Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

WAHYU

40 karya publik ditemukan.

2026: 32025: 32024: 72023: 62022: 52021: 22020: 12019: 112018: 2

Design Pit Penambangan Batubara Pit A1 PT. Bina Sarana Sukses, Lawang Kidul, Muara Enim, Sumatera Selatan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT.Bina Sarana Sukses merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha jasa pertambangan, penyewa alat berat dan perusahaan kontraktor pertambangan yang dipercaya oleh PT.Prima Mulia Sarana Sejahtera dengan luas WIUP seluas 4.179 Ha.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah lapisan batubara mengukur jumlah sumberdaya batubara dengan menggunakan menggunakan metode cross section dan metode triangularmenggunakan Software autodesk land desktop. Dimana metode cross section ini membagi endapan menjadi sayatan penampang dengan interval tertentuyangmenggunakan 40 titik koordinat, dimana 15 titik koordinat dari data pemboran dan 25 titik koordinat dari data survey danmetode triangular ini mengikat tiga titik pengeboran sehingga membentuk segitiga blok yang menggunakan 15 titikkoordinat dari data pemboran. Hasil dari pengolahan data sumberdaya terukur metode cross section didapat volume batubara 12.740.797,4m3, tonase batubara 16.563.036,61ton dan hasil sumberdaya terukur dengan metode triangular didapat volume batubara 503.336,726m3, tonase batubara 689.129,581ton. Penelitian ini juga menghasilkan rancangan design pit penambangan pit A1 3 jenjang di mana setiap jenjang memiliki 9 meter dengan geometri lereng tinggi 30 m, lebar 9 m dan sudut 40.

Evaluasi Ketidaktercapaian Target Produksi Overburden pada Bulan Agustus 2021 di Pit Central PT. Saptaindra Sejati Jobsite PT. Adaro Indonesia

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Target produksi overburden di pit Central PT Saptaindra Sejati jobsite PT Adaro Indonesia pada bulan Agustus 2021 sebesar 3.735.000 BCM/bulan sedangkan produksi aktual belum terpenuhi dimana hanya mencapai angka 2.858.496 BCM atau hanya 77% saja. Tujuan penelitian adalah menganalisis produktivitas aktual, menganalisis faktor yang mempengaruhi ketidaktercapaian produksi, dan menganalisis produksi dengan metode overall equipment effectiveness (OEE). Data primer pada penelitian meliputi waktu edar alat muat dan alat angkut serta waktu kerja efektif, sedangkan data sekunder meliputi target produksi overburden pada bulan Agustus 2021, jadwal kerja, spesifikasi alat muat dan alat angkut, peta loaksi perusahaan, peta wilayah PKP2B, dan peta geologi. Penelitian mengamati 3 fleet yang berada di Pit Central PT. Saptaindra Sejati. Untuk target produksi pada fleet I sebesar 695.000 BCM/bulan, pada fleet II sebesar 485.000 BCM/bulan, dan pada fleet III sebesar 345.000 BCM/bulan. Dengan hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas aktual pengupasan overburden pada fleet I sebesar 627.459,40 BCM/bulan, pada fleet II sebesar 451.527,95 BCM/bulan, dan pada fleet III sebesar 296.035,04 BCM/bulan. Metode perhitungan produksi menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Faktor yang mempengaruhi ketidaktercapaian produksi adalah rendahnya efisiensi kerja alat muat dan angkut, pola pemuatan yang diterpakan, waktu edar (cycle time) alat muat dan alat angkut, efisiensi kerja, dan nilai keserasian alat (match factor). Upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai target produksi yaitu dengan cara meningkatkan waktu kerja efektif dengan menekan waktu hambatan yang dapat dihindari, dan mengubah pola pemuatan dengan metode double side loading guna untuk menghilangkan waktu spotting time pada alat angkut. Sehingga produksinya tercapai dengan hasil produksi pada fleet I sebesar 750.388,74 BCM/bulan, pada fleet II sebesar 536.239,18 BCM/bulan, dan pada fleet III sebesar 366.310,19 BCM/bulan.

Analisis Identifikasi Bahaya Kecelakaan Kerja Menggunakan JSA dengan Pendekatan HIRA pada Aktivitas Penambangan Batuan di PT. KRP, Kerinci, Jambi

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Kuarindo Rizky Prima merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan pengolahan bahan galian batuan sirtu di Kabupaten Kerinci, Jambi. Dalam pelaksanaan aktivitas pertambangannya, PT. KRP belum menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik terutama pada aspek keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan. Berdasarkan pengamatan di lapangan, masih banyak ditemukan pelanggaran-pelanggaran K3 baik berupa kondisi tidak aman (KTA) maupun tindakan tidak aman (TTA). Sebagai upaya penerapan peraturan perundang-undangan pada Permen ESDM No. 26 Tahun 2018 Pasal 14 maka PT. KRP perlu menerapkan manajemen risiko berupa identifikasi bahaya (Hazard Identification) dan penilaian risiko (Risk Assessment) untuk menentukan prioritas pengendalian risiko kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya, melakukan penilaian risiko dan menentukan rekomendasi pengendalian risiko dari setiap bahanya kecelakaan kerja. Obyek penelitian adalah pekerjaan yang mengandung bahaya pada aktifitas penambangan batuan di PT. KRP yaitu pada tahapan loading, hauling & dumping. Teknik pengumpulan data yaitu observasi lapangan, studi literatur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aktivitas pekerjaan loading, hauling & dumping terdapat 57 jenis potensi bahaya dengan rincian 12 risiko kategori very high, 26 risiko kategori substansial, dan 12 risiko dengan kategori priority 3. Prioritas pengendalian risiko ditentukan berdasarkan tingkat risiko yang ada. Rekomendasi pengendalian ditetapkan berdasarkan hirarki pengendalian risiko pertambangan minerba sesuai Kepdirjen minerba KESDM No.185.K/37.04/DJB/2019 yaitu pengendalian rekayasa seperti eliminasi, subtitusi, dan isolasi, pengendalian administrasi seperti pemasangan rambu peringatan, pengendalian praktik kerja seperti job safety analysis, standar operating procedure, dan pelatihan (training) serta pengendalian APD dengan pemenuhan alat pelindung diri bagi para pekerja.

Kumpulan Rumus Terlengkap MATEMATIKA-FISIKA-KIMA

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku persembahan Indonesia Tera ini membahas secara tuntas rumus-rumus Matematika, Fisika, dan Kimia SMA. Buku ini memudahkan siswa SMA/MA/SMK dalam mereview (mengingat kembali) materi yang telah diterima di sekolah. Buku ini sangat tepat dijadikan buku panduan untuk menguasai rumus-rumus Matematika, Fisika, dan Kimia SMA. Chapter 2 berisi Kumpulan Rumus FISIKA. Buku ini ditulis oleh Wahyu Untara, ST. seorang penulis produktif yang berbasis sains dan bahasa. Meraih gelar sarjanan elektronika pada tahun 2002 di STTNas Yogyakarta. Penulis telah menulis aktif sejak tahun 2000. Buku buku penulis yang telah terbit di Indonesia Tera antara lain: Kamus Sains, kamus Bahasa Inggris-Indonesia-Indonesia-Inggris, Simple English Dictionary, dll yang diterbitkan oleh penerbit yang sama. -IndonesiaTera-

Biogas

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perhitungan Biaya Penggunaan Kapur Tohor (CaO) pada Proses Pengelolaan Air Asam Tambang di Kolom Pengendapan Lumpur PT. Karya Bumi Baratama

