) Pada PT. Sumatera Tropical Spices (PT. STS)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk dimasa yang akan datang. Adapun fungsi dari peramalan ini yaitu untuk mempekirakan berapa kebutuhan di masa datang yang meliputi kebutuhan dalam ukuran kuantitas, kualitas waktu dan lokasi dalam memenuhi permintaan konsumen. Peramalan ini nantinya akan menjadi input dari proses produksi. Permasalahan yang ada pada PT Sumatera Tropical Spices adalah pengaruh dari ketidakseimbangan proses perencanaan permintaan cassia broken berdampak pada tingginya tingkat persediaan atau terjadinya kekurangan stok di pasar yang diakibatkan oleh perencanaan produksi yang tidak stabil, sehingga mengakibatkan produksi cassia roken lebih besar daripada permintaan, terjadi penumpukkan barang jadi di gudang dan bertambahnya biaya penyimpanan yang besar. Untuk menghitung peramalan permintaan ini maka dipilih metode trend linear sebagai metode terpilih dengan nilai kesalahan peramalan terkecil yaitu sebesar 16.907.857.743,10. Setelah didapatkan hasil peramalan maka dilakukan penyusunan jadwal induk produksi dari hasil ramalan permintaan. Dengan adanya perencanaan jadwal induk produksi, maka perusahaan akan dapat melakukan kegiatan produksi secara terencana dan terkendali. Oleh karena itu, dalam meramalkan suatu permintaan agar dapat terencana maka dapat dilakukan dengan menyusun jadwal induk produksi dari data yang telah di ramalkan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Dan Pengendalian Bahan Baku Menggunakan Metode Material Requirement Planning (Studi Kasus di PT. Cahaya Murni Andalas Permai)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Cahaya Murni Andalas Permai merupakan sebuah industri yang bergerak di bidang furniture, dengan permintaan lebih besar dari produksi. Permasalahan antara lain persedian bahan baku yang ada di gudang kadang tidak mencukupi kebutuhan produksi dan tidak ada jadwal pembelian bahan baku. Semua kegiatan perencanaan kebutuhan bahan baku pada PT. Cahaya Murni Andalas Permai harus ditentukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, untuk itu ditentukan perencanaan dan pengendalian bahan baku dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Tahapan MRP yang dilakukan antara lain : pembuatan Bill Of Material, pembuatan struktur produk, peramalan ( metode siklis dan linier ), jadwal Induk Produksi (MPS), membuat kebutuhan bahan baku dengan menggunakan Lor For Lot. Perencanaan bahan baku yang dibutuhkan peramalan penjualan bulan berikutnya denggan menggunakan metode linier dengan nilai SEE terkecil 96,003. Hasil dan kesimpulan dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) ini adalah jumlah permintaan meningkat dari tahun 2018 sebesar 20.930 unit dan pada tahun 2019 sebesar 21654 unit, maka dibutuhkan metode MRP ini untuk merencanakan berapa kebutuhan bahan baku untuk 12 periode kedepannya dengan nilai tiap bulanya dapat ditentukan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Peramalan Perencanaan Produksi Roti Menggunakan Metode Time Series, Konstan, Linier, Kuadratis di UD. Bunga Bakery Padang

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perencanaan produksi juga dapat didefinisikan sebagai proses untuk memproduksi barang-barang pada suatu periode tertentu sesuai dengan yang diramalkan atau dijadwalkan melalui pengorganisasian sumber daya seperti tenaga kerja, bahan baku, mesin serta peralatan lainya. Penentuan jumlah optimal produk yang akan diproduksi menjadi kunci bagi perencanaan produksi yang tepat. Kebutuhaan produksi dilakukan dengan maksud memenuhi permintaan pada tingkat biaya yang minimum. Dalam skripsi ini metode moving average, weight moving average dan exponential smoothing di terapkan untuk meramalkan perencanaan produksi roti isian untuk tahun selanjutnya. Untuk peramalan produksi roti isian dengan menggunakan metode error/kesalahaan terkecil metode SEE. Hasil peramalan di asumsikan sebagai nilai Master Production Schedule (MPS). Permintaan yang makin meningkat perusahaan untuk melakukan perencanaan produksi dari hasil penelitian yang dilakukan di UD. Bunga Bakery. Maka untuk kebutuhaan produksi periode 13 untuk roti isian rasa sarikaya 463514, roti isian rasa coklat 1386996, roti isian rasa kelapa 506408, roti isian rasa blueberry 513582 dan roti isian rasa nenas 255921.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peramalan Permintaan Air Minum dalam Kemasan Cup 240 ml pada PT. Gunung Naga Mas

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permintaan konsumen sangat penting dalam kegiatan industri pada saat ini, karena proses produksi baru akan berjalan apabila ada permintaan dari konsumen. Permasalahan yang ada pada PT Gunung Naga Mas adalah perusahaan memproduksi barang tanpa mempertimbangkan permintaan pasar, sehingga mengakibatkan bertambahnya biaya penyimpanan dan juga barang yang lama disimpan akan mengalami kerusakan. Untuk itu perlu dilakukannya peramalan permintaan dengan metode Trend linear, Trend kuadratik dan Trend eksponensial. Dari tujuan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa metode yang paling efektif untuk meramalkan permintaan air minum dalam kemasan cup 240 ml pada PT Gunung Naga Mas yaitu metode trend linear dengan nilai MSE sebesar 544.291.863 dan ramalan permintaan produk air minum dalam kemasan cup 240 ml pada PT Gunung Naga Mas pada tahun 2018 yaitu totalnya sebesar 1.918.768 dus. Sehingga Perusahaan perlu menyesuaikan kapasitas produksi pada tahun 2018.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail