Profil penulis
WAHYU
40 karya publik ditemukan.
Analisis dan Perancangan Sistem Basis Data
Perancangan Sistem Informasi Menajemen Stok Barang pada Inventory Mini Market Almart Menggunakan Scan Barcode Berbasis Website
Pengelolaan stok barang yang efektif sangat penting bagi keberlangsungan operasional mini market. Mini Market Almart masih menggunakan sistem manual dalam pencatatan stok, yang rentan terhadap kesalahan, kehilangan data, serta memerlukan waktu dan tenaga lebih dalam pengelolaan data barang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi manajemen stok barang berbasis website yang terintegrasi dengan teknologi scan barcode guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem yang dirancang memanfaatkan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, serta didukung dengan fitur pemindaian barcode untuk proses input barang masuk dan keluar. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan laporan stok barang secara real-time, meminimalisir kesalahan pencatatan, serta mempermudah karyawan dalam proses pengecekan stok. Output yang dihasilkan dari aplikasi ini ialah laporan barang masuk,laporan barang keluar,dan laporan stok akhir barang yang ada di gudang,Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional Mini Market Almart serta mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih cepat dan akurat. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi sektor ritel dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk manajemen persediaan yang lebih baik.
ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM : Berbasis Studi Kasus
Buku "Analisis & Perancangan Sistem Berbasis Studi Kasus" adalah panduan komprehensif yang memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan analisis dan perancangan sistem secara efektif. Dalam buku ini, pembaca akan diajak untuk memahami konsep-konsep fundamental dalam pengembangan sistem dan bagaimana mengaplikasikannya melalui studi kasus yang relevan. Buku ini dimulai dengan pengenalan konsep dasar sistem informasi dalam analisis dan perancangan sistem, termasuk pemahaman tentang kebutuhan bisnis, pengumpulan informasi, dan pemodelan sistem. Pembaca akan mempelajari teknik-teknik untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna, menganalisis proses bisnis, dan merancang solusi yang sesuai. Selain itu, pembaca juga akan mempelajari praktik terbaik dalam pengujian dan evaluasi sistem untuk memastikan kualitas dan kinerja yang baik, perawatan dan pemeliharaan sistem, melihat dan menganalis tren sistem informasi saat ini dan terdapat contoh studi kasus perancangan sistem manajemen inventaris pada sebuah toko baju online. "Analisis & Perancangan Sistem Berbasis Studi Kasus" sangat berguna bagi para mahasiswa atau profesional di bidang teknologi informasi, analis sistem, atau pengembang perangkat lunak yang ingin meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam analisis dan perancangan sistem. Buku ini memberikan wawasan yang mendalam, studi kasus yang relevan, dan panduan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam lingkungan kerja nyata.
Buku Ajar Analisa perancangan sistem Informasi
Analisa perancangan sistem Informasi adalah sebuah tahapan yang pertama kali dilakukan ketika ingin merancang atau mengembangkan sebuah sistem. Dalam melakukan perancangan sistem banyak metode metode yang bisa di pakai, sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan. Buku ini dapat digunakan untuk mempelajari materi tentang Analisa Perancangan Sistem Informasi (APSI), dalam buku ini di bahas beberapa meteri dasar seperti konsep dasar sistem, konser dasar Informasi, metodologi pengembangan sistem Informasi dan pemodelan perangkat lunak.
Sistem Informasi Antrian Nasabah di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Syariah Padang Menggunakan Bahasa Pemrograman Visual Basic
Mengantri menjadi hal yang lazim dan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Banyaknya masyarakat yang membutuhkan pelayanan secara bersamaan dan jumlah individu yang datang melebihi jumlah fasilitas pelayanan yang tersedia mengakibatkan terjadinya antrian. Namun apabila antrian begitu panjang dan waktu tunggu nasabah sangat lama, maka ini mengindikasikan buruknya suatu pelayanan. Antrian pada Bank BTN Kantor Cabang Syariah Padang belum tertata dengan baik dan tersistem. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi antrian berbasis visual basic. Sistem Informasi antrian pada Bank BTN Kantor Cabang Syariah bertujuan untuk membantu petugas front liner dalam mengelola layanan dengan baik. Dalam perancangan sistem informasi, semua data-data yang berkaitan dengan antrian disimpan pada sebuah gudang file yang disebut database. Untuk menghasilkan database yang baik dan benar perlu dilakukan tahap-tahap perancangan sistem. Tujuannya untuk menghasilkan input data yang baik. Penelitian ini membahas tentang perancangan dalam membuat sebuah sistem informasi antrian berbasis visual basic, yang dapat membantu petugas front liner dalam melayani nasabah di Bank BTN Kantor Cabang Syariah Padang.
Analisis Pengendalian Kualitas Proses Pengelasan SMAW dengan Metode SPC (Statistik Proses Control) pada Proyek RDMP Balikpapan
Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Pertamina RU V Balikapapan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan dan kualitas produk dari Euro II menjadi Euro V. Salah satu aspek penting dari proyek ini adalah pembangunan tangki penampung bensin, termasuk proses pengelasannya. Proses pengelasan yang berkualitas sangat penting untuk mencegah kebocoran yang dapat menyebabkan insiden berbahaya. Pengelasan yang tidak memadai dapat menyebabkan cacat, seperti retakan, porositas, dan inklusi terak. Oleh karena itu, pengujian radiografi menjadi pilihan utama untuk mendeteksi cacat tersembunyi. Kesalahan dalam pengelasan dapat bervariasi dan disebabkan oleh faktor seperti kecepatan pengelasan, penggunaan fluks berlebihan, atau arus listrik yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengendalian kualitas proses pengelasan dengan metode Statistical Process Control (SPC) pada proyek RDMP Balikpapan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun cacat pengelasan telah terdeteksi, pengendalian kualitas masih perlu ditingkatkan. Diagram Pareto menyoroti jenis cacat yang paling umum, sementara peta kendali persentase kerusakan memberikan gambaran tentang tingkat penolakan produk. Diagram sebar menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jumlah produksi dan cacat pengelasan. Melalui pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas proses pengelasan, perbaikan yang diperlukan dapat diidentifikasi dan dilakukan. Langkah-langkah pencegahan, seperti manajemen kelelahan operator dan perlindungan cuaca, dapat membantu mengurangi tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk akhir.
Perancangan Sistem Informasi Nilai Siswa di PKBM Tunas Harapan Kabupaten Pesisir Selatan Berbasis PHP
Pada PKBM Tunas Harapan terdapat masalah masih menggunakan komputerisasi dalam bentuk Microsoft Excel, namun belum efektif dan masih memakan banyak waktu, lamanya waktu penginputan dan pemrosesan data nilai siswa di PKBM Tunas Harapan, tidak ada batasan kapan penginputan nilai, dan lamanya guru menginput nilai siswa. Siswa sering mengalami kesulitan ketika melihat transkip nilai yang dikeluarkan oleh operator di PKBM Tunas Harapan. Maka dibuatlah sebuah sistem informasi nilai siswa untuk memudahkan dalam penginputan dan pengolahan nilai siswa serta memudahkan guru maupun admin dalam menginput nilai siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang sebuah sistem informasi penginputan dan pengolahan data nilai siswa menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL. Metode yang digunakan metode waterfall adapun langkah-langkah dalam metode waterfal yaitu analisis sistem, desain sistem, uji coba program dan implementasi sistem. Hasil akhir dari sistem informasi nilai siswa dengan adanya aplikasi sistem informasi nilai siswa pada PKBM Tunas Harapan Kabupaten Pesisir Selatan dapat mempermudah guru dalam menginputkan nilai siswa dengan cepat dan tepat serta mempermudah dalam pencarian data nilai jika sewaktu-waktu dibutuhkan, mempermudah operator dalam memberikan laporan-laporan nilai siswa untuk meminimalisir kesalahan serta memberikan data dengan akurat dan cepat.
DRAINASE PERKOTAAN
K3 Pertambangan
E-Learning
Metode Statistik
Pengendalian Kualitas
Efisiensi Media Tanah Lempung dengan Metode Ion Exchange dalam Penurunan Kadar Na+ Dan Cl- pada Air Laut sebagai Sumber Air Minum (Studi Kasus di Kota Padang)
Kota Padang rentan terhadap bencana banjir dan cuaca ekstrim yang paling sering terjadi, serta bencana gelombang ekstrim dan abrasi, gempa bumi dan tsunami, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, tanah longsor dan kegagalan teknologi dan rawan terhadap bencana geologi lainnya. Kejadian bencana sangat mempengaruhi masyarakat dalam memperoleh air bersih, air laut merupakan salah satu sumber air yang dapat digunakan saat terjadi bencana. Dalam penelitian ini digunakan metode pertukaran ion untuk menurunkan kadar Natrium dan Khlorida pada air laut menjadi air minum menggunakan media tanah lempung dengan ketebalan media 30, 35 dan 40 cm. Pengolahan ini terdiri dari media tanah lempung dan media tambahan pasir silika, zeolit dan karbon aktif. Pengolahan ini memiliki desain yang sederhana dengan sistem gravitasi dan arah alirannya down flow. Hasil pengujian pada air laut paling efisien dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida yaitu pada ketebalan 40 cm. Dimana pada ketebalan 40 cm menurunkan kadar natrium sebesar 21,83% dan menurunkan kadar khlorida sebesar 60%. Sehingga berdasarkan hasil pengolahan menggunakan tanah lempung dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida pada air laut.
Management Keselamatan Kerja pada Aktivitas Loading, Hauling dan Dumping Batubara dengan Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Determining Control (HIRADC)
Keselamatan kerja adalah suatu daya upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan nyaman agar terhindari dari kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Statistik kecelakaan pada PT X tahun 2021 ada 75 kasus kecelakaan. Faktor yang mempengaruhi dari kecelakaan kerja yaitu faktor jarak tempuh yang jauh, faktor kondisi manusia yang kelelahan dan juga faktor lingkungan dimana disekitar jalan masih banyak terdapat hutan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisa tingkatan risiko dari potensi bahaya dan melaksanakan pengendalian terhadap risiko loading, hauling dan dumping. Dari hasil penilaian pada aktivitas loading, hauling dan dumping terdapat tujuh kegiatan utama yang memiliki 38 potensi bahaya kecelakaan kerja, dari 38 potensi bahaya tersebut memiliki risiko/dampak sebanyak 63 dampak baik keselamatan maupun lingkungan. Dampak dari bahaya kerja tersebut dapat dilakukan penilaian melalui risk marix yaitu tingkat penilaiannya rendah (low) ada 14 potensi bahaya kecelakaan kerja tingkat sedang (moderate) ada 18, tingkat tinggi (high) ada 20 potensi bahaya dan tingkat sangat tinggi (extreme) ada 11 potensi bahaya. Metode pengendalian menggunakan Hazard Identification Risk Assesment and Determining Control (HIRADC).
Management Keselamatan Kerja pada Aktivitas Loading, Hauling dan Dumping Batubara dengan Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Determining Control (HIRADC)
Keselamatan kerja adalah suatu daya upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan nyaman agar terhindari dari kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Statistik kecelakaan pada PT X tahun 2021 ada 75 kasus kecelakaan. Faktor yang mempengaruhi dari kecelakaan kerja yaitu faktor jarak tempuh yang jauh, faktor kondisi manusia yang kelelahan dan juga faktor lingkungan dimana disekitar jalan masih banyak terdapat hutan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisa tingkatan risiko dari potensi bahaya dan melaksanakan pengendalian terhadap risiko loading, hauling dan dumping. Dari hasil penilaian pada aktivitas loading, hauling dan dumping terdapat tujuh kegiatan utama yang memiliki 38 potensi bahaya kecelakaan kerja, dari 38 potensi bahaya tersebut memiliki risiko/dampak sebanyak 63 dampak baik keselamatan maupun lingkungan. Dampak dari bahaya kerja tersebut dapat dilakukan penilaian melalui risk marix yaitu tingkat penilaiannya rendah (low) ada 14 potensi bahaya kecelakaan kerja tingkat sedang (moderate) ada 18, tingkat tinggi (high) ada 20 potensi bahaya dan tingkat sangat tinggi (extreme) ada 11 potensi bahaya. Metode pengendalian menggunakan Hazard Identification Risk Assesment and Determining Control (HIRADC).
Manajemen Resiko Teknologi Informasi
Buku ini mengulas isu seputar Manajemen Risiko Teknologi Informasi (MRTI) dengan konsep Manajemen Risiko secara umum yang menggunakan beberapa pendekatan standar dan framework internasional seperti ISO 22301, ISO 27001, ISO 31000, COBIT, ITIL, RIMS dan COSO. Di dalamnya terdapat bahasan praktek yang menarik, seperti perbandingan bagaimana cara melakukan penilaian risiko antara Indeks KAMI (Indonesia) dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan NIST SP 800-30 (Amerika Serikat) serta berbagai topik yang diselaraskan dengan bisnis dan teknologi yang up-to-date. Agar tidak bosan, penulis pun membuat beberapa panduan praktek MRTI dan tutorial dalam bentuk link URL maupun QR code serta quiz di setiap bab-nya dengan tujuan untuk mengasah kemampuan. Buku ini disajikan dengan alur yang jelas, bahasa yang sederhana serta topik dengan perkembangan teknologi yang relevan, sehingga para pembaca dapat memahami konsep MRTI dengan mudah. Selain itu, kegiatan praktek yang dianjurkan dalam buku ini sangat menarik untuk dicoba sehingga tidak akan jadi membosankan.
Efisiensi Media Tanah Lempung dengan Metode Ion Exchange dalam Penurunan Kadar Na+ Dan Cl- pada Air Laut sebagai Sumber Air Minum pada Saat Terjadi Bencana di Kota Padang
Kota Padang rentan terhadap bencana banjir dan cuaca ekstrim yang paling sering terjadi, serta bencana gelombang ekstrim dan abrasi, gempa bumi dan tsunami, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, tanah longsor dan kegagalan teknologi dan rawan terhadap bencana geologi lainnya. Kejadian bencana sangat mempengaruhi masyarakat dalam memperoleh air bersih, air laut merupakan salah satu sumber air yang dapat digunakan saat terjadi bencana. Dalam penelitian ini digunakan metode pertukaran ion untuk menurunkan kadar Natrium dan Khlorida pada air laut menjadi air minum menggunakan media tanah lempung dengan ketebalan media 30, 35 dan 40 cm. Pengolahan ini terdiri dari media tanah lempung dan media tambahan pasir silika, zeolit dan karbon aktif. Pengolahan ini memiliki desain yang sederhana dengan sistem gravitasi dan arah alirannya down flow. Hasil pengujian pada air laut paling efisien dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida yaitu pada ketebalan 40 cm. Dimana pada ketebalan 40 cm menurunkan kadar natrium sebesar 21,83% dan menurunkan kadar khlorida sebesar 60%. Sehingga berdasarkan hasil pengolahan menggunakan tanah lempung dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida pada air laut.
Analisis Pengaruh Kapur Tohor, Tawas dan Zeolite Terhadap Parameter TSS dan pH pada Penetralan Air Asam Tambang CV. Tahiti Coal
CV. Tahiti Coal merupakan perusahaan bergerak di bidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2005 menggunakan sistem tambang bawah tanah dengan metode room and pillar. Air asam tambang yang berada pada setling pond berasal dari tambang bawah tanah tepatnya pada lubang THC-04 CV. Taiti Coal kemudian dialirkan ke sungai yang berada di sekitar area penambangan. Indikasi air asam tambang yang ada di CV. Tahiti Coal dapat diketahui dengan terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan dan coklat kemerahan. Kualitas air asam tambang setelah penambahan kapur tohor, tawas, zeolite pada CV. Tahiti Coal telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis 0,12 g/l kapur tohor, 0,12 g/l tawas, dan 0,2 g/l zeolite. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor, tawas, dan zeolite adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan tawas adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan zeolite adalah 31,968 kg/hari Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor adalah Rp 172.627/hari, jika menggunakan tawas adalah Rp 190.180,8/hari, jika menggunakan zeolite adalah Rp 223,776/hari
Analisis Pengaruh Kapur Tohor, Tawas dan Zeolite Terhadap Parameter TSS dan pH pada Penetralan Air Asam Tambang CV. Tahiti Coal
CV. Tahiti Coal merupakan perusahaan bergerak di bidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2005 menggunakan sistem tambang bawah tanah dengan metode room and pillar. Air asam tambang yang berada pada setling pond berasal dari tambang bawah tanah tepatnya pada lubang THC-04 CV. Taiti Coal kemudian dialirkan ke sungai yang berada di sekitar area penambangan. Indikasi air asam tambang yang ada di CV. Tahiti Coal dapat diketahui dengan terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan dan coklat kemerahan. Kualitas air asam tambang setelah penambahan kapur tohor, tawas, zeolite pada CV. Tahiti Coal telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis 0,12 g/l kapur tohor, 0,12 g/l tawas, dan 0,2 g/l zeolite. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor, tawas, dan zeolite adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan tawas adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan zeolite adalah 31,968 kg/hari Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor adalah Rp 172.627/hari, jika menggunakan tawas adalah Rp 190.180,8/hari, jika menggunakan zeolite adalah Rp 223,776/hari