Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: OB
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengendalian Risiko dan Keselematan Kerja dengan Metode Job Safety Analysis di PT. Bohai Drilling Service Indonesia (BDSI)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ditemukan kurang lebih 10 jenis kecelakaan yang terjadi saat aktivitas pekerjaan pemboran. Setiap aktivitas kerja memiliki risiko munculnya bahaya yang menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan Menganalisis presentase frequency rate dan severity rate kecelakaan kerja, melakukan analisis penyebab kecelakaan kerja, Menganalisa dan membuat metode Job Safety Analysis untuk kasus kecelakaan kerja. Objek penelitian adalah beberapa aktivitas pekerjaan pemboran yang mengandung risiko bahaya. Teknik pengumpulan data studi literatur, observasi, wawancara, kuesioner hingga dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan persentase frequency rate pada tahun 2022 sebesar 50%, sedangkan tahun 2023 sebesar 33.33% dengan severety rate masing-masing sebesar 200%. Dalam kasus kecelakaan kerja pada saat pengoperasian pengangkatan pipa pemboran yaitu pekerja tidak mengerti dengan bahaya pekerjaan saat pengangkatan pipa pemboran, karena pekerja new hire, kemudian karna kondisi lingkungan yang tidak tertata rapi. Kegiatan pengoperasian pengangkatan pipa pemboran diperoleh pengendalian risiko dengan metode Job Safety Analysis yaitu dengan menggunakan Hand of Tool, dan memaksimalkan Penggunaan Hand Glove Heavy Duty (HDHG) untuk menghindari banyaknya cedera tangan serta menggunakan tali pemandu tag line untuk menghindari drop objek saat kegagalan pengangkatan.

94 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERENCANAAN DRAINASE PERKOTAAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Indonesia yang terdiri dari 16.671 pulau (UNGEGN, 2019) dan memiliki pantai sepanjang 95.191,00 km, serta daerah/ area rendah (lowland area) pasang surut seluas 20.096.800,00 Ha (https://pu.go.id) yang potensial dikembangkan untuk perkotaan/ permukiman, kawasan industri, kawasan perniagaan, sawah pertanian/ perkebunan pasang- surut, pelabuhan modern, kawasan wisata terpadu dan lainnya. Banyak kota besar di Indonesia yang terletak dan berkembang di kawasan rendah/ pantai misalnya Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Kendari dan lainnya. Problema daerah rendah adalah bencana banjir, terutama untuk pengembangan kawasan permukiman/ perkotaan modern yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, kesehatan, ketentraman dan keindahan lingkungan, maka perencanaan dan pembangunan sistem drainase perkotaan yang handal adalah kebutuhan yang urgen. Di sisi lain pemanasan global (perubahan iklim) telah mempengaruhi perubahan hidrologis (sebaran dan tinggi curah hujan) di Indonesia, catatan curah hujan di Jakarta selama 50 tahun (1990-1950) mengalami hujan ekstrem 2 x setinggi 150an milimeter per hari, tetapi dalam kurun waktu yang sama 50 tahun (1970-2020) telah terjadi hujan ekstrem lebih dari 5 x dengan tinggi curah hujan 2 x lipat lebih (> 300an milimeter per hari), hal ini berpengaruh nyata terhadap kejadian/ bencana banjir yang terus meluas di perkotaan disamping problem lingkungan yang lainnya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Kerja Excavator Kobelco SK480LC dan Dumptruck Quester CWE370 dengan Menggunakan Teori Antrian pada Pengupasan Overburden untuk Mencapai Target Produksi 250 BCM/Jam

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Pengembangan Investasi Riau menargetkan operasi produksi perbulan sebesar 250 BCM/Jam sedangkan produksi saat ini hanya berkisar 150 BCM/Jam, artinya target operasi belum tercapai. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target operasi produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, seringnya alat angkut menunggu untuk di loading material oleh alat gali, menyebabkan tidak tercapainya target operasi yang sudah ditentukan oleh perusahaan. Data aktual didapatkan jumlah 1 unit Excavator Kobelco SK480LC melayani 5 unit Dumptruck Quester CWE370, setelah diperbaiki menggunakan teori antrian maka satu unit Excavator Kobelco SK480LC melayani 4 unit Dumptruck Quester CWE370, ketersedian alat gali muat Excavator Kobelco SK480LC dengan MA 85% PA 86,36% UA 85% EU 77,37%, sedangkan untuk efisiensi alat angkut Dumptruck Quester CWE370 dengan MA87,5% PA90,90% UA70% EU63,63%. Produksi aktual alat gali muat actual Excavator Kobelco SK480LC adalah 174,9 BCM/jam, Produktivitas alat angkut Dumptruck Quester CWE370 adalah 144,3 BCM/jam, sedangkan untuk produksi setelah perbaikan menggunakan teori antrian adalah 337,4 BCM/ jam, dengan pengurangan 1 unit dumptruck dari sebelumnya berjumlah 5 unit dumptruck, jumlah alat yang dibutuhkan setelah perbaikan adalah 1 unit Excavator Kobelco SK480LC dan 4 unit Dumptruck Quester CWE370 dengan MF 0,98.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Potensi Risiko K3 dengan Metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assesment And Risk Control) di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran UNAND

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada data kasus kecelakaan kerja umumnya disebabkan oleh kurangnya penerapan budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di tempat kerja, tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi moril, dan kerusakan lingkungan namun juga mempengaruhi produktivitas serta kesejahteraan masyarakat. Laboratorium merupakan tempat berkembangnya ilmu pengetahuan melalui berbagai macam penelitian dan percobaan. Penelitian bertujuan untuk mengenali jenis-jenis risiko dan tingkat bahaya K3 yang terjadi di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran UNAND dan untuk memperkecilkan terjadinya potensi kecelakaan kerja, pada penelitian ini menggunakan metode HIRARC. Dari hasil penelitian didapat 40 potensi bahaya kecelakaan kerja di Laboratorium Mikrobiologi FK UNAND, terdapat 21 potensi bahaya kecelakaan kerja yang tingkat penilaian low (rendah), 11 potensi bahaya kecelakaan kerja tingkat medium (sedang) dan 8 resiko kecelakaan kerja dengan tingkat high (tinggi). Jika dipresentasekan terdapat 52% tingkat risiko low (rendah), 28% tingkat risiko medium (sedang) dan 20% tingkat risiko high (tinggi). Pengendalian risiko yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat kecelakaan kerja seperti: membaca SOP sebelum bekerja, menyediakan dan memakai APD lengkap, penyediaan antiseptik dan P3K, penyediaan APAR, pemasangan rambu-rambu peringatan, pengecekan lampu yang kurang terang atau tidak menyala, service AC berkala dan pembatasan orang di dalam laboratorium, serta memberi sanksi kepada yang melangar aturan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Job Safety Analysis ( JSA ) sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja dan Perbaikan Keselamatan Kerja pada Pelaksanaan Praktikum di Laboratorium SMK SMAK Padang

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting sekali dalam pekerjaan, terutama didalam laboratorium khususnya laboratorium kimia. Laboratorium merupakan satu kesatuan ruangan yang tidak bisa dipisahkan dari SMK SMAK Padang. Dalam laboratorium harus mempunyai sistem pengelolaan yang baik dan terarah sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan benar dan maksimal. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu tingginya potensi bahaya dan kecelakaan kerja pada aktifitas penentuan kadar protein, penetuan kadar lemak dan penetuan trayek pH, aktivitas tersebut memiliki potensi membahayakan siswa. Pemahaman akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri belum maksimal untuk dilaksanakan pada saat praktikum berlangsung dan masih minimnya slogan-slogan serta himbauan tentang K3 di laboratorium kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan JSA untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya selama menjalankan pratikum di laboratorium. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pratikum Kimia berpotensi bahaya terjadi pada tahap persiapan yang diidentifikasi seperti terkena zat sisa, alat pecah & rusak, bahan tumpah, iritasi dan terpeleset. Potensi bahaya yang terjadi pada tahap persiapan selain dapat disebabkan dari alat dan bahan yang siswa gunakan, juga dapat diakibatkan oleh sikap siswa selama memulai tahap persiapan praktikum. Perbedaan potensi bahaya yang sudah di identifikasi membuat analisis berbeda di setiap langkah kerja pada tahapan kegiatan praktikum. Yang paling dominan dari analisis potensi bahaya di setiap langkah kerja pada tahap persiapan. Mempersiapkan alat-alat laboratorium. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah potensi bahaya pada saat mempersiapkan alat-alat yaitu dengan membawa alat-alat tersebut dengan baik dan benar serta menggunakan wadah agar mengurangi resiko alat jatuh dan pecah. Setiap bahan kimia harus diletakkan sesuai dengan jenis dan karakteristiknya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Produktivitas pada Bagian Produksi di PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Ombilin dengan Menggunakan OMAX

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas merupakan salah satu faktor penting untuk penunjang kelangsungan hidup suatu perusahaan dengan cara menganalisa dan mengevaluasi keluaran yang didapat berdasarkan atas tingkat unjuk kerjanya selama periode tertentu. PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Ombilin adalah perusahaan penyuplai energi listrik bertenaga uap yang terletak didesa Sijantang, kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat yang memiliki dua unit dengan daya tiap unit berkapasitas sebesar 100 MW. Untuk mengetahui tingkat produktivitas bagian produksi saat ini maka perlu dilakukan pengukuran produktivitas, karena hasil pengukuran produktivitas ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk menerapkan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan menggunakan metode objective matrix (OMAX). Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah produktivitas bahan baku, efektivitas produksi, produktivitas jam kerja efektif dan produktivitas jam kerja mesin. Nilai produktivitas tertinggi yang dicapai selama pengukuran pada periode Januari sampai Desember 2020 terdapat pada bulan November dengan tingkat produktivitas sebesar 1000 dan terendah dicapai pada bulan Juni sebesar 84. Indeks produktivitas tertinggi terjadi pada bulan November sebesar 2,33 % dan terendah pada bulan Juni dengan nilai indeks sebesar -0,72 %. Diagram sebab akibat digunakan untuk mengetahui penyebab turunnya produktivitas pada bagian produksi PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Ombilin. Penyebab penurunan produktivitas bagian produksi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Ombilin yaitu kurangnya perawatan terhadap mesin, kurangnya pengecekan ataupun pengawasan bahan baku, SOP belum berjalan dengan baik, kelalaian dan kurang disiplinnya operator serta rasa jenuh yang dialami operator.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Peralatan Tambang Alat Gali Muat dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectivennes (OEE) untuk Memenuhi Target Produksi pada Pengupasan Overburden di PT. Surya Global Makmur Kabupaten Sarolangun

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Surya Global Makmur adalah salah satu perusahaan pertambangan batubara yang menerapkan sistem penambangan terbuka yang berlokasi di jobsite Pemusiran, Kabupaten Sarolangun. Dalam melakukan pengupasan overburden dengan jenis material Clay di Jobsite Pemusiran. PT. Surya Global Makmur mengoperasikan 2 unit alat gali muat Excavator Hitachi PC-350 dan excavator Komatsu pc-300. Belum tercapainya target produksi bulan april 2021 sebanyak 315.000 bcm perbulan sedangkan actualnya yakni 216.208 bcm perbulan menjadi masalah dalam penelitian sedangkan data produksi aktualnya di dapat untuk excavator Hitachi PC-350 adalah 216.208 bcm/bulan, excavator komatsu PC-300 adalah 239.187 bcm/bulan. hal tersebut disebabkan karena waktu losstime pada masing-masing alat. Tujuan penelitian adalah menganalisis waktu losstime terhadap prooduksi menggunakan OEE ( Overall Equipment Effectiviness), OEE merupakan metode untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas mesin pada alat gali muat. Selanjutnya melakukan perbaikan dengan simulasi pengurangan waktu losstime agar dapat meningkatkan efisiensi kerja serta mencapai target produksi. bedasarkan penelitian kuantitatif menggunakan data primer dan sekunder. Untuk mencari besar pengaruh losstime terhadap produksi menggunakan analisa regresi linear sederhana. untuk data aktual produksi menggunakan OEE di dapat nilai OEE untuk alat gali muat excavator hitachi PC-350 adalah 35 % dengan produksi 45.360 bcm sedangkan untuk komatsu PC-300 adalah 35% dengan produksi 54.432 bcm. Setelah dilakukan perbaikan waktu losstime menggunakan OEE untuk hitachi PC-350 produksi adalah 130.753 bcm, Dengan nilai OEE 63%, komatsu 165.846 bcm dengan nilai OEE 63%. Sedangkan untuk standar dunia kelas OEE adalah 80%. Untuk besar pengaruh losstime terhadap produksi menggunakan regresi linear sederhana untuk hitachi PC-350 adalah 77 %, sedangkan komatsu PC-300 adalah 72%.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kekuatan Massa Batuan Menggunakan Metode Geological Strength Index di PT. Sumbar Calcium Pratama, Nagari Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Sumbar Calcium Pratama melakukan operasi penambangan yang menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode quarry. Pada tambang terbuka kegiatannya sangat dipengaruhi oleh kondisi geologi teknik dan stabilitas lereng, dimana dapat mengakibatkan tidak amannya suatu lahan tambang terbuka yang lazim dikenal sebagai longsoran lereng tambang. Longsoran lereng penambangan pada umumnya disebabkan berbagai faktor sifat fisik dan mekanik dari bahan galian. Kondisi lahan tersebut harus dianalisis stabilitas lerengnya karena menyangkut keselamatan kerja, keamanan peralatan dan kelancaran produksi. Untuk dapat memanfaatkan batugamping secara optimal. Daerah Penambangan terletak pada ketinggian antara 690– 496 mdpl Perbukitan daerah Penambangan, dengan lereng 25º– 45º. Metode geological strength index yang digunakan di PT. Sumbar Calcium Pratama pada daerah penambangan adalah dengan melakukan pengukuran secara langsung di lapangan, yang dilakukan 15 titik. Pengukuran lapangan bertujuan nilai GSI (Geological Strength Index). Dari hasil karakterisasi batuan berdasarkan GSI, kemudian diplotkan dalam tabel GSI, Pengujian kuat tekan dengan sebuah contoh batuan dalam geometri beraturan dengan menggunakan alat tekan UCS (Uniaxial Compressive Strength Test), dengan hasil karakteristik tersebut akhirnya dapat diperkirakan kekuatan massa batuan khususnya nilai kohesi dan sudut geser dalam suatu massa batuan. Kekuatan massa batuan pada batugamping di daerah PT. Sumbar Calsium Pratama dengan menggunakan bantuan roclab software diperoleh nilai beberapa parameter massa batuan masing-masing sampel, meliputi, nilai rata-rata GSI (55) dengan kondisi baik, nilai rata-rata uji kuat tekan (27,6) dengan kondisi keras, nilai rata-rata bobot isi asli (2,44), nilai rata-rata bobot isi kering (2,43), nilai rata- rata bobot isi jenuh (2,46). Berdasarkan hasil analisis kekuatan massa batuan pada lapisan batugamping di daerah PT. Sumbar Calcium Pratama secara umum mempunyai kekuatan massa batuan yang sedang, sehingga tidak berpotensi terjadinya kelongsoran pada dinding lereng penambangan batu gamping.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Dengan Pendekatan Job Safety Analysis (JSA) (Studi Kasus di PT. Batang Hari Barisan)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Batang Hari Barisan Padang bergerak di bidang pengolahan bahan baku getah karet. PT. Batang Hari Barisan Padang memproduksi satu jenis produk, yaitu produk SIR.20. Proses produksi pengolahan karet setengah jadi terdapat bebarapa kecelakaan kerja.Masalah yang dialami oleh karyawan adalah terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan terjadinya gangguan pada bagian produksi. Ini dikarenakan kurangnya kesadaran karyawan akan keselamatan dalam bekerja.Pada penelitian ini penulis melakukan analisa penyebab terjadinya kecelakaan dengan menggunakan diagram fishbone dan menghitung jumlah jenis keecelakaan yang dominan dengan menggunakan diagram pareto di bagian produksi di PT. Batang Hari Barisan Padang. Untuk mengurangi kecelakaan tersebut di terapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan menggunakan pendekatan Job Safety Analysis(JSA). Dengan harpan dapat menambah kesadaraan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan Penyakit Akibat Kerja, sehingga dapat meningkatkan kesadaran pekerja bahwasanya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting. Pentingnya pengawasan dari pihak perusahaan terhadap tenaga kerja yang melanggar aturan.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Bagian Produksi Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) di PT. Bintara Tani Nusantara

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bintara Tani Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kelapa sawit yang memproduksi minyak CPO yang sejauh ini belum mengetahui tingkat produktivitasnya. OMAX adalah suatu sistem pengukuran produktivitas parsial yang dikembangkan untuk memantau produktivitas di tiap bagian perusahaan dengan kriteria produktivitas yang sesuai dengan keberadaan bagian tersebut (objektif). Produktivitas merupakan salah satu faktor penting untuk penunjang kelangsungan hidup suatu perusahaan dengan cara menganalisa dan mengevaluasi keluaran yang didapat berdasarkan atas tingkat unjuk kerjanya selama periode tertentu. Untuk mengetahui tingkat produktivitas bagian produksi saat ini maka perlu dilakukan pengukuran produktivitas, karena hasil pengukuran produktivitas ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk menerapkan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan menggunakan metode objective matrix (OMAX). Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah produktivitas bahan baku, produktivitas jam kerja efektif dan efektifitas produksi. Nilai produktivitas tertinggi terdapat pada bulan Agustus dengan jumlah nilai 110,66 % sedangkan nilai terendah terdapat pada bulan November dengan nilai -4,33 %. Diagram sebab akibat digunakan untuk mengetahui penyebab turunnya produktivitas bagian produksi CPO. Faktor yang menyebabkan produktivitas menurun adalah kerusakan mesin tippler, bahan baku yang tidak sesuai, dan operator yang kurang ahli.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Metode Objective Matrix (OMAX) dalam Menganalisis Produktivitas di PT. Nusantara Beta Farma Padang

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENERAPAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DALAM MENGANALISIS PRODUKTIVITAS DI PT NUSANTARA BETA FARMA PADANG                                                                                 Nama            : Aulia Sri Dharma Nova                                                                                NPM             : 1310024425047                                                                                Pembimbing I : Ir. Gamindra Jauhari, MP                                                                                Pembimbing II : Meldia Fitri,ST, MP ABSTRAK         Produktivitas merupakan salah satu faktor penting untuk penunjang kelangsungan hidup suatu perusahaan dengan cara menganalisa dan mengevaluasi keluaran yang didapat berdasarkan atas tingkat unjuk kerjanya selama periode tertentu. PT. Nusantara Beta Farma Padang adalah perusahaan yang bergerak dibidang farmasi dengan produk unggulan bedak Salisil Talk Wangi. Untuk mengetahui tingkat produktivitas bagian produksi saat ini maka perlu dilakukan pengukuran produktivitas, karena hasil pengukuran produktivitas ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk menerapkan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan menggunakan metode objective matrix (OMAX). Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah produktivitas bahan baku, produktivitas jam kerja efektif, produktivitas jam kerja mesin dan efektifitas produksi. Nilai produktivitas tertinggi yang dicapai selama pengukuran pada periode April sampai Desember 2016 terdapat pada bulan Oktober dengan tingkat produktivitas 878 dan terendah dicapai pada bulan Juli sebesar 140. Diagram sebab akibat digunakan untuk mengetahui penyebab turunnya produktivitas bagian produksi salisil talk wangi. Faktor yang menyebabkan produktivitas menurun adalah kerusakan mesin filling, bahan baku yang tidak sesuai, dan operator yang kurang ahli. 

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao) sebagai Adsorben untuk Penyerapan Ion Logam Kromium (VI) pada Limbah Elektroplating di Bukittinggi

2016•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao) SEBAGAI ADSORBEN UNTUK PENYERAPAN ION LOGAM KROMIUM (VI) PADA LIMBAH ELEKTROPLATING DI BUKITTINGGI                                                                                         Nama                        : Ulet Putri Hayati                                                                                        NPM                         : 1210024428006                                                                                        Dosen Pembimbing 1 : Ir. Hendri Sawir, S.T, M.Si                                                                                        Dosen Pembimbing 2 : Sri Yanti Lisha, S.T  ABSTRAK       Penelitian ini mempelajari tentang kemampuan kulit buah kakao (Theobroma cacao) untuk mengurangi konsentrasi ion logam kromium (VI) pada limbah cair. Dalam penelitian dilakukan uji terhadap : pengaruh pH, konsentrasi awal larutan ion logam, waktu kontak, massa adsorben dan ukuran partikel dengan menggunakan metode batch. Kondisi optimum untuk ion logam kromium (VI) diperoleh pada pH 6, dengan konsentrasi awal 750 mg/L, waktu kontak 15 menit, massa adsorben 0,1 gram dan ukuran partikel 32 μm. Kondisi optimum telah diaplikasikan pada limbah elektroplating di Jirek – Bukittinggi, diperoleh kapasitas penyerapan ion logam kromium (VI) 0,0776 mg/g dengan efisiensi penyerapan 84,07 %. 

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail