Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

29 hasil
Subjek: batubara
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Kestabilan Lereng pada Tambang Batubara Menggunakan Metode Bishop di PT. Pengembangan Investasi Riau

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Pengembangan Investasi Riau merupakan salah satu perusahaan tambang dengan menggunakan metode tambang terbuka (open pit). Lereng tambang dapat menimbulkan masalah kestabilan lereng berupa longsor dan gangguan operasional kegiatan penambangan. Kajian geoteknik menjadi salah satu hal yang penting dalam dunia perlerengan terutama lereng yang ada pada tambang. Kajian ini dapat menetukan aman atau tidaknya suatu lereng dengan mengetahui tekanan dan kekuatan dari material pembentuk lereng, dan data pendukung lainnya. Menganalisa faktor keamanan lereng setelah nilai bobot isi, sudut geser dalam, dan kohesi didapatkan dari pengolahan data dengan mengacu pada SNI 1964, 1966, dan 1967 serta 2008. Berdasarkan pengujian sampel di laboratorium didapatkan nilai bobot isi 15,092 KN/m3, S2 18,36 KN/m3, S3 18,856 KN/m3. Nilai sudut geser dalam S1 53,3, S2 40,75, S3 70,49. Nilai kohesi S1 9,1, S2 9,40, S3 8,93. Nilai Faktor Keamanan lereng di pit PT. Pengembangan Investasi Riau yang dianalisis menggunakan software Rocscience Slide V6.0 diperoleh sebesar 2,4 dengan metode Bishop. Artinya lereng berada dalam kondisi stabil (≥1,5) untuk lereng batuan (Hoek, 2002).

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Kuat Tekan Terhadap Model dan Arah Rekahan dari Batuan Penyusun Lereng PT. Cahaya Bumi Perdana Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lereng pada pit PT. Cahaya Bumi Perdana memiliki kondisi batuan yang tergolong lunak (soft). Batuan sedimen yang menjadi batuan penyusun lereng berupa batu pasir, batu bara dan batu lanau jika terkena oleh air yang jenuh berakibat akan mengurangi daya dukungnya ketika dilakukan kegiatan penambangan. Menganalisis nilai kuat tekan batuan penyusun lereng dengan pengujian point load index dalam menganalisis nilai kuat tekan batuan dilakukan dengan pengujian menggunakan alat point load Index, menganalisis kelas massa batuan penyusun lereng serta tingkat kestabilan lereng menggunakan metode Rock Mass Rating (RMR), menganalisis faktor keamanan lereng dengan menggunakan software Rocscience Slide V6.0. Dari pengujian kuat tekan batuan menggunakan alat point load Index (PLI) diperoleh nilai UCS rata-rata untuk batu pasir sebesar 0,883 MPa dan untuk batu lanau sebesar 1,267 MPa. Kelas massa batuan yang diperoleh menggunakan metode klasifikasi kelas massa batuan Slope Mass Rating yaitu kelas IV dengan deskripsi jelek (poor), kondisi lereng yang tidak stabil serta jenis longsoran yang mungkin terjadi yaitu longsoran planar atau longsoran baji yang besar. Nilai Faktor Keamanan lereng di pit PT. Cahaya Bumi Perdana yang dianalisis menggunakan software Rocscience Slide V6.0 diperoleh sebesar 2,444 dengan metode Janbu Simplified. Artinya lereng berada dalam kondisi stabil (≥1,5) untuk lereng batuan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Pencampuran Batubara Medium Product untuk Meningkatkan Kualitas Batubara Hingga Ready To Sale di PT. Bungo Bara Utama

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bungo Bara Utama Jobsite Tanjung Belit merupakan anak perusahaan Sinarmas Mining Group yang bergerak dibidang industri pertambangan batubara. PT. Bungo Bara Utama (PT. BBU) memproduksi batubara yang terdiri dari tiga seam, yaitu seam 100, seam 200, dan seam 300. Untuk seam 300 sendiri memiliki 2 layer (Upper dan Lower) yang dibatasi oleh Inter Burden (IB), pada seam 300 Upper terdapat beberapa pembagian layer berdasarkan kualitas yaitu 300 UHS, 300 ULS, dan 300 CR3. Menganalisis perubahan nilai parameter kandungan air total, kadar abu, dan nilai kalori batubara setelah penambahan medium product. Mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya perubahan kualitas batubara setelah penambahan medium product. Data primer adalah data yang diamati dan diambil langsung di lapangan seperti pengambilan sampel batubara di pengambilan sampel batubara di stockpile. Data sekunder ini merupakan data pendukung dalam penelitian, dimana data sekunder Hasil uji kualitas batubara di laboratorium PT BBU dan dokumen perusahaan. Didapatkan hasil dari QTY/1 LOT dengan jumlah 164 truck dengan produk Ready To Sale dimana Total Moisture (TM) dengan nilai 25,62%, Inherent Moisture (IM) dengan nilai 11,88%, Ash Content dengan nilai (AC) 14,19%, Sulfur dengan nilai 1,37%, GCV (ADB) dengan nilai 5.597 kcal/kg dan GCV (ARB) dengan nilai 4.729 kcal/kg. Didapatkan hasil dari QTY/1 LOT dengan jumlah 164 truck dengan produk Ready To Sale dimana Total Moisture (TM) dengan nilai 25,79%, Inherent Moisture (IM) dengan nilai 11,89%, Ash Content dengan nilai (AC) 13,52%, Sulfur dengan nilai 1,37%, GCV (ADB) dengan nilai 5.653 kcal/kg dan GCV (ARB) dengan nilai 4.762 kcal/kg.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Produktivitas Alat Gali Muat Dossan 500 LCV dan Alat Angkut Mitsubishi Fuso 220 PS Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Batubara pada PT. Haswi Kencana Indah

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada bulan November 2022 produktivitas alat gali muat Doosan 500 LCV pada PT. Haswi Kencana Indah saat ini tidak mencapai target sebesar 100,40 ton/jam sementara produktivitas aktual hanya 105 ton/jam. Dan produktivitas alat angkut tidak mencapai target sebesar 110 ton/jam dengan produktivitas aktual sebesar 125 ton/jam. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis besar waktu hambatan, nilai efisiensi kerja alat dan produktivitas alat gali muat Doosan 500 LCV dan Alat Angkut Misubishi Fuso 220 PS. Metode perbaikan produktivitas kegiatan penambangan batubara menggunakan metode Quality Control Circle (QCC). Dari hasil penelitan didapatkan delay time alat gali muat Doosan 500 LCV sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 84 menit dan alat angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 77 menit dan setelah dilakukan simulasi perbaikan dengan metode Quality Control Circle (QCC) delay time alat gali muat Doosan 500 LCV adalah 0 dan alat angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 0. Efisiensi alat gali muat Doosan 500 LCV sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 66% dan Alat Angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 65% dan Efisiensi alat gali muat Doosan 500 LCV setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 100% dan Alat Angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 100%. Produktivitas alat gali muat Doosan 500 LCV sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesa 93,58 ton/jam dan Alat Angkut Mitsubishi sebesar 108,83 ton/jam dan produktivitas alat gali muat Doosan 500 LCV setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 141,80 ton/jam dan Alat Angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 167,44 ton/jam.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemodelan dan Penghitungan Cadangan Batubara Terkira untuk Memprediksi Umur Tambang Sesuai Target Produksi Batubara dan Overburden di PT. Bara Adhipratama, Kec. Ulok Kupai, Kab. Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT.Bara Adhipratama (PT.Bama) merupakan salah satu perusahaan swasta yang melakukan penambangan batubara di Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. PT. Bama saat ini penambangan pada kawasan pit I yang sedang berjalan cadangannya semakin sedikit, salah satu cara untuk memperpanjang umur tambang adalah dengan melakukan ekspansi yaitu menambah kawasan wilayah penambangan baru yang bernama pit II, Desa Bukit Berlian. Dengan demikian perhitungan cadangan batubara terkira dan desain model dan arah sebaran batubara serta umur tambang tentunya menjadi hal yang penting demi keberlangsungan tambang kedepannya. Pemodelan dan penghitungan cadangan batubara terkira untuk memprediksi umur tambang menggunakan metode cross section dan block model. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder, yaitu data geologi, data collor, data survey, data topografi dan peta IUP. Proses pengolahan data dengan metode cross section melakukan permodelan dan perhitungan cadangan menggunakan data log bor sebanyak 10 titik bor, pada software surpac sehingga didapatkan total cadangan sebanyak 63.634 ton, volume Overburden (OB) 429.093 bcm, nilai SR 1: 6.7, dan umur tambang 6 bulan dengan luas area 4.5 hektar, sedangkan dengan menggunakan metode block model dibuat dengan ukuran 10x10 meter pada software surpac, total cadangan sebanyak 41.895 ton, volume OB 834.996 bcm, dan nilai SR 1:19.9 dengan umur tambang 7 bulan dan luas area 4.5.Sedangkan dengan software rockworks Proses pengolahan data dengan menggunakan metode cross section, dengan data log bor sebanyak 10 titik bor, didapatkan total cadangan 166.437 ton, volume OB 493.185 bcm, dan nilai SR 1:3 dengan umur tambang 13 bulan dengan luas area 4.5 hektar. Sedangkan menggunakan metode block model didapatkan cadangan 368.587 ton, volume OB 1.387.402 bcm, dan nilai SR 1:4, dengan umur tambang 32 bulan dengan luas area 4.5 hektar.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perancangan Pit Limit Berdasarkan Stripping Ratio pada Pit 5 Penambangan Batubara PT. Caritas Energi Indonesia Provinsi Jambi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Caritas Energi Indonesia berada di Desa Tanjung Rambai, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi merupakan daerah yang memiliki potensi bahan galian batubara yang sudah melakukan kegiatan operasi produksi. Guna untuk mengembangkan usaha di bidang pertambangan, perusahaan berencana akan membuka pit baru yaitu pit 5, namun belum melakukan kajian teknis lanjutan. Oleh karena itu perhitungan cadangan terkira, penentuan batas penambangan (pit limit) yang ekonomis, dan desain pit tentunya menjadi hal yang penting dalam rencana pembukaan pit baru. Tujuan penelitian ini adalah perhitungan cadangan batubara terkira, penentuan batas penambangan (pit limit) berdasarkan ESR, dan menentukan desain pit. Perhitungan cadangan dilakukan menggunakan metode Area Of Influence (AOI), batas penambangan (pit limit) berdasarkan perhitungan Economyc Stripping Ratio (ESR) dengan pendekatan metode blockstripe dengan membuat dimensi blok 50x50 meter, dan untuk desain pit dirancang dari hasil pit limit ekonomis berdasarkan rekomendasi geometri lereng. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data topografi, data pemboran, data biaya penambangan dan harga jual batubara, dan data geometri lereng. Proses pengolahan data menggunakan bantuan software Minescape 5.7. Hasil pengolahan data diperoleh cadangan batubara terkira sebesar 687.641,3 Ton dengan overburden 2.172.800,3 m3. Berdasarkan perhitungan nisbah kupas diperoleh batas ekonomis nisbah kupas yaitu 1 : 8,2. Dengan demikian batas penambangan (pit limit) dirancang pada SR 1 : 8. Berdasarkan rekomendasi geoteknik untuk geometri lereng diperoleh luas bukaan desain pit 5 yaitu 9,2 Ha.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Desain Kemajuan Penambangan di Site Retih PT. Bara Prima Pratama Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bara Prima Pratama telah membuka site baru yaitu Site Retih dengan luas IUP 1018 Hektare. Tentunya akan diperlukanya pembuatan desain kemajuan penambangan agar kegiatan pertambangan dapat tersusun dengan baik. Target produksi pada Site Retih sebesar 30.000 ton batubara dengan nilai stripping ratio (SR) maksimum 18.5 bcm/ton. Tahapan perencanaan yaitu, perencanaan arah kemajuan penambangan, urutan sequence pit penambangan sesuai dengan sebaran cadangan area rencana atau Pit Limit, target produksi perusahaan, serta geometri penambangan yang aman. Fungsi perencanaan penambangan yaitu sebagai kerangka susunan yang rinci terkait proyek penambangan dan menunjukkan urutan eksploitasi yang sesuai dengan desain serta peralatan (Taylor, 1977). Data yang diperlukan dalam penyusunan perencanaan penambangan yaitu data topografi, bor, area rencana, alat penambangan, jam kerja, serta data penunjang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain kemajuan penambangan pada Site Retih dan juga mengetahui produktifitas dari ketersedian alat dan juga waktu kerja efektif dalam satu bulan. Data primer yang dibutuhkan yaitu Cycle Time alat gali muat dan Cycle time alat angkut, dan Data sekunder yang didapat adalah Peta Topografi, Peta geologi, Data Survey, Data Pit Limit dan spesifikasi alat gali muat dan alat angkut. Hasil perhitungan volume dari desain kemajuan penambangan dengan software surpac adalah pada Sequence 1 untuk OB 643.069 dan batubara 30.234, sequence 2 untuk OB 556.260 dan batuabra 29.527, sequence 3 untuk OB 467.478 dan Batubara 36.724, sequence 4 untuk OB 518.081 dan Batubara 29.331, sequence 4 untuk OB 518.081 dan Batubara 28.036 dan untuk sequence 6 untuk OB 721.368 dan Batubara 186.700. Estimasi total volume dan tonase batubara dari desain kemajuan dalam 6 sequence adalah OB 3,463,468 dan Batubara 186,700 ton dengan luasan area 16.2 Hektare. Dengan nilai total Striping Ratio adalah 18.55. Dan produktifitas alat Dossan 300 180 Bcm/Jam dan DT Hino 500 produktifitas 40.62 Bcm/Jam. Dengan Jumlah Unit yang dipakai adalah 10 Unit Excavator Dossan 300 dan 40 unit Untuk Dump Truck

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimasi Blending Batubara Menggunakan Metode Trial and Error dan Metode Simplex untuk Memenuhi Kriteria Permintaan Konsumen di CV. Bara Mitra Kencana, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CV. Bara Mitra Kencana merupakan salah satu pertambangan batubara bawah tanah yang berlokasi di Talawi, Kota Sawahlunto yang memiliki 6 lubang penambangan yaitu KWT 2, KWT 3, KWT 4, BMK 14, BMK 04 dan TK 04. Saat eksekusi penyerahan batubara ke PLTU Ombilin pada Juni 2022, terdapat parameter kualitas batubara yang tidak sesuai dengan kontrak PJBB, sehingga adanya penurunan harga jual beli batubara serta tuntutan untuk bulan berikutnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis beda kualitas batubara berdasarkan hasil laboratorium, kuantitas blending batubara yang tepat serta nilai profit yang dihasilkan. Metode pengolahan yang digunakan adalah metode trial and error dan metode simplex. Hasil pengolahan didapatkan nilai gross calorifc value BMK 14 adalah 5234 Kcal/kg, total moisture 4,71%, ash content 30,33%, dan sulphur 0,9%. Kemudian nilai gross calorifc value BMK 04 adalah 6095 Kcal/kg, total moisture 5,23%, ash content 17,5%, dan sulphur 1,09%. Serta nilai gross calorifc value TK 04 adalah 7728 Kcal/kg, total moisture 4,74%, ash content 1,2%, dan sulphur 0,5%. Kuantitas blending batubara dengan metode trial and error pada lubang KWT 2, KWT 4, BMK 04 dibutuhkan 86,667 ton dan pada lubang KWT 3, BMK 14, TK 04 dibutuhkan 3246,667 ton. Sedangkan dengan metode simplex, pada lubang KWT 2 dibutuhkan 3334,579 ton, KWT 3 dibutuhkan 1738,2 ton, KWT 4 dibutuhkan 325,519 ton, BMK 14 dibutuhkan 1105,242 ton, BMK 04 dibutuhkan 1436,044 ton dan TK 04 dibutuhkan 2060,412 ton. Untuk hasil perhitungan PJBB antara CV. Bara Mitra Kencana dengan PLN didapatkan keuntungan dari hasil penjualan batubara dalam 1 bulan yaitu Rp. 8.500.000.000.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Estimasi Cadangan Batubara Berdasarkan Stripping Ratio untuk Menentukan Pit Limit Site Retih pada PT. Bara Prima Pratama di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Bara Prima Pratama merupakan industri yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara. Saat ini penambangan pada kawasan WIUP yang sedang berjalan cadangannya semakin sedikit, salah satu cara untuk memperpanjang waktu tambang adalah dengan melakukan ekspansi yaitu menambah kawasan wilayah izin usaha penambangan baru yang bernama site sungai retih, dengan demikian perhitungan cadangan terkira dan cadangan terbukti serta optimasi pit limit dan desain pit tentunya menjadi hal yang penting demi keberlangsungan tambang kedepannya. Striping ratio yang digunakan oleh perusahaan adalah 1:18,5, stripping ratio adalah nisbah kupas perbandingan volume batubara dan overburden. Menggunakan metode block strip untuk menentukan pit limit dan metode AOI (Area Of Influence) untuk perhitungan cadangan. Penelitian hanya menggunakan data sekunder, yaitu data bor, data topografi, geometri lereng dan jalan tambang. Proses pengolahan data dengan melakukan permodelan dan perhitungan cadangan menggunakan data log bor sebanyak 289 titik bor, menggunakan sotware surpac 6.3.1, sehingga didapatkan total cadangan sebanyak 2.001.267 ton. Untuk pengoptimasian metode block strip dibuat dengan ukuran 20x20 meter melalui block model pada surpac, di optimasi melalui blok terluar pada block strip dengan memunculkan atribut SR setiap blok . Hasil dari optimasi dalam tahap selanjutnya yaitu desain pit, mengikuti parameter geometri lereng dan jalan tambang yang direkomendasikan perusahaan. Sehingga didapatkan hasil nilai SR 1:18,29 dengan total cadangan terkira 1.468.028 ton, cadangan terbukti 1.394.626,6 ton dan luas area 121,77 hektar. Analisa data cadangan dilakukan dengan penginputan titik bor secara manual dan kontur struktur batubara, setelah dilakukan analisis terhadap cadangan terdapat indikasi patahan dengan jarak 45 m dan beda tinggi 25 m. Sementara untuk optimasi dan desain pit limit dilakukan pembuatan reserve graphic sebelum dan sesudah optimasi pit limit untuk mengetahui bagian block yang di eleminasi .

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Pencucian Batubara Kalori Rendah Menggunakan Minyak Pelumas dan Minyak Tanah dengan Metode Flotasi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Golden Great Borneo tergolong memiliki batubara kualitas redah ( low grade) dengan nilai kalori rata-rata 4287 kkal/kg. Batubara dengan kalori rendah umumnya masih terdapat pengotor (mineral matter). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh volume minyak pelumas dan minyak tanah, pH larutan, dan Total Dissolved Solid (TDS) terhadap recovery batubara dari hasil pencucian batubara menggunakan metode flotasi. Pencucian batubara menggunakan metode flotasi dengan campuran air, minyak pelumas, dan minyak tanah untuk selanjutnya melihat pengaruh pH,TDS terhadap recovery. Pada pengujian minyak pelumas dan minyak tanah terhadap recovery, batubara dari hasil pencucian menggunakan metode flotasi hasil recovery optimum pada variasi 40 : 40 ml dengan feed 50 gram nilai pada recovery 92,4% dan nilai kolerasi antara dua variabel ini cukup yaitu 0,35. Sedangkan hasil pengaruh pH dan TDS pada recovery dengan metoda flotasi nilai optimum pada variasi 40 : 40 ml dengan nilai pH yaitu 7 pada nilai kolerasi antara dua variabel ini cukup yaitu 0,35 dan TDS di ketahui hasil recovery optimum pada variasi 40 : 40 ml dengan niali TDS 0,32 mg/l pada nilai kolerasi antara dua variabel ini cukup yaitu 0,35.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Dimensi Tumpukan Batubara Terhadap Terjadinya Swabakar di Area Stockpile PT. Edco Persada Energi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Edco Persada Energi merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan yang terletak di Desa Pematang, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Berdasarkan pengamatan dilapangan diketahui bahwa stockpile yang sering mengalami swabakar adalah stockpile dengan timbunan raw coal. Hal ini disebabkan karena batubara yang berada pada timbunan raw coal ini memiliki grade Sub-bituminous yang memiliki kalori sebesar 4000-5000 kkal/kg yang ditimbun terlalu lama yaitu sekitar 3 bulan selain itu pada PT. Edco Persada Energi juga tidak pernah dilakukan pengecekan suhu dan dimensi timbunan hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya swabakar pada timbunan. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis suhu, dimensi timbunan dan manajemen stockpile yang di terapkan pada PT. Edco Persada Energi dan menganalisis faktor yang mempengaruhi terjadinya swabakar di area stockpile PT. Edco Persada Energi. Dari hasil penelitan didapatkan Suhu rata-rata timbunan row coal berkisar antara 35,8oC sampai 50,2oC. Sedangkan suhu rata-rata timbunan screen coal berkisar antara 33,0oC sampai 41,2oC. Dan dimensi timbunan dilapangan yang berbentuk limas terpancung dengan tinggi timbunan 6 m, sisi bidang bawah timbunan 60 m, dan sisi bidang atas timbunan 30 m dengan sudut kemiringan 40o dan penyimpanan batubara pada stockpile untuk timbunan pada row coal adalah 6 minggu. Sedangkan pada timbunan screen coal lama waktu penimbunan adalah 3 minggu. Sedangkan manajemen stockpile yang ditetapkan pada PT. Edco Persada Energi untuk timbunan row coal adalah sistem first in late out (FILO) dan pada timbunan screen coal manajemen stockpile yang ditetapkan adalah sistem first in first out (FIFO). sistem first in first out (FIFO).

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Kualitas Batubara pada Front Penambangan dan Stockpile dari Nilai Kadar Total Sulfur yang Tinggi untuk Memenuhi Standar Penjualan Batubara di PT. Bara Alam Utama

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Bara Alam Utama memiliki total sulfur yang tinggi di lapisan seam C yang bervariasi dari berbagai blok seperti blok 20 (0,42% adb), blok 21 (0,60% adb), blok 22 (0,72% adb), blok 23 (0,84% adb), blok 24 (0,61% adb) dan blok 25 (1,41% adb) yang sangat bisa mempengaruhi pada nilai calorific value dan tidak terpenuhi permintaan pasar pada standar penjualan ke konsumen. Tujuan penelitian adalah Menganalisis perbandingan antara kualitas nilai kadar total sulfur di blok 20 sampai blok 25 lapisan seam C dan stockpile dari batas rejection ke buyer dan mengoptimalkan penanganan blending dari front penambangan lapisan seam C ke stockpile dengan metode trial and error. Data yang dikumpulkan yaitu bentuk litologi dan warna lapisan seam C dan kualitas batubara dari front penambangan seam C blok 20 sampai 25 dan stockpile dengan parameter total sulfur dan calorific value dan metode pengolahan data blending menggunakan metode trial and error. Kualitas batubara pada front penambangan lapisan seam C dan stockpile untuk nilai total sulfur senilai 0.77% adb dan total sulfur 0,59% adb dari nilai yang melebihi batas nilai batubara yang dibeli oleh buyer senilai total sulfur >0.5% adb. Sementara itu untuk nilai kalori di front penambangan dan stockpile senilai 6200 Kcal/kg dan 5967 Kcal/kg yang sudah memenuhi dari batas batubara yang dibeli oleh buyer senilai 5000 Kcal/kg. Nilai calorific value dari perhitungan trial and error dengan hasil perhitungan 5993 Kcal/kg yang masih sesuai pada permintaan konsumen 5000 Kcal/kg. Sementara perbandingan blending kualitas batubara low yaitu 1850 ton dan batubara High 150 ton dengan nilai perbadingan 3:1.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perhitungan Cadangan Batubara Menggunakan Metode Cross Section, Metode Circular dan Metode Triangular Pada Pit Selatan di PT. Multi Service Mining Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Multi Service Mining adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor pertambangan Batubara di Peranap, Kec. Peranap Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Saat ini PT. Multi Service Mining bekerja sama dengan PT. Samantaka Batubara dengan luas wilayah IUP kegiatan produksi 19.040 Ha. Pada pit selatan belum adanya model endapan dan perhitungan cadangan batubara. Tujuan penelitian untuk mengetahui jumlah cadangan batubara dan volume overburden. Metode yang digunakan untuk mendapatkan perhitungan cadangan menggunakan metode cross section, metode circular dan metode triangular. Dari hasil menggunakan metode cross section didapatkan total volume overburden sebesar 4.525.513 m³ dan total cadangan batubara didapatkan sebesar 2.520.342,5 MT. Hasil menggunakan metode circular didapatkan total volume overburden sebesar 5.205.954 m³ dan total cadangan batubara didapatkan sebesar 2.694.800,09 MT. Sedangkan menggunakan metode triangular didapatkan total volume overburden sebesar 3.969.371 m³ dan total cadangan batubara didapatkan sebesar 1.974.845,6 MT.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Coal Heating Box pada Suhu dan Pola Timbunan Terhadap Potensi Swabakar Batubara

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Swabakar merupakan permasalahan dalam industri pertambangan, penyebab swabakar dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik dari batubara. Faktor intrinsik yaitu karakteristik batubara terdiri dari kandungan volatil matter, moisture content, ash content, mineral matter dan kalori batubara, sedangkan faktor ektrinsik salah satunya adalah kondisi kecepatan angin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola penimbunan batubara yang dapat meminimalkan terjadinya potensi swabakar (spontaneous combustion). Setelah dilakukannya pengamatan, maka didapatkan hasil bahwa nilai temperatur tumpukan batubara yang diuji dengan suhu pemanasan dimulai dari suhu 30°C, 50°C, 70°C, dan 85°C dengan menggunakan coal heating box.Dari pola tumpukan yang diamati didapatkan bahwa pola tumpukan pada pola tumpukan Cone Shell pada suhu 53ºC menimbulkan reaksi swabakar dan pada pola Chevron pada suhu 50ºC menimbulkan reaksi swabakar dan pada pola Chevcon pada suhu 53ºC menimbulkan reaksi swabakar dan pada pola Windrow pada suhu 85ºC baru menimbulkan reaksi swabakar pada kalori 4617 kkal/kg. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bentuk tumpukan windrow lebih baik diterapkan untuk mengurangi potensi swabakar.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Estimasi Sumberdaya Batubara Menggunakan Metode Cross Section, Metode Circular, Metode Polygon di PT. Duta Alam Sumatera (DAS) Merapi Barat Sumatera Selatan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Duta Alam Sumatera (PT. DAS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan batubara, yang berlokasi di Desa Payo Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan dengan sistem penambangan yang dilakukan merupakan tambang terbuka. PT. Duta Alam Sumatera memegang hak izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi pada tambang batubara seluas 357 Ha. Perusahaan saat ini sedang melakukan pengeboran yang memiliki 16 titik lubang bor. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah sumberdaya batubara. Perhitungan sumberdaya batubara ini dilakukan dengan menggunakan metode Cross Section, Cilcular dan Polygon dengan data-data seperti kondisi geologi di lapangan dan data pengeboran, kemudian data tersebut diaplikasikan dengan program-program pendukung seperti Rockworks16 dan surpac 6.3. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya batubara dengan metode Cross Section sebanyak 57.558.02 Ton, metode Cilcular sebanyak 22.410.85 Ton dan metode Polygon sebanyak 18.774.81 Ton.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Coal Blending untuk Mendapatkan Keuntungan yang Maksimum di PT. Allied Indo Coal Jaya Parambahan Kota Sawahlunto Sumatera Barat

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pencampuran batubara adalah salah satu cara untuk menyesuaikan parameter kualitas batubara yang dijual agar sesuai dengan kriteria yang diharapkan oleh pembeli. Pencampuran menggunakan batubara yang berasal dari beberapa perusahaan tambang sehingga simulasi pencampuran perlu dilakukan dalam menentukan dan menghasilkan nilai produk paling optimum untuk mendapatkan nilai kalori 6.300 kcal/kg dan mendapatkan keuntungan dari penjualan hasil pencampuran dengan penjualan tanpa melakukan pencampuran. Simulasi pencampuran coal blending beda kualitas yang dilakukan di PT. Allied Indo Coal Jaya didapatkan hasil perbandingan campuran batubara untuk memenuhi target 6.300 kcal/kg, dimana kualitas PT. Allied Indo Coal Jaya (7.033 kcal/kg) dengan Tebo-01 (3.104 kcal/kg) menghasilkan 700:300 sebesar 5.854,3 kcal/kg, 750:250 sebesar 6.050,75 kcal/kg, 800:200 sebesar 6.247,2 kcal/kg, 850:150 sebesar 6.443,65 kcal/kg, 900:100 sebesar 6.640,1 kcal/kg dan proporsi yang sesuai yaitu 820:180 sebesar 6.325,78 kcal/kg. Sedangkan opsi pencampuran kualitas PT. Allied Indo Coal Jaya (7.033 kcal/kg) dengan M.Bungo-04 (4.386 kcal/kg) menghasilkan 700:300 sebesar 6.238,9 kcal/kg, 750:250 sebesar 6.371,25 kcal/kg, 800:200 sebesar 6.503,6 kcal/kg, 850:150 sebesar 6.635,95 kcal/kg, 900:100 sebesar 6.768,3 kcal/kg dan proporsi yang sesuai yaitu 730:270 sebesar 6.318,31 kcal/kg. Jika dilakukan simulasi blending dan melakukan perhitungan biaya operasi blending maka didapatkan keuntungan PT. Allied Indo Coal Jaya pada bulan November 2019 sebesar Rp. 5.788.258.262,8,-

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Simulasi Optimasi Pencampuran Batubara Berdasarkan Biaya Pembelian Paling Rendah Menghasilkan Harga Jual Paling Tinggi CV. Tahiti Coal Sawahlunto

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pencampuran batubara adalah salah satu cara untuk menyesuaikan parameter kualitas batubara yang dijual agar sesuai dengan kriteria yang diharapkan oleh pembeli. Pencampuran menggunakan batubara yang berasal dari beberapa perusahaan tambang dan simulasi pencampuran perlu dilakukan dalam menentukan beberapa opsi rumusan pencampuran untuk memenuhi kriteria parameter kualitas batubara. Dari beberapa opsi tersebut dipilih yang menghasilkan nilai produk paling optimum. Simulasi pencampuran dilakukan antara kualitas CV. Tahiti Coal (7.800 kcal/kg) dengan Tebo-01 (3.104 kcal/kg) menghasilkan pencampuran 500:500 sebesar 5.452 kcal/kg, 550:450 sebesar 5.686,8 kcal/kg, 600:400 sebesar 5.921,6 kcal/kg, 650:350 sebesar 6.156,4 kcal/kg, 700:300 sebesar 6.391,2 kcal/kg, 750:250 sebesar 6.626 kcal/kg dengan proporsi yang sesuai yaitu 690:310 sebesar 6.344,24 kcal/kg. Sedangkan opsi pencampuran kualitas CV. Tahiti Coal (7.800 kcal/kg) dengan M.Bungo-04 (4.386 kcal/kg) menghasilkan 500:500 sebesar 6.093 kcal/kg, 550:450 sebesar 6.263,7 kcal/kg, 600:400 sebesar 6.434,4 kcal/kg, 650:350 sebesar 6.605,1 kcal/kg, 700:300 sebesar 6.775,8 kcal/kg, 750:250 sebesar 6.946,5 kcal/kg dengan proporsi yang sesuai yaitu 570:430 sebesar 6.331,98 kcal/kg. Penjualan batubara di CV. Tahiti Coal dengan kontrak PLTU pada bulan April 61,057 US$ dan penjualan hasil estimasi sesuai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) adalah 87,297 US$ dengan selisih kerugian per Tonnya 26,24 US$/Rp.374.050,26. Jika dilakukan simulasi blending dalam 1.000 ton batubara didapatkan keuntungan CV. Tahiti Coal dengan Tebo-01 Rp. 1.393.179.063/ 1.000 ton dan CV. Tahiti Coal dengan M.Bungo-04 Rp. 1.230.452.396/1.000 Ton.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penataan Lahan Pasca Tambang Batubara di Disposal Barat PT. Allied Indo Coal Jaya Parambahan Desa Batu Tanjung Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan yang berkaitan dengan penambangan biasanya identik dengan kerusakan lingkungan lingkungan bila tidak dikelola dengan baik, oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan reklamasi dimana suatu kegiatan penataan lahan untuk mengembalikan lahan bukaan tambang agar dapat digunakan kembali sesuai dengan peruntukannya. Setiap perusahaan wajib menyediakan dana jaminan reklamasi pada saat mengajukan pemohonan IUP operasi produksi perihal tersebut tertuang PP No. 78 Tahun 2010 tentang reklamasi dan /pascatambang dan permen ESDM 07 tahun 2014 tentang pelaksanan reklamasi dan pascatambang pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara. Oleh karena itu perlunya perencanaan ysng bsik dan sempurna agar keberhasilan reklamasi dapat terwujud. Rencana penataan lahan yang akan dilakukan pada di disposal barat PT. Allied Indo Coal Jaya dengan luas lahan yang akan dilakukan 5,02 hektar ditanami menggunakan tanam sengon, Trambesi, Lasono dan tumbuhan lainnya, kegiatan penataan yang akan dilaksanakan yaitu dari penataan lahan hingan revegetasi. Dari tahapan-tahapan kegiatan penataan lahan itu dapat melakukan biaya penataan lahan sampai biaya revegetasi. Berdasarkan rancangan penataan lahan pada di disposal barat PT. Allied Indo Coal jaya yang di antaranya adalah kegiatan penatan lahan meliputi penataan lahan material overburden dan material top soil serta kegiatan revegetasi meliputi(biaya pembibitan keseluruhnya,pemasangan ajir,pembuatan lubang tanaman, penyediaan bibit,penanaman,pemupukan,perawat), dimana biaya penataan guna lahan Rp 42.428.700 dan biaya revegetasi sebesar 182.812.412, maka total biaya penataan lah di disposal barat di PT. Allied Indo Coal Jaya adalah Rp 225.241.112

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Air Laut Terhadap Pengurangan Kadar Sulfur Pada Batubara Sub-Bituminus di PT. Atoz Nusantara Mining Pesisir Selatan Sumatera Barat

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Batubara di PT. Atoz Nusantara Mining secara umum tergolong batubara sub-bituminus dengan kadar sulfur yang tinggi. Perlu dilakukan penurunan kadar sulfur pada batubara. Salah satu usaha untuk menurunkan kadar sulfur tersebut adalah dengan pencucian batubara menggunakan metode flotasi. Usaha pengurangan kadar sulfur pada batubara selain menghilangkan pencemar juga merupakan usaha untuk menaikan nilai kalori sehingga dapat meningkatkan harga jual batubara. Pencucian batubara menggunakan metoda flotasi dengan campuran air laut dan minyak tanah pada ukuran batubara 40 mesh, 60 mesh, 100 mesh, 200 mesh dan 325 mesh. Menggunakan sel flotasi dengan volume air laut 1 L, minyak tanah 40 ml dan batubara 100 gr dengan waktu flotasi selama 7 menit. Setelah batubara dicuci, lalu dikeringkan selama 7 hari. Selanjutnya di uji laboratorium untuk mengetahui nilai kalori dan kadar sulfur hasil pencucian. Hasilnya sampel mengalami pengurangan kadar sulfur signifikan. Rata- rata pengurangan kadar sulfurnya sebesar 25,04%. Pengurangan kadar sulfur tertinggi terjadi pada sampel ukuran 325 mesh sebesar 28,9%. Sampel juga mengalami kenailkan nilai kalori, dengan rata-rata kenaikan nilai kalori 4,04%.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ventilasi Tambang Pada Lubang Bukaan A1-02, PT. Nusa Alam Lestari, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Nusa Alam Lestari (NAL) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara. Pada tahun 2006 melakukan kegiatan penambangan dengan tambang terbuka dan berakhir pada tahun 2011, selanjutnya dilakukan kegiatan penambangan tambang bawah tanah. Wilayah kerja PT. NAL terletak di daerah Sapan Dalam, Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Pada lubang A1-02, terdapat 2 front kerja yaitu front maju dan cabang. Berdasarkan kebutuhan udara kedua front kerja tersebut dengan parameter kebutuhan udara untuk pekerja, mengencerkan gas metan, total udara yang dibutuhkan sejumlah 0.45656 m3/s untuk front maju dan 0.3839 m3/s untuk front kerja cabang. Kuantitas udara yang tersedia hanya 0.38589 m3/s pada front maju dan 0.31873 m3/s untuk front cabang, berarti terjadi kekurangan udara 0.07067 m3/s untuk front maju dan 0.06517 m3/s untuk front cabang. Dari hasil simulasi menggunakan ventsim 5.0 ventilasi aktual lubang A1-02 terdapat kehilangan tekanan udara yang besar yaitu 6.4 Pa – 50.1 Pa dan resistensi yang besar yaitu 56.32 Ns2/m8 – 102.38 Ns2/m8. Dari ventilasi aktual tersebut dilakukan perencanaan terhadap jaringan ventilasi pada lubang A1-02 didapatkan hasil kehilangan tekanan udara yang kecil yaitu 0 – 0.1 Pa, dan resistensi 0.00091 Ns2/m8 – 0.00596 Ns2/m8, serta kuantitas udara sebesar 8.0 m3/s untuk jaringan ventilasi sepanjang 1100 m.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail