ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Aceh Mineral Prima Developmet (PT. AMPD) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu gamping, perusahaan tersebut yang berdiri pada tahun 2010 dengan luas IUP 16,01 Ha. PT. Aceh Mineral Prima Developmet terletak di Jorong Tanjung Gadang, Kenagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat. Sumber daya alam yang terdapat pada PT. Aceh Mineral Prima Development adalah bahan galian batu gamping, bahan galian ini berfungsi sebagai bahan konstruksi bangunan dan jalan. Tujuan penelitian ini menganalisis produktivitas dan efisiensi kerja alat gali muat Excavator Liugong 920E dan alat angkut Dump Truck Colt Diesel, menganalisis delay time alat gali muat Excavator Liugong 920E dan alat angkut Dump Truck Colt Diesel, serta menganalisis match factor alat gali muat Excavator Liugong 920E dan alat angkut Dump Truck Colt Diesel di PT. Aceh Mineral Prima Development. Mencapai target efisiensi kerja alat gali muat dan alat angkut sebesar 85%. Proses penambangan yang digunakan di PT. Aceh Mineral Prima Development adalah sistem tambang terbuka (Open Pit Mining) dengan metode quarry. Produktivitas yang dihasilkan dari Excavator Liugong 920E dalam 1 bulan sebanyak 34.485,6 ton/bulan dan produktivitas dari Dump Truck Colt Diesel dalam 1 bulan sebanyak 8.881,92 ton/bulan. Dari hasil diatas menunjukkan bahwa produktivitas dari Excavator Liugong 920E sudah melebihi dari target produksi yang ditetapkan oleh PT. Aceh Mineral Prima Development yaitu sebesar 25.000 ton/bulan, namun produktivitas dari Dump Truck Colt Diesel masih kurang dari target produksi yang ditetapkan oleh PT. Aceh Mineral Prima development yaitu sebesar 9.000 ton/bulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Bintang Sumatra Pacific merupakan suatu perusahaan tambang swasta yang beroperasi di Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. PT. Bintang Sumatra Pacific menetapkan produksi batu andesit pada Bulan Juni 2023 sebesar 15.000 ton/bulan sedangkan aktual hanya 13.000 ton/bulan, yang disebabkan oleh beberapa pengaruh yang mengakibatkan tidak tercapainya target produksi salah satunya adalah loss time. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis loss time terhadap produksi menggunakan metode overall equipment effectiveness, yang mana metode ini merupakan metode untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pada alat mekanis. Penelitian ini termasuk kepada penelitian kuantitatif, dimana menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer yang dibutuhkan yaitu cycle time alat gali muat, cycle time alat angkut, hambatan yang terjadi dilapangan, repair dan standby alat sedangkan untuk data sekunder yang dibutuhkan berupa data produksi aktual, target produksi, spesifikasi alat, jam kerja dan faktor pengisian bucket. Hasil penelitian menghasilkan efisiensi kerja alat gali muat excavator hitachi zaxis 210-5G yaitu 59%, sedangkan alat angkut dump truck hino type turbo charge intercooler yaitu 56%. Untuk produktivitas menggunakan metode OEE diperoleh produksi alat gali muat sebesar 12.384,23 ton/bulan dengan nilai OEE sebesar 41% dan alat angkut sebesar 11.079,56 ton/bulan dengan nilai OEE sebesar 39%. Setelah dilakukan perbaikan terhadap hambatan yang dapat dihindari, produksi meningkat yaitu alat gali muat 17.930,51 ton/bulan nilai OEE 49% dan produksi alat angkut 16.788,04 ton/bulan nilai OEE 48%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil pengamatan air asam tambang yang ada di KUD Sinamar Sakato terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5,2 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kualitas air asam tambang setelah penambahan dosis campuran tawas dan kapur tohor, menganalisis jumlah kebutuhan dosis campuran tawas dan kapur tohor dan biaya yang dibutuhkan untuk menetralkan air asam tambang. Data primer yang dibutuhkan adalah pH air, nilai TDS. Kualitas air asam tambang setelah penambahan dosis campuran tawas dan kapur tohor pada KUD Sinamar Sakato telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis campuran 0,25 g/l kapur tohor ditambah 0,5 g/l tawas. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang untuk dosis skala lapangan dibutuhkan campuran tawas sebanyak 79,92 kg ditambah 399,6 kg kapur tohor per hari. Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang dengan dosis campuran tawas dan kapur tohor untuk 1 hari dengan total Rp 4.075.920.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada tahun 2023 PT. Bintang Sukses Energi akan melakukan kegiatan penambangan pada Pit pinang dengan target produksi sebesar 1.500.000 Bcm/bulan. Berdasarkan kajian secara teoritis produksi yang bisa dicapai hanya sebesar 1.242.054,00 Bcm/bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelayakan ekonomi investasi pengadaan alat gali-muat dan alat angkut dan sensitivitas investasi apabila terjadi perubahan parameter harga jual batubara terhadap keuntungan proyek yang didapatkan. Dari hasil penelitan didapatkan produktivitas alat gali muat PC-800 sebesar 376,38 Bcm/jam dan kebutuhan alat gali muat PC-800 adalah 6 alat gali muat. Sedangkan produktivitas alat angkut Terex-50D sebesar 67,5 Bcm/jam kebutuhan alat angkut Terex-50D adalah 34 alat angkut Terex-50D Nilai Net Present Value (NPV) untuk pengadaan alat gali muat PC-800 adalah sebesar Rp6,528,726,895.86- dan alat angkut Terex-50D adalah sebesar sebesar Rp3.661.891.426,07- maka investasi layak dilakukan. Sedangkan lama waktu pengembalian modal untuk investasi alat gali muat PC-800 adalah 3 tahun 7 bulan dan alat angkut Terex-50D adalah 4 tahun investasi layak dilakukan. Dan analisa nilai Internal Rate Return (IRR) bernilai 22,7 % dan alat angkut Terex-50D bernilai 15,8% investasi layak dilakukan. sensitivitas dapat diketahui bahwa kelayakan investasi terhadap penurunan ongkos produksi Overburden sebesar 20% dan produksi tetap memiliki nilai NPV bernilai negatif maka perusahaan akan mengalami kerugian jika terjadi kenaikan harga batubara sebesar 10% dan produksi tetap memiliki nilai NPV bernilai negatif yaitu maka perusahaan akan mengalami kerugian dan jika terjadi kenaikan harga batubara sebesar 10% dan produksi mengalami kenaikan 30% memiliki nilai NPV bernilai positif artinya perusahaan akan mengalami keuntungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Inti Bara Perdana melakukan kegiatan reklamasi lahan di area blok 5 dimana area yang dilakukan kegiatan reklamasi itu bekas disposal area dan belum ada dilakukan perhitungan biaya reklamasi pada area blok 5 triwulan 3, dimana luas disposal area yang akan dilakukan kegiatan reklamasi seluas 7,466 ha. Metode penelitian menggunakan beberapa data seperti data primer dan data sekunder, untuk data primer yang digunakan yaitu cycle time alat excavator catarpillar pc 320, alat dump truck hino 500 fm 260 jd, dan bulldozer caterpillar D6R, dan data sekunder yang digunakan yaitu peta rencana reklamasi dengan luas lahan 7,466 hektar, spesifikasi alat excavator caterpillar pc 320, dump truck hino 500 fm 260 jd, dan bulldozer caterpillar D6R, daftar harga seperti bahan bakar minyak (bbm), harga bibit tanaman, harga pupuk, dan gaji karyawan. Didapatkan hasil total penebaran top soil yaitu sebesar Rp320.804.366,00. Jadi total keseluruhan biaya reklamasi yaitu biaya langsung ditambah dengan biaya tidak langsung, didapatkan hasil biaya langsung sebesar Rp397.920.256,00, dan biaya tidak langsung sebesar Rp126.936.562,00, jadi total biaya reklamasi disposal area blok 5 triwulan 3 tahun 2022 dengan total biaya sebesar Rp524.856.818,00, dan didapatkan total biaya per hektar luasan disposal area blok 5 triwulan 3 tahun 2022 yaitu sebesar Rp70.299.600,00.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian di CV. Tahiti Coal ini dilakukan karna melihat kenyataan di lapangan bahwasannya temperatur pada lubang produksi sebesar 29,6⁰C, banyaknya debu yang dihasilkan akibat proses produksi dan terdapat beberapa percabangan,belokan dan jalur pemisah pada jalur ventilasinya. Hal ini bertentangan dengan KEPMEN 1827K dan akan mengakibatkan terjadinya penurunan kuantitas udara pada suatu front tambang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Dimana penelitian ini akan menghasilkan perbandingan antara kuantitas dan kualitas udara yang ada pada lubang bukaan dan lubang produksi dan menganalisis panjang jalur udara yang dapat di suplai oleh blower utama dan penggiring yang ada di lokasi serta mengetahui kehilangan udara akibat hambatan pada jalur udara lurus dari lubang bukaan ke lubang produksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kuantitas dan kualitas udara pada lubang produksi telah melewati batas yang telah di tentukan dalam KEPMEN 1827K. Sementara Hambatan yang terjadi akibat Resistensi sebesar 2739,543 N.s/m⁸ hal ini disebabkan oleh persimpangan pada duct, pemisah pada duct dan panjang jalur udara itu sendiri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT.Bara Adhipratama (PT.Bama) merupakan salah satu perusahaan swasta yang melakukan penambangan batubara di Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. PT. Bama saat ini penambangan pada kawasan pit I yang sedang berjalan cadangannya semakin sedikit, salah satu cara untuk memperpanjang umur tambang adalah dengan melakukan ekspansi yaitu menambah kawasan wilayah penambangan baru yang bernama pit II, Desa Bukit Berlian. Dengan demikian perhitungan cadangan batubara terkira dan desain model dan arah sebaran batubara serta umur tambang tentunya menjadi hal yang penting demi keberlangsungan tambang kedepannya. Pemodelan dan penghitungan cadangan batubara terkira untuk memprediksi umur tambang menggunakan metode cross section dan block model. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder, yaitu data geologi, data collor, data survey, data topografi dan peta IUP. Proses pengolahan data dengan metode cross section melakukan permodelan dan perhitungan cadangan menggunakan data log bor sebanyak 10 titik bor, pada software surpac sehingga didapatkan total cadangan sebanyak 63.634 ton, volume Overburden (OB) 429.093 bcm, nilai SR 1: 6.7, dan umur tambang 6 bulan dengan luas area 4.5 hektar, sedangkan dengan menggunakan metode block model dibuat dengan ukuran 10x10 meter pada software surpac, total cadangan sebanyak 41.895 ton, volume OB 834.996 bcm, dan nilai SR 1:19.9 dengan umur tambang 7 bulan dan luas area 4.5.Sedangkan dengan software rockworks Proses pengolahan data dengan menggunakan metode cross section, dengan data log bor sebanyak 10 titik bor, didapatkan total cadangan 166.437 ton, volume OB 493.185 bcm, dan nilai SR 1:3 dengan umur tambang 13 bulan dengan luas area 4.5 hektar. Sedangkan menggunakan metode block model didapatkan cadangan 368.587 ton, volume OB 1.387.402 bcm, dan nilai SR 1:4, dengan umur tambang 32 bulan dengan luas area 4.5 hektar.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Kegiatan riset suatu perguruan tinggi merupakan salah satu faktor penentu kualitas perguruan tinggi tersebut. Riset yang berhasil adalah riset yang memiliki multiplier effect; efek yang berlipat ganda. Indikator efek yang berlipat ganda ini adalah menghasilkan luaran yang berdaya guna bagi masyarakat, mampu membangkitkan keberdayaan masyarakat baik melalui rekayasa sosial maupun rekayasa produk. Indikator keberhasilan lainnya adalah adanya diseminasi dan publikasi nasional dan internasional yang disitasi oleh banyak pihak, publikasi yang berupa buku, dan peningkatan kemampuan kekayaan intelektual. Kegiatan riset suatu perguruan tinggi memerlukan biaya operasional. Oleh karena itu, strategi pendanaan di tingkat perguruan tinggi sudah seharusnya dikelola secara tepat agar mampu bersaing menghasilkan luaran yang terukur. Buku ini memotret secara jelas hal pendanaan dan seluruh rangkaian pelaksanaan riset di perguruan tinggi, dari perencanaan sampai hasil riset. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan pihak perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan pengamatan dan data dari periode Januari-Mei 2022 telah terjadi 12 kecelakaan yang terjadi dengan 10 kasus kecelakaan jenis property demage (kerugian property) dan 2 kasus kecelakaan first aid. Di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal masih terdapat Tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman untuk itu perlu dilakukan penilaian dan evaluasi tentang pelaksanaan keselamatan dan Kesehatan kerja untuk menciptakan kondisi aman, menghindari tindakan tidak aman dan pengawasan pada setiap kegiatan. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan, sering terjadi kecelakaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kekerapan dan keparahan dari suatu kecelakaan dilakukan perhitungan frequency rate dan severity rate di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal dan Analisa penyebab kecelakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuesioner terhadap pekerja di PT. Bhumi Sriwijaya Perdana Coal dan diolah menggunakan metode statistik kecelakaan dan diagram. Nilai frequency rate (FR) periode januari-mei 2022 di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal sebesar 27,11 yang berarti PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal tergolong tingkat bahaya tinggi. Hal ini dibuktikan dengan nilai frequency rate periode januari-mei 2022 adalah FR ≥10. Sedangkan nilai keparahan kecelakaan kerja Severity Rate periode januari-mei melebihi cutting point 0 yakni sebesar 1,2 perusahaan seharusnya tidak kehilangan hari kerja produktif akibat kecelakaan kerja, karena dari insiden-insiden tersebut menyebabkan hilangnya hari kerja sebanyak 1 hari kerja. Persentase faktor penyebab kecelakaan yang ada di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal periode januari-mei adalah tindakan tidak aman (unsafe action) sebesar 63% dan kondisi tidak aman (unsafe condition) sebesar 37%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan air asam tambang dapat dilakukan dengan pengolahan aktif dan pengolahan pasif. Pengelolaan air asam tambang di PT. Bara Prima Pratama dilakukan dengan system metode aktif yaitu dengan pengapuran. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap parameter pH air asam tambang dan menganalisis penggunaan fly ash dan kapur tohor terhadap parameter TSS pada penetralan air asam tambang. Proses netralisasi dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan metode eksperiment dengan penambahan koagulan fly ash dan kapur tohor dosis 0,003 g/l, 0,27 g/l dangan dosis keseluruhan 0,30gr. penambahan fly ash dan kapur tohor dengan dosis 0,006 g/l, 0,24 g/l dangan dosis keseluruhan 0,30 g/l. Dari hasil penelitian ini fly ash, kapur tohor tidak berpengaruh besar terhadap perubahan sedangkan kapur Tohor dapat meningkatkan nilai pH dangan cepat. Pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap pH setelah penetralan memiliki kolerasi nilai R2 = 0,7752 (77,52%) adalah nilai yang sangat kuat, dengan dosis 0,30 gr pada percobaan ke 1(10:90), percobaan ke 2 (20:80), percobaan ke 3(30:70). Pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap TSS setelah penetralan memiliki kolerasi nilai R2 = = 0,7449 (74,49%) adalah nilai yang sangat kuat, dengan dosis 0,30 gr pada setiap percobaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada PT. Bina Sarana Sukses terdapat genangan air pada front penambangan yang diakibatkan dari adanya luapan air limpasan dan air tanah, serta penggunaan pompa yang belum optimal pada area front pit selatan. Dengan dimensi sump aktual yaitu 150 m x 30 m x 10 meter dengan volume sump aktual 9000 m3 dan dimensi saluran yaitu tinggi saluran 1,5 m, lebar bawah 1,5 m lebar atas 2 m, panjang saluran 526 m, dengan kemiringan slope 60˚. Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis debit limpasan pada pit selatan PT, BSS, menganalisis jumlah kebutuhan pompa ideal untuk penyaliran tambang di PT.BSS, menganalisis dimensi ideal sump di PT. BSS. Data primer yang di butuhkan meliputi: debit aktual pemompaan, titik koordinat dan elevasi, panjang pipa dan jumlah belokan pipa, dimensi saluran kpl. Data sekunder yang di butuhkan meliputi: data curah hujan tahunan, spesifikasi pompa, peta topografi dan peta situasi tambang. Hasil menunjukkan bahwa debit limpasan 511,93 m3/jam, pompa yang di butukan sebanyak 1 pompa dengan head sebesar 131,4 dan volume sump yang di butuhkan yaitu 20.643,75 m3
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada main shaft PT. Allied Indo Coal Jaya ditemukannya genangan air, hal ini karena tidak optimalnya kinerja pompa dan dimensi sump aktual tergolong kecil. Tujuan penelitian : menganalisis debit air tanah yang masuk ke main shaft , menganalisis jumlah pompa yang ideal untuk pemompaan air dari main shaft dan menganalisis dimensi sump yang ideal untuk main shaft . Adapun data primer dan sekunder yang dibutuhkan pada penelitian ini yaitu data primer berupa: elevasi awal dan akhir permukaan air saat sebelum dan sesudah pompa dihidupkan, luas area genangan air, elevasi terdapatnya genangan air, dimensi sump aktual, head total pompa, panjang pipa, diameter pipa, H1 dan H2 (elevasi pipa buang dan pipa hisap). Sedangkan data sekunder berupa: peta kesampaian daerah, peta IUP, peta topografi, peta geologi, spesifikasi pompa. Total debit air tanah yang masuk ke area tambang bawah tanah lubang main shaft di PT. Allied Indo Coal Jaya yaitu sebesar 0,111 m3/menit. Jumlah pompa yang berada di lubang main shaft di PT. Allied Indo Coal Jaya aktual sebanyak 7 unit, sedangkan jumlah pompa ini tidak mencukupi untuk mengeluarkan air dari lubang main shaft . Oleh karena itu direkomendasikan penambahan 2 unit pompa Airlux WQD10-12-0,75 dengan spesifikasi yang sama. Rancangan dimensi sump ideal untuk sump/BK 1 pada lubang main shaft di PT. Allied Indo Coal Jaya yaitu berbentuk prisma trapesium dengan dimensi panjang permukaan 5 m, lebar permukaan 3 m, panjang dasar 4 m, serta lebar dasar 2 m dan memiliki volume sebesar 20,25 m3.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Bukit Asam Tbk, sebagai salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia yang beroperasi di Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, menggunakan sistem penambangan terbuka (surface mining) dimana pada setiap kegiatan penambangan memiliki dampak negatif bagi lingkungan sekitar, salah satunya yaitu adanya air asam tambang (Acid Mine Drainage). Air dari tambang yang mengandung logam berat serta pH yang rendah, menyebabkan penurunan pH air sehingga dapat mencemari sungai dan berbahaya terhadap makhluk hidup disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penetralan pH air asam tambang pada KPL Pit 1 Timur Banko Barat serta menganalisis kebutuhan dosis kapur tohor (CaO) yang sesuai untuk menetralkan pH air asam tambang dan merancang penyebaran kapur tohor (CaO) pada KPL Pit 1 Timur Banko Barat. Untuk mengatasi permasalahan Air Asam Tambang, PT. Bukit Asam Tbk. memanfaatkan kapur tohor (CaO) sebagai bahan penetral air asam tambang dengan kecepatan pada saluran terbuka menuju mud trap sebesar 0,235m/s, menggunakan dosis kapur tohor (CaO) sebesar 0,4638 gr/l atau 155 karung/hari yang dilarutkan di 4 titik lokasi penebaran kapur tohor (CaO) dimana setiap titik nya dilakukan pengapuran sebanyak 39 karung/titik yang akan menaikan pH sebesar 0,6812. Sehingga nilai pH air asam tambang yang keluar pada titik penaatan sesuai dengan baku mutu lingkungan (6-9).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penambangan Tanah Liat/ Clay di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang oleh Sdr. jumaidi melakukan kegiatan operasi produksi, Kegiatan Operasi Produksi seluas lebih kurang 1 hektare dan luas rencana konsesi seluas 5,0 hektare. Tujuan dari penelitian ini yaitu Melakukan desain akhir penambangan di IUP Jumaidi, Menentukan sisa volume galian penambangan di IUP Jumaidi, Menentukan waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan penambangan di IUP Jumaidi, Menghitung produktivitas alat angkut dan alat muat untuk mencapai target produksi penambangan di IUP Jumaidi. Desain akhir penambangan Clay IUP Jumaidi dilakukan menggunakan software Global mapping, surpac, dan autocad menghasilkan 4 jenjang yang masing-masing memiliki luas area 27.689,70 m², 32.414,82 m², 36.571,44 m², dan 40.915,37 m². Ketinggian jenjang mencapai 5 m dan lebar jalan 7 m.Total volume dan tonase di IUP Jumaidi yaitu volume 286,031 bcm dan tonase 600,665 ton/bulan. Produktivitas alat gali muat dan alat angkut yaitu produktivitas alat gali muat sebesar 11,460 ton/bulan dan produktivitas alat angkut 2 unit 10,344 ton/bulan.Waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan penambangan IUP Jumaidi yaitu selama 58 bulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan air asam tambang dapat dilakukan dengan pengolahan aktif dan pengolahan pasif. Pengelolaan air asam tambang di CV. Tahiti Coal dilakukan dengan sistem dewatering dan metode aktif yaitu dengan pengapuran. Pengelolaan air asam tambang dengan metode aktif dapat juga dilakukan dengan menggunakan tawas dan kapur padam. Tujuan penelitian ini adalah Mengidentifikasi kondisi air asam tambang CV.Tahiti Coal sebelum dilakukan pengolahan/penetralan dan menganalisis perbandingan penggunaan tawas dan kapur padam pada penetralan air asam tambang. Proses netralisasi dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan metode titrasi dengan penambahan koagulan tawas dengan dosis 0,010 g/l, 0,015 g/l dan 0,020 g/l dan penambahan koagulan kapur padam dengan dosis 0,005 g/l, 0,010 g/l dan 0,015 g/l. Dari hasil penelitian ini tawas tidak berpengaruh besar terhadap perubahan sedangkan kapur padam dapat meningkatkan nilai pH dan menurunkan kandungan Mn.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Benal Aiti Bara Perkasa job site JPC merupakan perusahan yang bergerak di bidang penambangan batubara yang berlokasi di Mandi Angin, Sarolangun Provinsi Jambi dengan sistem tambang terbuka. PT. Benal Aiti Bara Perkasa mempunyai jumlah target produksi Batubara bulanan yaitu 30.000 Ton dan 360.000 Ton per tahun dengan Stripping ratio 1:4. Pada penambangan PT. Benal Aiti Bara Perkasa Jobsite JPC Belum ada susunan anggaran biaya masuk (cash in flow) dan biaya keluar (cash out flow), sehingga penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kelayakan ekonomi tambang untuk mengetahui jumlah keuntungan yang diperoleh pada penambangan di PT. Benal Aiti Bara Perkasa untuk 10 tahun kedepan. Parameter yang digunakan untuk menentukan Analisis Kelayakan Finansial Ekonomi dalam produksi Batubara di PT. BABP Job site JPC adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), Payback period (PP). Berdasarkan hasil penelitian analisis ekonomi diperoleh jumlah biaya operasional (Cash Out Flow) yang dikeluarkan oleh PT. Benal Aiti Bara Perkasa dari tahun 2020-2030 adalah sebesar Rp. 790.496.722.080 dan nilai Net present Value yaitu Rp. 3.233.615.955.091, Internal Rate Return yaitu 84,18% , besar dari suku bunga 6%. dan Payback Period 4,58 Tahun, Maka proyek tersebut layak untuk dijalankan. Nilai Payback Period yang didapatkan yaitu 4 Tahun, lebih kecil dari umur tambang yaitu 10 tahun. Pendapatan penjualan Batubara adalah sebanyak Rp.1.440.000.000.000. Maka penambangan ini layak untuk dilaksanakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
CV. Tahiti Coal adalah salah satu perusahaan tambang batubara bawah tanah di Kota Sawahlunto yang menerapkan metode penambangan room and pillar. Sistem ventilasi yang digunakan adalah sistem hembus (forcing system) dengan penyusunan blower secara estafet. Pemasangan blower sistem hembus tidak diikuti dengan pemasangan blower hisap, sehingga udara kotor tidak segera tersirkulasikan keluar. Udara kotor hasil dari kegiatan penambangan dari satu front dipompakan kembali ke front berikutnya dan mengakibatkan peningkatan kepekatan debu dan temperature. Dari hasil pengukuran temperatur di dalam Lubang Utama (LU) 28,6 0C dan di Lubang 04 Cabang (LC) 26,9 0C. Kelembaban rata-rata di yakni 90,54 %. Hal ini bertentangan dengan peraturan pemerintah dalam KEPMEN 1827K/30/MEM/2018 yang menyebutkan “Temperatur udara di dalam tambang bawah tanah harus dipertahankan antara 18 derajat celcius sampai dengan 24 derajat celcius dengan kelembaban relatif maksimum 85 persen”, sehingga harus dilakukan evaluasi.Setelah dilakukanya pemasangan ventilasi hisap, temperatur udara efektif dan kelembaban relatif sudah sesuai dengan Nilai Ambang Batas yang diperbolehkan oleh KEPMEN 1827K/30/MEM/2018. Pengontrolan terhadap temperatur udara efektif dan kelembaban relatif perlu dilakukan agar terciptanya kondisi kerja yang aman dan nyaman.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Mandiangin Bara Prima merupakan perusahaan bergerak dibidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2005 dan merupakan salah satu perusahaan yang terletak di Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis kualitas air asam tambang setelah ditambahkan media kapur tohor dan fly ash serta menganalisis jumlah kebutuhan kapur tohor serta fly ash dan biaya yang yang dibutuhkan. Dari hasil penelitan didapatkan Kualitas air asam tambang setelah ditambahkan kapur tohor pH air menjdi basa dengan nilai pH pada inlet 1 sebesar 9,43 dan pada inlet 2 sebesar 9,60. Sedangkan nilai TSS pada inlet 2 sebesar 9556,67 mg/L, sedangkan kadar Fe pada inlet 1 sebesar 4,56 mg/L dan pada inlet 2 sebesar 135,14 mg/L dan kadar Mn pada inlet 1 sebesar 1,082 mg/L dan pada inlet 2 sebesar 6,11 mg/L. Dan kualitas air asam tambang setelah ditambahkan fly ash pH air menjadi netral dengan nilai pH pada inlet 1 sebesar 7,87 dan pada inlet 2 sebesar 8,60. Sedangkan nilai TSS pada inlet 2 sebesar 33.5140 mg/L, sedangkan kadar Fe pada inlet 1 sebesar 230,28 mg/L dan pada inlet 2 sebesar 308,62 mg/L dan kadar Mn pada inlet 1 sebesar 11,29 mg/L dan pada inlet 2 sebesar 785,09 mg/L. Kebutuhan bahan penetral AAT untuk kapur tohor per bulan sebesar 410,28 Kg/bulan dengan biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp. 2.052.400,-/bulan dan fly ash sebanyak 2.630,7936 Kg/bulan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT Anugrah Alam Semesta Coal merupakan kontraktor penambanagan diarea izin penambangan pada PT Andhika Yoga Pratama selaku pemegang IUP OP SK Bupati sarolangun No 47 Tahun 2009. Adapun bentuk kerjasama penambangan anatra PT Anugrah Alam Semesta Coal dengan PT Andhika Yoga Pratama dalam bentuk kerjasama joint Operation. Untuk memonitoring kegiatan penambangan PT Anugrah Alam Semesta Coal di setiap tahunnya dan untuk mengetahui kegiatan yang telah dilakukan pada tahun berjalan maka dibuatlah laporan tahunan untuk mengetahui perkembangan kegiatan yang telah dilakuan pada tahun sebelumnya dan kegiatan yang akan dilakukan di tahun berikutnya. Wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT Anugrah Alam Semesta Coal Pratama dengan luas area 3000 Ha, dengan status lahan merupakan kawasan Hutan Produksi dan telah dilakukan pengurusan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan 1100 Ha dari luasan IUP OP seluas 3000 Ha. Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT Anugrah Alam Semesta Coal terbagi menjadi 11 Blok penambangan (Blok A sampai dengan Blok K). Adapun area kerja operasi penambangan PT Anugrah Alam Semesta Coal pada IUP OP PT Andhika Yoga Pratama, berada pada Blok D, Blok E dan Blok F dengan luas area 770 Ha. Luasan area Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan dari tiga Blok penambangan PT Anugrah Alam Semesta Coal pada Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT Andhika Yoga Pratama seluas 423 Ha terbagi pada Blok D dan Blok E.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Batu Berkah Bersama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang andesite, Jalan tambang di PT. Batu Berkah Bersama perlu perhatian khusus supaya dapat menunjang kinerja peralatan mekanis. sebagian jalan tambang banyak ditemui kerusakan-kerusakan jalan seperti jalan bergelombang, jalan yang berlobang. biasanya hal ini dikarenakan oleh kondisi cuaca yang tidak baik, geometri jalan dan jalan tambang yang belum memenuhi standar. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan geometri jalan ideal pada jalan angkut tambang dari jalan raya menuju site pertambangan di PT. Batu Berkah. Dalam penelitian ini penulis membahas tentang geometri jalan diantaranya: mengamati jalan lurus, lebar pada tikungan, grade, superelavasi dan jari-jari tikungan. Untuk semua segmen jalan lurus dan jalan pada tikungan diambil 12 segmen dari jalan raya menuju site pertambangan dengan jarak 4 KM, sedangkan jalan aktual di lapangan yaitu dengan rata-rata 5 meter sampai 8 meter, sedangkan jalan aktual pada tikungan dilapangan yaitu dengan rata-rata 6 meter sampai 11 meter. Kemiringan Grade jalan dari perhitungan kemiringan jalan yang sudah di teliti sudah memenuhi standar AASTHO yaitu di bawah <8%. Superelavasi dan jari-jari tikungan pada setiap segmen adalah sebesar 47,36 mm/m, dari semua segmen belum ada jalan yg standar menurut teori AASTHO jalan lurus maupun jalan pada tikungan. Setelah dilakukan penelitian di dapatkan geometri jalan diantaranya jalan lurus sebesar 8,591m, jalan pada tikungan sebesar 13,412m, Kemiringan Grade pada jalan pertambangan telah memenuhi standar AASTHO yaitu dengan kemiringan paling besar adalah 3,6% dari AASTHO ideal <8%. Superlavasi dan jari-jari tikungan pada setiap tikungan mempunya nilai rata-rata sebesar 47,36 mm/m.