Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: penambangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Desain Kemajuan Penambangan di Site Retih PT. Bara Prima Pratama Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bara Prima Pratama telah membuka site baru yaitu Site Retih dengan luas IUP 1018 Hektare. Tentunya akan diperlukanya pembuatan desain kemajuan penambangan agar kegiatan pertambangan dapat tersusun dengan baik. Target produksi pada Site Retih sebesar 30.000 ton batubara dengan nilai stripping ratio (SR) maksimum 18.5 bcm/ton. Tahapan perencanaan yaitu, perencanaan arah kemajuan penambangan, urutan sequence pit penambangan sesuai dengan sebaran cadangan area rencana atau Pit Limit, target produksi perusahaan, serta geometri penambangan yang aman. Fungsi perencanaan penambangan yaitu sebagai kerangka susunan yang rinci terkait proyek penambangan dan menunjukkan urutan eksploitasi yang sesuai dengan desain serta peralatan (Taylor, 1977). Data yang diperlukan dalam penyusunan perencanaan penambangan yaitu data topografi, bor, area rencana, alat penambangan, jam kerja, serta data penunjang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain kemajuan penambangan pada Site Retih dan juga mengetahui produktifitas dari ketersedian alat dan juga waktu kerja efektif dalam satu bulan. Data primer yang dibutuhkan yaitu Cycle Time alat gali muat dan Cycle time alat angkut, dan Data sekunder yang didapat adalah Peta Topografi, Peta geologi, Data Survey, Data Pit Limit dan spesifikasi alat gali muat dan alat angkut. Hasil perhitungan volume dari desain kemajuan penambangan dengan software surpac adalah pada Sequence 1 untuk OB 643.069 dan batubara 30.234, sequence 2 untuk OB 556.260 dan batuabra 29.527, sequence 3 untuk OB 467.478 dan Batubara 36.724, sequence 4 untuk OB 518.081 dan Batubara 29.331, sequence 4 untuk OB 518.081 dan Batubara 28.036 dan untuk sequence 6 untuk OB 721.368 dan Batubara 186.700. Estimasi total volume dan tonase batubara dari desain kemajuan dalam 6 sequence adalah OB 3,463,468 dan Batubara 186,700 ton dengan luasan area 16.2 Hektare. Dengan nilai total Striping Ratio adalah 18.55. Dan produktifitas alat Dossan 300 180 Bcm/Jam dan DT Hino 500 produktifitas 40.62 Bcm/Jam. Dengan Jumlah Unit yang dipakai adalah 10 Unit Excavator Dossan 300 dan 40 unit Untuk Dump Truck

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancangan Teknis Penambangan Quarry Andesit Jangka Menengah pada PT. Ansar Terang Crushindo I

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penambangan PT. ATC terdiri dari 2 site, PT. ATC 1 terletak di Jorong Pauh Anok Nagari Pangkalan Kecamatan Lima Puluh Kota sedangkan PT. ATC 2 terletak di Jorong Lubuk Jantan Nagari Pangkalan Kecamatan Lima Puluh Kota. Karena pada tahun 2022 PT. Ansar Terang Crushindo I akan melakukan meningkatkan produksi penambangan yang semula 240.000 Ton pertahun menjadi 550.000 Ton. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bentuk batas akhir penambangan (ultimate pit limit), penjadwalan produksi (production scheduling) dan penjadwalan penambangan (mine scheduling) penambangan batu andesit tahun 2022 di PT. Ansar Terang Crushindo 1. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian terapan (applied research). Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil desain pentahapan penambangan (push back) batu andesit tahun 2022 di PT. Ansar Terang Crushindo 1 terdiri dari 4 sequence Pada sequence penambangan bulan januari sampai maret 2022 PT. Ansar Terang Crushindo menggunakan 3 Fleet excavator untuk loading soil target produksi 29.039 BCM, overburden removal 38.719 BCM dan getting andesit 72.598 Ton. Untuk sequence penambangan bulan April-Juni 2022 PT. Ansar Terang Crushindo menggunakan 3 Fleet excavator untuk loading overburden removal 35.337 BCM dan getting andesit 164.065 Ton. Untuk sequence penambangan bulan Juli - September 2022 PT. Ansar Terang Crushindo menggunakan 3 fleet excavator untuk loading overburden removal 34.339 BCM dan getting andesit 100.536 Ton. Dan untuk sequence penambangan bulan Oktober - Desember 2022 PT. Ansar Terang Crushindo menggunakan 3 Fleet excavator untuk loading getting andesit 215.750 Ton.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Total Moisture dan Ash Content Terhadap Calori Value Batubara dari Front ke Stocpile di PT. Asia Multi Investama

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Asia Multi Investama merupakan perusahaan tambang batubara yang berlokasi di Muara Kilis, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Pada saat proses penggalian dan pemindahan batubara Front 6A dan Front 6B ke Stockpile dari data sampling yang dikumpulkan bahwa terjadi perubahan pada nilai Total Moisture dan Ash Content yang mana itu berpengaruh pada nilai kalori batubara. Berdasarkan pengamatan pada saat penelitian yang dilakukan pada lokasi front dan stockpile bahwa terdapatnya beberapa spot yang mana terdapat genangan air baik pada lokasi front maupun pada lokasi stockpile dan adanya parting parting yang terbawa pada saat proses penggalian dan pengangkutan batubara tersebut. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode analisis proksimat dengan parameter yang digunakan adalah total moisture, ash content dan calorivic value. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan pada ketiga parameter tersebut yang mana untuk sampel front 6A – Stockpile nilai Total Moisture mengalami kenaikan 4.68% (Adb), nilai Ash Content juga mengalami kenaikan 1.27% (Adb) dan untuk penurunan nilai Calorivic Value sebanyak 278.00 Kcal/kg(Adb). Dan untuk sampel pada front 6B – Stockpile mengalami kenaikan nilai pada Total Moisture 2.61% (Adb), dan untuk parameter Ash Content juga terjadi kenaikan sebanyak 1.74% (Adb) dan umtuk nilai Calorivic Value parameter ini mengalami penurunan sebanyak 260.00 Kcal/kg (Adb). Dan adapun perubahan yang terjadi pada parameter Total Moisture dan parameter Ash Content akibat adanya genangan air dan adanya kontaminasi yang terjadi pada saat sedang berlangsungnya kegiatan penambangan sehingga akibat dari terjadinya kenaikan pada nilai TM dan Ash berdampak negatif pada nilai parameter Calorivic Value pada batubara.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Biaya Operasional Penambangan Pada PT. Atika Tunggal Mandiri di Jorong Lubuk Jantan, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Atika Tunggal Mandiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, yang lokasi Izin Usaha Penambangan operasi produksi batu Andesit dengan luas wilayah yang akan dilakukan usaha pertambangan ±99.50 hektar. Pada bulan Agustus tahun 2018 PT. Atika Tunggal Mandiri membuka pit ke 2, setelah dilakukan pengolahan data menggunakan software surpac 6.3.2 diketahui jumlah overburden di pit 2 pada PT. Atika Tunggal Mandiri sebanyak 174.232 ton/m3 dan volume batu Andesit yang dapat ditambang adalah 1.148.048 ton/m3, sehingga lama waktu penggalian berdasarkan kemampuan produktivitas alat berat yang digunakan adalah 5 bulan untuk pengupasan overburden dan 3 tahun untuk penggalian batu Andesit. Dalam perhitungan ekonomi biaya-biaya yang diperlukan dalam kegiatan penambangan secara umum yaitu biaya sewa alat, biaya perbaikan alat, dan biaya tenaga kerja dihitung terpisah dengan biaya overhead. Metode Full costing adalah metode penentuan harga pokok produk dengan memasukkan seluruh komponen biaya produksi sebagai unsur harga pokok yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik tetap. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode Full Costing didapatkan biaya operasional penambangan yang dikeluarkan di pit 2 pada PT. Atika Tunggal Mandiri setiap bulannya adalah Rp 887.008.000,-/bulan, sehingga didapatkan total biaya produksi Rp 1.395.376.929,- dan harga pokok batu Andesit adalah Rp 39.867,912,-/ton dengan target produksi 35.000 ton/bulan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor Keserasian Alat dalam Perencanaan Pengadaan Alat Muat dan Alat Angkut pada Rencana Kegiatan Penambangan Bijih Tembaga PT. Intan Borneo Internasional di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT.Intan Borneo Internasional adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan mineral yaitu pertambangan bijih tembaga, yang terletak di nagari sibarambang kecamatan x koto di ateh kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. PT.Intan Borneo Internasional belum melakukan kegiatan penambangan pada saat ini, pada perencanaan penambangan nanti PT.Intan Borneo Internasional akan melakukan kegiatan penambangan menggunakan sistem tambang terbuka dengan mengikuti arah dan kemiringan batuan. dari hasil eksplorasi wilayah IUP pertambangan bijih tembaga seluas 6.745 Ha, yang memiliki luas area pit penambangan 966 Ha.terdapat dua pit penambangan pit 1 seluas 859 Ha,pit 2 seluas 107 Ha dengan total jumlah cadangan kedua pit 2.467.416.00M³. Cadangan tersebut belum ditambang untuk proses produksi, kondisi itu kelihatan harus adanya jumlah kebutuhan alat muat dan alat angkut yang akan digunakan. Untuk itulah dalam penelitian ini dilakukan analisis mengenai perencanaan pengadaan alat muat dan alat angkut untuk menentukan jumlah alat muat dan alat angkut yang akan digunakan dalam kegiatan penambangan nanti, untuk memenuhi sasaran produksi yang ditetapkan perusahaan, perlu ditentukannya faktor keserasian kerja antara alat muat dan alat angkut agar target produksi dapat tercapai.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Kemampuan Produksi Crusher Plant dalam Memenuhi Target Produksi Batugamping PT. Semen Padang di Bukit Karang Putih Kota Padang Sumatera Barat

2016•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN TEKNIS KEMAMPUAN PRODUKSI CRUSHER PLANT DALAM MEMENUHI TARGET PRODUKSI BATUGAMPING PT. SEMEN PADANG DI BUKIT KARANG PUTIH KOTA PADANG SUMATERA BARAT Nama : Abdullah Fikri NPM : 1110024427003 Pembimbing I : Drs. Murad, MS, MT Pembimbing II : Ir. Asep Neris B, Msi, MEng RINGKASAN PT. Semen Padang melakukan penambangan batugamping dan silika di Bukit Karang Putih dan Bukit Ngalau dengan metode tambang terbuka (quarry), dimulai dari perintisan (pioneering), pembersihan areal pengeboran (dozing), pengeboran (drilling), peledakan (blasting), pemuatan (loading), pengangkutan (hauling), peremukan (crushing), sampai ke pembuatan semen. Berdasarkan pengamatan di lapangan, pelaksanaan kegiatan mengalami sedikit permasalahan, ini dikarenakan belum tercapainya target produksi yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pabrik tahun 2015 yaitu 23.598,96 ton/hari, sedangkan batugamping yang diproduksi crusher hanya 22.131,71 ton/hari. Penggunaan mobile crusher II, hammer crusher LSC III A dan III B, pada unit rangkaian alat peremuk masih kurang efektif, hal ini dikarenakan jumlah feeding yang masuk masih relatif kecil. Untuk mosher II baru sebesar 1.237,90 ton/jam padahal kapasitas teoritisnya bisa mencapai 2.000 ton/jam, hammer crusher LSC III A baru sebesar 1.045,58 ton/jam padahal kapasitas teoritisnya bisa mencapai 1.500 ton/jam dan untuk hammer crusher LSC III B baru sebesar 1.194,43 ton/jam padahal kapasitas teoritisnya bisa mencapai 1.700 ton/jam. Pencapaian sasaran produksi tahun 2016 sebesar 23.556,72 ton/hari dapat dilakukan melalui alternatif perbaikan, yaitu dengan cara membuat waktu gilir pada masing-masing alat peremuk yaitu mobile crusher II selama 12 hari, hammer crusher LSC III A selama 8 hari dan LSC III B selama 9 hari dan dengan menambah jumlah umpan yang masuk ke alat peremuk masing-masing sebesar 264 ton/jam. Efektivitas dari setiap crusher setelah dilakukan alternatif perbaikan mengalami peningkatan untuk penambahan umpan pada feeder hoopernya. Dari mobile crusher II yaitu dari 61,89 % menjadi 75,09 %, hammer crusher LSC III A dari 69,70 % menjadi 87,30 % dan hammer crusher LSC III B dari 70,26 % menjadi 85,79 %. Produksi batugamping pecah menjadi lebih besar setelah melakukan proses jalan bergilir dan penambahan jumlah feeding dari ketiga crusher tersebut. Jumlah produksi yang dihasilkan sebesar 832.506,2 ton/bulan atau sama dengan 28.707,11 ton/hari dari target produksi sebesar 23.556,72 ton/hari. Selisih yang didapat yaitu 5.150,39 ton/hari atau meningkat 21,86 % dari target.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail