BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Bank Muamalat Indonesia (BMI) merupakan perbankan syariah pertama di Indonesia yang sudah memiliki lebih dari 300 cabang yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia dan 1 cabang di Malaysia, salah satunya di kabupaten Wonogiri. Pada bank syariah, kepuasan nasabah didapat melalui cara peningkatan kualitas pelayanan. Salah satunya kepuasan konsumen dapat tercapai apabila kualitas pelayanan atau produk yang diberikan dapat terpenuhi sesuai dengan kebutuhan. Permasalahan yang dimiliki oleh Bank Muamalat KCP Wonogiri dalam memberikan pelayanan yakni pada fasilitas layanan yang kurang memadai, seperti pada mesin printer, mesin hitung uang, mesin EDC, mesin ATM, dsb yang berusia tua dan tidak di service secara teratur. Kemudian ada keluhan nasabah ketika sistem jaringan yang terkadang tiba-tiba offline serta jumlah teller dan customer service yang kurang standar dengan banyaknya nasabah. Hal ini menjadi pertimbangan dengan semakin maraknya persaingan bank konvensional yang membuka jasa keuangan syariah sehingga peneliti ingin mengetahui seberapa besar kepuasan dari nasabah terhadap pelayanan yang diberikan oleh Bank Muamalat KCP Wonogiri, sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jasa pelayanan yang diberikan Bank Muamalat KCP Wonogiri terhadap nasabahnya dengan menggunakan metode Service Quality (Servqual). Hasil penelitian dan analisis data dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu, tingkat harapan nasabah terhadap kualitas pelayanan pada BMI KCP Wonogiri adalah sebesar 4,23. Nilai tersebut menunjukkan kondisi konsumen yang mempunyai harapan yang sangat tinggi terhadap kualitas pelayanan dari BMI KCP Wonogiri. Sedangkan tingkat kinerja yang dirasakan nasabah atas kualitas pelayanan pada BMI KCP Wonogiri adalah sebesar 2,55 dan nilai tersebut termasuk dalam kategori tidak baik. Hal ini berarti bahwa nasabah menilai bahwa pelayanan dari BMI KCP Wonogiri belum mampu memenuhi harapan dan keinginan mereka.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Salah satu area yang menghasilkan sampah dalam suatu kota adalah kampus. Sampah yang ditimbulkan pada kawasan kampus memiliki besaran timbulan dan komposisi sampah yang berbeda-beda. Metode yang digunakan yaitu SNI 19-3964-1994 tentang Metode Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan dan Komposisi Sampah Perkotaan. Hasil penelitian menyatakan rata-rata jumlah timbulan sampah sebesar 0,0145 kg/orang/hari atau 0,00015 liter/orang/hari. Komposisi sampah di STTIND Padang terdiri dari 47% sampah organik yang berasal dari sisa makanan dan halaman, 24% kertas, 14% plastik, 13% botol bekas, dan 2% kaca/logam. Berdasarkan analisis kuesioner, mahasiswa STTIND Padang memiliki tingkat pengetahuan yang cukup baik dalam pengelolaan sampah. Namun sikap atau praktik pengelolaan sampah masih kurang. Tempat pengelolaaan sampah terpadu berbasis 3R didesain dengan total luas kebutuhan lahan mencapai 109,25 m² yang terdiri dari area pengolahan sampah organik, area pengolahan sampah anorganik, dan sarana penunjang
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Di wilayah Sumatra Barat terdapat potensi pasir besi di daerah Pantai Sunur kota Pariaman. Tidak optimalnya pengolahan bahan galian pasir besi di daerah Pariaman dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pengolahan bahan galian khususnya pasir besi merupakan masalah yang penulis temukan pada penelitian ini. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh kemiringan deck pada shaking table terhadap hasil pemisahan, produktivitas, dan nilai recovery. Tahapan pertama dilakukan pengambilan sampel pasir besi di daerah Pantai Sunur kota Pariaman yang akan diuji menggunakan sampel dengan berat per sampel 1000 gr dengan kemiringan 1o hingga mencapai kemiringan maksimal yaitu 6o. Hasil menunjukkan korelasi sangat kuat antara kemiringan dan hasil perolehan (0,8969), serta produktivitas (0,8969), sedangkan nilai recovery menunjukkan hubungan negatif (-0,93687). Disimpulkan bahwa semakin tinggi kemiringan deck maka hasil perolehan dan nilai produktivitas juga akan meningkat. Sebaliknya, seiring dengan meningkatnya kemiringan pada deck hasil nilai recovery akan semakin menurun.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
