ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Padang adalah salah satu kota yang memiliki pertumbuhan populasi dan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan jumlah timbulan sampah meningkat dan TPA Air Dingin Kota Padang diprediksi penuh sebelum waktunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekonomi dari produksi dan pemanfaatan kompos di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air dingin Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dan wawancara serta studi literatur untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Setelah itu data di analisis untuk evaluasi, analisis pasar, dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengurangan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang dilakukan dengan cara pengomposan. Proses ini dimulai dari masuknya sampah ke TPA, penimbangan, penyortiran, pengomposan, pengemasan dan pemanfaatan. Luas lahan yang dibutuhkan untuk input sampah organic sebesar 20 ton/hari yaitu sekitar 1200 m2. Jika kompos yang dihasilkan oleh TPA dijual belikan maka didapatkan penjualan 5 – 36 juta rupiah/bulannya. Pendapatan ini dapat digunakan untuk meningkatkan infrastruktur dan layanan di TPA, termasuk dalam bidang pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sungai merupakan jalur utama yang dilalui sampah plastik sebelum masuk ke perairan laut. Sampah plastik ini akan terdegradasi oleh cahaya matahari menjadi partikel kecil yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Saat ini beberapa peraiaran di Kota Padang sudah dicemari oleh mikroplastik yang ditemukan pada air dan sedimen perairan. Sungai Batang Air Dingin Kota Padang merupakan salah satu sungai besar di Kota Padang dimana sepanjang aliran sungai ini terdapat berbagai macam aktivitas manusia yang dapat menimbulkan mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan karakteristik mikropastik pada air dan sedimen di Sungai Batang Air Dingin. Pengambilan sampel dilakukan pada 9 titik lokasi sampling dengan jumlah sampel air 18 sampel dan sampel sedimen 9 sampel. Analisis mikroplastik mengacu pada National Oceanic and Atmosphere Administration (NOAA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa air dan sedimen di Sungai Batang Air Dingin telah tercemar mikroplastik. Pada sampel air kelimpahan mikroplastik tertinggi ditemukan di bagian tengah sungai dengan rata – rata 7,5 partikel/L. Sedangkan pada sampel sedimen kelimpahan mikroplastik tertinggi ditemukan di bagian hilir sungai dengan rata – rata 48,501 partikel/kg.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Spent Bleaching Earth (SBE) adalah limbah padat yang dihasilkan dari industri refinery. SBE yang telah diregenerasi dapat digunakan sebagai adsorben logam berat pada limbah. Salah satu logam berat yang dihasilkan dalam limbah cair di industri PLTU yaitu Fe. Adsorpsi merupakan salah satu metode yang baik digunakan untuk pemurnian air dari logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas limbah RSBE dan persentase penyisihan logam berat sebelum dan sesudah proses adsorpsi. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan perbedaan massa dan waktu kontak adsorben pada proses adsorpsi Fe menggunakan analisis Spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan pada variasi perbedaan massa adsorben didapatkan penyerapan Fe terbesar dengan massa 1,5 gram, waktu kontak optimum yaitu 7 jam, dan persentase penyisihan Fe dalam limbah cair inlet PLTU sebesar 87,81%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Industri tahu merupakan salah satu industri yang berkembang pesat di Indonesia. Kegiatan industri tahu di Indonesia didominasi oleh usaha skala kecil dengan modal yang terbatas, sehingga sebagian besar industri tahu tidak memiliki unit pengolahan limbah. Limbah cair tahu yang dihasilkan dari proses produksi jika dibuang terus-menerus ke saluran drainase akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan karena tingginya parameter BOD dan COD pada limbah tersebut. Menurut PerMenLHK No. 5 Tahun 2014 parameter BOD dan COD yang diperbolehkan sebesar 150 mg/L dan 300 mg/L. Apabila melebihi baku mutu, maka harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Metode pengolahan limbah cair yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan untuk menurunkan parameter BOD dan COD yaitu metode fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Azolla micropylla dan Eichhornia crassipes dalam menurunkan BOD dan COD limbah cair tahu. Data penelitian berupa hasil pengujian BOD dan COD setelah metode fitoremediasi dengan waktu kontak selama 15 hari. Pengujian awal limbah cair tahu didapatkan hasil BOD dan COD sebesar 193,5 mg/L dan 489,2 mg/L. Setelah dilakukan pengolahan terhadap limbah cair tahu “X” dengan metode fitoremediasi efektivitas penurunan BOD dan COD masing-masing sebesar 48,27% dan 74,52%. Kombinasi berat efektif untuk menurunkan parameter BOD dan COD yaitu 100 Azolla microphylla + 300 Eichhornia crassipes.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Padang rentan terhadap bencana banjir dan cuaca ekstrim yang paling sering terjadi, serta bencana gelombang ekstrim dan abrasi, gempa bumi dan tsunami, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, tanah longsor dan kegagalan teknologi dan rawan terhadap bencana geologi lainnya. Kejadian bencana sangat mempengaruhi masyarakat dalam memperoleh air bersih, air laut merupakan salah satu sumber air yang dapat digunakan saat terjadi bencana. Dalam penelitian ini digunakan metode pertukaran ion untuk menurunkan kadar Natrium dan Khlorida pada air laut menjadi air minum menggunakan media tanah lempung dengan ketebalan media 30, 35 dan 40 cm. Pengolahan ini terdiri dari media tanah lempung dan media tambahan pasir silika, zeolit dan karbon aktif. Pengolahan ini memiliki desain yang sederhana dengan sistem gravitasi dan arah alirannya down flow. Hasil pengujian pada air laut paling efisien dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida yaitu pada ketebalan 40 cm. Dimana pada ketebalan 40 cm menurunkan kadar natrium sebesar 21,83% dan menurunkan kadar khlorida sebesar 60%. Sehingga berdasarkan hasil pengolahan menggunakan tanah lempung dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida pada air laut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Silika merupakan salah satu unsur terlarut didalam brine panas bumi khususnya di wilayah Dieng. Silika merupakan padatan berpori dan dapat mengikat senyawa atau logam berat lain sehingga sering dimanfaatkan sebagai adsorben. Salah satu logam berat ini adalah logam besi dimana logam besi merupakan salah satu pencemar bagi lingkungan, dan salah satu contoh industri yang banyak menyumbang limbah besi adalah industri pandai besi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi optimum adsorbsi silika panas bumi terhadap logam berat Fe pada limbah cair pandai besi dengan menggunakan variasi waktu, kecepatan, dan berat adsorben. Metoda yang digunakan pada penelitian ini adalah metoda adsorbsi dimana nantinya nilai adsorbansi akan diukur dengan AAS. Pada penelitian ini terdapat perbedaan nilai adsorbansi akibat dari pengaruh variabel yang digunakan. Nilai adsorbansi maksimal diperoleh pada silika panas bumi murni sebesar 72,7 % untuk berat adsorben 0.75 gr dan silika yang dimodifikasi HCL sebesar 57,8% untuk berat adsorben 0,25 gr namun hal ini belum mencapai kondisi optimum karena belum menunjukkan penurunan nilai adsorbansi pada grafik sehingga perlu diadakan penelitian lanjutan dengan tambahan waktu kontak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil pengamatan air asam tambang yang ada di KUD Sinamar Sakato terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5,2 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kualitas air asam tambang setelah penambahan dosis campuran tawas dan kapur tohor, menganalisis jumlah kebutuhan dosis campuran tawas dan kapur tohor dan biaya yang dibutuhkan untuk menetralkan air asam tambang. Data primer yang dibutuhkan adalah pH air, nilai TDS. Kualitas air asam tambang setelah penambahan dosis campuran tawas dan kapur tohor pada KUD Sinamar Sakato telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis campuran 0,25 g/l kapur tohor ditambah 0,5 g/l tawas. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang untuk dosis skala lapangan dibutuhkan campuran tawas sebanyak 79,92 kg ditambah 399,6 kg kapur tohor per hari. Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang dengan dosis campuran tawas dan kapur tohor untuk 1 hari dengan total Rp 4.075.920.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kegiatan ini dilakukan di Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui sebaran intrusi air laut pada lokasi penelitian. Informasi ini sangat berguna untuk mengetahui sejauh mana daerah lokasi telah terintrusi air laut. Metode yang digunakan adalah metode tahanan jenis 1D dengan Konfigurasi Schlumberger, sebanyak 3 lintasan pengukuran. Jarak antar lintasan pengukuran berdekatan, dimana total panjang bentangan masing-masing kedua titik ukur adalah Lintasan I 350 meter, dan Lintasan II 200 meter dan Lintasan III 350 meter. Berdasarkan data hasil pengukuran dan pengolahan data diduga bahwa lokasi penelitian berada pada formasi aluvium, dimana litologinya : kerikil, pasir dan lempung. Hasil dari pengukuran resistivity yang didapat ketiga lintasan terdapat intrusi air laut, yaitu : Lintasan pertama pada kedalaman 2.68 -10.8 m dengan nilai resistivitas 4.06 Ωm, Lintasan kedua pada kedalaman 2.34 - 9.32 m dengan nilai resistivitas 4.94 Ωm Lintasan ketiga pada kedalaman 2.56 - 9.8 m dengan nilai resistivitas 4.5 Ωm. Adapun dilakukan kegiatan pengujian air sumur warga dijadikan sebagai data pendukung yang di korelasikan dengan data resistivity. Disimpulkan bahwa daerah penelitian telah terintrusi air laut pada kedalaman berkisar 2.34 – 10.8 meter dan pada kedalaman 80.1-125 meter diduga belum terkontaminasi air laut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan air asam tambang dapat dilakukan dengan pengolahan aktif dan pengolahan pasif. Pengelolaan air asam tambang di PT. Bara Prima Pratama dilakukan dengan system metode aktif yaitu dengan pengapuran. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap parameter pH air asam tambang dan menganalisis penggunaan fly ash dan kapur tohor terhadap parameter TSS pada penetralan air asam tambang. Proses netralisasi dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan metode eksperiment dengan penambahan koagulan fly ash dan kapur tohor dosis 0,003 g/l, 0,27 g/l dangan dosis keseluruhan 0,30gr. penambahan fly ash dan kapur tohor dengan dosis 0,006 g/l, 0,24 g/l dangan dosis keseluruhan 0,30 g/l. Dari hasil penelitian ini fly ash, kapur tohor tidak berpengaruh besar terhadap perubahan sedangkan kapur Tohor dapat meningkatkan nilai pH dangan cepat. Pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap pH setelah penetralan memiliki kolerasi nilai R2 = 0,7752 (77,52%) adalah nilai yang sangat kuat, dengan dosis 0,30 gr pada percobaan ke 1(10:90), percobaan ke 2 (20:80), percobaan ke 3(30:70). Pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap TSS setelah penetralan memiliki kolerasi nilai R2 = = 0,7449 (74,49%) adalah nilai yang sangat kuat, dengan dosis 0,30 gr pada setiap percobaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah industri tahu yang melewati batas baku mutu dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu teknik pengolahan yang dapat dilakukan adalah fitoremediasi. Salah satu karakteristik yang menyatakan tingkat pencemar suatu limbah yaitu nilai Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas kemampuan tanaman Salvinia molesta dan Eichhornia crassipes dalam menurunkan kadar pencemar pada limbah cair industri tahu. Penelitian ini menggunakan sistem batch dan variasi jumlah mixing tanaman yang digunakan ialah SM250;EC50, SM200;EC100, SM150;EC150, SM100;EC200, dan SM50;EC250 (g) tanaman serta variasi waktu kontak terhadap limbah dengan tanaman 5 hari, 10 hari, dan 15 hari. Pengujian awal limbah didapatkan nilai BOD sebesar 4.236 mg/L, COD sebesar 1936 mg/L, dan TSS sebesar 740,573 mg/L dengan pengenceran optimum yang sudah didapatkan 10%. setelah dilakukan uji fitoremediasi terjadi penurunan terbaik pada nilai BOD hingga 41 mg/L dengan efisiensi 94,31%, COD 104 mg/L dengan efisiensi 94,63%, dan TSS 63,49 mg/l dengan efisiensi 91,43%. Nilai tersebut memenuhi nilai baku mutu kadar menurut PermenLH no 5 tahun 2014. Penurunan kadar BOD, COD, dan TSS optimum tersebut terdapat pada variasi jumlah mixing tanaman SM50;EC250 dan pada hari ke 15. Ini membuktikan bahwa tanaman Salvinia molesta dan Eichhornia crassipes ini efektif dalam menurunkan kadar limbah cair industri tahu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah cair industri tekstil mengandung zat warna yang dapat mencemari lingkungan. Salah satu zat warna yang banyak digunakan di industri tekstil adalah methylene blue. Metode yang efektif digunakan untuk menurunkan zat warna terlarut adalah adsorpsi. Padatan pengikat fluida pada proses adsorpsi disebut adsorben. Sebagai bahan yang bersifat penjerap, cangkang telur dan ampas tebu merupakan kombinasi bahan yang potensial digunakan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi kombinasi limbah cangkang telur dan ampas tebu untuk zat warna methylene blue dalam limbah tekstil. Adsorben cangkang telur dan ampas tebu dibuat dengan cara pemanasan masing-masing pada suhu 5000C dan 6000C. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan rasio adsorben, pH, dan waktu kontak pada proses adsorpsi methylene blue dalam limbah tekstil menggunakan analisis spektrofotometer UV- Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio optimum cangkang telur dan ampas tebu adalah 1:4, pH 9.46, dengan waktu kontak 70 menit. Persentase penyisihan methylene blue dalam limbah tekstil adalah sebesar 98,85%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intrusi air laut dengan pengukuran TDS, DHL dan Salinitas pada air sumur gali di pesisir pantai Kelurahan Pasir Nan Tigo.Pengambilan sampel dilakukan sebanyak satu kali yaitu pada bulan Desember pada minggu ketiga. Rata-rata konsentrasi TDS berada dalam rentang 1000 – 3000 mg/L dan masuk dalam kategori air tawar, rata-rata nilai DHL berada dalam rentang 1500 – 5000 uS/cmdan masuk dalam kategori air tawar, dan nilai Salinitas berada dalam rentang 0,5 – 15 o/oo dan masuk dalam kategori air agak payau. Pengukuran konsentrasi TDS menunjukkan bahwa terdapat tiga sumur yang terindikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (1526,4 mg/L), Sumur 2 (2500,1 mg/L) dan Sumur 3 (2733 mg/L), pengukuran nilai DHL menunjukkan bahwa terdapat tiga sumur yang terindikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (1765 uS/cm), Sumur 2 (1556,1 uS/cm) dan Sumur 3 (2002,3 uS/cm, dan pengukuran nilai Salinitas menunjukkan bahwa terdapat empat sumur yang terinikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (12,7 o/oo), Sumur 2 (15 o/oo), Sumur 3 (17,9 o/oo) dan Sumur 4 (10,02 o/oo). Analisis pengaruh jarak sumur dari garis pantai terhadap konsentrasi TDS dan DHL memberikan pengaruh sebesar 33% sedangkan terhadap nilai Salinitas sebesar 44%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa sumur yang terindikasi mengalami intrusi air laut di sepanjang pesisir di Kelurahan Pasir Nan Tigo.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan Umum Daerah Air Minum IPA Gunung Pangilun merupakan penyedia air bersih bagi masyarakat di Kota Padang, khususnya bagian pusat kota. Dalam menjalankan tugasnya, Perumda Air Minum IPA Gunung Pangilun memiliki beberapa masalah yang sering terjadi. Salah satunya adalah Munculnya limbah dari pabrik yang hasil produksinya dalam jumlah besar dan tidak terkontrol mengakibatkan terjadinya penurunan pada kualitas air, kualitas air yang berubah ubah setiap waktu karena limbah dan cuaca yang kurang bagus, kualitas air yang tidak jernih, kualitas air yang bau, dan beracun sehingga air yang diproduksi tersebut tidak sesuai harapan dan kebutuhan pelanggan, terjadinya curah hujan/air hujan yang mengalir di permukaan tanah dapat menyebabkan bakteri coliform yang ada di permukaan tanah terlarut dalam air tersebut. Penelitian ini menggunakan metode peta kendali 𝑇2 Hotelling yang digunakan sebagai pendekatan penyelesaian masalah. 𝑇2 Hotelling digunakan untuk mengetahui pengendalian kualitas produksi air. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data kekeruhan air dan pH air dan setelah dilakukan perhitungan, kualitas produksi air di Perumda IPA gunung pangilun sudah terkendali secara statistik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kegiatan penambangan dengan sistem tambang terbuka harus memperhatikan sistem penyaliran tambang dibuat dengan baik dan benar. Hal yang harus diperhatikan terutama pada perencanaan sistem penyaliran pada jalan tambang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memilih jenis gorong-gorong yang ekonomis untuk digunakan pada rencana jalan, gorong-gorong yang dimaksud yaitu gorong-gorong besi dan gorong-gorong armco. Proses pengolahan data pada penelitian ini menggunakan rumus rasional, mononobe, metode distribusi gumble dan persamaan manning. Diketahui luasan catchment area sebesar 435 Ha dengan intensitas hujan sebesar 36,19mm/jam dengan koefisien 0,7 maka diperoleh debit aliran air sebesar 30,69 m³/s. Untuk mengalirkan debit air tersebut maka gorong-gorong armco dengan diameter 2.1m yang mampu mengalirkan air sebesar 36,57 m³/s dibutuhkan 1 line, sedangkan gorong-gorong besi dengan diameter 0.9m yang mampu mengalirkan air sebesar 3,82 m³/s dibutuhkan 9 line. Berdasarkan banyaknya jumlah line tersebut maka gorong-gorong armco lebih ekonomis untuk digunakan yang hanya membutuhkan biaya pengadaan sebesar Rp.949.077.000,00 dibandingkan dengan gorong-gorong besi yang membutuhkan biaya pengadaan sebesar Rp.3.577.500.000,00.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah cair dari kegiatan praktikum di SMK X Kota Padang mengandung logam berat yang membahayakan lingkungan. Sebelum dibuang kelingkungan biasanya diolah dengan menggunakan mikroorganisme secara biologi di IPAL. Besarnya biaya operasional dan perawatan metode biologi, maka alternatif lain digunakan bioadsorben alami. Bioadsorben alami dibuat dari limbah batang pisang yang diaktivasi secara kimia dengan menggunakan NaOH 5% dan fisika pada pemanasan pada suhu 500oC. Penelitian ini dilakukan dengan menvariasikan massa bioadsorben sebanyak 0,5, 1, 2, dan 3 gram dengan waktu kontak selama 5, 10, 15, 20, 25 menit. Selanjutnya dilakukan pengujian kualitas bioadsorben berdasarkan SNI 06-3730-1995, penyisihan logam berat Pb berdasarkan SNI 06-6989.45-2005, Cd berdasarkan pada SNI 06-6989.37-2005, dan Cr SNI 6989.17:2009. Sehingga didapatkan hasil aktivasi secara kimia yang lebih efektif dalam penyisihan logam berat. Hasil dari pengujian kualitas didapatkan nilai kadar air 1%, kadar abu 7,99%, Volatile matter 23,71% dan daya serap iod 1098 mg/g. Bioadsorben dilakukan pengujian SEM dan didapatkan hasil aktivasi secara kimia ukuran pori yang besar. Untuk penyisihan dari ketiga logam berat didapatkan massa optimum 1 gram dengan lama kontak 10 menit. Dengan persentase penyisihan 98,89% untuk logam Pb, 99,72% untuk logam Cd, dan 99,50% untuk logam Cr.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Bukit Asam Tbk, sebagai salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia yang beroperasi di Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, menggunakan sistem penambangan terbuka (surface mining) dimana pada setiap kegiatan penambangan memiliki dampak negatif bagi lingkungan sekitar, salah satunya yaitu adanya air asam tambang (Acid Mine Drainage). Air dari tambang yang mengandung logam berat serta pH yang rendah, menyebabkan penurunan pH air sehingga dapat mencemari sungai dan berbahaya terhadap makhluk hidup disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penetralan pH air asam tambang pada KPL Pit 1 Timur Banko Barat serta menganalisis kebutuhan dosis kapur tohor (CaO) yang sesuai untuk menetralkan pH air asam tambang dan merancang penyebaran kapur tohor (CaO) pada KPL Pit 1 Timur Banko Barat. Untuk mengatasi permasalahan Air Asam Tambang, PT. Bukit Asam Tbk. memanfaatkan kapur tohor (CaO) sebagai bahan penetral air asam tambang dengan kecepatan pada saluran terbuka menuju mud trap sebesar 0,235m/s, menggunakan dosis kapur tohor (CaO) sebesar 0,4638 gr/l atau 155 karung/hari yang dilarutkan di 4 titik lokasi penebaran kapur tohor (CaO) dimana setiap titik nya dilakukan pengapuran sebanyak 39 karung/titik yang akan menaikan pH sebesar 0,6812. Sehingga nilai pH air asam tambang yang keluar pada titik penaatan sesuai dengan baku mutu lingkungan (6-9).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Unit Pelayanan Lumpo merupakan salah satu unit pelayanan air bersih yang terdapat pada PDAM Tirta Langkisau Kabupaten Pesisir Selatan yang melayani sebagian wilayah Kecamatan IV Jurai. Unit Pelayanan Lumpo saat ini memiliki kapasitas produksi air bersih sebesar 20 l/dt dan yang terpakai hanya 3 l/dt. Sistem distribusi air bersih Unit Pelayanan Lumpo masih belum berjalan optimal dikarenakan faktor penduduk terlayani dan kehilangan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebutuhan air bersih dan sistem jaringan distribusi air bersih dari tahun 2021 sampai tahun 2025. Analisa jaringan sistem distribusi air dilakukan dengan menggunakan software Epanet 2.0. Dari hasil analisa, kebutuhan air untuk kondisi eksisting tahun 2021 adalah 5,45 l/dt, dan pada kondisi 100% pelayanan adalah 22,51 l/dt. Kemudian, kebutuhan air bersih kondisi 100% pelayanan tahun 2025 adalah 28,23 l/dt. Dari hasil analisa jaringan distribusi perpipaan, pada tahun 2025 memperlihatkan sebanyak 27 dari total 49 junction memiliki tekanan air dibawah batas minimum kriteria pipa distribusi dari PERMEN PU No. 18/PRT/M/2007 sebesar 0,5 atm, serta sebanyak 13 dari 50 total pipa dengan kecepatan aliran air dibawah batas minimum kriteria yang sama sebesar 0,3 m/dt.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan air asam tambang dapat dilakukan dengan pengolahan aktif dan pengolahan pasif. Pengelolaan air asam tambang di CV. Tahiti Coal dilakukan dengan sistem dewatering dan metode aktif yaitu dengan pengapuran. Pengelolaan air asam tambang dengan metode aktif dapat juga dilakukan dengan menggunakan tawas dan kapur padam. Tujuan penelitian ini adalah Mengidentifikasi kondisi air asam tambang CV.Tahiti Coal sebelum dilakukan pengolahan/penetralan dan menganalisis perbandingan penggunaan tawas dan kapur padam pada penetralan air asam tambang. Proses netralisasi dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan metode titrasi dengan penambahan koagulan tawas dengan dosis 0,010 g/l, 0,015 g/l dan 0,020 g/l dan penambahan koagulan kapur padam dengan dosis 0,005 g/l, 0,010 g/l dan 0,015 g/l. Dari hasil penelitian ini tawas tidak berpengaruh besar terhadap perubahan sedangkan kapur padam dapat meningkatkan nilai pH dan menurunkan kandungan Mn.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Air tanah merupakan salah satu sumber kebutuhan air bagi kehidupan makhluk di muka bumi termasuk di sektor pertambangan. Daerah yang mrngalami kesulitan air tanah karena kurang adanya lapisan batuan yang mampu menyimpan dan meluluskan air (akuifer) maka dari itu diperlukan pencarian sumber keberadaan air tanah yang tergantung pada lokasi geografik, kondisi geologi dan iklim. Identifikasi potensi dan keberadaan air tanah dilakukan dengan metode geofisika yaitu metode geolistrik, karena metode ini sering digunakan untuk menduga kondisi air bawah tanah. Pada metode ini arus listrik diinjeksi ke dalam bumi melalui dua elektroda arus, kemudian mengukur nilai tegangan dengan melalui dua elektroda potensial menggunakan alat resistivity meter dan aturan penempatan elektroda menggunakan konfigurasi schlumberger. Data geolistrik ini akan di interpretasikan menggunakan software Ip2Win dan akan dipetakan untuk mengetahui letak dan kedalaman air tanah yang diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mendapatkan sumber air tanah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PNPM Air Bangis, Sungai Beremas, Pasaman Barat merupakan salah satu program pemerintah yang dalam pengolahan datanya masih menggunakan microsoft excel. Sehingga terjadi kesalahan dalam proses pengolahan data simpanan dan pinjaman yang membutuhkan waktu cukup lama terkadang juga terjadi kesalahan dalam perhitungan jumlah simpanan dan pinjaman yang ada pada anggota, serta pembuatan laporan-laporan yang tidak terselesaikan pada waktunya khususnya untuk laporan simpanan dan laporan pinjaman. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan memberikan solusi untuk permasalahan yang terjadi dengan menawarkan sistem informasi simpan pinjam menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL dimana dilakukan pengembangan sistem dan menggunakan use case diagram, activity diagram, class diagram, sequence diagram. Sistem informasi simpan pinjam pada PNPM Air Bangis Sungai Beremas, Pasaman Barat memberikan hasil yang memudahkan pegawai dalam melakukan pengelolaan data simpan pinjam dan mencetak laporan PNPM Air Bangis Sungai Beremas, Pasaman Barat.PNPM Air Bangis memberikan pengarahan dan pelatihan sesuai pengalaman dan keadaan sekitar lingkungan masyarakatnya sehingga diharapkan pengarahan dan pelatihan yang diberikan dapat membantu masyarakat berfikir untuk membuka usaha secara berkelompok.