ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di Indonesia potensi sumberdaya batubara melimpah. Namun pemanfaatan batubara peringkat rendah (brown coal) masih sangat kurang. Upaya pengoptimalan brown coal ini dengan menerapkan teknologi aglomerasi untuk meningkatkan kualitas batubara tersebut. Tujuan penelitian ini menerapkan metode aglomerasi air kapur–minyak sawit mentah guna mengetahui perubahan kadar abu dan kandungan sulfur pada brown coal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel brown coal yang digunakan dalam penelitian ini ukuran 140 mesh dengan massa 10 gram masing-masing untuk minyak sawit mentah (CPO 2 ml, 3 ml, dan 4 ml). Hasil nalisis diperoleh bahwa semakin banyak volume minyak sawit mentah yang diberikan, kadar karbon yang diikat semakin tinggi sehingga nilai kalori batubara juga akan meningkat. Nilai kandungan sulfur yang diperoleh secara berurutan sebesar 0,472%, 0,100%, dan 0,0898%, sedangkan kadar abu (ash content) mengalami penurunan dengan nilai sebesar 3.48%, 3,37%, dan 3.09%. Nilai kalori yang diperoleh secara berurutan sebesar 4.736,11 Kcal/kg, 4.828,16 Kcal/kg dan 5.223,50 Kcal/kg. Disimpulkan bahwa dengan metode aglomerasi air kapur-minyak sawit mentah, brown coal yang terdapat di PT. Asia Multi Investama Kabupaten Tebo Provinsi Jambi dapat ditingkatkan nilai kalorinya dan kadar abu yang semakin berkurang. Hubungan antara nilai kalori dan kadar abu diperoleh dengan menggunakan regresi linear sederhana dengan nilai koefisien determinasi 0,99, hubungan antara kandungan sulfur dan nilai kalori diperoleh dengan menggunakan regresi linear sederhana dengan nilai koefisien determinasi 0,44.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota sungai penuh memiliki sentra pandai besi yang terletak di desa Koto Padang, kecamatan Tanah Kampung, kota Sungai Penuh. Rata-rata penduduk desa koto padang ini meraup keuntungan dari hasil olahan pandai besi seperti parang, pisau, kapak, dan sejenisnya. Proses produksi dilakukan dengan menimbulkan kebisingan, terutama pada saat besi ditempa dengan martil dan pada proses finishing menggunakan gerinda. Mesin dalam proses pembuatan menghasilkan kebisingan dengan tekanan suara yang tinggi. Berdasarkan data awal kebisingan yang diukur pada lokasi industri, dimana pengukuran dilakukan dengan dilakukan pengulangan sebanyak 2 kali, diperoleh nilai kebisingan yang cukup tinggi. Untuk data awal, pengukuran dilakukan pada 10 IKM, sehingga diperoleh intensitas kebisingan pada IKM rata-rata melebihi nilai ambang batas (NAB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas kebisingan terhadap kinerja karyawan pada sentra IKM pandai besi menggunakan metode Struktural Equation Modelling (SEM). Berdasarkan data awal kebisingan yang diukur pada lokasi industri, dimana pengukuran dilakukan dengan dilakukan pengulangan sebanyak
2 kali, diperoleh nilai kebisingan yang cukup tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Intensitas kebisingan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai T Statistics = 8,922 > 1,96 dan nilai P-Values = 0,000 < 0,05. Nilai R-Square dari kinerja karyawan adalah 0,616, yang berarti intensitas kebisingan mampu mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 61,6%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Bintang Sumatra Pacific merupakan perusahaan tambang batuan andesit, pada proses penambangan beberapa kegiatan produksi pekerja masih belum banyak yang memakai alat pelindung diri (APD), seperti pada kegiatan pemboran pekerja tidak memakai alat pelindung telinga, mata dan mulut. Dalam proses penambangan dapat menimbulkan tekanan lingkungan yang berdampak fisik maupun non fisik, bentuk tekanan lingkungan dapat berupa kebisingan dan kelembaban. Pada proses kegiatan produksi pekerja masih belum banyak yang memakai alat pelindung diri (APD), seperti pada kegiatan pemboran pekerja tidak memakai alat pelindung telinga, mata dan mulut. Di lokasi yang menjadi objek penelitian beberapa masih melebihi nilai ambang batas, seperti tingkat kebisingan pada area pemboran 99.1 dBA dan lintasan kerja 96.3 dBA. Tujuan penelitian ialah mengidentifikasi bahaya tingkat kebisingan, kelembaban, mengetahui persepsi para pekerja dan memetakan hasil tingkat kebisingan dan kelembaban menggunakan software surfer 11. Dari hasil penelitian tingkat kebisingan melebihi nilai ambang batas pada area bengkel 86.04 dB, pemboran 97.18 dB, lintasan kerja 96.35 dB, dan area peledakan 60,9 dB dan tingkat kelembaban masih berada dibawah 85% nilai ambang batas. Pemetaan menunjukkan tiga warna yaitu warna biru 60 – 72 dB, area warna hijau 72 - 82 dB, area warna orange 84 – 92 dan area warna merah 94 – 100 dB. Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-51/MENAKER/1999 sebagai acuan ambang batas kerja maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kebisingan melebihi nilai ambang batas, tingkat kelembaban dibawah ambang batas dan persepsi pekerja yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MTsN 2 Agam merupakan salah satu sekolah setara Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tidak lepas dari data dan dokumentasi. Salah satunya adalah pengolahan nilai ujian yang merupakan bagian dari Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Sistem penilaian ujian dilaksanakan sebagai tolak ukur keberhasilan siswa dalam proses dan hasil kompetensi siswa pada beberapa mata pelajaran tertentu. Perancarangan Aplikasi Pengolahan Nilai Ijazah ini di harapkan dapat membantu madarasah dalam mengolah nilai ujian siswa, serta menghindari terjadinya input data yang sama secara berulang dan memakan waktu yang cukup lama. Rancangan aplikasi ini menggunakan metode pengembangan sistem yaitu System Development Life Cycle (SDLC) yang dibuat dengan bahasa pemrograman Visual Basic.Net dan database MYSQL yang merupakan perangkat lunak Database Management System (DBMS). Rancangan aplikasi ini menyajikan laporan berupa data siswa, data mata pelajaran, Surat Keterangan Kelulusan (SKK), Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dan Kumpulan Nilai Raport Siswa. Surat Keterangan Kelulusan (SKK), dan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) ini bersifat sementara, tetapi dapat dipergunakan siswa sebagai syarat melanjutkan pedidikan ke jenjang yang lebih tinggi sebelum ijazah asli diserahkan kepada siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penghematan pemakaian energi listrik sangat perlu dilakukan karena keterbatasan ketersediaan sumber energi listrik yang banyak digunakan sekarang. Dinas X merupakan salah satu instansi pemerintah yang menggunakan energi listrik harus melakukan penghematan pemanfaatan energi listrik tersebut sebagai salah satu upaya konservasi energi. Tujuan penelitian adalah mengetahui Nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) pada pemakaian tahun 2019 dan mengevaluasi pemanfaatan energi listriknya. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dengan menggunakan kuisioner dan observasi terhadap tiga aspek pemanfaaatannya, yaitu cahaya, udara dan peralatan pendukung. Sampling responden dikumpulkan dengan teknik sampling purposif. Penelitian ini menghasilkan nilai IKE gedung Dinas X pada tahun 2019, tertinggi di bulan Februari 7,85 kWh/m2, dan terendah di bulan Juli 6,26 kWh/m2, dan rata-rata IKE tahun 2019 adalah 7,09 kWh/m2. Berdasarkan nilai Standar IKE maka Nilai IKE Dinas X termasuk sangat efisien, karena nilai perolehannya 8,5. Hasil evaluasi penghematan energi gedung Dinas X dikelompokkan dalam kategori hemat, idealnya pemanfaatan energi listrik di gedung Dinas X adalah sangat hemat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Batubara di PT. Atoz Nusantara Mining secara umum tergolong batubara sub-bituminus dengan kadar sulfur yang tinggi. Perlu dilakukan penurunan kadar sulfur pada batubara. Salah satu usaha untuk menurunkan kadar sulfur tersebut adalah dengan pencucian batubara menggunakan metode flotasi. Usaha pengurangan kadar sulfur pada batubara selain menghilangkan pencemar juga merupakan usaha untuk menaikan nilai kalori sehingga dapat meningkatkan harga jual batubara.
Pencucian batubara menggunakan metoda flotasi dengan campuran air laut dan minyak tanah pada ukuran batubara 40 mesh, 60 mesh, 100 mesh, 200 mesh dan 325 mesh. Menggunakan sel flotasi dengan volume air laut 1 L, minyak tanah
40 ml dan batubara 100 gr dengan waktu flotasi selama 7 menit. Setelah batubara dicuci, lalu dikeringkan selama 7 hari. Selanjutnya di uji laboratorium untuk mengetahui nilai kalori dan kadar sulfur hasil pencucian.
Hasilnya sampel mengalami pengurangan kadar sulfur signifikan. Rata- rata pengurangan kadar sulfurnya sebesar 25,04%. Pengurangan kadar sulfur tertinggi terjadi pada sampel ukuran 325 mesh sebesar 28,9%. Sampel juga mengalami kenailkan nilai kalori, dengan rata-rata kenaikan nilai kalori 4,04%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Briket arang tempurung kelapa merupakan salah satu alternatif jenis bahan bakar yang ramah lingkungan, ekonomis, serta dapat diperbarui dalam waktu yang relatif cepat. Adapun tujuan dari studi ini yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi dan jenis perekat yang berbeda terhadap nilai kalori yang dihasilkan, untuk mengetahui pengaruh komposisi dan jenis perekat yang berbeda terhadap kadar air yang dihasilkan, untuk mengetahui pengaruh komposisi dan jenis perekat yang berbeda terhadap kadar abu yang dihasilkan. Untuk mencapai tujuan penelitian yaitu mengetahui kandungan kadar air, kadar abu, nilai kalori dengan variasi perekat yakni dengan menentukan komposisi arang pembuatan briket yang efesien, menghitung nilai kadar air, kadar abu,nilai kalor. Berdasarkan hasil dari nilai kadar air, kadar abu, dan nilai kalor. Dari pengaruh komposisi dan jenis perekat yang berbeda terhadap nilai kalori yang paling di pengaruhi jenis dan parsentasi perekat dapat di lihat pada perekat kanji nilai kalori yg di hasilkan paling tinggi pada parsentasi perekat 15% dengan jenis perekat tepung kanji. Pengaruh komposisi dan jenis perekat yang berbeda terhadap kadar air yang paling tinggi didapatkan dari pencampuran 10% kanji dan 90% arang. Pengaruh komposisi dan jenis perekat yang berbeda terhadap kadar abu, nilai kalori dan kadar abu terbaik pada jenis perekat kanji dengan parsentasi perekat 15%, tapi kadar air lebih rendah dari tanah liat 10% , namun kadar abu yang didapatkan untuk tanah liat paling tinggi, kanji dengan perekat parsentasi 15% adalah perekat yang baik dan mengahsilkan karoli yg tinggi .
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Minyak yang baik adalah minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh yang lebih banyak dibandingkan dengan kandungan asam lemak jenuhnya. Setelah penggorengan berkali-kali, asam lemak yang terkandung dalam minyak akan semakin jenuh. Dengan demikian minyak tersebut dapat dikatakan telah rusak atau dapat disebut minyak jelantah .Survey yang dilakukan kepada penjual gorengan di sekitar Kecamatan Pauh Kota Padang membuktikan bahwa minyak goreng bekas yang digunakan oleh penjual gorengan tidak dibuang, namun dipakai lagi dengan cara dicampur dengan minyak yang bagus secara terus menerus dengan total periode penggorengan sebanyak 4 – 5 kali. Di sisi lain, minyak goreng bekas dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis. Karena itu minyak goreng bekas dapat dimanfaatkan kembali salah satunya menjadi produk berbasis minyak seperti sabun cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk memurnikan minyak jelantah, membuat sabun cair dan analisis hasil sabun berdasarkan empat parameter, yaitu: alkali bebas , lemak tak tersabunkan, jumlah asam lemak dan minyak pelikan. Proses pembuatan sabun cair dilakukan dengan metode hot process soap making (pembuatan sabun dengan metode panas) pada suhu suhu 70oC – 80oC. Alkali yang digunakan adalah KOH (Kalium Hidroksida) . Dari penelitian yang dilakukan, Karakteristik sabun yang dihasilkan yaitu jumlah alkali bebasnya sebesar 0,047 % sedangkan ambang batas sesuai SNI 06-2048-1990 adalah maksimal 0,1 %.Ini berarti bahwa kadar alkali bebas masih dalam batas standar. Jumlah lemak tak bersabun yang diperoleh adalah sebesar 1,50 % dengan ambang batas sesuai SNI 06-2048-1990 adalah sebesar 2,5 %. Jumlah lemak tak bersabun yang dihasilkan tidak lebih dari 2,5 %, yang berarti lemak yang tidak tersabunkan dalam batas standar. Jumlah asam lemak yang diperoleh adalah sebesar 59,99 %. Sabun yang dihasilkan lebih kurang sebanyak 600 mL dan biaya yang dikeluarkan lebih kurang sebanyak Rp. 7.775.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bank adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang keuangan atau jasa keuangan. Bank akan selalu berhubungan erat dengan masyarakat. Untuk hal itu maka pelayanan menjadi penilaian suatu bank. Selama ini penilaian karyawan dilakukan secara manual menggunakan program aplikasi perkantoran. Masing-masing data diolah secara manual dan tidak terintegrasi, seperti absensi kehadiran, disiplin, kinerja, prilaku, prestasi dan pencapaian target karyawan. Bank Nagari Cab. Lubuk Alung, performance appraisal report (hasil penilaian kinerja) yang telah disosialisasikan perlu adanya standarisasi dan ukuran penilaian yang tepat untuk menganalisis faktor-faktor yang mendukung ke arah penilaian yang objektif sehingga mewujudkan prestasi kerja yang memadai bagi tercapainya tujuan dan sasaran perusahaan. Diharapkan dengan adanya sistem informasi penilaian kinerja karyawan di Bank Nagari Cab. Lubuk Alung bisa meminimalkan waktu dan menilai setiap karyawan, dan mendapatkan laporan yang diharapkan oleh Pemimpin di Bank Nagari Cab. Lubuk Alung yang akurat, serta karyawan juga dapat melihat apakah mereka sudah mempunyai nilai yang diharapkan perusahaan dengan adanya sistem informasi ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Evaluasi Geometri Peledakan Menggunakan Perangkat Lunak Pada Penambangan Batu Andesit PT. Koto Alam Sejahtera
Nama : Alfi Rahman
NPM : 1210024427009
Pembimbing I : Rifky Adi Nata, S.T., M.T.
Pembimbing II : Dian Hadiyansyah, M.T.
ABSTRAK
PT. Koto Alam Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penambangan batu andesit, salah satu kegiatan penambangan yang berada di Jorong Polong Duo Nagari Koto Alam Kecamatan Pangkalan Lima Puluh Koto, Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Saat ini PT. Koto Alam Sejahtera melakukan pengambilan bahan galian batu andesit dengan cara peledakan. Sebelum operasi peledakan terlebih dahulu dilakukan persiapan lubang tembak dengan cara pemboran.
Kegiatan peledakan sangat berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas penambangan. Dimana produksi batu andesit sebelum dipasarkan harus diolah dulu pada bagian crusher, maka hasil fragmentasi batuan peledakan sangat berpengaruh terhadap produksi batu andesit. fragmentasi hasil peledakan dipengaruhi oleh geometri peledakan dan nilai powder factor. Sementara bahan peledak yang digunakan adalah ANFO (Ammonium Nitrat Fuel Oil).
Berdasarkan hasil perhitungan data pengukuran di lapangan didapatkan rata-rata nilai powder factor dan fragmentasi hasil peledakan masing-masing sebesar 0.27 kg/m3 dan 30,50 cm, dan distribusi fragmentasi yang berukuran ≤ 50 cm masih tinggi, sehingga perlu dilakukan perhitungan geometri peledakan dengan menggunakan beberapa metode, agar didapatkan geometri peledakan yang tepat untuk mengahasilkan rata-rata framentasi hasil peledakan sesuai yang dikehendaki.
Berdasarkan hasil analisa geometri peledakan mengunakan metode R. L. Ash dan CJ. Konya didapatkan nilai powder factor masing-masing sebesar 0,40 kg/m3 dan 0,44 kg/m3. Serta rata-rata fragmentasi masing-masing sebesar 24,32 cm dan 21,35 cm.
Berdasarkan perbandingan hasil perhitungan kedua metode diatas, geometri peledakan yang tepat digunakan adalah hasil analisa metode C.J. Konya, yaitu: burden (B) = 2 m, spasi (S) = 2,3 m, stemming (T) = 1,4 m, subdrilling (J) = 0,6 m, kedalaman (H) = 5,17 m, tinggi jenjang (L) = 4.57 m, panjang kolom isian (PC) = 3.77 m dan diameter (D) = 3 inchi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kelapa Sawit Menjadi Briket Arang Sebagai Bahan Bakar Alternatif
Nama : M. Irsyad
NPM : 1210024428003
Pembimbing I : Yaumal Arbi, MT
Pembimbing II : Hendri Sawir, ST, MSi
ABSTRAK
Pemanfaatan limbah pertanian, perkebunan dan kehutanan sangat perlu dilakukan karena limbah ini sangat berharga dan bernilai ekonomi tinggi bila dimanfaatkan. karena apabila di olah limbah tersebut bisa menjadi salah satu energI terbarukan. Energi terbarukan itu adalah pemanfaatan energi biomassa. Biomassa yang dapat diolah menjadi energi terbarukan salah satunya limbah perkebunan yaitu limbah cangkang kelapa sawit. Limbah kelapa sawit ini menimbulkan adanya masalah lingkungan seperti: estetika lingkungan, penyempitan lahan dan bisa menjadi sumber penyakit. Pengolahan limbah cangkang kelapa sawit dapat dilakukan dengan menjadikan limbah cangkang menjadi briket. Briket dapat menggantikan minyak tanah, pembuatan briket menggunakan bahan perekat yang mengandung pati, selain tepung tapioka bahan yang dapat dimanfaatkan menjadi perekat salah satunya adalah tepung kanji. Pembuatan briket arang ini di lakukan dengan beberapa variasi Metoda yang digunakan pada penelitian ini adalah gravimetri untuk pengujian kadar air dan abu, metoda Bomb Calorimeter untuk pengujian nilai kalori. Dari penelitian ini dengan 3 macam variasi komposisi campuran yaitu 95%:5%, 90%:10%, 85%:15% dengan urutan arang cangkang : tepung kanji. Maka didapatkan semua komposisi briket ini masih dibawah atau lebih bagus dari standar kualitas briket sesuai SNI 01-6325-2000. Masing-masing campuran briket memiliki pengaruh terhadap kualitas briket untuk kadar air, kadar abu dan nilai kalori pada briket kulit kakao tersebut. Briket yang paling bagus dilihat dari parameter diatas adalah dengan campuran 90% arang cangkang dan 10% perekat.