PT. Bumi Bara Makmur Mandiri merupakan perusahaan bergerak dibidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2017 dan merupakan salah satu perusahaan yang terletak di Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Air asam tambang merupakan permasalahan yang terjadi di pertambangan batubara, tidak terkecuali di PT. Bumi Bara Makmur mandiri. Penanganan yang tepat menjadi sangat penting mengingat dampak dari Air asam tambang sangat berbahaya terhadap masyarakat, dan dapat menimbulkan kenaikan biaya yang signifikan terhadap perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perubahan peggunaan kapur tohor untuk menetralkan pH air asam tambang serta menganalisis jumlah kebutuhan kapur tohor dan biaya yang yang dibutuhkan. Penelitian dilakukan di laboratotium Balai Riset dan Standardisasi Industri Padang, sampel air diambil pada inlet 1 kolam pengendapan PT.Bumi Bara Makmur Mandiri, selanjutnya Air asam tambang diteliti di laboratorium. Kapur tohor ditambahkan pada masing- masing sampel dengan komposisi yang berbeda (0,2gr,0,3gr,0,4gr) sehingga didapatkan komposisi efektif dari penggunaan media tersebut.Dari hasil penelitan didapatkan Pada dosis 0,2 g/l, pH meningkat dari 6,05 menjadi 7,90 yang menunjukkan bahwa Air asam tambang sudah mendekati kondisi netral. Dengan peningkatan dosis menjadi 0,3 g/l dan 0,4 g/l, nilai Ph masing-masing mencapai 8,78 dan 9,26. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa penambahan kapur tohor mampu menetralisasi air asam tambang dengan baik, bahkan pada dosis terendah. Pada kadar logam berat, khususnya Fe dan Mn, di dalam air asam tambang kadar Fe awal berada di 1,20 mg/l dan Mn di 72,20 mg/l. Setelah pengolahan, kadar Fe turun menjadi 0,15 mg/l pada semua dosis kapur tohor, dengan persentase penurunan sebesar 87,05% Sedangkan kadar Mn mengalami penurunan hingga 99,88% pada dosis 0,2 g/l dan mencapai penurunan sebesar 99,83% pada dosis 0,3 g/l dan 0,4 g/l .Kebutuhan bahan penetral Air asam tambang untuk kapur tohor per bulan sebesar 2.760 Kg/bulan dengan biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp. 11.040.000,-/bulan .Serta penurunan logam Fe dan Mn sebesar 87,05 % dan 99,88%
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
PT X merupakan salah satu industri pengolahan kelapa sawit yang sudah melakukan penanganan air limbah kelapa sawit melalui Instansi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pengolahan WWTP yang ada di PT X tidak sesuai dengan rancangan awal dalam mendapatkan hasil buangan sesuai dengan Permen LH No. 5 th 2014 dikarenakan hasil buangan yang tidak memenuhi baku mutu dan juga masih ada keluhan masyarakat dan lembaga sekitar terhadap bau dan warna air yang mempengaruhi lingkungan. Maka perlu dilakukan analisis parameter air limbah WWTP kelapa sawit dan mengevaluasi kembali kesesuaian desain kolam lumpur aktif WWTP kelapa sawit di PT. X. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan sifat analisis melalui pengambilan sampel air pada Instalasi Pengolahan Air Limbah Pabrik Kelapa Sawit PT. X, kemudian dilakukan perhitungan nilai kadar COD, BOD, TSS, Minyak dan Lemak, dan Total Nitrogen yang ada pada inlet dan outlet untuk diketahui efisiensi pengolahan IPAL beserta dihitung perbandingan kesesuaian unit pengolahan dengan keadaan yang seharusnya sesuai dengan kriteria desainnya masing-masing. Dari hasil uji parameter air limbah pada inlet aerasi untuk pH 7, Minyak dan Lemak 20 mg/L, BOD 535 mg/L, COD 1600 mg/L, TSS 475 mg/L, dan Total Nitrogen 141,2 mg/L. sedangkan outlet aerasi pH 7, Minyak dan Lemak 19,5 mg/L, BOD 430 mg/L, COD 1280 mg/L, TSS 680 mg/L, dan Total Nitrogen 115 mg/L. volume aerasi 240 m3 dan debit yang masuk 8 m3. Jadi ukuran yang seharusnya digunakan untuk volume aerasi agar pengoperasiannya optimal dengan waktu tinggal 24 jam adalah 192 m3.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Intensitas curah hujan pada PT. Budi Gema Gempita pada 10 tahun terakhir adalah sebesar 14,9 mm/jam sampai 28,0472 mm/jam artinya intensitas curah hujan pada PT. Budi Gema Gempita dikategorikan kedalam derajat hujan sangat deras dengan kondisi hujan seperti ditumpahkan dan seluruh drainase meluap (Sayoga, 1999). Sehingga hal tersebut menyebabkan banyaknya genangan air pada front penambangan sehingga dapat menyebabkan kegiatan penambangan tidak optimal untuk dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis intesitas curah hujan dan dimensi saluran terbuka menggunakan metode distibusi Gumbell dan metodeThomas Fiering. Dari hasil penelitan didapatkan Intensitas curah hujan berdasarkan metode Gumbell untuk periode ulang 10 tahun adalah sebesar 14,4 mm/jam dan debit limpasan adalah sebesar 2,28 m3/detik dengan luas area tangkapan hujan adalah 2.284 m2 sedangkan intensitas curah hujan berdasarkan metode Thomas Fiering untuk dengan data yang digunakan data curah hujan maret 2023 dan 2024 adalah sebesar 28,072 mm/jam dan debit limpasan adalah sebesar 4,45 m3/ detik dengan luas area tangkapan hujan adalah 2.284 m2 dan dimensi saluran terbuka yang cocok berdasarkan metode Gumbell untuk lebar dasar saluran sebesar 80 cm, panjang sisi luar sebesar 90 cm, lebar penampang atau permukaan sebesar 110 cm, tinggi jagaan 38 cm, kedalaman aliran 70 cm. sedangkan untuk metode Thomas fiering dimensi yang cocok untuk saluran terbuka adalah lebar dasar saluran sebesar 100 cm, panjang sisi luar sebesar 110 cm, lebar penampang atau permukaan sebesar 130 cm, tinggi jagaan 38 cm, kedalaman aliran 90 cm.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
PT. Allied Indo Coal Jaya berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Pada kegiatan penambangan secara tambang terbuka, kegiatan pengupasan overburden dilakukan dengan menggunakan metode pemboran dan peledakan. PT. Allied Indo Coal Jaya menargetkan target lubang/hari pada bulan Oktober 2023 sebesar 200 lubang/hari, sedangkan aktual dilapangan hanya 165 lubang/hari, disebabkan oleh tingginya loss time yang dapat dihindari dan tidak dapat dihindari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi kerja dari alat bor yang digunakan oleh perusahaan. Perbaikan dilakukan dengan simulasi reduksi 50% dari setiap loss time yang dapat dihindari. Dari hasil perhitungan aktual diperoleh efisiensi kerja alat bor furukawa rockdrill 71%, epiroc T25 DR007 78%, epiroc T25 DR008 sebesar 79%, epiroc T25 78% dan atlas copco 81%, sedangkan berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1827 K/30/MEM/2018 untuk efisiensi alat yaitu sebesar 65%, sehingga dapat dikatakan untuk alat bor furukawa rockdrill, epiroc T25 DR007, epiroc T25 DR008, epiroc T25 DR009 dan atlas copco dikategorikan baik atau sesuai dengan regulasi. Produksi aktual furukawa rockdrill, epiroc T25 DR007, epiroc T25 DR008, epiroc T25 DR009, dan atlas copco. sebanyak 163 lubang/hari. Setelah dilakukan reduksi 50% loss time yang dapat dihindari, maka diperoleh produksi lubang ledak dari alat bor furukawa rockdrill, epiroc T25 DR007, epiroc T25 DR008, epiroc T25 DR009 dan atlas copco sebanyak 207 lubang/hari.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Semua bagian pohon kelapa dapat dimanfaatkan mulai dari batang, daun, air, daging kelapa hingga sabut kelapa, yang dapat dibuat menjadi produk bernilai ekonomis. Meskipun pemanfaatannya sudah dilakukan dengan baik namun, hingga saat ini masyarakat di daerah tersebut masih melakukan pengupasan kelapa dengan cara tradisional. Pengupasan sabut kelapa dengan alat tradisional ini masih banyak memiliki kekurangan dan kelemahan diantaranya: membutuhkan tenaga yang besar dan keterampilan khusus, resiko terkena ujung linggis (kecelakaan kerja), membutuhkan waktu yang lama, dan posisi pengupasan terlalu membungkuk (tidak nyaman). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Verein Deutscher Ingeniuere (VDI 2221). Hasil yang dapat disimpulkan berdasarkan pengolahan data yang dilakukan yaitu didapatkan 3 alternatif kombinasi dari keseluruhan prinsip solusi, kemudian dievaluasi sehingga didapatkan alternatif 1 dengan nilai 7,84, alternatif 2 dengan nilai 7,24, dan alternatif 3 dengan nilai 7,40 lalu dipilih alternatif dengan perolehan nilai tertinggi yaitu 7,84.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Pertamina RU V Balikapapan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan dan kualitas produk dari Euro II menjadi Euro V. Salah satu aspek penting dari proyek ini adalah pembangunan tangki penampung bensin, termasuk proses pengelasannya. Proses pengelasan yang berkualitas sangat penting untuk mencegah kebocoran yang dapat menyebabkan insiden berbahaya. Pengelasan yang tidak memadai dapat menyebabkan cacat, seperti retakan, porositas, dan inklusi terak. Oleh karena itu, pengujian radiografi menjadi pilihan utama untuk mendeteksi cacat tersembunyi. Kesalahan dalam pengelasan dapat bervariasi dan disebabkan oleh faktor seperti kecepatan pengelasan, penggunaan fluks berlebihan, atau arus listrik yang tidak tepat.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengendalian kualitas proses pengelasan dengan metode Statistical Process Control (SPC) pada proyek RDMP Balikpapan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun cacat pengelasan telah terdeteksi, pengendalian kualitas masih perlu ditingkatkan. Diagram Pareto menyoroti jenis cacat yang paling umum, sementara peta kendali persentase kerusakan memberikan gambaran tentang tingkat penolakan produk. Diagram sebar menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jumlah produksi dan cacat pengelasan. Melalui pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas proses pengelasan, perbaikan yang diperlukan dapat diidentifikasi dan dilakukan. Langkah-langkah pencegahan, seperti manajemen kelelahan operator dan perlindungan cuaca, dapat membantu mengurangi tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk akhir.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Pertamina RU V Balikpapan bukan hanya sebuah inisiatif konstruksi, melainkan juga merupakan tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional. Para pekerja yang merasa aman dan dilengkapi dengan pengetahuan yang memadai akan lebih efisien dalam menjalankan tugas mereka, menciptakan atmosfer kerja yang positif dan produktif. Dengan integrasi yang kuat dari prinsip-prinsip K3 ke dalam semua aspek proyek RDMP Balikpapan, tidak hanya meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan pekerja, tetapi juga memberikan dampak positif pada produktivitas dan efisiensi keseluruhan proyek. Ini bukan hanya investasi dalam aspek manusia, tetapi juga investasi dalam keberlanjutan operasional yang berhasil dan bertanggung jawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan di proyek RDMP Balikpapan dan mengetahui berapa besarkah pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap Produktivitas kerja Karyawan di proyek RDMP Balikpapan. Variabel Kesehatan Kerja memiliki nilai signifikan 0,000 < 0,02, yang mengindikasikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa Kesehatan Meskipun hanya sebesar 5,7%, pengaruh Kesehatan Kerja dan Keselamatan Kerja terhadap produktivitas di Proyek RDMP Balikpapan terbukti signifikan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Kebutuhan daging, khususnya daging ayam setiap tahun terus meningkat. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Sumatera Barat, kebutuhan produksi daging ayam di Kota Padang pada tahun 2022 mencapai 5,02 ton. Kebutuhan ini menjadi pemicu bertambahnya jumlah industri Rumah Pemotongan Hewan, terutama industri Rumah Pemotongan Ayam (RPA). RPA yang dikelola oleh PT. Usaha Unggas Saudagar Minang merupakan rumah potong ayam yang berada di Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dan telah memiliki bak penampungan sederhana, namun karena keterbatasan data dan berbagai kendala lainnya, diperlukan redesain atau perencanaan ulang instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Limbah cair RPA mengandung zat organik yang tergolong tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Sampel diambil dari studi literatur dengan karakteristik limbah cair yaitu BOD 1648 mg/L, COD 2603 mg/L, TSS 1210 mg/L dan debit limbah cair RPA di Air Pacah, Kota Padang yang direncanakan sebesar 6 . Kadar BOD, COD dan TSS melampaui standar baku mutu yang sudah ditentukan oleh PERMENLH No. 5 tahun 2014. Hasil dari perencanaan ini dipilih unit pengolahan yang terdiri atas bak kontrol dengan panjang 0.7 m, lebar 0.7 m dan tinggi 0.7m. Bak sedimentasi dengan panjang 3.4 m, lebar 1.7 m dan tinggi 1.3 m. Bak biofilter anaerobik dengan panjang 1.8 m, lebar 0.9 m dan tinggi 1.5 m. Bak biofilter aerobik dengan panjang 1.6 m, lebar 0.8 m dan tinggi 1.5 m dan bak pengendapan akhir dengan panjang 1 m, lebar 1 m dan tinggi 0.8 m dengan total luas lahan yang diperlukan sebesar 10.17 .
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
PT. Koto Alam Sejahtera adalah perusahaan pertambangan batuan andesit dengan menggunakan peledakan dalam fragmentasi batuannya. Setelah proses peledakan masih banyak ukuran fragmentasi batuan hasil peledakan yang lebih besar dari 60 cm, sedangkan standar fragmentasi batuan untuk perusahaan adalah kecil dari 60 cm. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penyebab tingginya persentase boulder serta merencanakan ulang geometri peledakan agar sesuai dengan target perusahaan. Data yang diperoleh dari pengukuran di lapangan meliputi geometri peledakan aktual dengan burden 2 m, spasi 2 m, tinggi jenjang 6,2 m, kedalaman lubang ledak 6 m, stemming 3 m, panjang kolom isian 4,2 m, dan diameter lubang 3 inch. Hasil perhitungan rancangan geometri peledakan ideal menunjukkan variasi berdasarkan metode yang digunakan: R.L. Ash, C.J. Konya, dan ICI-Explosive.
Ukuran fragmentasi peledakan menggunakan software split desktop untuk ukuran 60 cm, yang lolos sebesar 78.5% untuk kondisi aktual, sedangkan rancangan menggunakan metode R.L. Ash dengan nilai burden 1,97 m, spacing
2,364 m, steamming 1,379 m, kedalaman lubang ledak 4.925 m, Tinggi jenjang
4.33 m, Panjang kolom isian 2.99 m untuk ukuran 60 cm yang lolos sebesar 99,5%, , C.J. Konya nilai burden 2 m, spacing 2.5 m, steamming 1.4 m, kedalaman lubang ledak 6.93 m, tinggi jenjang 6.2 m, panjang kolom isian 5.53m, untuk ukuran 60 cm yang lolos sebesar 99,994%, dan ICI-Explosive nilai burden 1.9 m, spacing 1.9 m, steamming 1.524 m, kedalaman lubang ledak 6.8 m, tinggi jenjang 6.2 m, panjang kolom isian 4.5 m, , untuk ukuran 60 cm yang lolos sebesar 99,81%.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Kelapa muda adalah buah dari pohon kelapa yang dipetik lebih cepat dengan tujuan untuk dikonsumsi secara langsung air dan daging buah kelapanya. Kegiatan pengambilan air dan pembelahan kelapa muda para penjual es kelapa muda masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan menggunakan golok sebagai alat perantara pembelahan. Cara tradisional ini masih banyak memiliki resiko dan kekurangan saat proses pembelahan buah kelapa muda berlangsung yaitu alat tradisional dapat menyebabkan resiko kecelakaan kerja dan berkurang juga kualitas hasil pembelahan, alat pembelah kelapa muda yang ada saat ini belum ergonomis, ketika pembelah kelapa muda dengan jumlah banyak membutuhkan waktu yang lama, dan alat yang sudah ada saat ini memiliki harga yang belum terjangkau. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang alat pembelah kelapa muda yang ergonomis dan mengetahui biaya dalam perancangan alat pembelah kelapa muda yang ekonomis. Metode yang digunakan dengan pendekatan antropometri dan Harga Pokok Produksi (HPP) dengan metode full costing. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan alat pembelah kelapa muda yang ergonomis didapatkan dimensi tubuh yang digunakan yaitu dimensi tinggi badan berdiri dengan ukuran 162 cm, jangkauan tangan dengan ukuran 82 cm, genggaman tangan dengan ukuran 6 cm, lebar tangan dengan ukuran 11 cm, lebar bahu dengan ukuran 42 cm dan panjang tangan dengan ukuran 18 cm. HPP untuk perancangan alat pembelah kelapa muda adalah Rp880.000.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Padang merupakan penghasil durian terbanyak kedua menurut data BPS. Penjual durian di Padang menjual produknya dalam bentuk buah yang belum dikupas, Seringkali penjual kesulitan membuka durian karena durinya banyak dan tajam. Adapun alat yang sering digunakan parang dan pisau yang segi keamanannya tidak terjamin sehingga perlu di lakukan pengembangan produk yaitu pembuka buah durian. Berdasarkan penelitian Sairullah (2018) dan Susanto (2018) mengenai perancangan alat pembuka buah durian yang masih memiliki kekurangan seperti alat yang dirancang belum masih belum ergonomis dan kedudukan buah durian yang tidak fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pembuka buah durian yang ergonomis dan perhitungan biaya. Metode yang digunakan adalah antropometri dan perhitungan Harga Pokok Produksi dengan metode full costing. Hasil dari penelitian ini adalah Perancangan alat pembuka buah durian yang ergonomis ini didapatkan dimensi tubuh yang digunakan dalam pembuatan alat ini yaitu, Tinggi Pinggul dengan ukuran 100 cm, Jangkauan Tangan dengan ukuran 82 cm, Genggaman Tangan dengan ukuran 8, Lebar tangan dengan ukuran 11 cm, lebar bahu dengan ukuran 40 cm, dan tinggi tulang ruas pada posisi berdiri dengan ukuran 80 cm. Sedangkan biaya perancangan alat pembelah durian ini dengan menggunakan perhitungan harga pokok produksi (HPP) meliputi biaya bahan baku dan tenaga kerja sebaar Rp 984.000.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Cuti adalah suatu kondisi dari seseorang untuk tidak masuk kerja karena cuti tahunan, bersalin, liburan atau alasan kepentingan lainnya yang diberi izin secara resmi dalam beberapa waktu tertentu. Seorang pekerja berhak atas cuti tahunan sekurang-kurangnya 12 hari kerja. Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat yang terletak di jalan Jaksa Agung R. Soeprapto No. 4, Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, proses pengajuan cutinya masih dilakukan dengan cara manual dan belum terkomputerisasi atau belum terintegrasi dengan sistem. Jika ada pegawai yang mau mengajukan cuti harus mengisi formulir pengajuan cuti terlebih dahulu dengan cara yang manual, kemudian pegawai juga harus mengecek sisa cuti yang tersedia kepada staf bidang kepegawaian dan memberikan formulir yang sudah diisi tadi untuk disetujui oleh atasan serta pembuatan laporan cutinya juga masih menggunakan Microsoft Office Excel. Dengan adanya permasalahan tersebut maka diperlukan sistem baru yang dapat membantu proses pengajuan cuti pegawai berbasis website, menggunakan bahasa pemograman PHP MyAdmin dan database MySQL. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu menggunakan metode watelfall. Dengan adanya aplikasi pengajuan cuti pegawai yang berbasis website ini dapat membantu dan memudahkan pegawai dalam proses pengajuan cuti tanpa harus datang ke instansi untuk melakukan pengajuan cuti serta juga mempermudah pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dalam melalukan penginputan data pegawai dan data cuti pegawai. Hasil akhir dari aplikasi ini yaitu berupa laporan data pegawai dan laporan data permohonan cuti pegawai.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan modern, terbukti dengan banyaknya kegiatan berbasis internet yang dilakukan oleh masyarakat modern saat ini. Hal ini merupakan kesempatan para pembisnis untuk menjual barang-barang ataupun produk-produk dengan memanfaatkan internet. Hal ini merupakan kesempatan para pembisnis untuk menjual barang-barang ataupun produk-produk dengan memanfaatkan internet. Furniture atau masyarakat biasa menyebut dengan perabot merupakan suatu kebutuhan alat rumah seperti lemari, meja, kursi, kusen, pintu dan jendela. YM Perabot yang bergerak di penjualan dan jasa pembuatan furniture belum sama sekali memanfaatkan sebuah teknologi informasi yang memudahkan proses bisnis pada perusahaan mereka. Proses pencatatan penjualan produk masih manual yaitu tulis tangan pada buku besar, yang mana proses tersebut bisa dibilang tidak efektif dan efisien. Pemilik juga kesulitan dalam mengelola data penjualan produk yang ada pada YM Perabot. Tujuan dari penelitian ini adalah Merancang sebuah sistem informasi penjualan jasa pembuatan perabot berbasis web serta mengelola data penjualan produk pada YM Perabot sehingga menghasilkan laporan penjualan yang efektif.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Informasi Saat ini rumah tahfiz berusaha menjadi institusi pendidikan yang mampu melayani masyarakat dengan baik, terutama dalam hal penyampaian informasi kepada santri dan masyarakat. Selama ini Pemberitahuan tentang informasi rumah tahfiz masih dilakukan secara manual, kebanyakan informasi terbaru masih ditempel dipapan pengumuman,dan masih menggunakan media informasi seperti sosial media sebagai media promosi kepada masyarakat adapun promosi yang akan dibuat berupa data santri,guru,kegiatan dan promosi. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan analisa kebutuhan untuk menghasilkan website rumah tahfiz dengan menggunakan pemodelan UML usecase diagram, activity diagram, dan class diagram. Pemanfaatan website dalam pengembangan kompetensi dan kualitas rumah tahfiz tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memudahkan pengguna dalam mempromosikan rumah tahfiz dengan menggunakan metde waterfal. sistem informasi rumah tahfiz berbasis website dapat diakses kapan saja dan dimana saja melalui internet. Website rumah tahfiz dapat mengatasi permasalahan dalam penyampaian informasi serta proses promosi rumah tahfiz yang selama ini masih dilakukan secara manual. Hasil penelitian ini berupa perancangan sistem informasi promosi berbasis web yang dapat membantu Rumah Tahfiz dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Ditemukan kurang lebih 30 bentuk kecelakaan yang terjadi saat proses penambangan khususnya yang menggunakan alat berat saat produksi. Sebagaimana yang kita tau Pekerja selalu berhadapan dengan berbagai bahaya dan risiko di tempat kerja sehingga dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Pada penelitian ini bertujuan untuk menentukan resiko bahaya, menentukan besar kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja, tingkat keparahan kecelakaan kerja hingga cara mencegah terjadinya kecelakaan kerja tersebut. Objek penelitian ini adalah beberapa pekerjaan yang mengandung bahaya pada kegiatan produksi. Teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi, wawancara, kuesioner hingga dokumentasi. Hasil penelitian di dapatkan 8 resiko bahaya pada area dumptruck, 8 resiko bahaya pada area crusher, 7 resiko bahaya pada mobil operasional, 5 resiko bahaya pada area crusher, dan yang terakhir 5 resiko bahaya pada belt conveyor. Pada penelitian ini digunakan metode hirarki pengendalian bahaya, dengan menggunakan perhitungan tabel matrix dapat di tentukan tingkat keparahan dari tiap resiko bahaya sehingga di dapatkan dengan hasil 17% resiko dengan tingkat High, 1% reiko dengan tingkat medium, dan 80% dengan tingkat low. Bentuk pengendalian di masing-masing kegiatan dapat berupa Emilinasi, Perancangan, Substitusi, Administratif hingga APD
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Pengelolaan sampah rumah tangga di Kecamatan Palembayan belum optimal karena kurangnya fasilitas seperti truk pengangkut dan kontainer di TPS. Akibatnya, masyarakat membakar atau membuang sampah ke sungai dan danau, yang berujung pada pencemaran Danau Maninjau. Pencemaran ini menyebabkan matinya ikan dan kerugian bagi petani karamba, disebabkan oleh tingginya kadar amoniak dari pakan ikan yang mengendap, diperparah oleh sampah organik yang dibuang masyarakat sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Salah satu solusi untuk mengurangi sampah organik adalah dengan memanfaatkan Black Soldier Fly (BSF). Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas kompos dengan penambahan abu sekam padi serta menghitung pengurangan sampah organik. Metode eksperimen yang digunakan melibatkan variabel terikat BSF, variabel bebas konsentrasi abu sekam padi (0%, 20%, 30%, 40%, 50%), dan variabel tetap yaitu kandungan phosfor dan rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu sekam padi sebesar 30%, 40%, dan 50% memenuhi standar SNI dengan kandungan phosfor (3,01%-3,32%) dan rasio C/N (10,25%-10,71%). BSF juga efektif mengurangi sampah organik dengan indeks pengurangan sampah rata-rata 7,190476 gram/hari di tiga reaktor.