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pada tambang batubara PT. karya bumi baratama berdasarkan survey awal peneliti mendapatkan belum diketahuinya jumlah yang baku dalam penggunaan kapur tohor (CaO) pada proses pengelolaan air asam tambang. Dari kondisi tersebut ada beberapa timbunan atau tumpukan yang akan membentuk air asam tambang, penanganan batubara yang terekspos dengan udara dan air berpotensi menghasilkan air asam tambang, sehingga belum diketahuinya perhitungan biaya penggunaan kapur tohor (CaO) perbulan di perusahaan tersebut. Berdasarkan perhitungan, Dari hasil pengujian dan pengelolaan dengan microsoft excell penambahan kapur tohor sebanyak 0,1 gr dalam 100 ml mendapatkan pH akhir 10, penambahan kapur tohor sebanyak 0,2 gr mendapatkan pH akhir 12, penambahan kapur tohor sebanyak 0,3 gr mendapatkan pH akhir 12, penambahan kapur tohor sebanyak 0,4 gr mendapatkan pH akhir 13, penambahan kapur tohor sebanyak 0,5 gr mendapatkan pH akhir 13. Dari hasil perhitungan diperoleh kurva persamaan empiris yaitu Y = 14x +7,333 dengan mendapatkan nilai pH normal yaitu 7,5. Maka ditentukan jumlah yang baku atau efisien dalam penggunaan kapur tohor (CaO) gr/liter x volume kolam 1 (liter). Jumlah kapur tohor (CaO) 0,11 gr/liter x 202.500 liter = 22.275 gr = 22,275 kg, kemudian banyak kapur tohor (kg) x harga kapur tohor (CaO) Rp/kg. Maka didapatkan biaya yang digunakan untuk penetralan air asam tambang di kolam 1 sebesar Rp. 167.062,-

Analisis Geometri Jalan Tambang pada Penambangan Batubara Pit Central Timur di PT. Allied Indo Coal Jaya Parambahan Desa Batu Tanjung Kec. Talawi Kota Sawahlunto

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jalan tambang perlu mendapat perhatian khusus agar dapat menunjang kinerja peralatan mekanis. Pada jalan tambang sering dijumpai kerusakankerusakan di badan jalan seperti jalan berlubang, permukaan jalan tidak mulus. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi geometri jalan dan daya dukung tanah pada jalan tambang yang belum memenuhi standar. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan geometri jalan ideal pada jalan angkut tambang dari front penambangan menuju area disposal di PT. Allied indo coal jaya. Dalam penelitian ini penulis membahas tentang geometri jalan diantaranya: mengamati jalan lurus, lebar pada tikungan, grade dan superelavasi untuk semua segmen jalan lurus diambil 5, pada segmen 1 sebesar 3,80 m, segmen 3 sebesar 8,0 m, sgmen 4 sebesar 7,40 dan segmen 5 sebesar 6,80 m. Lebar jalan tikungan terbagi dua tikungan untuk segmen 1 sebesar 9,60 m, dan segmen 2 sebesar 10,20 m. Grede pada segmen 1 sebesar 10° atau setara dengan 2,7% dan 9° setara dengan 2,5 %. Superlavasi pada segmen 1 sebesar 10,82mm/m, segmen 2 sbesar 10,28 mm/m, dan segmen 3 sebesar 11,05mm/m. Lebar jalan angkut secara teori lebar jalan angkut untuk dua jalur mengunakan dump truck hino fm 260 ti dj pada jalan lurus adalah 8,750 m, dengan lebar actual di lapangan segmen 1 sebesar 3,80 m, segmen 3 sebesar 8,0m, segmen 4 sebesar 7,40 dan segmen 5 sebesar 6,80. Lebar jalan tikungan terbagi dua tikungan untuk pengukuran, jalan minimum ideal menurut teori dan hasil analisa data didapatkan lebar jalan tikungan sebesar 13,596 m, sedangkan lebar actual jalan pada tikungan dilapangan sebesar 9,60 m, sampai 10,20 m. kemiringan jalan/grade pada jalan angkut ada 2 kemiringan jalan/ grade berdasarkan teori AASTHO <8% dan ideal dilapangan terdapat kemiringan jalan/ grade sebesar 10° atau setara dengan 2,7% dan 9° setara dengan 2,5%. Nilai 2,7% dan 2,5% masih dalam kondisi aman yaitu dibawah 8%. Superelavasi yang ada dilapangan dengan memperhitungan kecepatan kendaraan 40 km/jam didapatkan hasil actual dilapangan pada segmen 1 sebesar 10,82 mm/m, segmen 2 sebesar 10,28 mm/m dan segmen 3 sebesar 11,05 mm/m agar diketahui jari-jari tikungan dilapangan dari 3 segmen pada superelavasi perlu dilakukan penimbunan kembali agar jalan pada tikungan terdapat superelavasi yang baik yaitu 20 mm/m-40 mm/m.