Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

203 hasil
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Limbah Fly Ash sebagai Adsorben Logam Fe pada Limbah Cair (Studi Kasus : Limbah Cair PLTU Teluk Sirih, Sumatera Barat)

2018•Koleksi Perpustakaan

Abu terbang batubara (Fly Ash) telah banyak dimanfaatkan sebagai adsorben pada penyisihan parameter pencemar dalam limbah cair. Pada penelitian ini fly ash dimanfaatkan sebagai adsorben penyisihan logam Fe pada limbah cair dengan studi kasus limbah cair PLTU Teluk Sirih, Sumatera Barat. Penelitian dilakukan dengan proses adsorbsi yang bertujuan untuk melihat besarnya efektivitas penyisihan logam Fe yang dihasilkan. Limbah cair yang diuji adalah limbah cair pada kolam inlet WWTP PLTU Teluk Sirih dengan konsentrasi Fe awal adalah 3,47 ppm. Setelah dilakukan proses adsorbsi menggunakan adsorben fly ash yang telah diaktivasi dengan NaOH 6 M dan waktu kontak 30 menit, konsentrasi logam Fe pada limbah cair turun hingga 0,02 ppm dengan persentase efektivitas penyerapan adalah 99,42 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adsorben fly ash efektif digunakan sebagai adsorben pada limbah cair.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Keuntungan Penambangan Batubara PT. Jambi Primacoal Tahun 2017

2018•Koleksi Perpustakaan

PT. Jambi Prima Coal adalah salah satu perusahaan tambang yang berada di Desa Pemusiran Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Dengan luas izin usaha pertambangan adalah 1.000 ha dengan SK izin No 66 tahun 2016 dan total cadangan 75.594,192 ton. Penambangan dimulai tahun 2017 dengan rencana produksi 600.000 ton batubara saja, dengan realisasi yang dapat tercapai 20.000 ton batubara.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis biaya operasional penambangan PT. Jambi Prima Coal untuk mengetahui berapa biaya operasional pada tahun 2017 dan mengetahui berapa keuntungan pada tahun 2017. Dari hasil pengolahan data, komponen biaya yang dihitung untuk kegiatan operasional penambangan di PT. Jambi Prima Coal adalah biaya pengupasan overburden biaya pembongkaran 1 bcmnya US$ 1.93 total biaya US$ 260.550 , Coal getting dengan biaya $1,33/ bcm dengan total biaya US$ 26.600, Land Clearing dengan biaya $1481.48/ Ha dengan total biaya US$17.911, BBM US$ 146.667 dan Gaji Karyawan US$ 175.056 dan keuntunagan PT. Jambi Prima Coal pada Tahun 2017 sebesar US$ 308.244.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perancangan Sistem Informasi Pemesanan Wedding Organizer Pada Rama Pelaminan Berbasis Web di Kabupaten Solok Selatan

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wedding Organizer adalah suatu jasa yang berfungsi secara pribadi membantu calon pengantin dan keluarga dalam perencanaan dan pelaksanaan rangkaian acara pesta pernikahan sesuai dengan jadwal dan budget yang telah ditetapkan. Sistem informasi persewaan Wedding Organizer yang dibuat dengan memanfaatkan teknologi informasi berbaris web, dengan tujuan untuk memperluas area promosi dan penjualan paket pernikahan dan mempermudah proses pemesanannya. Sistem informasi persewaan Wedding Organizer menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL. Dengan berkembangnya teknologi sekarang ini Wedding Organizer sudah mulai berpindah dari proses manual kedalam proses online yaitu sistem informasi Wedding Organizer yang berbaris web.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Sistem Penyaliran Area Tambang pada Front B PT. Genesha Minerals Jaya Kab. Sarolangun Prov. Jambi

2018•Koleksi Perpustakaan

Pada musim penghujan, front b pt. Genesha Minerals Jaya (gmj) sering tergenang air dari limpasan air hujan disekitar tambang. Pompa atau mine dewatering yang digunakan pt. Gmj belum sesuai dengan debit air yang akan dipompakan, dimana alat masih sering menunggu proses pengeringan sebelum melakukan kegiatan penambangan. Semakin luas area penambangan atau daerah tangkapan hujan, maka jumlah debit air yang harus ditanggulangi cendrung semakin besar. Kemudian daya pompa dan kolam pengendapan lumpur yang dibutuhkan juga semakin besar. Pemecahan masalah penelitian, yaitu dengan menghitung curah hujan rancangan menggunakan distribusi Log Normal, menghitungan intensitas curah hujan, debit limpasan dan daya pompa, serta merancang dimensi kolam pengendapan lumpur, yang dapat menampung air dan lumpur hasil pemompaan sampai waktu pengerukan yaitu dua kali dalam satu tahun. Dari hasil analisa data, didapatkan curah hujan rancangan sebesar 24,89 mm/hari, debit limpasan 0,48 m3/detik dan daya pompa sebesar 89,469 kW. Untuk menampung air dan lumpur hasil pemompaan dibutuhkan volume 1 (satu) kolam pengendapan lumpur sebesar 207,36 m3 . Berdasarkan hasil analisa data, dapat disimpulkan bahwa debit air yang harus dipompakan adalah sebesar 1.728 m3/jam. Dengan kapasitas pompa 450 m3/jam dibutuhkan 4 unit pompa, untuk mengeluarkan genangan air pada dasar front penambangan, dan dimensi kolam pengendapan lumpur dengan panjang 10 m, lebar 7 m dan tinggi atau kedalaman 3 m.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efisiensi Tenaga Kerja Crew Set-Up Produksi LHD Minegem untuk Meningkatkan Target Produksi di DOZ Departemen Produksi di PT. Freeport Indonesia

2018•Koleksi Perpustakaan

P.T Freeport Indonesia memiliki beberapa panel dengan kondisi draw point basah (wet muck). Kondisi tersebut sangat membahayakan karena sewaktu – waktu dapat terjadi luncuran lumpur yang mengandung batuan (boulder) atau biasa disebut spill out. Namun ada beberapa masalah yang terjadi saat pengoperasiannya, salah satunya adalah lamanya waktu set up crew untuk memastikan loader minegem ini siap untuk dioperasikan atau ketika terjadi masalah yang menyebabkan loader tidak berjalan seefektif yang diharapkan dan ketercapaian target produksi sulit untuk diraih. Untuk mengatasi masalah tersebut maka penelitian ini dilaksanakan. Penelitian ini mengusung metode ketepatan waktu dan jumlah tenaga kerja untuk mengevaluasi dan memaksimalkan keefektifan kerja LHD. Ketepatan waktu diukur juga diukur melalui jarak tempuh dan lama perjalanan traveling dari tiap – tiap panel ke RTA dan XC#14. Dari hasil penelitian didapatkan standar operasional terbarukan dan skema kerja yang dapat menunjang keefektifan pencapaian target produksi yaitu dengan menggunakan 10 orang pekerja dan menggunakan rancangan skema parallel yang dibuat maka didapatkan 4.200 ton hingga 7.000 ton tambahan untuk meningkatkan keberhasilan pencapaian target produksi harian.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Kelapa Sawit di PTP Nusantara VI Ophir Pasaman Barat

2018•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian persediaan bahan baku pada PTP Nusantara VI Ophir Pasaman Barat. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode Economic Order Quantity, Safety Stock, Reorder Point, dan diagram fishbone. Hasil analisis kuantitas pemebelian yang optimum menurut kebijakan perusahaan adalah 278,75 ton per hari, sedangkan berdasarkan metode Economic Order Quntity kuantitas pembelian yang optimum adalah 506,60 ton per hari. Frekuensi pembelian yang optimum menurut kebijakan perusahaan adalah 312 kali, sedangkan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity adalah 171 kali. Total biaya persediaan dengan menggunakan kebijakan perusahaan adalah Rp 4.584.882 per tahun, sedangkan menggunakan metode Economic Order Quantity dapat mengefisiensikan besarnya biaya persediaan perusahaan adalah 3.872.958 pertahun. Sementara itu untuk persediaan pengaman dan titik pemesanan kembali menurut kebijakan perusahaan tidak ada, sedangkan menurut perhitungan metode Economic Order Quantity besarnya persediaan pengaman sebanyak 1.712 ton dan titik pemesanan ulang sebesar 1.990,75 ton. Pada analisis diagram fishbone di temukan 5 faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya target bahan baku sawit yaitu faktor metode, material, mesin, manusia, dan lingkungan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Tambang untuk Periode Triwulan dalam Memenuhi Target Produksi di PIT 7 PT. Seluma Prima Coal, Jambi

2018•Koleksi Perpustakaan

PT. Seluma Prima Coal adalah salah satu perusahaan tambang swasta yang sedang melakukan penambangan batubara di Desa Rangkiling Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Metode penambangan yang digunakan oleh PT. Seluma Prima Coal adalah tambang terbuka dan melakukan operasi penambangan pada 7 pit, yaitu pit 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Berdasarkan hasil perhitungan cadangan Menggunakan Software RockWorks16 terdapat cadangan sebesar 30.627 ton dan 60.200 bcm dengan striping ratio 1:2,48, Pembuatan final desain pit menggunakan Software Autocad telah mengingikuti rekomendasi Engineering PT. Seluma Prima Coal. Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu rancangan design pit 7, rancangan mine sequence dan kebutuhan jumlah alat mekanis setiap fleet nya 1 Excavator melayani 5 Dump Truck untuk tiga bulan kedepan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis pH Air Asam Tambang dengan Menggunakan Alat Sensor RS13SEN0161 di PT. Surya Global Makmur Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi

2018•Koleksi Perpustakaan

Industri pertambangan batubara sering terjadi permasalahan lingkungan munculnya air asam tambang berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan, untuk itu maka dilakukan penelitian tujuannya mengetahui proses terjadinya air asam tambang sebelum dialiri ke badan sungai.Dengan melakukan pengujian di lapangan mengunakan alat sensor pH meter RS13SEN0161 pada masing-masing kolam endapan dan cara pemberian kapur tohor yang baik dan benar. Dari hasil data pengujian di lapangan pada masing-masing kolam endapan pertambangan batubara, hasil tersebut diolah dan dimasukkan kedalam model grafik untuk mengetahui perubahan kadar pH air asam tambang tersebut. Hasil penelitian kadar pH air asam tambang di PT. Surya Global Makmur kolam satu nilai pH terendah pada titik (satu) 5,48 untuk pH tertinggi pada titik (lima) 5,71, kolam dua nilai pH terendah pada titik (satu) 5,71 pH tertinggi pada titik (lima) 5,84, kolam tiga nilai pH terendah pada titik (satu) 5,99 pH tertinggi pada titik (lima) 6,68, untuk kolam (empat) nilai pH terendah pada titik (satu) 6,63 untuk pH tertinggi pada titik (lima)6,69, kolam lima nilai pH terendah pada titik (satu) 6,58 untuk pH tertinggi pada titik (lima) 6,73, selanjut aliran sungai pH terendah 6,32 dan pH tertingginya 6,40.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Geometri Jalan Angkut Menggunakan Metode Antrian dari Front Penambangan ke Dissposal di PT. Allied Indo Coal Jaya Kec. Talawi Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2018•Koleksi Perpustakaan

PT. Allied Indo Coal Jaya (PT. AICJ) merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Kegiatan pengangkutan overburden dari front penambangan ke dissposal memiliki panjang ± 650 m. Kegiatan operasi penambangan overburden menggunakan 5 unit dump truck Hino ranger 500 fm 260 JD dan 1 unit excavator caterpillar 320 D. Penelitian ini dilakukan dikarenakan sering terjadi antrian dump truck pada saat proses loading karena adanya waktu tunggu alat muat di front penambangan, adanya 2 dump truck yang berhenti pada saat berpapasan dikarenakan geometri jalan angkut yang belum sesuai dengan standar AASTHO (American Association Of State Higway And Transportation Officials). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan geometri jalan angkut dan mendapatkan model antrian jalan angkut tambang. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan yaitu dengan cara melakukan pengukuran jalan angkut dari front penambangan ke dissposal dengan memperhitungkan lebar jalan lurus, jalan tikungan, kemiringan jalan (grade), cross slope, dan cycle time alat angkut. Hasil penelitian didapatkan lebar jalan lurus 8,575 m, lebar jalan tikungan 13,120 m, kemiringan jalan (grade) 10% dan 16% kemiringan melintang (cross slope) 14,8 cm dan perhitungan dengan menggunakan metode antrian diperoleh jumlah dump truk yang diperlukan agar mampu dilayani oleh alat muat tanpa adanya waktu antri adalah 7 truck.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Produktivitas Shaking Table dengan Variasi Kemiringan Deck Meja untuk Pemisahan Pasir Besi

2018•Koleksi Perpustakaan

Pasir besi umumnya terdapat di sepanjang pantai, terbentuk karena proses penghancuran batuan asal oleh proses pelapukan dan erosi. Material tersebut kemudian tertransportasi dan diendapkan di sepanjang pantai. belum adanya penggunaan alat modern seperti mesin shaking table pada desa sunur kota Pariaman yang berfungsi sebagai alat pemisahan pasir besi dan minimnya pengolahan untuk pasir besi dilapangan khususnya didaerah pariaman menjadi masalah pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah; menganalisa perbandingan konsentrat dengan tailing pada pencucian pasir besi dengan alat meja goyang (shaking table), menganalisa hubungan kemiringan deck meja terhadap perolehan konsentrat pasir besi, dan menganalisa hubungan lama pencucian terhadap perolehan konsentrat pasir besi. Penelitian dilakukan tahapan dengan pengambilan sampel di pantai sunur kota pariaman, selanjutnya pemisahan konsentrat dan tailing dengan alat shaking table dengan kemiringan 1°, 2° dan 3° dengan berat sampel 500 gr, 750 gr dan 1000 gr. Kegiatan pengayakan dengan menggunakan ayakan ASTM C 136-06, setelah melakukan kegiatan tersebut maka diperoleh hasil perbandingan konsentrat dan tailing di kemiringan 3° lebih baik dibandingkan kemiringan 1° dan 2°, hubungan kemiringan deck meja terhadap perolehan konsentrat pasir besi Semakin bagus kemiringan yang dipakai deck meja alat shaking table maka akan lebih maksimal dalam memisahkan antara konsentrat dengan tailing. Kemiringan 3° sangat efektif diterapkan pada alat shaking table karena dapat memisahkan konsentrat lebih banyak jika dibandingkan dengan kemiringan 1° dan 2°, dan hubungan lama pencucian terhadap perolehan konsentrat pasir besi pada shaking table pada kemiringan 3° lebih efesien dibandingkan kemiringan 1° dan °.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Model Coal Blending Beda Kualitas untuk Memenuhi Permintaan Buyer

2018•Koleksi Perpustakaan

Pencampuran batubara adalah salah satu cara untuk menyesuaikan parameter kualitas batubara yang dijual agar sesuai dengan kriteria yang diharapkan oleh pembeli. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung kualitas batubara yang dicampur dengan 5 IUP OP di Kota Sawahlunto dan Ombilin PLTU sebagai pembeli. Simulasi pencampuran batubara dengan kualitas yang berbeda dihitung dengan program visual basic dan hasil perbandingan campuran batubara untuk memenuhi kontrak dengan PLTU Ombilin dengan perbandingan kualitas 1: kualitas 2, CV. Bara Mitra Kencana 85%: 15% dan 80%: 20%, PT. Nusa Alam Lestari 95%: 5% dan 90%: 10%, CV. Putri Surya Pratama Natural 85%: 15% dan 75%: 25%, CV. Tahiti Coal 86%: 14% dan 82%: 18%, PT. Allied Indo Coal 82%: 18% dan 75%: 25%. Kualitas batu bara campuran untuk memenuhi permintaan pembeli 5 IUP di Kota Sawahlunton, diperoleh, CV. Bara Mitra Kencana 85%: 15% dari 2.900 kkal / kg dan 80%: 20% dari 3.900 kkal / kg, PT. Nusa Alam Lestari 95%: 5% dari 2.196 kkal / kg dan 90%: 10% dari 4.356 kkal / kg, CV. Putri Surya Pratama Natural 85%: 15% dari 2.768 kkal / kg dan 75%: 25% dari 4.336 kkacl / kg, CV. Tahiti Coal 86%: 14% dari 3,096.92 kcal / kg dan 82%: 18% dari 4.142.05 kcal / kg, PT. Allied Indo Coal 82%: 18% dari 2.911,11 kkal / kg dan 75%: 25% dari 4.000 kkal / kg.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perancangan Sistem Informasi Media Pembelajaran Berbasis ICT pada SDN 43 Dadok Tunggul Hitam Kec. Koto Tangah Padang Menggunakan Adobe Flash CS3

2018•Koleksi Perpustakaan

Melalui media pembelajaran maka tradisi lisan dan tulisan dalam proses pembelajaran dapat diperkaya dengan berbagai media pembelajaran. Dengan tersedianya media pembelajaran, guru pendidik dapat menciptakan berbagai situasi kelas, menentukan metode pengajaran yang akan dipakai dalam situasi yang berlainan dan menciptakan situasi kelas yang baik di antara peserta didik. Bahkan alat atau media pembelajaran ini selanjutnya dapat membantu guru membawa dunia luar ke dalam kelas. Pembelajaran di sekolah terdapat beberapa macam mata pelajaran salah satunya adalah mata pelajaran matematika. Penulis lebih tertarik pada mata pelajaran matematika karena selama ini mata pelajaran matematika sangat ditakuti oleh siswa. Dengan adanya media pembelajaran yang lebih menarik maka siswa bisa tertarik dalam proses pembelajaran matematika.Penulis mencoba merancang sebuah animasi yang dapat membantu dalam proses pembelajaran yaitu animasi media pembelajaran matematika siswa kelas I dan II, animasi ini dibuat dengan menggunakan aplikasi Adobe Flash Cs3. Metode penilitian yang di gunakan dalam pembuatan animasi media pembelajaran ini adalah metode penelitian pengembangan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Karakteristik Massa Batuan dan Analisis Kestabilan Lereng pada High Wall PT. Atoz Nusantara Mining, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat

2018•Koleksi Perpustakaan

Analisis kestabilan lereng sangat diperlukan, karena lereng yang tidak stabil sangat berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Salah satu upaya untuk mengetahui stabilitas lereng adalah mengetahui faktor keamanan dari lereng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor keamanan lereng aktual serta perancangan geometri lereng ideal pada high wall PT. Atoz Nusantara Mining. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengkarakteristikan masa batuan menggunakan RMR serta perancangan lereng dengan metode Simplified Bishop dan metode Janbu. Dari hasil pengolahan data diketahui faktor keamanan lereng aktual adalah 0,8 dengan metode Simplified Bishop serta 0,786 dengan metode Janbu. Sedangkan perencanagan geometri lereng ideal yang direkomendasikan dengan tinggi lereng tunggal 10 m, lebar bench 7 m, dengan kemiringan lereng tunggal 30. Sehingga di dapat faktor keamanan 1,274 dengan metode Simplified Bishop dan 1, 187 dengan metode Janbu.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kajian Crown Subsidence dan Horizontal Displacement pada Lubang BMK 14 Tambang Batubara Bawah Tanah CV. Bara Mitra Kencana, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2018•Koleksi Perpustakaan

Tambang bawah tanah memerlukan pemantauan terhadap kestabilan batuan di sekitar terowongan, karena batuan yang dibongkar akan mengalami perubahan terhadap kekuatan dan bentuk batuan itu sendiri. Kestabilan pada terowongan adalah satu hal yang harus dipantau, hal ini diperlukan agar dapat meminimalisir terjadinya ambrukan atau kecelakaan pada tambang. Pada tambang batubara bawah tanah di lubang BMK 14 CV. Bara Mitra Kencana terdapat beberapa penyangga yang retak atau patah. Dibeberapa cabang penambangan terjadi runtuhan atau ambrukan, hal ini tentunya akan sangat berbahaya bagi para pekerja. Untuk mencegah terjadinya ambrukan perlu tindakan untuk memantau pergerakan atap terowongan, dari data pergerakan tersebut dapat diambil langkah cepat kapan saatnya dilakukan penyangga dan jenis penyannga apa yang sesuai dengan pergerakan atap terowongan tersebut, sehingga ambrukan tambang dapat di antisipasi. Salah satu cara agar dapat mendeteksi pergerakan atap dan dinding terowongan itu adalah dengan membuat alat menggunakan sensor, yaitu sensor ultrasonik ping.Sensor ultrasonik ping ini dapat digunakan untuk mengukur jarak lebih dari 3 cm dan kurang dari 300 cm. Hasil pengukuran pergerakan crown subsidence dan horizontal displacementpada CV. Bara Mitra Kencana selama 5 hari yaitu, untuk pengukuran horizontal displacement pada stasiun 1 tidak terjadi pergerakan sedangkan pada stasiun 2 terjadi pergerakan sebesar 1mm. Pada pengukuran pergerakan crown subsidencestasiun 1 terjadi pergerakan sebesar 1 mm di pengukuran ke 2 pagi , 1 mm pada pengukuran ke 3 pagi, 1 mm pada pengukuran 3 sore, 1 mm pada pengukuran ke 4 sore , 1 mm pada pengukuran ke 5 pagi dan terjadi runtuhan pada pengukuran ke 5 sore. Untuk stasiun 2 pergerakan terjadi pada pengukuran ke 2 pagi sebesar 1 mm, 1 mm pada pengukuran ke 2 sore dan 1 mm pada pengukuran ke 3 pagi, namun untuk pengukuran selanjutnya tidak ada pergerakan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Karet Mentah/ Bokar dengan Metode EOQ (Economic Order Quantity) pada PT. Batang Hari Barisan

2018•Koleksi Perpustakaan

PT. Batanghari Barisan (BHB) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan bahan baku karet mentah (bokar). PT. Batanghari Barisan memproduksi satu jenis produk, yaitu produk SIR.20. Produk SIR.20 tersebut dipasarkan ke negara produsen ban seperti Jepang, Eropa, dan Amerika. Pengendalian persediaan bahan baku bokar harus dilakukan dengan maksimal oleh perusahaan.Karena jika terjadi kelebihan atau kekurangan persediaan akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode EOQ yang bertujuan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang paling ekonomis setiap kali pemesanan. Juga menentukan frekuensi pemesanan yang optimum (F), total biaya persediaan bahan baku (TIC), menentukan safety stock (SS) dan titik pemesanan kembali (reorder point) ROP. Berdasarkan hasil pengolahan data didapat jumlah pembelian bahan baku yang paling ekonomis adalah sebesar 8.244 ton, dengan frekuensi pembelian yang optimum sebanyak 6 kali dalam setahun, total biaya persediaan bahan baku (TIC) adalah sebesar Rp 873.904, dengan persediaan pengaman safety stock (SS) sebanyak 297 ton, dan titik pemesanan kembali pada saat bahan baku berada pada titik sebesar 598 ton

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus di Bengkel Bina Karya)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Risiko kecelakaan kerja selalu menimbulkan kerugian terhadap perusahan, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meminimalisasi terjadinya dampak pada risiko dominan yang terjadi di perusahaan. Tidak semua kecelakaan kerja menimbulkan luka-luka, namun ada juga yang mengakibatkan kerusakan material, peralatan dan lingkungan. Namun dalam hal ini kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka-luka menjadi perhatian agar dapat mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kerja. Pengidentifikasian bahaya sebelum dan sesudah bahaya terjadi merupakan inti dari sebuah kegiatan pencegahan kecelakaan. Akan tetapi identifikasi ini bukan ilmu pasti. Hal ini merupakan kegiatan subjektif, dimana bahaya yang teridentifikasi bisa saja berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Selanjutnya dari inspeksi sebelumnya dapat dibandingkan atau dikembangkan menjadi bahan acuan untuk tindakan korektif agar kecelakaan yang sama tidak terulang lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kejadian risiko K3 yang terjadi pada Bengkel Bina Karya. Setelah itu dilakukan penilaian terhadap kejadian risiko yang muncul, kemudian dicari faktor risiko yang dominan untuk meminimalisasi dampak terjadinya risiko tersebut dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Sedangkan identifikasi kejadian risiko dari nilai RPN tertinggi digunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari analisis FMEA mendapati bahwa kejadian kecelakaan kerja paling tinggi yang pernah terjadi pada Bengkel Bina Karya adalah kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas dengan nilai RPN sebesar 106,87. Selanjutnya dilakukan wawancara dengan pihak Bengkel Bina Karya untuk mengetahui potensi-potensi penyebab terjadinya kecelakaan kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas yang kemudian disusun menggunakan metode FTA sehingga menghasilkan 13 kombinasi penyebab kecelakaan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Sumberdaya Terunjuk Batu Andesit Menggunakan Metode Cross Section dan Metode Triangular di PT. Bintang Sumatera Pasifik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2018•Koleksi Perpustakaan

PT. Bintang Sumatera Pasifik merupakan perusahaan tambang batu andesit swasta yang beroperasi di nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis terletak pada koordinat 100044’46,3” Bujur Timur (BT) dan 00001’09,8” Lintang Selatan (LS). Dengan luas Izin Usaha Penambangan 6 Ha. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya terunjuk batu andesit menggunakan metode cross section dengan jarak antar section 20 m yang dibantu dengan software Rockworks untuk membuat potongan section serta membuat Block model endapan batu andesit, dan metode triangular grouping yang dibantu dengan software Autodesk land Desktop untuk mengetahui luas dari titik koordinat singkapan. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terunjuk batu andesit dengan menggunakan metode cross section sebesar 11.826.129,6 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dan dengan menggunakan metode triangular grouping didapatkan sumberdaya terunjuk sebesar 6.529.096,512 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dengan batas elevasi bawah 156 mdpl dan batas elevasi atas 277 mdpl.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perancangan Sistem Informasi Pemasaran pada Perumahan Alam Surya Megah dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman PHP

2018•Koleksi Perpustakaan

Perumahan pada umumnya dirancang dan dibangun oleh developer perumahan. Namun salah satu faktor penentu suksesnya seorang developer perumahan menjalankan bisnis ini adalah baik atau tidaknya pemasaran. Perancangan web pemasaran pada PT. Alam Surya Megah Residence bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi penjualan rumah dan pemesanan (online) yang sebelumnya dipasarkan melalui brosur sehingga pemasaranya menjadi kurang efektif dan efesien. Sistem perancangan dalam pembuatan website pemasaran perumahan pada PT.Alam Surya Megah Residence ini dikembangkan dengan menggunakan beberapa software yakni xampp, Dreamweaver, Server yang merupakan gabungan dari Web Server, PHP dan MySQL

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Penerimaan Beasiswa bagi Siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Andilan Pasaman dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

2018•Koleksi Perpustakaan

Beasiswa dapat dikatakan sebagai pembiayaan yang tidak bersumber dari pendanaan sendiri atau orang tua, tetapi diberikan oleh pemerintah, perusahaan swasta, kedutaan, universitas, serta lembaga pendidik atau peneliti, atau juga dari kantor tempat bekerja yang karena prestasi seseorang dapat diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya melalui pendidikan. MAS Andilan merupakan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) yang berada di Andilan. Beasiswa harus diberikan kepada penerima yang layak dan pantas untuk mendapatkannya, maka diadakan program beasiswa. Jenis beasiswa yang diberikan yaitu beasiswa Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM). Pada saat ini proses pengumpulan data secara manual sering terjadi kesalahan dan tidak adanya kriteria yang jelas untuk siswa yang dapat memperoleh beasiswa. Sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dirancang untuk membantu pengambil keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menambahkan kebijaksanaan manusia dan informasi komputerisasi. Sistem pendukung keputusan ini dibangun dengan menggunakan bahasa perograman Visual Basic.Net, XAMPP sebagai pendukung server yang berdiri sendiri (Lochalhost) yang terdiri atas program apache HTTP server, dengan basisdata MySQL, serta Crystal Report. Dengan sistem pendukung keputusan ini dapat memudahkan pihak sekolah untuk menyeleksi siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Andilan Pasaman yang dibuat dengan menggunakan metode AHP (analitycal Hirarki Process) memberikan informasi yang akurat untuk mendapatkan beasiswa dengan penilaian menurut kriteria yang telah ditetapkan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Perawatan (Maintenance) Mesin Ripple Mill pada PT. Gersindo Minang Plantation Palm Oil Mill (GMP) - POM Tanjung Pangkal Pasaman Barat

2018•Koleksi Perpustakaan

Kegiatan perawatan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendukung beroperasinya suatu sistem manufaktur secara lancar sesuai yang dikehendaki. Selain itu, kegiatan perawatan juga dapat meminimalkan biaya atau kerugian-kerugian yang ditimbulkan akibat adanya kerusakan mesin, maka dari itu perawatan menjadi prioritas utama. PT. Gersindo Minang Plantation adalah perusahaan milik swasta yang bergerak dalam industri pengolahan kelapa sawit, perusahaan ini memproduksi Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit. Pada penelitian ini dilakukan analisis perawatan mesin ripple mill dengan menggunakan metode CPM dan PERT. Tujuan penelitian ini adalah menentukan penjadwalan pada mesin ripple mill dan menghitung biaya perawatan mesin ripple mill. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penjadwalan perawatan mesin ripple mill yaitu 23 jam dari waktu normal 30 jam. Biaya perawatan Preventive selama 3 bulan adalah Rp.8.490.000, 6 bulan adalah Rp.16.980.000 dan selama 1 tahun adalah Rp.35.360.000 dan biaya perawatan corrective selama 1 tahun adalah Rp.1.400.000. Disamping itu Perlunya pengendalian waktu dan biaya sejak dini dalam mengantisipasi waktu penyelesaian perawatan agar tidak mengalami keterlambatan dan PT. Gersindo Minang Plantation sebaiknya lebih meningkatakan pelaksanaan perawatan baik itu pembersihan, pelumasan dan pengecekan secara berkala.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail