ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ditemukan kurang lebih 10 jenis kecelakaan yang terjadi saat aktivitas pekerjaan pemboran. Setiap aktivitas kerja memiliki risiko munculnya bahaya yang menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan Menganalisis presentase frequency rate dan severity rate kecelakaan kerja, melakukan analisis penyebab kecelakaan kerja, Menganalisa dan membuat metode Job Safety Analysis untuk kasus kecelakaan kerja. Objek penelitian adalah beberapa aktivitas pekerjaan pemboran yang mengandung risiko bahaya. Teknik pengumpulan data studi literatur, observasi, wawancara, kuesioner hingga dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan persentase frequency rate pada tahun 2022 sebesar 50%, sedangkan tahun 2023 sebesar 33.33% dengan severety rate masing-masing sebesar 200%. Dalam kasus kecelakaan kerja pada saat pengoperasian pengangkatan pipa pemboran yaitu pekerja tidak mengerti dengan bahaya pekerjaan saat pengangkatan pipa pemboran, karena pekerja new hire, kemudian karna kondisi lingkungan yang tidak tertata rapi. Kegiatan pengoperasian pengangkatan pipa pemboran diperoleh pengendalian risiko dengan metode Job Safety Analysis yaitu dengan menggunakan Hand of Tool, dan memaksimalkan Penggunaan Hand Glove Heavy Duty (HDHG) untuk menghindari banyaknya cedera tangan serta menggunakan tali pemandu tag line untuk menghindari drop objek saat kegagalan pengangkatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Pusaka Bumi Transportasi is located in Muara Enim Market II, Muara Enim District, Muara Enim Regency, South Sumatra. The mining system uses a combination method of 1 unit of 702 excavator and 6 units of SRT 95C hauling equipment. Overburden stripping production refers to predetermined production, where the overburden production target in June 2023 is 800,000 bcm/month but only 750,000 bcm/month has been realized. This is because the amount of time wasted due to human factors, environmental factors and equipment factors. The purpose of this study is to analyze the loss time which results in production not being achieved using the overall equipment effectiveness method. Based on quantitative research using primary and secondary data and then repaired by simulating loss time reduction using the OEE method. Production for loading and unloading equipment before repair was 732,888 bcm/month with an OEE value of 29% and for hauling equipment 612,165.6 bcm/month with an OEE value of 47%. After repairs were made, the production of loading and unloading equipment was
1.034.208 bcm/month with an OEE value of 35% and hauling equipment of 808.315,2 bcm/month with an OEE value of 54%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Bintang Sumatra Pacific merupakan suatu perusahaan tambang swasta yang beroperasi di Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. PT. Bintang Sumatra Pacific menetapkan produksi batu andesit pada Bulan Juni 2023 sebesar 15.000 ton/bulan sedangkan aktual hanya 13.000 ton/bulan, yang disebabkan oleh beberapa pengaruh yang mengakibatkan tidak tercapainya target produksi salah satunya adalah loss time. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis loss time terhadap produksi menggunakan metode overall equipment effectiveness, yang mana metode ini merupakan metode untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pada alat mekanis. Penelitian ini termasuk kepada penelitian kuantitatif, dimana menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer yang dibutuhkan yaitu cycle time alat gali muat, cycle time alat angkut, hambatan yang terjadi dilapangan, repair dan standby alat sedangkan untuk data sekunder yang dibutuhkan berupa data produksi aktual, target produksi, spesifikasi alat, jam kerja dan faktor pengisian bucket. Hasil penelitian menghasilkan efisiensi kerja alat gali muat excavator hitachi zaxis 210-5G yaitu 59%, sedangkan alat angkut dump truck hino type turbo charge intercooler yaitu 56%. Untuk produktivitas menggunakan metode OEE diperoleh produksi alat gali muat sebesar 12.384,23 ton/bulan dengan nilai OEE sebesar 41% dan alat angkut sebesar 11.079,56 ton/bulan dengan nilai OEE sebesar 39%. Setelah dilakukan perbaikan terhadap hambatan yang dapat dihindari, produksi meningkat yaitu alat gali muat 17.930,51 ton/bulan nilai OEE 49% dan produksi alat angkut 16.788,04 ton/bulan nilai OEE 48%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tidak tercapainya target produksi bulan Agustus tahun 2022 sebesar 70.000 BCM/bulan dikarenakan banyak waktu hambatan dan kurangnya pengawasan terhadap operator dan driver. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas aktual dengan menggunakan metode kapasitas produksi, metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi ketidak tercapaian target produksi pada pengupasan overburden dengan bantuan diagram fishbone, menganalisis produktivitas setelah perbaikan dengan menggunakan metode kapasitas produksi dan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Data primer yang diambil cycle time dump truck, cycle time excavator, waktu hambatan dan waktu kerja efektif. Produktivias aktual alat gali muat dengan metode kapasitas produksi sebesar 65.967,94 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 48.418,90 BCM/bulan. Produktivias aktual alat angkut dengan metode kapasitas produksi sebesar 56.598,09 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 65.615,60 BCM/bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaktercapaian target produksi adalah a) faktor manusia yaitu berhenti bekerja sebelum istirahat, terlambat bekerja sebelum istirahat, berhenti bekerja diawal pada akhir shift, terlambat bekerja pada awal shift; b) faktor lingkungan yaitu hujan; c) faktor peralatan seperti breakdown, pengisian fuel. Produktivias alat gali muat setelah perbaikan dengan metode kapasitas produksi sebesar 85.654,22 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 70.101,31 BCM/bulan. Produktivias alat angkut setelah perbaikan dengan metode kapasitas produksi sebesar 74.241,63 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 86.070,20 BCM/bulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Spent Bleaching Earth (SBE) adalah limbah padat yang dihasilkan dari industri refinery. SBE yang telah diregenerasi dapat digunakan sebagai adsorben logam berat pada limbah. Salah satu logam berat yang dihasilkan dalam limbah cair di industri PLTU yaitu Fe. Adsorpsi merupakan salah satu metode yang baik digunakan untuk pemurnian air dari logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas limbah RSBE dan persentase penyisihan logam berat sebelum dan sesudah proses adsorpsi. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan perbedaan massa dan waktu kontak adsorben pada proses adsorpsi Fe menggunakan analisis Spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan pada variasi perbedaan massa adsorben didapatkan penyerapan Fe terbesar dengan massa 1,5 gram, waktu kontak optimum yaitu 7 jam, dan persentase penyisihan Fe dalam limbah cair inlet PLTU sebesar 87,81%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah botol infus merupakan jenis limbah yang dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik jika difasilitasi dengan sarana pengelolaan limbah botol infus. Sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 56 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pasal 38, ada kriteria limbah jenis tertentu yang dapat dilaksanakan pada lokasi penghasil seperti limbah botol infus (non darah/cairan tubuh). Berdasarkan Data Laporan Unit Sanitasi RSUD dr.Rasidin Padang Tahun 2022, limbah botol infus yang dihasilkan per bulannya rata-rata mencapai 300 kg/bulan. Jumlah timbulan limbah botol infus berkisar 20-30% dari total timbulan limbah medis. Perencanaan pengolahan limbah botol infus RSUD dr. Raidin Padang dapat berupa tahapan pewadahan dari sumber, pengumpulan, pengangkutan (internal), pengolahan di TPS LB3 berupa proses pemilahan dan pengosongan, pembersihan, desinfeksi, pengeringan serta pencacahan. Estimasi ukuran sarana untuk menunjang tahapan tersebut disesuaikan dengan estimasi timbulan limbah botol infus yang diperoleh dari estimasi jumlah limbah medis 10 tahun yang akan datang. Dari perhitungan estimasi biaya pengolahan limbah 10 tahun akan datang, maka diperoleh efisiensi sebesar 29-30 %. Jika estimasi biaya pengolahan limbah medis Tahun 2032 sebesar Rp. 343.337.250,00 maka biaya dapat diefisiensi sebesar Rp.103.000.000,- jika dilakukan pengolahan botol infus.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Allied Indo Coal Jaya berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Pada kegiatan penambangan secara tambang terbuka, kegiatan pengupasan overburden dilakukan dengan menggunakan metode pemboran dan peledakan. PT. Allied Indo Coal Jaya menargetkan target lubang untuk alat bor furukawa DR 002 dan alat bor epiroc T25 adalah 30 lubang/hari, sedangkan realisasi dilapangan hanya tercapai 21 lubang/hari untuk alat bor furukawa DR 002 dan epiroc T25 hanya 23 disebabkan oleh hambatan-hambatan, baik itu hambatan yang dapat dihindari maupun hambatan yang tidak dapat dihindari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi kerja alat bor dan membandingkan menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Berdasarkan penelitian kuantitatif menggunakan data primer dan data sekunder, selanjutnya akan dilakukan perbaikan dengan simulasi pengurangan hambatan yang dapat dihindari agar dapat meningkatkan efisiensi kerja serta mencapai target produksi yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pada data aktual didapatkan produktivitas furukawa DR 002 sebesar 124,74 m/hari, dengan nilai OEE 56% dan untuk epiroc T25 sebesar 208,27 m/hari dengan nilai OEE 57%. Setelah dilakukan perbaikan hambatan dan cycle time, didapatkan produktivitas furukawa DR 002 sebesar 182,7 m/hari, dengan nilai OEE 81% dan untuk epiroc T25 sebesar 291,25 m/hari dengan nilai OEE 79%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desa Data Makmur daerah yang memiliki formasi gunung api tua sehingga minimnya sumber mata air permukaan untuk itu dibutuhkannya eksplorasi air tanah untuk mengetahui kedalaman lapisan aquifer yang potensial didaerah penelitian. Tujuan kegiatan ini adalah menganalisa geologi bawah permukaan dan mengidentifikasi lapisan, kedalaman dan ketebalan lapisan aquifer yang ditemui. Informasi ini sangat dibutuhkan untuk kegiatan pemboran air tanah di sekitar wilayah penelitian. Pengukuran dilakukan dengan metode Geolistrik konfigurasi Schlumberger, sebanyak 3 (tiga) titik. Keberadaan lapisan aquifer pada lintasan I diduga berada pada kedalaman 6.91 – 31.6 meter dengan litologi pasir tuffaan, keberadaan lapisan aquifer pada lintasan II diduga berada pada kedalaman 6.17 – 33.2 meter dengan litologi pasir tuffaan dan lintasan III diduga berada pada kedalaman 7.49 – 31.9 meter dengan litologi pasir tuffaan. Berdasarkan pengukuran geolistrik, keterdapatan lapisan akuifer menunjukan akurasi yang baik, hal ini dapat dilihat dari lintasan I, lintasan II dan Lintasan III yang memiliki selisih 1.5 meter dan di rokemndasika kedalaman lubang bor pada 20 -30 meter.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Ansar Terang Crushindo melakukan penambangan batu andesit yang berlokasi di Jorong Pauh Anok, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota. Pada produksi penambangan batu andesit bulan Oktober 2022 menargetkan produksi sebesar 40.000 ton/bulan, sedangkan aktual dilapangan hanya 36.000 ton/bulan. Hal ini dikarenakan peralatan mekanis yang digunakan belum digunakan seefektif mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis loss time terhadap produksi menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE), dimana metode OEE ini merupakan metode untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pada peralatan mekanisnya. Berdasarkan penelitian kuantitatif menggunakan data primer dan data sekunder, selanjutnya akan dilakukan perbaikan dengan simulasi pengurangan loss time agar dapat meningkatkan efisiensi kerja serta mencapai target produksi yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pada data aktual di dapatkan produksi menggunakan metode OEE, untuk alat gali muat adalah 38.486,5 ton/bulan dengan nilai OEE nya 35% sedangkan untuk alat angkut produksinya adalah 36.729,5 ton/bulan dengan nilai OEE adalah 33%. Setelah dilakukan perbaikan loss time menggunakan metode OEE, didapatkan produksi alat gali muat Excavator Caterpillar 320D adalah 50.964,86 ton/bulan dengan nilai OEE nya adalah 41%, dan alat angkut Mitsubishi Fuso 220PS produksinya adalah 49.136,75 ton/bulan nilai OEE nya 38%, sedangkan standar OEE kelas dunia itu adalah 85%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting sekali dalam pekerjaan, terutama didalam laboratorium khususnya laboratorium kimia. Laboratorium merupakan satu kesatuan ruangan yang tidak bisa dipisahkan dari SMK SMAK Padang. Dalam laboratorium harus mempunyai sistem pengelolaan yang baik dan terarah sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan benar dan maksimal. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu tingginya potensi bahaya dan kecelakaan kerja pada aktifitas penentuan kadar protein, penetuan kadar lemak dan penetuan trayek pH, aktivitas tersebut memiliki potensi membahayakan siswa. Pemahaman akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri belum maksimal untuk dilaksanakan pada saat praktikum berlangsung dan masih minimnya slogan-slogan serta himbauan tentang K3 di laboratorium kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan JSA untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya selama menjalankan pratikum di laboratorium. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pratikum Kimia berpotensi bahaya terjadi pada tahap persiapan yang diidentifikasi seperti terkena zat sisa, alat pecah & rusak, bahan tumpah, iritasi dan terpeleset. Potensi bahaya yang terjadi pada tahap persiapan selain dapat disebabkan dari alat dan bahan yang siswa gunakan, juga dapat diakibatkan oleh sikap siswa selama memulai tahap persiapan praktikum. Perbedaan potensi bahaya yang sudah di identifikasi membuat analisis berbeda di setiap langkah kerja pada tahapan kegiatan praktikum. Yang paling dominan dari analisis potensi bahaya di setiap langkah kerja pada tahap persiapan. Mempersiapkan alat-alat laboratorium. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah potensi bahaya pada saat mempersiapkan alat-alat yaitu dengan membawa alat-alat tersebut dengan baik dan benar serta menggunakan wadah agar mengurangi resiko alat jatuh dan pecah. Setiap bahan kimia harus diletakkan sesuai dengan jenis dan karakteristiknya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan pengamatan dan data dari periode Januari-Mei 2022 telah terjadi 12 kecelakaan yang terjadi dengan 10 kasus kecelakaan jenis property demage (kerugian property) dan 2 kasus kecelakaan first aid. Di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal masih terdapat Tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman untuk itu perlu dilakukan penilaian dan evaluasi tentang pelaksanaan keselamatan dan Kesehatan kerja untuk menciptakan kondisi aman, menghindari tindakan tidak aman dan pengawasan pada setiap kegiatan. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan, sering terjadi kecelakaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kekerapan dan keparahan dari suatu kecelakaan dilakukan perhitungan frequency rate dan severity rate di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal dan Analisa penyebab kecelakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuesioner terhadap pekerja di PT. Bhumi Sriwijaya Perdana Coal dan diolah menggunakan metode statistik kecelakaan dan diagram. Nilai frequency rate (FR) periode januari-mei 2022 di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal sebesar 27,11 yang berarti PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal tergolong tingkat bahaya tinggi. Hal ini dibuktikan dengan nilai frequency rate periode januari-mei 2022 adalah FR ≥10. Sedangkan nilai keparahan kecelakaan kerja Severity Rate periode januari-mei melebihi cutting point 0 yakni sebesar 1,2 perusahaan seharusnya tidak kehilangan hari kerja produktif akibat kecelakaan kerja, karena dari insiden-insiden tersebut menyebabkan hilangnya hari kerja sebanyak 1 hari kerja. Persentase faktor penyebab kecelakaan yang ada di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal periode januari-mei adalah tindakan tidak aman (unsafe action) sebesar 63% dan kondisi tidak aman (unsafe condition) sebesar 37%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah industri tahu yang melewati batas baku mutu dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu teknik pengolahan yang dapat dilakukan adalah fitoremediasi. Salah satu karakteristik yang menyatakan tingkat pencemar suatu limbah yaitu nilai Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas kemampuan tanaman Salvinia molesta dan Eichhornia crassipes dalam menurunkan kadar pencemar pada limbah cair industri tahu. Penelitian ini menggunakan sistem batch dan variasi jumlah mixing tanaman yang digunakan ialah SM250;EC50, SM200;EC100, SM150;EC150, SM100;EC200, dan SM50;EC250 (g) tanaman serta variasi waktu kontak terhadap limbah dengan tanaman 5 hari, 10 hari, dan 15 hari. Pengujian awal limbah didapatkan nilai BOD sebesar 4.236 mg/L, COD sebesar 1936 mg/L, dan TSS sebesar 740,573 mg/L dengan pengenceran optimum yang sudah didapatkan 10%. setelah dilakukan uji fitoremediasi terjadi penurunan terbaik pada nilai BOD hingga 41 mg/L dengan efisiensi 94,31%, COD 104 mg/L dengan efisiensi 94,63%, dan TSS 63,49 mg/l dengan efisiensi 91,43%. Nilai tersebut memenuhi nilai baku mutu kadar menurut PermenLH no 5 tahun 2014. Penurunan kadar BOD, COD, dan TSS optimum tersebut terdapat pada variasi jumlah mixing tanaman SM50;EC250 dan pada hari ke 15. Ini membuktikan bahwa tanaman Salvinia molesta dan Eichhornia crassipes ini efektif dalam menurunkan kadar limbah cair industri tahu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan Rusun Unimed yang berlokasi Di Desa Kenangan Baru telah dilakukan eksplorasi air tanah dengan metode geolistrik untuk mengetahui kedalaman lapisan air tanah dan posisi titik bor yang potensial di daerah survei. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menduga atau memperkirakan pada kedalaman berapa lapisan pembawa akuifer ditemui, apa jenis litologinya, serta berapa ketebalan dan kedalamannya. Informasi ini sangat dibutuhkan pada pekerjaan selanjutnya yaitu pembuatan sumur bor. Pengukuran dilakukan dengan Konfigurasi Schlumberger, sebanyak 2 (dua) titik. Keberadaan lapisan akuifer pada Lintasan I diduga berada pada kedalaman 94,6 meter dengan litologi pasir dan Lintasan II diduga berada pada kedalaman 91 meter dengan litologi pasir lanau. Hasil dari pengeboran air tanah keberadaan lapisan akuifer berada pada kedalaman 98–127 meter dengan litologi pasir. Bedasarkan pengukuran geolistrik dan pengeboran air tanah, keterdapatan lapisan akuifer menunjukkan akurasi yang baik, hal ini dapat dilihat dari titik Lintasan I lapisan akuifer diduga berada pada kedalaman sekitar
94,6 meter dan pengeboran pada 98 meter, memiliki selisih 4,6 meter. Untuk titik Lintasan II lapisan akuifer diduga berada pada kedalaman sekitar 91 meter, memiliki selisih 7 meter.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT Kunango Jantan merupakan salah satu industri manufaktur yang berfokus dalam distribusi plat baja siap pakai untuk industri konstruksi, pertambangan, kelistrikan, telekomunikasi dan perhubungan. Dalam proses pengadaan ada terjadi keterlambatan bahan baku material sehingga berpengaruh terhadap waktu produksi yang berujung tidak tercapainya target volume produksi dan terlambatnya pengiriman. Dalam proses produksi terjadi beberapa kendala sehingga produk tersebut tidak sesuai dengan keinginan pelanggan. Hal itu mengakibatkan tidak puas nya konsumen terhadap perusahaan.dan terjadi Sehingga pada penelitian ini pengukuran kinerja rantai pasok perusahaan harus dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode Supply Chain Operation Reference dengan integrasi metode Analitycal Hierarchy Process. Metode supply chain operation reference (SCOR) digunakan untuk mengetahui performansi rantai pasok dan metode analitycal hierarchy process (AHP) digunakan untuk mengetahui pembobotan indicator-indikator kinerja. Hasil dari SCOR yaitu Terdapat 6 proses inti yang dijalankan di PT Kunango Jantan, yaitu plan, source, make, deliver, return dan enable. Kemudian dengan 24 matrik pengukuran didapatkan, yang terdiri dari 3 atribut kinerja yaitu reliability, responsiveness dan agility. Proses Plan adalah prioritas paling tinggi dengan nilai 26 dan untuk matrik pengukuran yang paling tinggi nilainya adalah manage performance of return processes cycle dengan nilai 0,115. Return adalah proses inti paling rendah sebesar 1,166 dan Schedule Defective Return Receipt Cycle Time The adalah matrik kinerja paling rendah yaitu dengan nilai 0,06 dan kedua proses paling rendah ini memelurkan perhatian yang lebih untuk perbaikan dari semua proses yang harus terus menerus dievalusi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Industri Kecil Menengah (IKM) yang merupakan bagian dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), turut merasakan dampak besar terburuknya akibat Pandemi Covid-19.. IKM “Kaika” merupakan salah satu IKM yang ada di Kota Tanjungpinang yang mengalami dampak adanya pandemi ini. Industri yang memproduksi berbagai produk olahan makanan seperti donat kentang, kue kering dan berbagai dessert sudah mulai menjalankan usahanya sejak tahun 2019. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara secara langsung kepada pemilik usaha dan melakukan penyebaran kuesioner. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan pilihan-pilihan strategi yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan produk IKM Kaika pada masa pandemi covid-19. Omset penjualan yang sudah ada sebesar Rp 20.000.000,- diharapkan mampu mencapai target omset perbulan Rp 35.000.000,-. Dengan menggunakan metode SWOT, Matriks IE, EFE dan EFE dapat memberikan pilihan strategi peningkatan penjualan produk yang dapat dijalankan oleh pemilik usaha IKM Kaika. Berdasarkan Matriks IFAS dan Matriks EFAS dari IKM Kaika, diperoleh hasil bahwa nilai skor untuk faktor kekuatan adalah 2,034 dan nilai skor untuk faktor kelemahan adalah 1,197. Sementara itu, berdasarkan Matriks EFAS dari IKM Kaika, jika mengacu pada hasil analisis, IKM Kaika sebaiknya melakukan strategi SO yaitu strategi yang menggunakan kekuatan (strength) untuk memanfaatkan dan memaksimalkan peluang (opportunity) yang ada pada IKM Kaika, sehingga implementasi dari strategi pada IKM Kaika adalah sebagai berikut, Memaksimalkan promosi digital melalui seluruh akun media sosial (fb, ig, tiktok) untuk memperluas pangsa pasar. Digital marketing menjadi strategi pemasaran yang perlu ditingkatkan untuk merambah pangsa pasar luas, meningkatkan desain dan fungsi kemasan, peralatan pendukung produksi agar mampu merambah pangsa pasar yang lebih luas. Desain kemasan menjadi salah satu peran branding produk agar memiliki persepsi khusus dibenak konsumen, menyusun program rutin pada momen spesial dan memberikan pelayanan terbaik untuk setiap konsumen sehingga menjadi media pemasaran melalui WOM (Word of mouth) (S6,O3,O4). Memberikan pengalaman baru dan membahagiakan konsumen berupa menjalin interaksi dengan gimmick-gimmick khusus menjadi daya tarik calon pembeli baru agar menjadi pelanggan IKM Kaika.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
CV. Putra Idola memiliki masalah pada lereng karena pada lereng tersebut telah terjadi kelongsoran dengan panjang kelongsoran 13 m, tinggi lereng CV. Putra Idola mencapai 24 meter dan belum diketahuinya faktor keamanan pada lereng tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai bobot isi, sudut geser dalam, kohesi dan faktor keamanan lereng dengan metode bishop dan fellenius pada lereng CV. Putra Idola. Setelah dilakukan analisa maka diperoleh hasil Nilai bobot isi tanah penyusun lereng adalah sebesar 1,843 gr/cm3 atau sebesar 18,076 kN/m3, nilai kohesi sebesar 30,120531 kN/m3 dan sudut geser dalam sebesar 52º. Semakin besar nilai bobot isi material maka faktor keamanannya semakin kecil dan semakin kecil nilai bobot isi maka maka faktor keamanannya menjadi semakin besar sedangkan semakin besar nilai kohesi dan sudut geser dalam suatu material, maka semakin besar kekuatan geser material tersebut untuk menahan longsor. Sebaliknya semakin kecil nilai kohesi dan sudut geser dalam maka semakin kecil pula kekuatan geser material untuk menahan longsoran dan faktor keamanan lereng menggunakan metode metode Bishop adalah sebesar 0,595 dan faktor keamanan lereng berdasarkan metode Fellenius adalah sebesar 0,559. Menurut Bowles, (1989) jika faktor keamaanan FK1,07 lereng dinyatakan labil atau tidak aman dan longsor sering terjadi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Group Balangan Coal merupakan perusahaan dibawah naungan PT Adaro Mining yang terdiri dari PT Laskar Semesta Alam (LSA), PT Semesta Sentamas (SCM) dan PT. Paramitha Cipta Sarana (PCS). Kegiatan penambangan Group Balangan Coal menggunakan metode tambang terbuka open pit. Group Balangan Coal memiliki dua lokasi open pit yakni pi t LSA dan pit SCM. Group Balangan Coal merencanakan bahwa pada tahun 2021 endapan batubara yang akan ditambang adalah ±5 juta Ton dan tanah penutup ±15 juta Bcm sehingga memperoleh stripping ratio 3. Berdasarkan data tersebut kondisi perlu untuk merencanakan sistem penyaliran agar kegiatan penambangan tidak mengalami hambatan. Pit LSA merupakan daerah pengembangan produksi batubara ini memiliki luas catchment area 97,39 hektar merencanakan membuat kolam terbuka (sump) dengan metode mine dewatering untuk sistem pengeringanny.. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa debit surface run off sebesar 22.634,08 m3/hari sedangkan debit ground water run off 105,94 m3/hari sehingga total debit adalah 22.740,02 m3/hari. Pembuatan desain rencana menghasilkan sump berbentuk trapesium sembarang dengan P1= 234,74 meter, P2= 215,89 meter, L1= 42,78 meter, L2= 62,91 meter dan T= 8 meter sehingga diketahui volume sump adalah 72.961,9 m3. Berdasarkan KEPMEN ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 pada Lampiran II, nilai factor keamanan minimum untuk lereng tunggal adalah 1,1. Setelah dilakukan analisa geoteknik menggunakan Minescape 5.7 dan Slide 6, sump dinyatakan aman sesuai desain dengan keterangan faktor keamanan untuk sump utara, barat dan timur berturut-turut 1,66; 1,51; dan 1,36. Dalam perencanaan akan menggunakan alat berat backhoe Excavator Komatsu PC 2000 dan dump truck Komatsu HD 785-5. Produktivitas aktual backhoe Excavator PC 2000 adalah 733,4 Bcm/jam dan HD 785-5 adalah 124,61 Bcm/Jam. Dari hasil ini apabila dipasangkan 1 unit backhoe dengan 6 unit dump truck diketahui nilai match factor 1,019 dengan effective working hours 19,28 jam maka sump dapat selesai dalam waktu 6 hari.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Target produksi overburden di pit Central PT Saptaindra Sejati jobsite PT Adaro Indonesia pada bulan Agustus 2021 sebesar 3.735.000 BCM/bulan sedangkan produksi aktual belum terpenuhi dimana hanya mencapai angka 2.858.496 BCM atau hanya 77% saja. Tujuan penelitian adalah menganalisis produktivitas aktual, menganalisis faktor yang mempengaruhi ketidaktercapaian produksi, dan menganalisis produksi dengan metode overall equipment effectiveness (OEE). Data primer pada penelitian meliputi waktu edar alat muat dan alat angkut serta waktu kerja efektif, sedangkan data sekunder meliputi target produksi overburden pada bulan Agustus 2021, jadwal kerja, spesifikasi alat muat dan alat angkut, peta loaksi perusahaan, peta wilayah PKP2B, dan peta geologi. Penelitian mengamati 3 fleet yang berada di Pit Central PT. Saptaindra Sejati. Untuk target produksi pada fleet I sebesar 695.000 BCM/bulan, pada fleet II sebesar 485.000 BCM/bulan, dan pada fleet III sebesar 345.000 BCM/bulan. Dengan hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas aktual pengupasan overburden pada fleet I sebesar 627.459,40 BCM/bulan, pada fleet II sebesar 451.527,95 BCM/bulan, dan pada fleet III sebesar 296.035,04 BCM/bulan. Metode perhitungan produksi menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Faktor yang mempengaruhi ketidaktercapaian produksi adalah rendahnya efisiensi kerja alat muat dan angkut, pola pemuatan yang diterpakan, waktu edar (cycle time) alat muat dan alat angkut, efisiensi kerja, dan nilai keserasian alat (match factor). Upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai target produksi yaitu dengan cara meningkatkan waktu kerja efektif dengan menekan waktu hambatan yang dapat dihindari, dan mengubah pola pemuatan dengan metode double side loading guna untuk menghilangkan waktu spotting time pada alat angkut. Sehingga produksinya tercapai dengan hasil produksi pada fleet I sebesar 750.388,74 BCM/bulan, pada fleet II sebesar 536.239,18 BCM/bulan, dan pada fleet III sebesar 366.310,19 BCM/bulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PTBumiMerapiEnergimelakukanpengolahanairasam tambangdengan caramemompaairasam tambangdarisumpmenujukolam-kolam pengendapan lumpurlaludialirkanmenujubadansungai.Daripenetralanairasam tambangyang dilakukandenganmenggunakanmetodeaktifpengujianmenggunakankapurtohor. Sedangkan penetralan airasam tambang yang dilakukan dengan menggunakan metodepasifpengujianmenggunakanbakreaktordenganmediayangdigunakan yaitutanamanpuruntikus,kompostandansawitkosong,pasirsilika,saburkelapa, karbonaktif.Analisadatadimulaidaripengambilansampelairasam tambangsesuai dengankeputusanmenterinegaralingkunganhidupnomor37tahun2003tentang metode analisis pengujian kualitas airpermukaan dan pengambilan contoh air permukaan untuk mencaridata pH Air Asam Tambang sebelum dilakukan penanganandansesudahdilakukanpenanganan.SedangkankadarTSS,kadarFe, dankadarMnakandidapatkandenganmelakukanpengujiandilaboratorium PABPT BA Tanjung Enim.Untuk pengolahan dengan metode aktifterjadikenaikan pH menjadi6,16,terjadipenurunanTotalSuspendedSolid(TSS)menjadi12685mg/l, terjadipenurunankadarbesi(Fe)menjadi34,1141mg/l,danterjadipenurunankadar mangan(Mn)menjadi1,5146mg/l.sedangkanuntukpengolahandenganmetode pasifterjadikenaikanpHmenjadi7,61,terjadipenurunanTotalSuspendedSolid(TSS) menjadi58mg/l,terjadipenurunankadarbesi(Fe)menjadi0,4755mg/ldanterjadi penurunankadarmangan(Mn)menjadi0,2826mg/
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kinerja mesin bor dalam pembuatan lubang ledak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis data kuantitatif, dengan melakukan perhitungan produktivitas mesin bor aktual dan yang ideal di lapangan dalam pembuatan lubang ledak. Data dalam penelitian ini yaitu data waktu pemboran, diameter pemboran, kedalaman pemboran, jenis alat bor, spesifikasi alat bor. Dari hasil analisa data, didapatkan waktu kerja efektif sebesar 335 menit/hari dengan nilai efisiensi sebesar 74,44 %, waktu edar sebesar 18,44 menit dengan kecepatan sebesar 0,32 meter/menit, serta volume batuan sebesar 320,76 m3, dan volume setaranya 2,97 m3/menit. Produktivitas mesin bor yang aktual di lapangan adalah sebesar 42,44 m3/jam, bila dikali masa jenis maka produktivitas sebesar 107,79 ton/jam, untuk produksi perharinya 601,46 dan produksi untuk perbulannya 18.043,8 ton/bulan. Produktivitas mesin bor setelah perbaikan diperoleh dari perhitungan waktu kerja efektif sebesar 450 menit/hari dengan nilai efisiensi sebesar 88,23 %, waktu edar sebesar 17,74 menit dengan kecepatan sebesar 0,33 meter/menit, serta volume batuan sebesar 396 m3, dan volume setaranya 3,66 m3/menit. Produktivitas mesin bor yang ideal untuk PT Ansar Terang Crushindo adalah sebesar 63,93 m3/jam, bila dikali masa jenis maka produktivitas sebesar 162,38 ton/jam, untuk produksi perharinya 1.217,85 ton/hari dan produksi untuk perbulannya 36.535,5 ton/bulan.