Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

149 hasil
Open Access
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Implementasi Metode Min-Max & Vendor Held Stock System untuk Minimalisasi Stockout & Inventory Value di PT Saptaindra Sejati Jobsite Adaro Mining

2023•Koleksi Perpustakaan

Stockout adalah sebuah situasi dimana jumlah stok atau persediaan tidak dapat memenuhi permintaan kebutuhan. Stockout juga berdampak pada perkembangan bisnis perusahaan baik short term maupun long term. Oleh karena itu dengan adanya forcasting dan system pengendalian persediaan stok dapat membantu memenuhi permintaan kebutuhan part tooth bucket, locking bolt dan block part unit Liebherr R9100 & R9200 pada periode berlangsung maupun periode akan datang. Dalam memenuhi kebutuhan periode akan datang dilakukan forcasting (peramalan) permintaan yang dihitung dengan metode moving average method, exponential smoothing method dan linier regression method. Maka setelah didapat nilai forcasting selanjutnya tentukan nilai stock pengaman (safety stock), dan menentukan nilai persediaan dengan menggunakan metode min-max stock. Dengan pengendalian persediaan stock menggunakan metode min-max dapat mengatasi masalah stockout part tooth bucket, locking bolt dan block part unit Liebherr R9100 & R9200 di PT Saptaindra Sejati jobsite Adaro Mining. Pengendalian persediaan yang baik akan berdampak juga pada inventory value perusahaan. Dimana inventory value yang kecil dapat berdampak besar bagi perusahaan dalam pengembangan asset atau produktifitas. Dengan metode vendor held stock system menjadi salah satu alternatif dalam menekan atau meminimalisir inventory value perusahaan dengan beban inventory dikelola dan dibebankan kepada vendor yang berlandaskan pada agreement yang telah disepakati. Dalam penelitian ini inventory value yang dapat di minimalisir adalah $ 412,593 atau kurang lebih Rp 6,312,668,679.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi dengan Membandingkan Metode Full Costing dengan Metode Activity Based Costing di UD. Ria Boga

2023•Koleksi Perpustakaan

UD. RIA BOGA merupakan salah satu UMKM/Home Industri asal Kabupaten Ponorogo yang bergerak dalam bidang makanan, khususnya roti dan kue. Produk dari UD. RIA BOGA diantaranya Bakpia Telo Ungu dan Bolu. Dalam menentukan harga pokok produksi ini, UD. RIA BOGA masih menggunakan perhitungan sederhana dan belum memperhitungkan semua unsur biaya produksi dalam harga pokok produksinya. Sehingga hal ini mengakibatkan perputaran dalam sistem keuangan usaha selalu rancu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode apa yang tepat untuk perhitungan harga pokok produksi di UD. Ria Boga. Hasil dari penelitian ini perhitungan harga pokok produksi metode full costing tahun 2022, produk bolu Rp 6.460,00 dan bakpia telo ungu Rp 9.837,00. Sedangkan tahun 2022, untuk produk bolu Rp 6.837,00 dan produk bakpia telo ungu Rp 8.804,00. perhitungan metode Activity Based Costing pada tahun 2021 produk bolu menghasilkan harga pokok produksi Rp 6.309,00, sedangkan produk bakpia telo Rp 12.751,00. Pada tahun 2022 produk bolu menghasilkan harga pokok produksi Rp 6.637,00, sedangkan produk bakpia telo ungu Rp 11.662,00. Perhitungan dalam Activity Based Costing memperhatikan pengeluaran setiap biaya overhead pada produk sesuai dengan konsumsi masing-masing aktivitas produk, sehingga hasilnya lebih akurat.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efisiensi Tanaman Azolla Microphylla dan Eichhornia Crassipes dalam Penurunan Kadar BOD dan COD Limbah Industri Tahu dengan Metode Fitoremediasi

2023•Koleksi Perpustakaan

Industri tahu merupakan salah satu industri yang berkembang pesat di Indonesia. Kegiatan industri tahu di Indonesia didominasi oleh usaha skala kecil dengan modal yang terbatas, sehingga sebagian besar industri tahu tidak memiliki unit pengolahan limbah. Limbah cair tahu yang dihasilkan dari proses produksi jika dibuang terus-menerus ke saluran drainase akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan karena tingginya parameter BOD dan COD pada limbah tersebut. Menurut PerMenLHK No. 5 Tahun 2014 parameter BOD dan COD yang diperbolehkan sebesar 150 mg/L dan 300 mg/L. Apabila melebihi baku mutu, maka harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Metode pengolahan limbah cair yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan untuk menurunkan parameter BOD dan COD yaitu metode fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Azolla micropylla dan Eichhornia crassipes dalam menurunkan BOD dan COD limbah cair tahu. Data penelitian berupa hasil pengujian BOD dan COD setelah metode fitoremediasi dengan waktu kontak selama 15 hari. Pengujian awal limbah cair tahu didapatkan hasil BOD dan COD sebesar 193,5 mg/L dan 489,2 mg/L. Setelah dilakukan pengolahan terhadap limbah cair tahu “X” dengan metode fitoremediasi efektivitas penurunan BOD dan COD masing-masing sebesar 48,27% dan 74,52%. Kombinasi berat efektif untuk menurunkan parameter BOD dan COD yaitu 100 Azolla microphylla + 300 Eichhornia crassipes.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Terhadap Optimalisasi Jarak dengan Metode Systematic Layout Planning (SLP) di CV. Kito Multi Industri

2023•Koleksi Perpustakaan

Tata letak yang terencana dengan baik akan menjadi penentu kelancaran dan kesuksesan kerja dari sebuah pabrik, dan pemindahan material yang pendek akan membuat waktu yang dibutuhkan semakin kecil sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi kecil juga. CV. Kito Multi Industri masih ditemukan adanya alur produksi bolak balik dengan jarak antar stasiun tergolong cukup jauh. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan usulan tata letak yang optimal kepada perusahaan guna mengurangi biaya Ongkos Material Handling (OMH). Metode Systematic Layout Planning (SLP) menggunakan input kuantitatif seperti jarak dan frekuensi perpindahan bahan serta input kualitatif seperti derajat hubungan aktivitas dalam tahap analisisnya, sehingga analisis yang dilakukan menjadi lebih baik. Metode Systematic Layout Planning (SLP) memiliki kelebihan karna memungkinkan bisa memberikan solusi yang lebih dari satu alternatif. Berdasarkan acuan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan perhitungan nilai Ongkos Material Handling (OMH), serta dari grafik ARC ada 2 usulan perbaikan layout, dari usulan yang ada maka usulan layout 2 disimpulkan mampu untuk mengurangi nilai OMH, dimana OMH per hari pada Layout awal sebesar Rp. 58.491,43, sedangkan dengan usulan layout 2 nilai OMH sebesar Rp. 37.851,43. ini tentu memberikan selisih yang cukup jauh jika dibandingkan dengan OMH awal, dimana selisih tersebut adalah sebesar Rp. 20.640.000.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perancangan TPS 3R di Kelurahan Kapalo Koto Kecamatan Pauh Kota Padang

2023•Koleksi Perpustakaan

Pertambahan jumlah penduduk di Kecamatan Pauh mengakibatkan meningkatmya konsumsi masyarakat yang berujung pada peningkatan jumlah timbulan sampah di TPS. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi timbulan sampah serta perencanaan TPS 3R di Kelurahan Kapalo Koto. Pengambilan sampling timbulan domestik berdasarkan SNI 19-3964-1994 tentang Metode Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan dan Komposisi Sampah. Berdasarkan hasil observasi lapangan selama 8 hari berturut-turut, rata-rata volume timbulan sampah yang dihasilkan masyarakat Kelurahan Kapalo Koto adalah 2,13 l/o/h. Dengan komposisi sampah organik 40,3 % , sampah anorganik 17,8 % , sampah kertas 20,8 % , sampah tekstil 7,2 %, sampah logam 3,57 % ,sampah karet 3,45 % dan sampah lainnya 6,97 %. Pengelolaan sampah TPS 3R kapalo Koto yang diterapkan adalah sampah organik yang dijadikan pupuk kompos dengan menggunakan mesin pencacah dan sampah anorganik yang dijadikan biji plastik dengan menggunakan mesin penggiling plastik. Luas TPS 3R yang direncanakan untuk Kelurahan Kapalo Koto adalah 371,5 m2.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Sistem Pakar Diagnosa Penyakit pada Ayam Petelur Menggunakan Metode Backward Chaining

2023•Koleksi Perpustakaan

Hasil dari sistem pakar diagnosa penyakit pada ayam petelur merupakan informasi yang sangat berguna bagi peternakan telur ayam Rezi Ras Kubu Rimbo Nagari Tinggi Kecamatan Enam Lingkung Kab. Padang Pariaman, serta menjadi tolak ukur bagi peternakan ini agar dapat menghasilkan informasi mengenai data penyakit dan solusi yang akurat. Pada Peternakan Rezi Ras ini faktor penghambat produksi telur yaitu sering terserangnya penyakit pada ayam si petelur karena kurang baik nya pemeliharaan, salah satu penyakit yang sering muncul yaitu adanya hama dan penyakit lainnya yang lambat di ketahui oleh pihak peternak, Dengan adanya permaslahan tersebut maka sangat diperlukan sistem baru yang sudah terkomputerisasi dengan baik agar memudahkan peternak melakukan konsultasi mengenai penyakit pada ayam petelur tanpa harus menunggu seorang pakar untuk mengetahui gejala dan mendapatkan solusi untuk mencegah penyakit tersebut, agar hasil panen meningkat dan kualitasnya terjaga. Program yang akan dirancang dengan berbasis website, menggunakan bahasa pemrograman PHP MyAdmin dan database MySQL. Dengan adanya aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit pada ayam petelur ini diharapkan dapat membantu peternak ayam Rezi Ras dalam melakukan produksi ayam petelur agar lebih baik lagi. Hasil dari aplikasi ini berupa laporan data gejala dan solusi yang didapatkan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Alat Gali Muat PC-800 dan Alat Angkut Terex-50D Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Overburden pada PT. Bintang Sukses Energi

2023•Koleksi Perpustakaan

Pada bulan Oktober 2022 produktivitas alat gali muat PC-800 pada PT. Bintang Sukses Energi saat ini tidak mencapai target sebesar 450 BCM/jam sementara produktivitas aktual hanya 414 BCM/jam. Dan produktivitas alat angkut pada PT. Bintang Sukses Energi tidak mencapai target sebesar 75 BCM/jam dengan produktivitas aktual sebesar 68 BCM/jam.delay time alat gali muat PC-800 sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 157 menit atau 2 jam 37 menit dan alat angkut Tirex-50 D sebesar 68 menit atau 1 jam 8 menit,Tujuan dari penelitian ini adalahmenganalisis besar waktu hambatan, nilai efisiensi kerja alat dan produktivitas alat gali muat PC-800 dan alat angkut Terex-50D. Metode perbaikan produktivitas kegiatan pengupasan overburden menggunakan metode Quality Control Circle (QCC). Setelah dilakukan simulasi perbaikan dengan metode Quality Control Circle (QCC)delay time alat gali muat PC-800adalah 63 menit atau 1 jam 3 menit dan alat angkut Tirex-50 D sebesar 68 menit atau 1 jam 8 menit.Efisiensi alat gali muat PC-800 sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 76%dan alat angkut Terex-50D sebesar 74% dan efisiensi alat gali muat PC-800 setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 90%dan alat angkut Terex-50D sebesar 90%.Produktivitas alat gali muat PC-800 sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 414,88 BCM/jamdan alat angkut Terex-50D sebesar 68,2 BCM/jamdan produktivitas alat gali muat PC-800 setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 492,74 BCM/jamdan alat angkut Terex-50D sebesar 82 BCM/jam.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Penetralan Air Asam Tambang Menggunakan Campuran Kapur Tohor dan Tawas untuk Memenuhi Baku Mutu Lingkungan untuk Parameter pH dan TSS di KUD Sinamar Sakato

2023•Koleksi Perpustakaan

Hasil pengamatan air asam tambang yang ada di KUD Sinamar Sakato terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5,2 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kualitas air asam tambang setelah penambahan dosis campuran tawas dan kapur tohor, menganalisis jumlah kebutuhan dosis campuran tawas dan kapur tohor dan biaya yang dibutuhkan untuk menetralkan air asam tambang. Data primer yang dibutuhkan adalah pH air, nilai TDS. Kualitas air asam tambang setelah penambahan dosis campuran tawas dan kapur tohor pada KUD Sinamar Sakato telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis campuran 0,25 g/l kapur tohor ditambah 0,5 g/l tawas. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang untuk dosis skala lapangan dibutuhkan campuran tawas sebanyak 79,92 kg ditambah 399,6 kg kapur tohor per hari. Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang dengan dosis campuran tawas dan kapur tohor untuk 1 hari dengan total Rp 4.075.920.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kajian Produktivitas Alat Gali Muat dan Alat Angkut Menggunakan Metode Kapasitas Produksi dan Metode Overall Equipment Effectiveness pada Pengupasan Overburden di PT. Sarolangun Bara Prima

2023•Koleksi Perpustakaan

Tidak tercapainya target produksi bulan Agustus tahun 2022 sebesar 70.000 BCM/bulan dikarenakan banyak waktu hambatan dan kurangnya pengawasan terhadap operator dan driver. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas aktual dengan menggunakan metode kapasitas produksi, metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi ketidak tercapaian target produksi pada pengupasan overburden dengan bantuan diagram fishbone, menganalisis produktivitas setelah perbaikan dengan menggunakan metode kapasitas produksi dan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Data primer yang diambil cycle time dump truck, cycle time excavator, waktu hambatan dan waktu kerja efektif. Produktivias aktual alat gali muat dengan metode kapasitas produksi sebesar 65.967,94 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 48.418,90 BCM/bulan. Produktivias aktual alat angkut dengan metode kapasitas produksi sebesar 56.598,09 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 65.615,60 BCM/bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaktercapaian target produksi adalah a) faktor manusia yaitu berhenti bekerja sebelum istirahat, terlambat bekerja sebelum istirahat, berhenti bekerja diawal pada akhir shift, terlambat bekerja pada awal shift; b) faktor lingkungan yaitu hujan; c) faktor peralatan seperti breakdown, pengisian fuel. Produktivias alat gali muat setelah perbaikan dengan metode kapasitas produksi sebesar 85.654,22 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 70.101,31 BCM/bulan. Produktivias alat angkut setelah perbaikan dengan metode kapasitas produksi sebesar 74.241,63 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 86.070,20 BCM/bulan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Produktivitas Alat Gali Muat Excavator 702 dan Alat Angkut SRT 95C dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness untuk Mencapai Target Produksi pada PT. Pusaka Bumi Transportasi

2023•Koleksi Perpustakaan

PT. Pusaka Bumi Transportasi is located in Muara Enim Market II, Muara Enim District, Muara Enim Regency, South Sumatra. The mining system uses a combination method of 1 unit of 702 excavator and 6 units of SRT 95C hauling equipment. Overburden stripping production refers to predetermined production, where the overburden production target in June 2023 is 800,000 bcm/month but only 750,000 bcm/month has been realized. This is because the amount of time wasted due to human factors, environmental factors and equipment factors. The purpose of this study is to analyze the loss time which results in production not being achieved using the overall equipment effectiveness method. Based on quantitative research using primary and secondary data and then repaired by simulating loss time reduction using the OEE method. Production for loading and unloading equipment before repair was 732,888 bcm/month with an OEE value of 29% and for hauling equipment 612,165.6 bcm/month with an OEE value of 47%. After repairs were made, the production of loading and unloading equipment was 1.034.208 bcm/month with an OEE value of 35% and hauling equipment of 808.315,2 bcm/month with an OEE value of 54%.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perencanaan TPS 3R (Reduce-Reuse-Recycle) di Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Padang Panjang

2023•Koleksi Perpustakaan

Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Panjang merupakan pasar yang membantu masyarakat khususnya petani dalam menjual hasil pertanian. Namun keberadaan pasar memberikan efek negatif bertambahnya timbulan sampah yang dibuang langsung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut menggunakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) 3R (reduce, reuse dan recycle). Penelitian bertujuan untuk menghitung timbulan dan komposisi sampah sehingga didapatkan kebutuhan sarana pewadahan dan pengumpulan sampah serta desain Layout TPS 3R yang sesuai. Penelitian diawali dengan observasi terkait kondisi eksisting pengelolaan sampah dilanjutkan dengan pengambilan sampel untuk pengukuran timbulan dan komposisi berdasarkan SNI 19-3964-1994. Hasil penelitian menunjukan timbulan sampah total tertinggi pada Pasar Induk Hasil Pertanian sebesar 4138,37 liter/hari atau 1517,8 kg/hari, dengan komposisi sampah tertinggi yaitu sampah organik berdasarkan berat sebesar 90,89% atau berdasarkan volume sebesar 61,49%. Pengolahan sampah utama yang direncanakan adalah pengomposan menggunakan aerator bambu dan mengakomodasi pengelolaan sampah plastik menggunakan mesin pencacah serta pengumpulan sampah berupa kardus dan kaleng sehingga dibutuhkan fasilitas TPS 3R dengan luas sebesar 152,83 m2. Residu sampah yang tidak terkelola diangkut ke tempat pemrosesan akhir (TPA) Sungai Andok dengan potensi pengurangan sampah mencapai 3579,37 liter/hari atau sebesar 86,49%.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengolahan Limbah Organik (Kulit Kakao dan Tempurung Kelapa) Menjadi Briket dengan Campuran Perekat Tepung Tapioka

2023•Koleksi Perpustakaan

Ketersediaan energi merupakan salah satu masalah utama di dunia saat ini. Setiap tahun kebutuhan energi semakin meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas manusia yang menggunakan bahan bakar minyak yang diperoleh dari fosil tumbuhan dan hewan yang terbentuk jutaan tahun yang lalu. Ketersediaan bahan bakar fosil akan semakin langka. Minimnya lahan TPA dan pasokan energi mendorong pemanfaatan limbah pertanian menjadi briket. Limbah pertanian yang dapat dijadikan briket adalah biomassa dari kulit kakao. Dalam hal ini nilai kalor pada briket kulit kakao masih belum memenuhi SNI 01-6235-2000, dan dalam penelitian ini digunakan tempurung kelapa sebagai bahan penambah briket kulit kakao. Pada penelitian ini menggunakan tiga hasil penelitian yaitu nilai kalor, kadar air, dan kadar abu. Hasil yang memenuhi SNI 01-6235-2000 adalah kombinasi campuran 20:80 dan 0:100 menggunakan perekat tepung tapioka.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kajian Pengaruh Tinggi Jenjang, Burden dan Spasi Terhadap Perolehan Fragmentasi Hasil Peledakan Overburden di PT. Allied Indo Coal Jaya

2023•Koleksi Perpustakaan

Hasil peledakan yang dilakukan di PT Allied Indo Coal Jaya mendapati geometri peledakan yang diterapkan perusahaan diperoleh fragmentasi hasil peledakan besar dari 60 cm (boulder) dengan persentase lebih dari 20% dan belum mencapai fragmentasi yang dinginkan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis geometri peledakan aktual dan distribusi fragmentasi hasil peledakan, merekomendasikan geometri usulan peledakan dan distribusi fragmentasi hasil peledakan, dan menganalisis pengaruh parameter tinggi jenjang, burden dan spacing terhadap fragmentasi hasil peledakan. Data yang dibutuhkan berupa geometri peledakan. Analisis geometri peledakan aktual dan distribusi fragmentasi hasil peledakan di PT. Allied Indo Coal Jaya, dimana pada peledakan pertama dan ke tiga dengan nilai burden 3 m, spasi 4 m, stemming 2 m, tinggi jenjang 5 m, kedalaman lubang 6 m dan fragmentasi yang lolos (>60 cm) senilai 66,83%. Sementara itu untuk peledakan ke dua dengan geometri peledakan burden 3 m, spasi 4 m, stemming 2 m, tinggi jenjang 6 m, kedalaman lubang 7 m dan fragmentasi yang lolos (>60 cm) senilai 80,85%. 2. Parameter tinggi jenjang berpengaruh terhadap persentase fragmentasi hasil peledakan yang lolos sedangkan burden dan spasi tidak berpengaruh terhadap fragmentasi hasil peledakan. Rekomendasi geometri peledakan usulan ke-1 dengan burden 2 m, spasi 4 m, temming 1,9 m, tinggi jenjang 6,6 m, kedalaman lubang 7 m dan fragmentasi yang lolos (>60 cm) senilai 79,32 %. Sementara itu untuk geometri peledakan usulan ke-2 dengan burden 2 m, spasi 4 m stemming 1,9 m, tinggi jenjang 7,4 kedalaman lubang 8 m dan fragmentasi yang lolos (>60 cm) senilai 91,06%.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Peralatan Tambang Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk Memenuhi Target Produksi di PT. Bintang Sumatra Pacific

2023•Koleksi Perpustakaan

PT. Bintang Sumatra Pacific merupakan suatu perusahaan tambang swasta yang beroperasi di Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. PT. Bintang Sumatra Pacific menetapkan produksi batu andesit pada Bulan Juni 2023 sebesar 15.000 ton/bulan sedangkan aktual hanya 13.000 ton/bulan, yang disebabkan oleh beberapa pengaruh yang mengakibatkan tidak tercapainya target produksi salah satunya adalah loss time. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis loss time terhadap produksi menggunakan metode overall equipment effectiveness, yang mana metode ini merupakan metode untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pada alat mekanis. Penelitian ini termasuk kepada penelitian kuantitatif, dimana menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer yang dibutuhkan yaitu cycle time alat gali muat, cycle time alat angkut, hambatan yang terjadi dilapangan, repair dan standby alat sedangkan untuk data sekunder yang dibutuhkan berupa data produksi aktual, target produksi, spesifikasi alat, jam kerja dan faktor pengisian bucket. Hasil penelitian menghasilkan efisiensi kerja alat gali muat excavator hitachi zaxis 210-5G yaitu 59%, sedangkan alat angkut dump truck hino type turbo charge intercooler yaitu 56%. Untuk produktivitas menggunakan metode OEE diperoleh produksi alat gali muat sebesar 12.384,23 ton/bulan dengan nilai OEE sebesar 41% dan alat angkut sebesar 11.079,56 ton/bulan dengan nilai OEE sebesar 39%. Setelah dilakukan perbaikan terhadap hambatan yang dapat dihindari, produksi meningkat yaitu alat gali muat 17.930,51 ton/bulan nilai OEE 49% dan produksi alat angkut 16.788,04 ton/bulan nilai OEE 48%.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Biaya Reklamasi Kegiatan Penambangan Batubara pada Disposal Area Blok 5 di PT. Inti Bara Perdana

2023•Koleksi Perpustakaan

PT. Inti Bara Perdana melakukan kegiatan reklamasi lahan di area blok 5 dimana area yang dilakukan kegiatan reklamasi itu bekas disposal area dan belum ada dilakukan perhitungan biaya reklamasi pada area blok 5 triwulan 3, dimana luas disposal area yang akan dilakukan kegiatan reklamasi seluas 7,466 ha. Metode penelitian menggunakan beberapa data seperti data primer dan data sekunder, untuk data primer yang digunakan yaitu cycle time alat excavator catarpillar pc 320, alat dump truck hino 500 fm 260 jd, dan bulldozer caterpillar D6R, dan data sekunder yang digunakan yaitu peta rencana reklamasi dengan luas lahan 7,466 hektar, spesifikasi alat excavator caterpillar pc 320, dump truck hino 500 fm 260 jd, dan bulldozer caterpillar D6R, daftar harga seperti bahan bakar minyak (bbm), harga bibit tanaman, harga pupuk, dan gaji karyawan. Didapatkan hasil total penebaran top soil yaitu sebesar Rp320.804.366,00. Jadi total keseluruhan biaya reklamasi yaitu biaya langsung ditambah dengan biaya tidak langsung, didapatkan hasil biaya langsung sebesar Rp397.920.256,00, dan biaya tidak langsung sebesar Rp126.936.562,00, jadi total biaya reklamasi disposal area blok 5 triwulan 3 tahun 2022 dengan total biaya sebesar Rp524.856.818,00, dan didapatkan total biaya per hektar luasan disposal area blok 5 triwulan 3 tahun 2022 yaitu sebesar Rp70.299.600,00.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Kestabilan Lereng pada Tambang Batubara Menggunakan Metode Bishop di PT. Pengembangan Investasi Riau

2023•Koleksi Perpustakaan

PT. Pengembangan Investasi Riau merupakan salah satu perusahaan tambang dengan menggunakan metode tambang terbuka (open pit). Lereng tambang dapat menimbulkan masalah kestabilan lereng berupa longsor dan gangguan operasional kegiatan penambangan. Kajian geoteknik menjadi salah satu hal yang penting dalam dunia perlerengan terutama lereng yang ada pada tambang. Kajian ini dapat menetukan aman atau tidaknya suatu lereng dengan mengetahui tekanan dan kekuatan dari material pembentuk lereng, dan data pendukung lainnya. Menganalisa faktor keamanan lereng setelah nilai bobot isi, sudut geser dalam, dan kohesi didapatkan dari pengolahan data dengan mengacu pada SNI 1964, 1966, dan 1967 serta 2008. Berdasarkan pengujian sampel di laboratorium didapatkan nilai bobot isi 15,092 KN/m3, S2 18,36 KN/m3, S3 18,856 KN/m3. Nilai sudut geser dalam S1 53,3, S2 40,75, S3 70,49. Nilai kohesi S1 9,1, S2 9,40, S3 8,93. Nilai Faktor Keamanan lereng di pit PT. Pengembangan Investasi Riau yang dianalisis menggunakan software Rocscience Slide V6.0 diperoleh sebesar 2,4 dengan metode Bishop. Artinya lereng berada dalam kondisi stabil (≥1,5) untuk lereng batuan (Hoek, 2002).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Alat Gali Muat Excavator Caterpillar 330 dan Alat Angkut Isuzu Giga 285 Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Overburden pada PT. Allied Indo Coal Jaya

2023•Koleksi Perpustakaan

PT. Allied Indo Coal Jaya adalah salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang usaha pertambangan batubara berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Sistem penambangan yang diterapkan oleh PT. Allied Indo Coal Jaya adalah sistem tambang bawah tanah (underground mining) dan tambang terbuka (surface mining) dengan metode open pit mining. Operasi penambangan saat ini sedang berjalan 2 pit, yaitu pit tengah dan pit puncak. Penelitian akan dilaksanakan di pit puncak. Hal ini dikarenakan pada pit puncak tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan perusahaan. Produksi aktual rata-rata 80.870,72 bcm/bulan, sementara target produksi bulanan adalah 110.000,00 bcm/bulan, dengan jarak ke disposal sejauh 2 Km. Pit puncak memiliki 2 fleet, yaitu dengan fleet 1 terdiri dari 1 unit excavator dan 5 unit dump truck serta fleet 2 terdiri dari 1 unit excavator dan 5 unit dump truck.Setelah melalui tahap dalam pengumpulan data serta pengolahan data, maka dilakukan analisa data dari pengolahan data yang didapat. Analisa data ini dilakukan untuk memperoleh besarnya waktu hambatan, nilai efisiensi kerja, nilai ketersediaan alat dan produktivitas aktual serta setelah perbaikan.Target produktivitas PT. Allied Indo Coal Jaya pada kegiatan pengupasan overburden adalah 110.000,00 bcm/bulan, untuk produktivitas aktualnya adalah sebesar 80.870,72 bcm/bulan, sedangkan untuk perhitungan teoritis didapatkan sebesar 81.760,86 bcm/bulan.Efisiensi alat gali muat sebelum dilakukan perbaikan sebesar 0,7666% dan alat angkut sebesar 0,8037%, sedangkan untuk efisiensi alat gali muat setelah dilakukan simulasi perbaikan meningkat menjadi 0,8907% dan efisiensi pada alat angkut meningkat menjadi 0,8870%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Kuat Tekan Terhadap Model dan Arah Rekahan dari Batuan Penyusun Lereng PT. Cahaya Bumi Perdana Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

2023•Koleksi Perpustakaan

Lereng pada pit PT. Cahaya Bumi Perdana memiliki kondisi batuan yang tergolong lunak (soft). Batuan sedimen yang menjadi batuan penyusun lereng berupa batu pasir, batu bara dan batu lanau jika terkena oleh air yang jenuh berakibat akan mengurangi daya dukungnya ketika dilakukan kegiatan penambangan. Menganalisis nilai kuat tekan batuan penyusun lereng dengan pengujian point load index dalam menganalisis nilai kuat tekan batuan dilakukan dengan pengujian menggunakan alat point load Index, menganalisis kelas massa batuan penyusun lereng serta tingkat kestabilan lereng menggunakan metode Rock Mass Rating (RMR), menganalisis faktor keamanan lereng dengan menggunakan software Rocscience Slide V6.0. Dari pengujian kuat tekan batuan menggunakan alat point load Index (PLI) diperoleh nilai UCS rata-rata untuk batu pasir sebesar 0,883 MPa dan untuk batu lanau sebesar 1,267 MPa. Kelas massa batuan yang diperoleh menggunakan metode klasifikasi kelas massa batuan Slope Mass Rating yaitu kelas IV dengan deskripsi jelek (poor), kondisi lereng yang tidak stabil serta jenis longsoran yang mungkin terjadi yaitu longsoran planar atau longsoran baji yang besar. Nilai Faktor Keamanan lereng di pit PT. Cahaya Bumi Perdana yang dianalisis menggunakan software Rocscience Slide V6.0 diperoleh sebesar 2,444 dengan metode Janbu Simplified. Artinya lereng berada dalam kondisi stabil (≥1,5) untuk lereng batuan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Bor Furukawa DR 002 dan Bor Epiroc T25 di Pit Barat Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) di PT. Allied Indo Coal Jaya

2023•Koleksi Perpustakaan

PT. Allied Indo Coal Jaya berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Pada kegiatan penambangan secara tambang terbuka, kegiatan pengupasan overburden dilakukan dengan menggunakan metode pemboran dan peledakan. PT. Allied Indo Coal Jaya menargetkan target lubang untuk alat bor furukawa DR 002 dan alat bor epiroc T25 adalah 30 lubang/hari, sedangkan realisasi dilapangan hanya tercapai 21 lubang/hari untuk alat bor furukawa DR 002 dan epiroc T25 hanya 23 disebabkan oleh hambatan-hambatan, baik itu hambatan yang dapat dihindari maupun hambatan yang tidak dapat dihindari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi kerja alat bor dan membandingkan menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Berdasarkan penelitian kuantitatif menggunakan data primer dan data sekunder, selanjutnya akan dilakukan perbaikan dengan simulasi pengurangan hambatan yang dapat dihindari agar dapat meningkatkan efisiensi kerja serta mencapai target produksi yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pada data aktual didapatkan produktivitas furukawa DR 002 sebesar 124,74 m/hari, dengan nilai OEE 56% dan untuk epiroc T25 sebesar 208,27 m/hari dengan nilai OEE 57%. Setelah dilakukan perbaikan hambatan dan cycle time, didapatkan produktivitas furukawa DR 002 sebesar 182,7 m/hari, dengan nilai OEE 81% dan untuk epiroc T25 sebesar 291,25 m/hari dengan nilai OEE 79%.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail